cover
Contact Name
Pius A. L. Berek
Contact Email
francisdomin2018@gmail.com
Phone
+6282236339527
Journal Mail Official
francisdomin2018@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Jalan Km 09 Kelurahan Sasi, Kefamenanu NTT
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Sahabat Keperawatan
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 26561115     DOI : https://doi.org/10.32938/jsk.v6i01
Core Subject : Health,
Jurnal Sahabat Keperawatan Universitas Timor adalah jurnal akses bebas yang mengulas tentang Keperawatan dan Kesehatan secara umum. Semua artikel yang diterbitkan melalui proses peer review. Diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan Agustus. Setiap kali diterbitkan paling sedikit terdiri dari lima artikel.
Articles 131 Documents
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN RUMAH PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS TAJUR Kurnaesih Kurnaesih; Achmad Fauji; Hani Fauziah; Puji Astuti
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i01.2348

Abstract

Latar Belakang: Sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakit yang menitikberatkan kegiatan pada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia. Menurut WHO, sanitasi didefinisikan sebagai pengawasan faktor-faktor dalam lingkungan fisik manusia yang dapat menimbulkan pengaruh yang merugikan terhadap perkembangan jasmani, maka berarti pula suatu usaha untuk menurunkan jumlah penyakit manusia sedemikian rupa sehingga derajat kesehatan yang optimal dapat dicapai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Sanitasi Lingkungan Rumah Pasien TB Paru di puskesmas Tajur. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif setelah pengumpulan data selesai Pengumpulan data dengan menggunakan data primer melalui kuesioner. Analisis yang digunakan adalah Univariat. Hasil: Dari 50 responden yang dilakukan penelitian berdasarklan hasil survey dan data dari Puskesmas Tajur penderita TB Paru sebanyak 21 responden (42,0%) yang rutin control ke puskesmas Tajur, hanya ada 18 (36,0%) responden yang sudah mempunyai sanitasi lingkungan rumah yang baik, sementara itu terdapat 32 (64,0%) responden yang belum mempunyai sanitasi lingkungan rumah yang baik. Kesimpulan: Lebih dari separuh responden memiliki kebiasaan mencuci tangan sebelum makan 58,6%, memiliki kebiasaan tidak mencuci tangan setalah BAB 58,6% serta memiliki kebiasaan sering jajan diluar rumah sebesar 48,6% (n=70).
SOCIAL DETERMINANTS OF TUBERCULOSIS IN DEVELOPING COUNTRIES Melkianus Ratu
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i01.2349

Abstract

Background: The middle - income countries are the highest TB contributors in the world. The trigger for TB is not only identified from the medical aspect but is also related to social determinants of health. Literature review of relevant studies of social determinants of TB can contribute a more comprehensive understanding than that obtained from individual studies alone. It can support the findings and interpretation of one study; describe differences or friction in the findings of the study; facilitate the emerging of new theories; and disseminate the design of new interventions. Methods: The literature search was conducted using the databases of Google Scholar and Scopus. It was performed for a period of one week (12 th–19 th April, 2016). Inclusion criteria were: Articles were published in the period of 2001- 2016, the articles were written in English and studies were conducted in developing countries. Results: Malnutrition, poverty, inadequate housing, educational status, urbanization, and unemployment were the themes emerging from the synthesis process. Conclusions: There were six factors of social determinants of TB that emerged from this literature review. It includes poverty, inadequate housing, malnutrition, educational status, urbanization and unemployment. All the factors are strongly related and tend to have a combined effect as the social determinants of TB
EFEKTIFITAS MODEL DIRECTLY OBSERVED TREATMENT INTAKE (DOTI) TERHADAP KEPATUHAN PERAWATAN DIRI PASIEN HIPERTENSI: ANALISIS STATEMENT DEVELOPMENT Pius A. L. Berek; Christian Jay S. Orte
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i01.2350

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dan perlu mendapatkan perhatian serius untuk mengatasinya. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan adalah Directly Observed Treatment Intake (DOTI). DOTI merupakan suatu tindakan observasi langsung terhadap obat-obatan yang dilakukan sendiri oleh pasien secara mandiri. Tujuan: Mengembangkan analisis statement development tentang efektifitas model intervensi DOTI terhadap kepatuhan pengobatan dan perawatan diri pasien hipertensi. Metode: Analisis statement ini menggunakan pendekatan yang dikembangkan oleh Walker dan Avant. Artikel-artikel pendukung diperoleh dari Proquest, CINHAL, SCOPUS dan Google Scholar yang dipublikasikan pada tahun 2000 sampai 2021. Informasi terkait DOTI diperoleh dari 4 halaman website. Konsep DOTI, kepatuhan, perawatan diri dan hipertensi diidentifikasi secara jelas. Hasil: Tahap-tahap analisis statement development efektifitas model intervensi DOTI terhadap kepatuhan perawatan diri pasien hipertensi (Salgueiro et al., 2018)adalah: 1) Select the statement to be analyzed; 2) Simply the statement; 3) Classify the statement; 4) Examine concepts within the statement for definition and validity; 5) Specify relationships between concept by type, sign and symmetry; 6) Examine the logic; dan 7) Determine testability Kesimpulan: Analisis statement adalah suatu proses menganalisis hubungan antar statement untuk menentukan dalam bentuk apa penyajiannya bagaimana hubungan antara konsep dalam statement. Kegunaannya adalah untuk membangan sebuah teori keperawatan diawali yang diawali dengan pengembangan konsep dari fenomena yang diamati. Konsep-konsep yang dikembangkan ini akan menghasilkan sebuah kerangka teori. Perlu pemahaman terkait karakteristik konsep-konsep yang dikembangkan. Selanjutnya perlu memahami hubungan atau keterkaitan antara konsep-konsep tersebut dengan statement development.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. E. A. U & NY. E. B YANG MENGALAMI ABORTUS INKOMPLIT DENGAN NYERI AKUT DI RUANG CEMPAKA RSUD MGR. GABRIEL MANEK, SVD ATAMBUA Elfrida F. Dana Riwoe Rohi; Matilde Bano; Yusfina Modesta Rua
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i01.2353

Abstract

Latar Belakang: Abortus Inkomplit adalah pengeluaran hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu dengan masih adanya sisa yang tertinggal di dalam uterus. Masalah yang sering muncul di abortus inkomplit adalah nyeri. Nyeri adalah perasaan yang tidak nyaman yang sangat subyektif dan hanya orang yang mengalaminya yang dapat menjelaskan dan mengevaluasi perasaan tersebut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami abortus inkomplit dengan nyeri akut di RSUD Mgr Gabriel Manek,SVD Atambua. Metode: jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus. Hasil: Hasil penelitian mendapatkan data bahwa ada perbedaan nyeri yaitu pada rentang respon nyeri dimana klien 1 skala nyeri 6 (sedang) dan klien 2 skala nyeri 3 (nyeri ringan) sehingga dilakukan intervensi dan implementasi mengajarkan teknik relaksasi napas dalam. Setelah diberikan teknik relaksasi klien 1 nyeri tidak berkurang sedangkan klien 2 nyeri berkurang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian studi kasus, didapatkan perbedaan yaitu pada tindakan teknik relaksasi napas dalam pada klien 1 nyeri tidak berkurang sedangkan pada klien 2 nyeri berkurang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN COVID-19 Di HUTA SAWAH II NAGORI SIMPANG PANEI Indra Hizkia P; Samfriati Sinurat; Uli Delima Simbolon
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3222

Abstract

Latar Belakang: Corona virus disease 19 (COVID-19) ditularkan secara langsung droplet dan tranmisi dari manusia ke manusia dan secara tidak langsung benda yang terkontaminasi dan penularan melalui udara. Dalam melakukan perilaku pencegahan Covid-19 responden harus mampu menggali pengetahuan, sikap dan tindakan yang baik untuk pencegahan Covid-19. Tujuan: Untuk mengetahui Perilaku Pencegahan Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan dari Covid-19 di HutaSawah II Nagori Simpang Panei. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian deskriptif dengan jumlah responden 30 orang. Teknik pengambilan sampling dengan teknik Purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian adalah sebagian besar responden 78 orang (81,3%) mayoritas berpengetahuan baik. Dan berpengetahuan kurang 1 orang (1,0%). Hasil penelitian yang diperoleh sebagian besar responden 91 orang (94,8%) mayoritas bersikap positive dan sikap negative 5 orang (5,2%). Hasil penelitian yang diperoleh sebagian besar responden 75 orang (78,1%) berperilaku tindakan mayoritas baik dan 1 orang (1,0%) berperilaku tindakan yang kurang. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat Huta Sawah II Nagori Simpang Panei memiliki pengetahuan, sikap, tindakan yang baik dalam perilaku pencegahan Covid-19.
GAMBARAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI SEKOLAH PG-TK HOLY KIDS MEDAN Livoine Bernadeth Siringoringo; Jagentar P. Pane; Friska Sri Handayani Br. Ginting
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3224

Abstract

Latar Belakang: Anak memerlukan perhatian khusus untuk optimalisasi tumbuh kembang terutama perkembangan motorik kasar. Perkembangan motorik berarti perkembangan pengendalian gerakan jasmani melalui kegiatan pusat saraf, urat saraf, dan otot yang terkoordinasi. Pengendalan tersebut berdasar dari perkembangan refleksi dan kegiatan masa yang ada pada waktu lahir. Tujuan: untuk mengetahui gambaran perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia 4-6 Tahun Sekolah PG-TK Holy Kids Medan tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling, responden sebanyak 67 orang. Hasil: penelitian menunjukkan Gambaran Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia 4-6 Tahun Sekolah PG-TK Holy Kids Medan tahun 2021 mayoritas berada dalam kategori tinggi. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa perkembangan motorik kasar pada anak Sekolah PG-TK Holy Kids Medan tahun 2021 di kategorikan baik. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi motivasi bagi perkembangan motorik kasar pada anak Sekolah PG-TK Holy Kids Medan tahun 2021 guna menunjang kualitas perkembangan anak sesuai dengan harapan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PELAJAR TENTANG PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA NEW NORMAL COVID-19 DI SMP NEGERI HALIWEN Yunita Klau; Djulianus Tes Mau; Maria Julieta Esperanca Naibili
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3225

Abstract

Latar Belakang Virus Corona (covid-19) merupakan penyakit epidemik yang menyerang sistem pernapasan dan dapat menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru berat, bahkan kematian. Tujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan siswa tentang penerapan protokol kesehatan pada masa new normal covid-19 di SMP Negeri Haliwen. Metode ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I-III SMP Negeri Haliwen yang berjumlah 372 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data secara univariat pada masing-masing variabel. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa angket. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa dalam hal mengetahui/mengetahui tentang penerapan protokol kesehatan kurang dari 103 responden (53,4%), tingkat pengetahuan mahasiswa dalam hal pemahaman/pemahaman tentang penerapan protokol kesehatan kurang dari 129 responden (66,8%), tingkat pengetahuan mahasiswa (penerapan) tentang penerapan protokol kesehatan baik sebanyak 170 responden (88,1%). Kesimpulan: hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan siswa SMP Negeri Haliwen tentang penerapan protokol kesehatan cukup (45,6%).
PERAN TIM GARUDA DALAM PENANGANAN COVID-19 DI KABUPATEN BELU Maria Julieta Esperanca Naibili
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3226

Abstract

Latar belakang Kasus COVID-19 diperkirakan akan terus meningkat dan berkelanjutan sebagai penyakit infeksi pada masa mendatang. Intervensi kesehatan masyarakat yang tepat dan sesuai dalam menangani dampak penyebaran COVID-19 melalui pendekatan holistik yang mempertimbangkan budaya, gender, agama, ekonomi dan politik untuk menangani aspek sosial penularan dan pencegahan agar efektif maka strategi pencegahan harus melibatkan kehidupan manusia sehari-hari dan diintegrasikan ke dalam hubungan sosial dan praktik. Metode Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 6 orang tenaga kesehatan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Haliwen, Silawan, Ainiba, Haekesak, Wedomu dan Atambua Selatan. Sampel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan melalui wawancara, dokumen terkait, dan observasi. Data dikumpulkan dari Mei hingga Oktober 2021 melalui wawancara semi terstruktur dengan durasi 25 menit hingga 60 menit. Hasil Data dikelola dengan perangkat lunak Nvivo 12 Plus. Analisis data penelitian kualitatif etnografi menggunakan Model Spradley ditemukan sebuah tema utama yaitu Peran Tim Garuda dalam Penanganan COVID-19 di Kabupaten Belu yang terbagi dalam domain sinergi dan gotong royong semua pihak dalam penanganan Covid-19. Kesimpulan Peran Tim Garuda dalam Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur membutuhkan sinergi dan gotong royong semua pihak dalam penanganan Covid-19 tercakup dalam komponen edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang COVID-19, kerjasama lintas sektor untuk membantu penanganan COVID-19, penerapan protokol Kesehatan, pemantauan kasus dengan testing, tracing, dan treatment serta pemasangan bendera COVID-19. Membentuk tim penanganan COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas, Mengembangkan kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, tua-tua adat, pemuka agama dalam meredam pandemi dan infodemik tentang COVID-19.
HUBUNGAN ANTARA KESIAPAN MAHASISWA SEMESTER II PRODI KEPERAWATAN UNIVERSITAS TIMOR DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI PRAKTIK KLINIK PERDANA SELAMA PANDEMI COVID-19 Sefrina Maria Seuk Asa; Maria Julieta Esperanca Naibili; Rufina Nenitryana S. Bete
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3227

Abstract

Latar Belakang Pandemi COVID-19 telah berdampak pada berbagai hal termasuk pendidikan keperawatan baik di negara berkembang maupun negara maju. COVID-19 telah mendorong perubahan mendadak dalam pendidikan keperawatan bahkan memengaruhi persyaratan program pendidikan keperawatan secara keseluruhan termasuk penyampaian jam teori di kelas, serta peluang pembelajaran klinik dan laboratorium bagi mahasiswa. Tujuan untuk Mengetahui Hubungan antara Kesiapan Mahasiswa Semester II Program Studi Keperawatan Universitas Timor dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Praktik Klinik Perdana Selama Pandemi COVID-19. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa keperawatan semester II (dua) sebanyak 12 orang. Teknik pengambilan sampel secara total sampling dengan sampel berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dengan kuesioner online menggunakan google form. Analisis data menggunakan uji korelasi chi square. Hasil Uji statistik univariat menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan ringan (75%) dan siap menjalani praktik klinik (83,3%). Hasil Chi Square menunjukan adanya hubungan antara kesiapan dengan kecemasan menghadapi praktik klinik perdana (p value 0.015 < 0,05). Kesimpulan Membangun dan meningkatkan kompetensi klinik dan kepercayaan diri mahasiswa untuk bekerja di bidang penyakit menular seperti virus corona sangat diperlukan persiapan diri yang matang baik Kesiapan Fisik, Kesiapan Emosional, Kesiapan Pengalaman maupun Kesiapan Pengetahuan
GAMBARAN KEJADIAN BULLYING PADA MAHASISWI DI ASRAMA HILARIA STIKES SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2021 Maria Pujiastuti; Murni Sari Dewi Simanullang; Angelina Manurung
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3228

Abstract

Latar Belakang: Perilaku bullying merupakan masalah sosial, peristiwa yang dialami anak setiap hari, kesedihan, ancaman, paksaan, dan pemukulan. Berdasarkan survei yang dilakukan KPAI periode 2011-2019 terdapat sekitar 37.381 pengaduan kekerasan, 2.473 laporan di antaranya terjadi di dunia pendidikan dan di media sosial, jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya. Korban bullying berisiko rendah diri dan percaya diri. Secara umum, korban lebih cenderung cemas, berhati-hati, dan kurang percaya diri dibandingkan siswa pada umumnya. Bullying terjadi karena beberapa faktor yaitu faktor sekolah, faktor perilaku teman sebaya dan faktor keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran bullying pada mahasiswi STIKes Hilaria Asrama Santa Elisabeth Medan tahun 2021. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling sebanyak 118 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket adolescent peer relations instrument (APRI). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pernah mengalami bullying sebanyak 103 orang (87,3%) dari 118 siswi. Kesimpulan: Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan bagi koordinator asrama untuk memberikan sanksi bagi pelaku bullying dan dapat merawat korban bullying dengan menumbuhkan dan membangkitkan rasa percaya diri mereka.

Page 6 of 14 | Total Record : 131