cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,524 Documents
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan dalam Manajemen Sekolah Dasar pada Implementasi Kurikulum Merdeka Ester N Pangaribuan; Agnes Vebiola Siregar; Bernadenta Simbolon; Margaret Siagian; Livia Br Sembiring
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan fungsi pengawasan dalam manajemen sekolah dasar pada implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya supervisi akademik, pengembangan profesional guru, serta tindak lanjut terhadap masukan dan kesulitan guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data utama berupa wawancara terhadap wali kelas V di salah satu sekolah yang berada di Tembung pada 1 Oktober 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sekolah yang diamati telah memperlihatkan praktik perencanaan, pengorganisasian, dan pengarahan yang bersifat kolaboratif. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh melalui wawancara, mekanisme fungsi pengawasan belum tergambarkan secara rinci, terutama mengenai jadwal dan instrumen supervisi akademik, pemantauan pengembangan kompetensi guru, dokumentasi evaluasi, serta mekanisme tindak lanjut atas kesulitan guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Temuan tersebut tidak dimaknai sebagai bukti bahwa sekolah tidak melaksanakan pengawasan, karena penelitian ini hanya melibatkan satu informan dan instrumen wawancara belum secara khusus memeriksa dokumen supervisi. Pembahasan menunjukkan bahwa pengawasan yang terencana, sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan penting untuk menghubungkan hasil supervisi dengan pengembangan profesional guru. Penelitian ini menyarankan penguatan dokumentasi, umpan balik, tindak lanjut, dan pelibatan lebih banyak pemangku kepentingan agar fungsi pengawasan menjadi bagian yang lebih terstruktur dari manajemen sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Kajian Deskriptif Kualitatif Spektrum Atom Hidrogen dalam Kontribusi Pembentukan Model Atom Bohr Peronika Simamora; Zukhrufi nahla; Salsabila indah ramadani; Winda sari siregar; Shintia monauli sinurat; Ladestam Sitinjak; Deo Demonta Panggabean
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model atom Thomson dan Rutherford tidak mampu menjelaskan dua fakta empiris mendasar: kestabilan atom dan pancaran spektrum garis diskrit. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara deskriptif kualitatif bagaimana spektrum emisi atom hidrogen menjadi landasan empiris bagi pembentukan model atom Niels Bohr (1913). Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan historis-konseptual; data berupa dokumen primer (makalah Balmer, Rydberg, Rutherford, dan Bohr) serta dokumen sekunder (buku teks dan artikel jurnal 2021–2026) dianalisis dengan analisis isi kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa (i) elektrodinamika klasik memprediksi keruntuhan atom Rutherford dalam orde  dan spektrum kontinu; (ii) regularitas deret Lyman, Balmer, Paschen, Brackett, dan Pfund terangkum dalam rumus Rydberg ; (iii) postulat Bohr tentang orbit stasioner, kuantisasi momentum sudut , dan frekuensi Bohr  menghasilkan  serta ; dan (iv) panjang gelombang teoretis lima garis Balmer dengan koreksi massa tereduksi bersesuaian dengan data eksperimen dalam selisih relatif kurang dari . Disimpulkan bahwa spektrum hidrogen berperan sebagai kunci empiris yang memaksa fisika memasukkan kuantisasi ke dalam struktur atom, meskipun model Bohr kemudian digantikan oleh mekanika kuantum.
Hukum Islam dan Perlindungan Lingkungan: Analisis Prinsip Hifz Al-Bi’ah dalam Pengelolaan Sampah Anis Safrita; Noni Aulia Pratiwi; Theresia Anggi Natama; Yuliana Kristian Sinurat; Syuratty Astuti Rahayu Manalu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah adalah persoalan lingkungan yang memerlukan pendekatan teknis, hukum, sekaligus moral-keagamaan. Dalam pandangan hukum Islam, prinsip hifz al-bi'ah menjadi pijakan untuk melindungi lingkungan dan mencegah kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan prinsip hifz al-bi'ah dalam hukum Islam, relevansinya bagi pengelolaan sampah, serta keterkaitannya dengan hukum positif di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif dengan analisis kualitatif. Data dihimpun dari jurnal ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, dan literatur lain yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hifz al-bi'ah berhubungan erat dengan maqashid al-syari'ah dan bertumpu pada prinsip amanah, kemaslahatan, serta pencegahan kemudaratan. Penerapannya meliputi pengurangan sampah, pemilahan sejak dari sumber, penggunaan kembali, pendauran ulang, pengomposan, dan pemrosesan akhir yang aman. Berdasarkan literatur yang dikaji, penerapan prinsip ini masih terhambat oleh rendahnya partisipasi masyarakat, terbatasnya fasilitas, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan penegakan hukum yang belum optimal. Hukum Islam dan hukum positif saling melengkapi: yang pertama menguatkan tanggung jawab moral-keagamaan, sedangkan yang kedua menyediakan kerangka pengaturan dan kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya memadukan prinsip hifz al-bi'ah dengan kebijakan pengelolaan sampah perlu ditopang oleh pendidikan lingkungan, penyediaan sarana, partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum yang konsisten, agar tercipta pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan
Pengelolaan Pembelajaran Responsif terhadap Perbedaan Kebutuhan Siswa di SD Tegal Sari Laut Dendang Dwi Putri Siregar; Syifa Zakiah Alif; Menara Chandra Nainggolan; Meta Tri Widya Nola Purba; Secarina Agrecia Padang
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 10 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pembelajaran dalam merespons perbedaan kebutuhan siswa di SD Tegal Sari Laut Dendang. Penelitian berfokus pada kondisi dan keterlibatan siswa selama pembelajaran, permasalahan yang dialami siswa, serta upaya manajemen sekolah dalam mengatasi permasalahan tersebut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan memahami kondisi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki perbedaan dalam tingkat aktivitas, motivasi, konsentrasi, pemahaman, kemampuan membaca, dan kepercayaan diri. Sebagian siswa aktif mengikuti pembelajaran, sedangkan sebagian lainnya cenderung pasif, mengalami kesulitan memahami materi, atau membutuhkan pendampingan tambahan. Guru merespons perbedaan tersebut melalui pemberian motivasi, pertanyaan sederhana, diskusi, tanya jawab, penggunaan media pembelajaran, keterlibatan langsung siswa, serta penjelasan ulang dengan bahasa dan contoh yang lebih sederhana. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi kelas, dukungan sekolah, dan komunikasi dengan orang tua turut memengaruhi pengelolaan pembelajaran. Dengan demikian, pengelolaan pembelajaran yang responsif perlu dilakukan melalui identifikasi kebutuhan siswa, penyesuaian strategi pembelajaran, pemberian pendampingan, pemantauan perkembangan, serta penguatan kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua