Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development)
Jurnal pembangunan agribisnis dalam ilmu pertanian diterbitkan oleh Universitas Tadulako Fakultas Pertanian yang ternit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli, dan November), dimana dalam jurnal pembangunan agribisnis penulis dapat mempresentasikan hasil penelitian atau kajian yang telah penulis lakukan pada aspek pertanian secara luas yang meliputi tanaman pangan dan hortikultura, peternakan dan perikanan, perkebunan dan kehutanan secara profesional. Jurnal pembangunan agribisnis meliputi bidang ekonomi pertanian, agribisnis, penyuluhan, perencanaan wilayah dan pedesaan, kelembagaan pertanian, pemasaran pertanian, dan kebijakan pertanian. Hanya manuskrip yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup agribisnis yang akan dipilih untuk ditinjau lebih lanjut. Semua manuskrip yang dipilih kemudian diverifikasi oleh editor jurnal untuk format penulisan berdasarkan pedoman jurnal. Jurnal ini menyediakan akses terbuka bagi siapa saja dengan memberikan akses langsung ke isinya dengan prinsip bahwa pertukaran pengetahuan mengenai penelitian tersedia secara bebas untuk umum.
Articles
180 Documents
ANALISIS PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA TORIBULU KECAMATAN TORIBULU KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Pratiwi, Alin Ayu;
Howara, Dafina;
Alamsyar, Al
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2146
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui berapa besar pengaruh lahan, benih, pupuk, tenaga kerja, pestisida terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Toribulu Kecamatan Toribulu Kabupatten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2023. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling) dengan pertimbangan bahwa Desa Toribulumerupakan bagian dari kecamatan Toribulu yang memiliki produksi padi sawah tertinggi dengan luas panen 446,5 ha dan produksi 225 Ton. di Kabupaten Parigi Moutong. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisis data analisis fungsi produksi Cobb-Douglas dalam penelitian ini digunakan metode pendekatan kuantitatif untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produksi. Secara simultan (Uji F) variabel luas lahan (
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU USAHA SAMBAL BAWANG PADA USAHA KECIL MENENGAH SAL-HAN DI KOTA PALU
Ariawan, I Made;
Sulaeman, Sulaeman;
Akbar, ali
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2147
Tujuan penelitian ini ialah untuk : 1) Mengetahui jumlah pembelian bahan baku bawang yang ekonomis (EOQ) pada IKM Sal-Han, 2) Mengetahui berapa banyak persediaan pengaman (Safety stock) pada IKM Sal-Han, 3) Mengetahui waktu yang tepat bagi UKM Sal-Han untuk melakukan pemesanan kembali (ROP). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data skunder. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah Economi Order Quantity (EOQ). Total biaya persediaan, persediaan pengaman dan titik pemesanan kembali. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pembelian ekonomis bahan baku Bawang dengan menggunakan metode EOQ, analisis persediaan bahan baku di UKM Sal-Han pada periode produksi Januari sampai Desember tahun 2022, dengan rata-rata sebesar 37,92 Kg. Persediaan pengaman (safety stock) ratarata yang harus selalu tersedia di gudang UKM Sal-Han adalah sebesar 4 Kg. Titik pemesanan kembali bahan baku Bawang yang harus dilakukan oleh UKM Sal-Han pada periode produksi Januari sampai Desember 2022 dalam gudang penyimpanan dengan rata-rata sebesar 22,96 Kg.
ANALISIS PEMASARAN USAHA KOPRA DI DESA MAROWO KECAMATAN ULUBONGKA KABUPATEN TOJO UNA-UNA
Lamando, Moh Yunus;
S.Hamzens, Wildani Pingkan;
Antara, Made Krisna Laksmayani
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2148
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pemasaran Kopra dari Desa Marowo Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-una sampai ke Tangan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Marowo Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-una dari Bulan September sampai dengan November 2022. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 32 orang produsen (petani) dan pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing Sampling)sehingga diperoleh sebanyak 1 orang pedagang pengumpul, dan 2 orang pedagang besar. Metode analisis yang digunakan menentukan margin pemasaran, margin total pemasaran, bagian harga yang diterima petani, dan efesiensi pemasran. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran usaha kopra di Desa Marowo melalui dua saluran pemasaran, yaitu : (1) Petani Pedagang Pengumpul Pedagang Besar Konsumen dan (2) Petani Pedagang Besar Konsumen. Hasil analisis pemasaran usaha kopra pada saluran pertama yaitu : Mt = Rp 3.500/Kg dan margin pada saluran kedua yaitu Mt = Rp 2.800/Kg. Bagian harga yang diterima petani pada saluran pertama yaitu : 66,6% dan untuk saluran kedua yaitu : 72,8%. Sehingga petani dianjurkan untuk menjual hasil produksinya dengan menggunakan saluran kedua karena bagian harga yang diterima petani lebih besar. Nilai efisiensi saluran pertama sebesar 8,0% dan untuk saluran kedua sebesar 4,6%, sehingga saluran kedua lebih efisien dari saluran pertama.
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TAHU PADA RUMAH INDUSTRI TAHU DIKI DI DESA TOGA KECAMATAN AMPIBABO
Ningrum, Dian Legistia;
Asih, Dewi Nur;
Sultan, Hardiyanti
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2149
Rumah Industri Tahu Diki merupakan satu-satunya pabrik tahu di Desa Toga Kecamatan Ampibabo. Masalah yang dihadapi terkait jumlah persediaan bahan baku yang harus dipesan, kapan harus memesan, berapa banyak persediaan maksimal bahan baku yang harus disimpan, berapa jumlah persediaan pengamanan (Safety Stock). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis, mengetahui jumlah persediaan pengamanan (Safety Stock) yang harus disediakan, mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan kembali (Reorder Point), mengetahui berapa total biaya persediaan bahan baku kedelai. Hasil penelitia n menunjukkan bahwa jumlah pembelian ekonomis bahan baku tahu pada periode Januari-Desember 2022 sebesar 2.935,02 kg/tahun. Total biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan rata-rata sebesar Rp. 332.366,85/tahun. Persediaan pengamanan sebesar 864,5 kg/bulan. Titik pemesanan kembali bahan baku tahu dilakukan pada saat persediaan digudang rata-rata sebesar 1.101,83 kg/tahun.
ANALISIS NILAI TAMBAH SINGKONG MENJADI KERIPIK SINGKONG BALADO PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PASUNDAN DI KOTA PALU
Talalo, Ervina Yulita;
Rauf, Rustam Abd;
Alamsyar, Al
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2150
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang dihasilkan setelah pengolahan singkong menjadi keripik singkong pada industri rumah tangga pasundan. Penelitian ini dilakukan pada industri rumah tangga pasundan di Kota Palu, Responden yang dipilih yaitu 1 orang pimpinan perusahaan, 2 karyawan bagian produksian 1 orang bagian pemasaran yang secara aktif melakukan pengolahan keripik singkong. Data dalam penelitian ini terdiri atas dara primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis metode Hayami. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka di peroleh kesimpulan produksi keripik singkong pada industri rumah tangga pasundan selama bulan september tahun 2022 menggunakan 80 kg bahan baku singkong dan menghasilkan 50 kg keripik singkong. Dengan harga Rp. 65.000 per kg, hasil produksi kemudian dikemas dalam kemasan 150gram dan dijual dengan harga Rp. 10.000 untuk setiap bungkusnya. Besarnya pendapatan yang diperoleh oleh industri rumah tangga pasundan sebesar Rp 294.202 dan nilai tambah yang diperoleh dari hasil olahan keripik singkong sebesar Rp 30.375/kg untuk setiap 1 kg keripik singkong yang di produksi dengan keuntungan sebesar Rp 17.875/kg dan tingkat keuntungan 58%. Hal tersebut menunjukan bahwa pengolahan singkong menjadi keripik singkong memiliki nilai tambah yang tinggi.
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SARABBA PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) RAJA BAWANG DI KOTA PALU
Dolok Saribu, Nadia Aviliani;
Damayanti, Lien;
Antara, Made Krisna Laksmayani
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2151
IKM Raja Bawang merupakan salah satu industri yang memproduksi olahan jahe menjadi minuman instan sarabba. Industri ini terletak di Jalan Abd. Rahman Saleh No.33 Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui berapa banyak pembelian bahan baku yang ekonomis (Economic Order Quantity) untuk persediaan bahan baku, untuk mengetahui berapa banyak persediaan pengaman (Safety Stock) dan untuk mengetahui waktu yang tepat bagi industri untuk melakukan pemesanan kembali (Reorder Point) terhadap persediaan bahan baku, untuk mengetahui total biaya persediaan bahan baku (Total Inventory Cost). Hasil penelitian bahwa jumlah pemesanan ekonomi bahan baku sarabba pada Industri Raja Bawang bulan Januari-Desember 2022, rata-rata sebesar 83 kg. Persediaan pengaman yang harus selalu tersedia digudang sebesar 6,84 kg. Pemesanan Kembali yang harus dilakukan pada Bulan JanuariDesember 2022 rata-rata sebesar 27,71 kg. Total biaya persediaan yang dikeluarkan oleh industri Raja Bawang pada Bulan Januari-Desember 2022 rata-rata sebesar Rp.100.525,48 perbulan.
KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA PEDAGANG SAYUR TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MATINAN KECAMATAN GADUNG KABUPATEN BUOL
Nurdian, Nurdian;
Akbar, Ali;
Erny, Erny
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2152
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kontribusi berapa besar pendapatan Wanita pedagang sayur terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Matinan Kecamatan Gadung Kabupaten Buol. Penentuan lokasi ditentukan secara sengaja (purposive). Populasi adalah Wanita pedagang sayur yang berada di pasar tradisional Desa Matinan. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus. Jumlah responden sebanyak 15 orang. Jenis data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan kontribusi Wanita. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi wanita pedagang sayur terhadap pendapatan keluarga di Desa Matinan Kecamatan Gadung Kabupaten Buol adalah 50% yaitu sebesar Rp. 1.090.266/Bulan.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA SAMBAL IKAN DUO PADA IKM SAL-HAN DI KOTA PALU
Prayoga, Putu Herdin;
Antara, Made;
Khatima, Husnul
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2153
Sambal merupakan makanan pendamping yang menjadi bagian dan budaya makan yang dikenal bangsa Indonesia, karena sambal dapat dihidangkan bersamaan dengan makanan lain sebagai penyedap rasa. IKM Sal-Han memiliki kendala yang dapat mempengaruhi pendapatan yaitu besarnya biaya bersama yang dikeluarkan sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha sambal ikan duo pada IKM Sal-Han di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada IKM Sal-Han di Kota Palu Sulawesi Tengah dilaksanakan pada dari bulan Maret sampai April 2023. Penentuan Responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) dengan responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 1 orang pimpinan dan 3 orang karyawan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha yang dihitung dari total biaya (TC) yang dikeluarkan oleh industri meliputi biaya tetap dan biaya variabel, mengetahui jumlah total penerimaan (TR) yang diperoleh industri,mengetahui jumlah pendapatan (π) yang diperoleh industri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah penerimaan yang diperoleh IKM Sal-Han pada bulan Januari-April 2023 yaitu sebesar Rp 22.238.000 dengan total biaya yang dikeluarkan pada bulan Januari-April 2023 yaitu sebesar Rp 14.682.354 dan menghasilkan Pendapatan pada bulan Januari-April 2023 yaitu sebesar Rp.7.555.646.
ANALISIS DISTRIBUSI PEMASARAN KOPRA DI DESA LAKATAN KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI
Wulandari, Rahma Sri;
kalaba, Yulianti;
Nurdin, Muh Fahruddin
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2154
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran distribusi pemasaran kopra di Desa Lakatan, Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli.Permasalahan yang ada di Desa Lakatan adalah memiliki dua saluran distribusi pemasaran yang dimana pedagang kopra kurang mendapatkan keuntungan dalam melakukan proses penjualan produksi kopra dalam memasarkannya. Metodeanalisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu margin pemasaran dan efesiensi pemasaran. Hasil analisis pemasaran menunjukkan bahwa saluran distribusi pemasaran kopra di Desa Lakatan melalui dua saluran distribusi pemasaran yaitu : a) Produsen → Pedagang Besar → Konsumen (Ekportir) b) Produsen → Pedagang Kecil → Konsumen (Pabrik PT. Atsiri) Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu hasil analisis margin pemasaran kopra yang diperoleh pada saluran pertama yaitu sebesar Rp 2.000kg. sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar Rp. 800/kg. Bagian harga yang diperoleh produsen dari pemasaran kopra pada saluran pertama yaitu sebesar 84,00%, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 93,00%. Efesiensi pemasaran kopra pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 0,11% dan saluran kedua diperoleh hasil sebesar 0.09%.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SARABA INSTAN PADA INDUSTRI RUMAH PRODUKSI GULA SEMUT HASYIFAH DESA ONCONE RAYA KECAMATAN TINOMBO SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG
magfira, Sahrul;
kalaba, Yulianti;
Sulmi, Sulmi
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2155
Usaha saraba instan yang terbuat dari jahe dan gula aren dapat juga dikonsumsi sebagai obat tradisional. Perkembangan usaha saraba instan saat ini masih memiliki kendala yaitu terjadinya penurunan pendapatan dan daya beli masyarakat yang kurang terhadap produk saraba instan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal serta menganalisis strategi pengembangan usaha saraba instan pada industri rumah produksi gula semut hasyifah. Penentuan responden ditentukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responden 5 yang terdiri dari 1 orang pemimpin, 1 orang karyawan, 2 orang konsumen 1 orang Pemerintah Desa. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa pengembangan usaha saraba instan pada industri rumah produksi gula semut hasyifah berada pada strategi SO yaitu kuadran I, dimana pada posisi ini menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Alternatif strategi yaitu (a) Memanfaatkan dukungan dan kerjasama dari pemerintah untuk memperluas pangsa pasar; (b) cita rasa yang khas serta kemasan produk yang menarik guna menangkap peluang melalui perkembangan media promosi; (d) Memanfaatkan harga produk yang terjangkau.