cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 134 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2026)" : 134 Documents clear
Mentoring in Financial Report Preparation Based on SAK EMKM for Micro-Enterprises Trinandari Prasetya Nugrahanti; Laela Lanjarsih; IGP Ratih Andaningsih
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/x058tp79

Abstract

This community service project was initiated in response to limited financial literacy and weak financial reporting practices among micro enterprises in Jatimurni Village, Bekasi Regency. Many entrepreneurs have not been able to prepare financial statements per the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM), thus hindering business growth and their access to financial institutions. This program aims to improve micro-entrepreneurs' ability to prepare standardized financial reports through a mentoring approach based on the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The activities include planning, training, mentoring, monitoring, and evaluation for three months, with data collection techniques in observations, interviews, and pre- and post-assessments. The results showed a significant increase in participants' understanding and skills in recording transactions, compiling ledgers, and compiling financial statements in accordance with SAK EMKM, supported by a strong positive correlation between participation intensity and learning outcomes (r = 0.78). Mentoring also encourages behavioral change towards financial discipline and accountability. In conclusion, the program effectively bridges the gap between theory and practice, empowering entrepreneurs to manage finances independently and sustainably. This initiative contributes to the national agenda of formalizing MSMEs and financial inclusion.
Pelatihan TOEFL Berbasis Buku “Belajar TOEFL untuk Persiapan Kerja” bagi Siswa SMK Pradana Giri Doni Hadi Irawan; Muhamad Alfi Khoiruman
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7kyy6c20

Abstract

AbstractEnglish proficiency has become one of the essential competencies for vocational high school (SMK) graduates to face global job competition, particularly in the maritime sector, which demands workers with strong international communication skills. This community service activity aims to improve the English competence of SMK Pradana Giri Banyuwangi students through a TOEFL training program based on the book “Belajar TOEFL untuk Persiapan Kerja” (Learning TOEFL for Job Preparation). The implementation method consisted of several stages, including socialization, an English proficiency pretest, intensive training using the TOEFL guidebook, and a posttest to measure learning improvement. The program also included mentoring sessions on answering strategies and TOEFL simulations contextualized to workplace situations. The results showed a significant improvement in students’ understanding of language structure, vocabulary, and listening and reading skills. This activity demonstrates that a practical, book-based, and contextual training approach effectively motivates students to learn English more applicatively. Therefore, the program makes a tangible contribution to preparing vocational students to be more competitive in both the maritime and global job markets.
Optimalisasi cerdik dalam upaya preventif Penyakit Tidak Menular (PTM) Diabetes Militus Devi Rahmayanti; Anggi Setyowati; Yuza Olsi Rahmi
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/tv4xmg11

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan utama dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya salah satu akibat dari pola hidup tidak sehat dan kurangnya kesadaran terhadap deteksi dini. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya diabetes melitus melalui penyuluhan kesehatan dengan optimalisasi CERDIK (cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat, istirahat cukup dan kelola stres). Metode penyuluhan diawali dengan skrining pemeriksaan gula darah sewaktu, dilanjutkan dengan pre-test menggunakan kuesioner DKQ-24 (diabetes knowledge questionnaire) untuk menilai tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya dilakukan penyuluhan dengan materi penerapan perilaku CERDIK. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan hasil terjadinya peningkatan pengetahuan responden dari 50% menjadi 77% setelah penyuluhan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan berbasis CERDIK efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat sebagai pencegahan diabetes melitus.  
Penguatan Kesehatan Mental Mahasiswa Melalui Model AF-RCBT Berbasis QS. AL-Fatihah Khodijah Khodijah; Muhammad Nikmal Anas Alhadi; Dita Kurnia Sari
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cw05s336

Abstract

Bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental serius yang semakin banyak terjadi di kalangan mahasiswa akibat tekanan akademik, konflik pribadi, dan rendahnya dukungan sosial. Upaya pencegahan diperlukan melalui pendekatan yang holistik, mencakup aspek psikologis dan spiritual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan model Al-Fatihah Integrated Religious Cognitive Behavioral Therapy (AF-RCBT) sebagai strategi pencegahan bunuh diri berbasis nilai QS. Al-Fatihah di lingkungan kampus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan discovery, dream, design, define/destiny, dan sustain. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan konselor sebaya, sesi terapi kelompok, refleksi spiritual, dan evaluasi pre–post menggunakan Beck Suicide Ideation Scale (BSI) serta Spiritual Well-being Scale (SWBS). Hasil menunjukkan penurunan skor BSI rata-rata dari 15,5 menjadi 7,4 (kategori sedang menjadi rendah) dan peningkatan skor SWBS dari 61,5 menjadi 81,6 (naik 20,1 poin). Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran diri, kemampuan mengelola pikiran negatif, serta terbentuknya jejaring peer support psikospiritual di kampus. Kegiatan ini membuktikan bahwa model AF-RCBT efektif meningkatkan kesejahteraan mental dan spiritual mahasiswa serta dapat direplikasi sebagai intervensi berbasis komunitas untuk pencegahan bunuh diri di perguruan tinggi
Peer Educator Permainan Tradisional (PD-Games) sebagai Alternatif Solusi Peningkatan Aktivitas Fisik dan Fleksibilitas bagi Anak Sekolah Atikah Rahayu; Eka Swasta Budayati; Enggista Hendriko Delano
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/204m9d63

Abstract

Increasing trend in the proportion of school children to teenagers with physical activity categories below WHO recommendations. This has implications for increasing obesity and as a gateway to degenerative diseases when children grow up. The aim of the service is to improve the behavior and flexibility of school children. The PkM design is 3 stages, namely the preparation stage, the service team collaborates to develop PD-Games for students. The program implementation phase will be held on Tuesday, August 19 2025 at 07.30-09.30 WIB indoors and on the field at the Muhammadiyah Mertosanan Elementary School, Bantul. The number of participants present was 30 people (students), 2 PJOK/UKS accompanying teachers as well as the school principal and curriculum team to make PkM a success. The evaluation stage is carried out by the service team to evaluate a series of service activities. The evaluation results show that participants participated in all series of traditional games. The measurement results for both the female and male groups showed an increase in flexibility for both with the Mean±SD for males being greater than for females, namely 28.94±2.14 (males) and 27.43±2.71 (females), the results of interviews with both PJOK/UKS teachers, school principals and the curriculum team recommended that similar activities, and modifications with competitions need to be carried out again so that the application of traditional games continues to develop.
Pendampingan Daur Ulang Rosok Menjadi Produk Kerajinan Ekonomis di Lazisnu Ranting Tegowangi Husnul Yaqin; Setiawan Setiawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xjvymz62

Abstract

Kegiatan pendampingan kepada masyarakat ini didasari minimnya pemanfaatan barang bekas (rosok) di Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Masyarakat cenderung menjual atau membuang barang bekas tanpa mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Padahal, rosok mempunyai kapasitas besar untuk dikelola sebagai produk kerajinan tangan yang bernilai jual dan ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat dalam mengolah rosok menjadi produk kreatif bernilai ekonomi melalui program Gerakan Sedekah Rosok (GSR) yang digagas oleh LAZISNU Ranting Tegowangi. Metode pendampingan memakai teknik Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam lima tahap, yaitu to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2024 di sekretariat LAZISNU Tegowangidengan melibatkan masyarakat dan pengurus LAZISNU. Hasil pendampingan berdampak kepada adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengubah barang bekas menjadi kerajinan tangan yang bernilai. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menjaga lingkungan agar tetap bersih dan menggunakan limbah benda bekas dengan inovatif. Dengan demikian, kegiatan Gerakan Sedekah Rosok tidak hanya berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata penerapan nilai-nilai filantropi Islam melalui kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.
Kampanye Konsumsi Tablet Tambah Darah untuk Kesehatan Remaja Putri Desa Sungai Alang Siti Aisyah Solechah; Fahrini Yulidasari; Muhammad Irwan Setiawan; Ihya Hazairin Noor; Vina Yulia Anhar; Husnul Fatimah; Izal Puji Santoso
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/eeyd2d86

Abstract

The South Kalimantan Provincial Health Office has demonstrated an increase target regarding iron supplementation consumption in South Kalimantan. The target for iron supplement consumption among adolescent girls in 2023 was 75% while the target in 2022 was only 54%. This figure demonstrated the increasing challenge of reducing anemia incidence among adolescent girls. A preliminary survey in Sungai Alang Village, Banjar Regency, indicated that 97% of adolescent girls in community unit 1, 2, and 3 rarely consumed iron supplements. The main factors were low knowledge levels and awareness. Most of them admitted to frequently forget to take the supplements. The environment also plays a role in these habits, including limited information media and inadequate recording by health workers. This community service activity aimed to improve adolescent girls' knowledge about anemia and iron supplements. The event was held at the Sungai Alang Village Hall on August 9, 2025, with 34 adolescent girls as the participants. The participants’ average age was 14.8±4.6 years. The campaign materials on anemia and iron supplements were delivered through lectures using PowerPoint slides and booklets. Participants' knowledge was assessed using pretest and posttest questionnaires. Participants with good knowledge increased by 14.71%, from 52.94% before the education to 67.65% afterward. The Wilcoxon test results showed a significant difference in the percentage of correct answers between pre- and post-education (p<0.05).
Pelatihan dan Edukasi Duta Remaja Sehat Anti Rokok di Desa Padang Panjang Siti Aisyah Solechah; Meily Al Maysa; Fitralina Nur Alisa; Dhiya Alfi Azizah; Shopia Nur Shifa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wnf9vh89

Abstract

Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, paru kronik, dan kanker. Kebiasaan merokok yang dimulai sejak usia remaja menjadi perhatian serius karena berdampak pada kesehatan jangka panjang dan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Kurangnya edukasi dan rendahnya kesadaran remaja serta anak sekolah dasar terhadap bahaya rokok menjadi tantangan dalam upaya pencegahan perilaku merokok sejak dini. Program “D’FRESH SEPA ASAP: Pelatihan Duta Remaja sebagai Role Model Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Penyuluh Masyarakat Lewat Edukasi Bahaya Merokok Melalui Media Informasi” dilaksanakan oleh mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 22 pada 4-15 Agustus 2025 di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi dengan media edukasi berupa poster dan PowerPoint. Sasaran kegiatan adalah 30 siswa sekolah dasar yang dibantu oleh 6 kader Duta Remaja sebagai pendamping edukasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 56,48 menjadi 68,89 poin. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Z = -3,27 dengan p = 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap bahaya rokok serta memberdayakan Duta Remaja sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok.
Penguatan Kompetensi Guru Dalam Desain Praktikum Sains SD Sebagai Penerapan Keterampilan Etnosains: Penguatan Soft Skills dan Kecerdasan Emosional Siswa Yosefina Uge Lawe; Alexander Uta
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/y4pcjw63

Abstract

Kegiatan praktikum sangat penting diterapkan dalam pembelajaran IPA. Praktikum adalah bentuk manifestasi dan strategi pembelajaran yang dapat menuntut siswa untuk dapat menggunakan pengetahuan yang telah didapat dari proses ilmiah. Berbagai materi praktikum pada umumnya mengungkap fakta-fakta sains maupun teori sains, namun sangat disayangkan sebagian besar praktikum hanya dilakukan melalui tahap kegiatan yang sudah terperinci dan tinggal diikuti siswa seperti halnya resep makanan. Kegiatan praktikum pada pembelajaran IPA seharusnya dilakukan pada setiap level pendidikan, terutama harus mulai diterapkan pada siswa di level sekolah Dasar (SD). SD merupakan tempat formal pertama kali siswa mendapatkan pembelajaran sains, sehingga menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk belajar sains agar memiliki konsep sains yang kuat di usia dini. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang guru SD dapat mendesain praktikum IPA Sdsesuai dengan konteks dan konten budaya lokal setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman konsep dasar IPA bagi guru-guru SD di Kabupaten Ngada, mengingat beberapa orang guru SD memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda untuk mengajar IPA. Kegiatan ini memberikan penguatan bagi guru SD dalam mendesain kegiatan praktikum pada mata pelajaran materi IPA sesuai dengan konteks dan konten budaya lokal setempat. Kegiatan penguatan berupa penguatan guru dalam mengembangkan praktikum IPA berbasis etnosains bagi guru-guru SD yang bersifat sederhana, melalui tahapan praktek, diskusi, dan evaluasi.
Pemberdayaan Santri Husada dalam Pencegahan Pacaran Berisiko melalui Edukasi Interaktif Ani Triana; Nelly Karlinah; Herianto Herianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ra9b4031

Abstract

Isu kesehatan reproduksi remaja sangat penting, terutama di pondok pesantren karena topik ini sering dianggap tabu. Pondok Pesantren Nurudin kejadian perilaku pacaran berisiko dikarenakan ketidaktahuan santri tentang kesehatan reproduksi dan system manajemen Pos Kesehatan Pesantren yang belum optimal khususnya terkait Kesehatan Reproduksi Remaja, maka tim pengabdian merancang sistem edukasi digital Kesehatan Reproduksi Edukasi Berbasis Teknologi Interaktif (KREATIF). Tujuannya untuk memberikan edukasi melalui teknologi yang interaktif kepada para santri di Ponpes Nuruddin tentang Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai upaya pencegahan perilaku pacaran yang berisiko. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahap: persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan diikuti 25 orang santri husada di Ponpes Nuruddin pada tanggal 26 September-08 November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan santri dari rata-rata 63,2 menjadi 87,2 dan keterampilan dari 65,4 menjadi 88,4 setelah mengikuti pelatihan. Uji efektivitas Website KREATIF memperoleh nilai rata-rata 97,2 pada aspek tampilan, kemudahan penggunaan, dan manfaat, yang menunjukkan penerimaan sangat baik. Inovasi Website KREATIF menjadi sarana edukasi dan pemantauan kesehatan santri berbasis digital dengan fitur edukasi, konsultasi, dan forum interaktif. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas santri sebagai agen perubahan sekaligus memperkuat peran pesantren dalam promosi kesehatan remaja. Pesantren disarankan mengembangkan Website KREATIF secara berkelanjutan melalui kegiatan Poskestren.

Page 2 of 14 | Total Record : 134