cover
Contact Name
Fuad Jaya Miharja
Contact Email
fuad.jayamiharja@umm.ac.id
Phone
+6285156051779
Journal Mail Official
jppg@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang - Indonesia, 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru)
ISSN : 2723006     EISSN : 2746245     DOI : https://doi.org/10.22219/jppg
Core Subject : Education,
JPPG (Jurnal Pendidikan Profesi Guru) is a means to communicate the results of various research activities and scientific studies carried out individually or in groups by lecturers, teachers, students, educational observer institutions, state institutions, and the like. Various research results and scientific studies that have been carried out are expected to contribute to the development of science, technology, and art in the field of education which aims to create professional educators. Thus, every published article must be associated with these goals and targets (which are stated in the contribution statement).
Articles 104 Documents
Upaya meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa melalui problem-based learning pada pelajaran matematika Muchammad Miftachul Ulum; Zukhrufurrohmah Zukhrufurrohmah; Alfi Nelli
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v7i1.46072

Abstract

Terdapat permasalahan yang ditemui pada saat observasi pembelajaran matematika, diantaranya Siswa kurang terlibat aktif, sering bermain game, kurang bersemangat belajar matematika. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas dengan tujuan meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar Siswa melalui pembelajaran berbasis masalah (PBL) pada pelajaran matematika di SMA Negeri 1 Malang. Subjek penelitian merupakan Siswa kelas XI-8 berjumlah 33 peserta. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi motivasi belajar dan keaktifan, lembar angket motivasi belajar dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian secara garis besar menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) memberikan dampak positif terhadap pembelajaran berupa peningkatan persentase tiap indikator dari siklus 1 ke siklus 2. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dalam pembelajaran matematika meningkat sebesar 8% dari siklus 1 sebesar 83% ke siklus 2 sebesar 91%, observasi keaktifan meningkat sebesar 6% dari siklus 1 sebesar 74% ke siklus 2 sebesar 80%, motivasi belajar siswa meningkat sebesar 6% dari siklus 1 sebesar 73% ke siklus 2 sebesar 79%, serta angket motivasi belajar siswa meningkat sebesar 5% dari siklus 1 sebesar 71% ke siklus 2 sebesar 76%.
Implementasi model PBL menggunakan media Flip GeoMap pada materi persebaran flora dan fauna di Indonesia untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik Salahudin Al Ayyubi; Trisakti Handayani
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v7i1.46073

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan media Flip GeoMap dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi 26 siswa kelas V SDN Beji 01 Batu. Penelitian ini menjawab tantangan pendekatan pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, yang sering menghambat keterlibatan aktif dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Dilaksanakan melalui dua siklus penelitian tindakan kelas, penelitian ini menerapkan PBL untuk melibatkan siswa dalam pemecahan masalah autentik terkait persebaran flora dan fauna, didukung oleh visualisasi dinamis Flip GeoMap. Keterampilan kolaborasi, meliputi menghargai pendapat, bekerja secara produktif, berkompromi, dan tanggung jawab bersama, diukur menggunakan instrumen observasi yang valid. Siklus pertama menghasilkan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 53,85% dengan peningkatan rata-rata 10,77% pada semua indikator, meskipun terkendala oleh waktu eksplorasi media yang terbatas. Siklus kedua, dengan perencanaan yang lebih terstruktur dan tugas yang lebih kompleks, mencapai ketuntasan klasikal 88,46% dan peningkatan rata-rata 6,73%, menunjukkan performa yang lebih konsisten. Temuan ini membuktikan bahwa kombinasi PBL dan Flip GeoMap secara signifikan meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui interaksi aktif dan pemecahan masalah berbasis dunia nyata. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan abad 21.
Penerapan Project -based Learning berbantuan media dadu bergambar untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa Septiana Fira Mawarni; Zukhrufurrohmah Zukhrufurrohmah
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v7i1.46074

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerita dengan penerapan model pembelajaran project based learning berbantuan media dadu bergambar. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN Wonokoyo 1 Malang yang berjumlah 29 siswa. Data dikumpulkan berdasarkan hasil keterampilan siswa menulis cerita dalam 2 siklus, observasi, dan jurnal refleksi. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penerapan model PJBL berbantuan dadu bergambar dalam pembelajaran. Variabel terikatnya adalah keterampilan siswa menulis cerita. Data diolah menggunakan rumus persentase serta diklasifikasikan berdasarkan kriteria penilaian keterampilan menulis cerita. Hasil analisis data rata-rata nilai keterampilan menulis narasi siklus I yaitu sebesar 71,27 dengan ketuntasan klasikal 55% dan rata-rata nilai keterampilan menulis narasi pada siklus II yaitu sebesar 87,38 dengan ketuntasan klasikal 100%. Data didukung dengan hasil observasi yang menunjukkan siswa lebih semangat, aktif berdiskusi dan mudah mendeskripsikan ide dalam bentuk tulisan selama proses pembelajaran. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah model PJBL berbantuan media dadu bergambar dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis narasi di kelas IV SDN Wonokoyo 1 Kota Malang. Penelitian ini menekankan pada pentingnya eksplorasi ide, dan berkolaborasi untuk mengembangkan gagasan dan meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerita.
Studi kasus strategi pembelajaran berdiferensiasi untuk menciptakan ruang belajar yang beragam Agustina Agustina; Beti Istanti Suwandayani; Nur Ita Rahmawati
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jppg.v7i1.46075

Abstract

Kelas heterogen menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran, karena perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa memerlukan strategi khusus agar pembelajaran dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam menciptakan ruang belajar yang beragam yang dapat diterapkan di SD Muhammadiyah 4 Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi mencakup lima aspek utama, yaitu fleksibilitas fisik, keberagaman metode pembelajaran, penggunaan berbagai sumber belajar, penciptaan lingkungan yang inklusif, dan pemanfaatan teknologi. Strategi ini memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif. Selain itu, strategi ini terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar dan memperkuat interaksi sosial antarsiswa di kelas. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi penting untuk mengoptimalkan proses pembelajaran di kelas heterogen serta mendukung perkembangan akademik dan sosial siswa secara utuh.

Page 11 of 11 | Total Record : 104