cover
Contact Name
Rusli
Contact Email
journal.egovwiyata@gmail.com
Phone
+6283826748762
Journal Mail Official
journal.egovwiyata@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Pangandaran Cijulang Km 3.3 Kecamatan Pangandaran 46396 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
Location
Kab. pangandaran,
Jawa barat
INDONESIA
Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik
ISSN : -     EISSN : 30311063     DOI : -
Core Subject : Social,
Focus : Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik adalah Jurnal nasional yang fokus pada Bidang Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik. Jurnal ini menerima manuskrip hasil penelitian/riset dan hasil kajian literatur (literatur review). Scope : Administrasi Publik Kebijakan Pemerintahan. Manejemen Pemerintahan Birokrasi Pemerintah Politik Pemerintahan Kepemimpinan Pemerintahan Ekonomi Pemerintah Hukum Tata Pemerintah E- Government Pengawasan Pemerintahan Tata Kelola Pemerintahan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Pusat dan Daerah Pembangunan Desa Perencanaan Pemerintah
Articles 129 Documents
PENGARUH KEBIJAKAN REMUNERASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KOTA PALANGKA RAYA Helzinky Jeniflour Husein; Yolla Gresia; Fitriani Selvia
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.333

Abstract

Kebijakan remunerasi merupakan salah satu instrumen reformasi birokrasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) melalui sistem penghargaan berbasis kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana kebijakan remunerasi diterapkan dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja pegawai negeri sipil di Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya. Informan penelitian terdiri dari pejabat struktural, pegawai pelaksana, serta pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang terlibat dalam penerapan sistem remunerasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan remunerasi berpengaruh positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas kerja pegawai. Namun, masih ditemukan tantangan dalam aspek transparansi, persepsi keadilan, dan pemahaman terhadap indikator penilaian kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas remunerasi tidak hanya bergantung pada besaran imbalan finansial, tetapi juga pada kejelasan sistem penilaian, keadilan organisasi, dan budaya kerja yang mendukung profesionalisme ASN.
PENGARUH PEMUTIHAN DENDA PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI UPTD PENDAPATAN DAERAH WILAYAH KOTA KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Alberth Zakaroni Tadjo Tallo; William Djani; Cataryn V Adam
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.421

Abstract

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan penting dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Di Kota Kupang, peningkatan jumlah kendaraan bermotor tidak diikuti dengan pencapaian target penerimaan pajak, antara lain akibat rendahnya kepatuhan wajib pajak, kebiasaan menunggu program pemutihan denda, serta ketidakakuratan data objek pajak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemutihan denda pajak kendaraan bermotor dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kota Kupang dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei. Populasi penelitian adalah 282.035 wajib pajak kendaraan bermotor tahun 2024, dengan sampel 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemutihan denda pajak kendaraan bermotor tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (sig. 0,261 > 0,05). Sebaliknya, kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan (sig. 0,000 < 0,05). Secara simultan, pemutihan denda dan kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan dengan nilai signifikansi 0,000 dan Adjusted R² sebesar 0,284. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan lebih efektif dicapai melalui penguatan kesadaran dan edukasi perpajakan, yang kemudian dapat didukung oleh kebijakan insentif seperti pemutihan denda secara selektif dan terukur.
EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KB (KELUARGA BERENCANA) GUNA MEWUJUDKAN KELUARGA MANDIRI PADA KELURAHAN NAIMATA KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG Viktorius Riki Jawan; Rodriques Servatius; Eusabius Separera Niron
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.422

Abstract

Penelitian ini berjudul Efektivitas Program Kampung KB di Keluarahan Naimata Kecamata Maulafa Kota Kupang. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimanakah Efektivitas Program Kampung KB di Keluarahan Naimata Kecamata Maulafa Kota Kupang. Teori yang digunakan oleh peneliti dalam memecahkan masalah penelitian adalah efektivitas berupa sasaran program dan sosialisasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data primer adalah para informan sedangkan data sekunder adalah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Tahap analisa data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, tahap penarikan kesimpulan lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Sasaran program Keluarga Berencana dan kesehatan di Kelurahan Naimata, khususnya Pasangan Usia Subur dan remaja, telah tercapai secara efektif, ditunjukkan oleh tingginya partisipasi dalam penyuluhan, konseling, dan penggunaan kontrasepsi. Keberhasilan pencapaian sasaran program didukung oleh peran kader profesional yang kompeten, pendataan yang akurat, ketersediaan alat kontrasepsi, serta sinergi dengan program BKB dan Posyandu, sehingga mendorong terwujudnya keluarga mandiri dan sehat serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi dan pola hidup sehat berkelanjutan. 2). Sosialisasi program Keluarga Berencana di Kelurahan Naimata berjalan efektif, terstruktur, dan merata melalui Posyandu serta berbagai kelompok kegiatan pendukung, sehingga informasi mengenai kontrasepsi, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga dapat diterima dengan baik oleh Pasangan Usia Subur dan remaja. Tingginya partisipasi dan pemahaman sasaran menunjukkan keberhasilan sosialisasi program dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemandirian keluarga, serta mendukung terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera di tingkat komunitas.Berdasarkan hasil analisis diatas, penulis menyimpulkan bahwa Efektivitas Program KB (Keluarga Berencana) Guna Mewujudkan Keluarga Mandiri Pada Kelurahan Naimata Kecamatan Maulafa Kota Kupang sudah berjalan dengan baik berupa sasaran program dan sosialisasi program.
STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM MANAJEMEN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN MALAKA Marcho Van Roy Nahak; Urbanus Ola Hurek; Veronika Ina Assan Boro
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka dalam manajemen bencana banjir pada tahap pra-bencana. Penelitian difokuskan pada dua aspek utama, yaitu mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala BPBD, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, unsur karang taruna, dan masyarakat terdampak banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BPBD Kabupaten Malaka telah dilaksanakan melalui pemetaan risiko banjir, edukasi dan sosialisasi mitigasi, penguatan infrastruktur pengendalian banjir, penyusunan dokumen pengurangan risiko bencana, pembentukan tim siaga bencana, serta penyediaan sistem peringatan dini dan jalur evakuasi. Akan tetapi, pelaksanaan strategi tersebut belum berjalan optimal karena keterbatasan anggaran, belum meratanya sosialisasi kepada masyarakat, lemahnya keberlanjutan tim siaga bencana, dan belum tersusunnya dokumen rencana kontinjensi secara khusus. Di sisi lain, penyediaan jalur evakuasi dan sistem peringatan dini cukup membantu masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir tahunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta konsistensi program mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam mewujudkan manajemen bencana banjir yang efektif di Kabupaten Malaka.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAYANAN PUBLIK KEPADA MASYARAKAT DI DESA MANUSAK KABUPATEN KUPANG Frederik Antonius Bokilia; Rodriques Servatius; Veronika I.A. Boro
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.424

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan administrasi dan pelayanan dasar masyarakat. Kualitas pelayanan publik dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari individu aparatur, kondisi psikologis, dan faktor organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan publik kepada masyarakat di Desa Manusak Kabupaten Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Sekretaris Desa, perangkat desa, dan masyarakat yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individual berupa kemampuan, keahlian, dan tingkat pendidikan aparatur desa berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik. Faktor psikologis yang meliputi sikap, kepribadian, dan motivasi kerja aparatur juga mendukung terciptanya pelayanan yang lebih baik. Sementara itu, faktor organisasi seperti kualifikasi sumber daya manusia, gaya kepemimpinan, sistem penghargaan, dan kejelasan pembagian tugas turut menentukan efektivitas pelayanan publik. Meskipun pelayanan publik di Desa Manusak telah berjalan cukup baik, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana teknologi dan perlunya peningkatan kapasitas aparatur desa. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan penyediaan fasilitas pendukung pelayanan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI KACANG HIJAU DI DESA RURA KECAMATAN REOK BARAT KABUPATEN MANGGARAI Viktor Krispianus Bagung; Damianus Adar; Eman Nevianus Bureni
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.425

Abstract

Kacang hijau merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki nilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Pengembangan komoditas ini tidak terlepas dari peran penyuluh pertanian sebagai agen perubahan yang berfungsi memberikan edukasi, motivasi, fasilitasi, komunikasi, dan inovasi kepada petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produktivitas dan pendapatan usahatani kacang hijau, menganalisis peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terhadap produktivitas usahatani kacang hijau, serta mengetahui hubungan antara peran penyuluh dengan pendapatan petani di Desa Rura, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 50 petani dari total populasi 335 petani. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan perhitungan produktivitas, analisis pendapatan, skala Likert, serta uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas rata-rata usahatani kacang hijau sebesar 503 kg/ha dengan rata-rata pendapatan petani sebesar Rp2.091.525 per musim tanam. Peran penyuluh pertanian lapangan secara umum berada pada kategori kurang berperan terhadap produktivitas usahatani kacang hijau. Sebagian besar responden menilai peran penyuluh sebagai edukator, motivator, komunikator, dan inovator masih belum optimal, sedangkan peran sebagai fasilitator dinilai relatif lebih baik. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,288 (>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran penyuluh dengan pendapatan petani. Pendapatan petani lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknis dan ekonomi seperti luas lahan, biaya produksi, harga jual, dan kondisi iklim dibandingkan intensitas pendampingan penyuluh.
ANALISIS PENDAPATAN, KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PEMASARAN USAHATANI JAMBU METE DI DESA MASUMELI KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA Maria Sherlina Eno Wale; Charles Kapioru; Ayu Fitriani
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.427

Abstract

Cashew nut farming is one of the leading plantation commodities in Ngada Regency with the potential to improve the economic welfare of the community; however, farmers are still faced with price fluctuations and limitations in product downstreaming. This research was conducted in Masumeli Village, Soa District, Ngada Regency. The aims of this study were to: (1) determine cashew nut farming income, (2) assess the financial feasibility of cashew nut farming, and (3) identify the appropriate marketing strategy for cashew nut farming development in the area. The study was conducted purposively with a sample size of 30 respondents selected from a total population of 120 cashew nut farmer households. Data were analyzed using income analysis, financial feasibility analysis with investment criteria of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C) at a 12% sensitivity interest rate, as well as SWOT matrix analysis to formulate the marketing strategy. The results showed that the average net income of cashew nut farming was IDR 9,696,581 per farmer/year or IDR 15,230,236 per hectare/year, with a total revenue of IDR 10,723,333 per farmer/year and IDR 16,842,932 per hectare/year. Cashew nut production reached 714.89 kg per farmer/year or 1,122.85 kg per hectare/year. The financial feasibility analysis empirically demonstrated a positive NPV of IDR 31,395,300 (NPV > 0), an IRR of 42.33% (IRR > 12%), and a Net B/C Ratio of 1.86, indicating that cashew nut farming is highly feasible for long-term development. The SWOT analysis indicated that the business position is in Quadrant I with an aggressive strategic recommendation (Strength-Opportunity), which entails maximizing internal strengths to capture market opportunities through increasing production continuity, accelerating the downstreaming of processed post-harvest cashew products to add value, and optimizing farmer group institutions to strengthen farmers' bargaining power against middlemen.
ANALISIS PEMASARAN TOMAT DI KELURAHAN PAU KECAMATAN LANGKE REMBONG KABUPATEN MANGGARAI Gabriella Agnes Febriyanti Leven; Marthen Robinson Pellokila; Paulus Un
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.428

Abstract

This study aims to (1) identify tomato marketing channels in Pau Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency, (2) analyze the marketing margins in each marketing channel, and (3) measure the level of tomato marketing efficiency. The study was conducted using a purposive location determination method. Respondents consisted of farmers, collectors, and retailers. The farmer sample was determined using a census method, while the trader livelihood was determined using a snowball sampling method. The data used included primary data obtained through observation, interviews, and questionnaires, as well as secondary data from various related agencies. Data analysis was carried out descriptively qualitatively to describe the marketing channels, and quantitatively to calculate marketing margins and efficiency. The results of the study indicate that there are two marketing channel patterns, namely direct marketing channels (farmers → end consumers) and indirect marketing channels (farmers → collectors → retailers → end consumers). In marketing channel I, the marketing margin was Rp0/Kg in conditions without marketing costs, and Rp1,000/Kg in conditions with marketing costs. Meanwhile, in marketing channel II, the total marketing margin is IDR 5,000/kg, distributed between collectors and retailers. The efficiency analysis results indicate that both marketing channels are efficient, with efficiency values ​​ranging from 0 to 33%. However, relatively, marketing channel I is more efficient due to lower marketing costs than marketing channel II. Thus, direct marketing channels provide greater benefits for farmers by minimizing marketing costs, while indirect marketing channels still play a crucial role in expanding product distribution. Therefore, the selection of marketing channels requires consideration of cost efficiency and the ability to reach a wider market.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM LOKAL DI DESA RIA BAO KABUPATEN LEMBATA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Yohanesti Intani B.E. Keron; Urbanus Ola Hurek
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v4i1.431

Abstract

Pemberdayaan kelompok PKK merupakan suatu proses yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, partisipasi, dan kemandirian perempuan dalam lingkup keluarga dan masyarakat lewat kegiatan yang tersusun dengan baik dan berkesinambungan. Kelompok PKK berfungsi sebagai sarana strategis dalam memaksimalkan potensi sumber daya manusia dan alam di tingkat desa, dengan penekanan pada peningkatan kesejahteraan keluarga melalui sepuluh program utama PKK. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk memanfaatkan potensi sumber daya alamlokal yang belum di manfaatkan dengan baik menjadi produk berdaya saing dan masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan untuk mengelolah potensi tersebut di Desa Ria Bao Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Kontribusi pengabdian masyarakat ini dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan keripik pisang yang memanfaatkan potensi alam yang melimpah di Desa Ria Bao. Objek dari pengabdian ini yakni masyarakat dan ibu-ibu kelompok PKK, sedangkan subjeknya mahasiswa MBKM UNWIRA dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Lembata. Program pemberdayaan ini berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat, ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.Metodepengabdian masyarakat di lakukan melalui tiga tahap yakni persiapan,pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini akan menjadi salah satu sumber produk pada Koperasi Merah Putih yang baru didirikan di Desa Ria Bao.

Page 13 of 13 | Total Record : 129