Articles
98 Documents
DESKRIPSI HISTORIS DOKTRIN KRISTOLOGI
Samuel Purdaryanto
Sesawi Vol 2, No 1 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v2i1.19
Kristologi merupakan doktrin penting dan central bagi iman Kristen. Oleh karena itu, melihat sejarah doktrin Kristologi diperlukan untuk melihat asal dan perkembangannya. Penelitian ini merupakan deskripsi sejarah asal-mula dan perkembangan doktrin Kristologi. Peneletian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode ini dipilih agar lebih mudah dalam mengumpulkan data-data literatur yang berkaitan dengan topic penelitian. Pembahasan mengenai kehidupan dan pribadi Kristus sudah dimulai sejak abad permulaan. Penyesatan doktrin Kristologi sudah terjadi pada abad permulaan. Pandangan yang berbeda tentang doktrin kristologi membawa kepada pertikaian yang pada akhirnya harus diselesaikan melalui konsili. Diskusi mengenai Kristologi ini masih terus berkembang hingga mencapai puncaknya pada abad ke-19.
KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENURUT 2 TIMOTIUS 2:1-13
Renny Tade Bengu
Sesawi Vol 3, No 2 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v3i2.73
Kepribadian guru merupakan fakor terpenting bagi keberhasilan belajar siswa-siswi. ataukah akan menjadi perusak atau penghancur bagi masa depan siswa-siswi terutama bagi siswa-siswi yang masih kecil (tingkat dasar) dan mereka yang sedang mengalami kegoncangan jiwa (tingkat menengah. Penelitian ini menggunakan kajian literatur teks Alkitab dalam 2 Timotius 2:1-13 yang memuat tentang prinsip memuridkan dari Paulus kepada Timotius. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan menerapkan metode deskriptif analisis pada teks 2 Timotius 2:1-13, sehingga didapati beberapa karakteristik tentang kepribadian guru Pendidikan agama Kristen. Hasil yang ditemukan adalah kepribadian guru Pendidikan agama Kristen adalah merupakan kepribadian guru yang rela berkorban, taat, dan tekun.
PENERAPAN METODE COACHING UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
Minggus Minggus
Sesawi Vol 4, No 2 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v4i2.128
Kualitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru/dosen sebagai pendidik. Kualitas pembelajaran yang baik akan memberi dampak positif bagi proses belajar anak. Penting bagi setiap pendidik untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, tidak terkecuali bagi para guru/dosen Pendidikan Agama Kristen. Salah satu yang dapat dilakukan adalah supervisi pendidikan melalui pendekatan coaching. Pendekatan yang dipakai dalam tulisan ini adalah riset kepustakaan sebagai langkah awal untuk mengumpulkan jawaban secara pustaka dari persoalan yang sedang diteliti. Hasil riset pustaka menunjukkan bahwa pendekatan coaching yang dilakukan secara tepat dan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru/dosen Pendidikan Agama Kristen. Kata Kunci: PAK, Metode Coaching, Kompetensi Pedagogik
ANALISIS TEOLOGIS TERHADAP PENTINGNYA IBADAH MENURUT IBRANI 10:25 DAN IMPLIKASINYA BAGI PERTUMBUHAN ROHANI ORANG PERCAYA MASA KINI
Kiamani, Andris;
Pitono, Budi Hendro
Sesawi Vol 5, No 1 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v5i1.184
Ibadah merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia, namun pada kenyataannya masih ada yang salah mengartikan arti dari ibadah yang sebenarnya, ibadah tidak menjadi sesuatu yang hanya sekedar rutinitas bagi orang beragama, jika dibiarkan maka hal tersebut menjadi paham legalisme. Berdasarkan hal tersebut, perlu diberikan pemahaman yang benar berdasarkan kebenaran Alkitab menurut Ibrani 10:25 tentang pengertian yang benar terhadap ibadah dan implikasinya serta bahaya yang terjadi jika dengan sengaja menjauhkan diri dari pertemuan ibadah. Dengan menggunakan metode Kualitatif dan prinsip hermeneutika serta pendekatan studi literatur penelitian ini menemukan, penulis Ibrani mengingatkan agar tidak menjauhkan diri dari setiap pertemuan ibadah, karena hal tersebut penting untuk menjaga iman dan menghindari kecenderungan terhadap terjadinya kemurtadan.
STUDI DESKRIPTIF TENTANG DAMPAK KUNJUNGAN PASTORAL TERHADAP PERTUMBUHAN GEREJA
Sudjarwo, Daniel Martin;
Sutikto, Sutikto;
Oko, Oral
Sesawi Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v5i2.270
Kunjungan pastoral merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan gereja yang berfungsi untuk menjalin hubungan lebih dekat antara pemimpin gereja dan jemaat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami bagaimana kunjungan pastoral mempengaruhi pertumbuhan gereja, baik dalam aspek kehadiran, komitmen, maupun keterlibatan jemaat dalam kegiatan gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemimpin gereja dan jemaat, serta observasi partisipatif dalam kegiatan kunjungan pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan pastoral memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan gereja; kunjungan pastoral meningkatkan kehadiran jemaat dalam kegiatan gereja karena jemaat merasa diperhatikan dan dihargai, memperkuat komitmen dan loyalitas jemaat melalui dukungan rohani dan bimbingan yang diberikan selama kunjungan, serta berkontribusi pada terciptanya komunitas gereja yang lebih inklusif dan harmonis dengan menjangkau jemaat yang merasa terisolasi dan memastikan bahwa setiap anggota merasa diterima dan dihargai.
Pengaruh Spiritualitas Terhadap Perilaku Belajar Siswa
Deni Mbeo;
Melyarmes Hodner Kuanine
Sesawi Vol 1, No 2 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v1i2.13
ABSTRAK Spiritualitas mempunyai pengaruh yang vital terhadap perilaku belajar siswa. Spiritualitas siswa harus mempunyai dasar yang kokoh sehingga menghasilkan perilaku yang baik. Siswa sering kali berperilaku buruk terhadap teman, orang tua, guru bahkan diri sendiri karena diakibatkan oleh spiritualitas siswa yang tidak berkembang dengan baik. Demikian juga halnya dalam belajar, siswa yang memiliki spritualitas dapat memiliki perilaku yang baik. Perilaku belajar tersebut merupakan salah satu faktor yang pentingdalam proses pembelajaran.Spiritualitas sebagai dorongan akan kesadaran dalam meningkatkan belajar.Spiritualitas akan mempengaruhi perilaku belajar siswa ke arah positif, karena siswa menyadari pentingnya setiap proses pembelajaran. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui pengaruh spiritual terhadap perilaku belajar siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik observasi dan angket terhadap siswa yang menjadi responden dalam penelitian. Pelaksanaan penelitian di Sekolah Dasar Teologi Kristen Pelita Permai-Surabaya, dengan jumlah responden 51 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh spiritulitas terhadap perilaku belajar siswa 80 persen. Hal ini dapat diartikan bahwa, apabila pengaruh spiritualitas dan perilaku belajar siswa adalah 70 persen. Selanjutnya, dari hasil perhitungan uji hipotesis diketahui nilai t hitung = 13,486 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan demikian dari tabel tersebut menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga menunjukkan kedua variabel sangat berpengaruh dan signifikan antara Pengaruh Spiritualitas (X) terhadap Perilaku Belajar Siswa (Y). Kesimpulan yang dapat ditarik dari upaya penelitian ini bahwa spiritualitas memiliki pengaruh sangat kuat atau signifikan terhadap perilaku belajar siswa dalam pembelajaran PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Pelita Permai-Surabaya. Kata Kunci: Pengaruh Spiritualitas; Perilaku Belajar Siswa.
STUDI EKSPLANATORI DAN KONFIRMATORI TENTANG MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERDASARKAN KEJADIAN 26:1-35 DI KALANGAN MURID SOM GEREJA BETHANY SE-KOTA SURABAYA
Renny Tade Bengu
Sesawi Vol 3, No 1 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v3i1.62
Model pembelajaran problem solving adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas agar peserta didik memiliki pola umum perilaku pembelajaran, peserta didik terbiasa berpikir kritis, memiliki pola pikir divergen, terlatih merefleksikan persepsinya dan dapat mencapai kompetensi atau tujuan pembelajaran yang diharapkan.Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat eksplanatori-konfirmatori, dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang menyatakan hubungan dimensi. Pengumpulan data menggunakan angket likert. Dan pada perhitungan angket menggunakan program SPSS 19. Dari hasil perhitungan statistik diperoleh nilai range sebesar 108, karena peneliti menetapkan klas interval sebanyak tiga, maka jumlah range dibagi tiga(106:3=) yaitu 36 dan dimulai nilai minimum sampai dengan batas nilai maksimum.Untuk mengetahui kecenderungan implementasi model pembelajaran problem solving berdasarkan Kejadian 26:1-35. Hasil yang ditemukan adalah model pembelajaran problem solving adalah suatu pendekatan model pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif dengan menyajikan berbagai masalah yang merangsang berpikir dan menggunakan wawasan untuk mencari jalan keluar dari suatu kesulitan, dengan prinsip-prinsip dalam Kejadian 26:1-35.
PROVIDENSI ALLAH: ANALISIS TEOLOGIS TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT PANCER BANYUWANGI PASCA PERISTIWA TSUNAMI TAHUN 1994
Lexie Adrin Kembuan;
Adiel Stevanus
Sesawi Vol 4, No 1 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v4i1.102
Perhatian Tuhan terhadap umat-Nya tak terbatas oleh ruang dan waktu serta tidak memandang suku, agama, ras ataupun jenis kelamin. Hal itu tentu sesuai dengan firman-Nya di dalam kitab Matius 5:45, bahwa Bapa itu baik tidak memandang derajat, Ia menyediakan matahari, hujan bagi orang jahat dan orang baik, bagi orang benar ataupun yang tidak benar. Peristiwa Tsunami tahun 1994 di Pantai Pancer Kabupaten Banyuwangi meluluh lantakan kehidupan masyarakat Pancer namun meninggalkan jejak sejarah yang memiliki potensi wisata sejarah. Jejak tersebut diantaranya adalah Tugu Tsunami, situs pemakaman korban tsunami, situs reruntuhan rumah dan tambak, pemukiman baru korban tsunami dan situs batu Moro Seneng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan dianalisis kemudian dideskripsikan dengan sumber-sumber refrensi yang berkaitan dengan judul. Hasilnya menunjukkan bahwa providensi Allah melalui pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan desa memberikan bantuan kepada masyarakat korban Tsunami berupa usaha UMKM dan mendorong supaya msyarakat berperan serta mengembangkan pasar wisata rakyat di sekitar situs tsunami. Sehingga ekonomi yang luluh lantah oleh tsunami Pancer kembali berjalan dengan normal.
ETIKA PASTORAL KONSELING BAGI HAMBA TUHAN
Umboh, Sonny Herens
Sesawi Vol 5, No 1 (2023): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v5i1.132
Hamba Tuhan harus memahami pekerjaan dan panggilannya. Seorang hamba Tuhan memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan pastoral bagi jemaat sebagai bentuk pencegahan kepada jemaat yang bimbang dan menderita sebelum mereka mendapat masalah serius. Pelayanan konseling merupakan bagian integral dari pelayanan seorang hamba Tuhan. Dalam hal ini, hamba Tuhan sebagai konselor tentunya dituntut profesionalisme dan di dalamnya mencakup etika. Adapun tujuan dari penelitian ini agar dapat memberikan wawasan dan pemahaman akan fungsi etika pastoral bagi hamba Tuhan di saat melayani jemaat. Penelitian ini menggunakan metodete kualitatif dan untuk mendapatkan data melalui pengumpulan literatur dengan cara sebagai berikut: Data primer, dianalisis dan dirumuskan untuk mencari pemecahan masalah penelitian yang seluruhnya didasarkan pada rancangan penelitian dan dapat dianalisis sampai pada tingkat untuk menarik kesimpulan. Dengan demikian hasil penelitian ini akan menghasilkan suatu kesimpulan bahwa seorang hamba Tuhan harus dapat memahami akan panggilannya bahwa pastoral konseling itu sebenarnya merupakan bagian integral dari pelayanan seorang hamba Tuhan
ANALISIS DESKRITIF PENGAJARAN YESUS TENTANG PENYESATAN ANAK BERDASARKAN MATIUS 18:6-11 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI GURU PAK MASA KINI
Alunat, Yermias Eliasar
Sesawi Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sabda Agung, Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53687/sjtpk.v5i2.246
Penanaman benih iman yang benar terhadap anak-anak sangat penting untuk diperhatikan oleh gereja maupun pendidkan agama Kristen disekolah. Anak-anak di usia dini sangat perlu diberikan pengajaran yang sesuai dengan kebenaran,dan hal pengejaran yang benar sangat minim untuk diperhatikan khususnya dikalangan sekolah, kopetensi seorang guru PAK sangat diperlukan dalam pembinaan kerohaniaan peserta didik pada jalan yang benar. Sebab tugas guru PAK selain memberikan pemahaman tentang pengetahuan umum ia juga bertanggungjawab terhadap kerohanian setiap peserta didik yang diajar. Tujuan dari penelitian ini, penulis ingin memberikan gambaran tentang bagaimana seharusnya guru PAK melakukan tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang pengajar, dan penulis ingin menekankan bahwa pengajaran yang benar sangat penting untuk diperhatikan oleh guru pendidikan agama Kristen (PAK), sebab jika ada yang mengajar tidak sesuai dengan kebenaran maka akan mendapatkan hukuman mati dari Allah. Metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah; metode kualitatif, dengan menggunakan kajian pustaka dari berbagai sumber refrensi yang berkaitan dengan judul yang penulis buat. Pengajaran Yang benar ialah pengajaran yang sesuai dengan Firman Tuhan.