cover
Contact Name
Umar Khasan
Contact Email
umar.agbfp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agrimics@sativapublishing.org
Editorial Address
Perumahan Bumi Permata Raya Blok 8 Nomor 16, Tanjung, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Agrimics Journal
ISSN : -     EISSN : 30322731     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Agrimics Journal is published twice a year in January and July containing articles result of thought and research in social, economic and policy of agriculture in general. With registered number ISSN: 3032-2731 (Online). This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship.
Articles 38 Documents
Gambaran Pola Penyuluhan dalam Menunjang Peran Penyuluh Terhadap Petani Binaan Kabupaten Sumba Timur Maraniati; Eri Yusnita Arvianti; Budi Santosa
Agrimics Journal Vol. 3 No. 1: Januari 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i1.61

Abstract

Penelitian ini mengkaji pola penyuluhan pertanian di Desa Rakawatu, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pola-pola penyuluhan pertanian yang diterapkan serta menganalisis hubungan pola penyuluhan yang berpengaruh terhadap petani binaan. Pendekatan mixed methods dengan strategi sequential explanatory design digunakan untuk menganalisis data dari 71 responden petani (kuantitatif) dan 15 informan kunci (kualitatif). Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software WarpPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung, efektivitas penyampaian materi penyuluh berpengaruh sangat signifikan terhadap peran penyuluh dengan koefisien jalur 0,75 (p<0,01), sedangkan metode penyuluhan, kompetensi penyuluh, dan intensitas penyuluhan tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Namun, melalui efektivitas penyampaian materi sebagai variabel mediasi, kompetensi penyuluh dan intensitas penyuluhan berpengaruh sangat signifikan terhadap peran penyuluh dengan koefisien masing-masing 0,50 dan 0,49 (p<0,01). Model penelitian menunjukkan kesesuaian yang baik dengan nilai R-squared 0,754, mengindikasikan bahwa 75,4% variasi peran penyuluh dapat dijelaskan oleh variabel-variabel dalam model. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam penyuluhan pertanian yang melibatkan metode adaptif, kompetensi profesional, dan interaksi berkelanjutan untuk mentransformasikan pengetahuan menjadi praktik konkret di tingkat petani.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia dan Kesiapan Industri Kehutanan Indonesia dalam Menghadapi Perdagangan Global Kayu Olahan Yoga Prayoga; Teguh Soedarto
Agrimics Journal Vol. 3 No. 1: Januari 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i1.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi manajemen sumber daya manusia dalam industri kehutanan Indonesia dan menilai sejauh mana kesiapan sektor ini dalam menghadapi tantangan perdagangan kayu olahan global.  Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia dan Kesiapan Industri Kehutanan Indonesia dalam Menghadapi Perdagangan Global Kayu Olahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia di sektor kehutanan masih menghadapi berbagai persoalan struktural, mulai dari rendahnya kualitas tenaga kerja, rekrutmen informal, minimnya pelatihan teknis dan digital, hingga budaya organisasi yang konservatif. Selain itu, kebijakan sumber daya manusia yang cenderung terfokus pada aparatur negara belum menjangkau kebutuhan sektor swasta yang menjadi penggerak utama ekspor kayu olahan. Rendahnya pemahaman terhadap prinsip keberlanjutan, regulasi global seperti Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian, Forest Law Enforcement, Governance and Trade - Voluntary Partnership Agreement, dan European Union Deforestation Regulation, serta tuntutan pasar internasional menjadi tantangan tambahan dalam meningkatkan daya saing. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa transformasi manajemen sumber daya manusia berperan penting dalam meningkatkan kesiapan industri kehutanan Indonesia menghadapi perdagangan global kayu olahan.
Valuasi Ekonomi Destinasi Ekowisata Muara Mbaduk Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi Jawa Timur Nashoihul Ibad; Resti Prastika Destiarni; Ihsannudin
Agrimics Journal Vol. 3 No. 1: Januari 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i1.73

Abstract

Ekowisata Muara Mbaduk di Kabupaten Banyuwangi merupakan bagian dari Taman Nasional Meru Betiri yang menampilkan keindahan panorama alam dan keunikan budaya. Meskipun demikian, jumlah kunjungan di Ekowisata ini mengalami fluktuasi, dan masyarakat setempat belum menunjukkan kepedulian yang cukup terhadap pengelolaannya. Penelitian ini mengintegrasikan valuasi ekonomi berbasis pendekatan Metode biaya perjalanan/travel cost method (TCM) dengan analisis faktor kunjungan wisata pasca pandemi covid-19 terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas kunjungan serta menilai kontribusi nilai ekonomi wisata terhadap perekonomian desa. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden, dan data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda serta metode biaya perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan, pendapatan, dan atraksi wisata tidak mempengaruhi intensitas kunjungan ke Ekowisata Muara Mbaduk. Potensi nilai ekonomi yang bisa dihasilkan dari pengelolaan Muara Mbaduk mencapai Rp15.486.416.873 per tahun. Untuk meningkatkan kunjungan, diperlukan upaya perbaikan fasilitas wisata serta sosialisasi terhadap masyarakat mengenai kontribusi ekonomi dari Muara Mbaduk perlu dilakukan. Langkah-langkah ini penting agar masyarakat setempat termotivasi untuk berpartisipasi dalam pengelolaan ekowisata.
Strategi Fungsional pada Bisnis Input Pertanian UD Petro Gozenda Bojonegoro Rahmadilla M Gozenda; Dwi Ratna Hidayati; Ifan Rizky Kurniyanto
Agrimics Journal Vol. 3 No. 1: Januari 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i1.77

Abstract

Wilayah lumbung pangan Bojonegoro perlu didukung oleh penyedia input pertanian yang memadai. UD Petro Gozenda merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang penyedia produk input pertanian bagi para petani lokal. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi fungsional pada tiga aspek yakni pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia (SDM). Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif menggunakan In-depth Interview kepada pemilik usaha serta karyawan, sedangkan metode kuantitatif menggunakan interview terstruktur yang dianalisa dengan SWOT analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga aspek berada pada kuadran strategi SO (Strength dan Opportunity). Prioritas strategi yang direkomendasikan adalah aspek keuangan, pemasaran dan SDM. Strategi keuangan mencakup digitalisasi sistem keuangan serta fasilitasi pembayaran non tunai (cashless). Strategi pemasaran perlu mempertahankan ketersediaan produk, peningkatan penjualan produk bersertifikasi dan organik, serta menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi SDM fokus pada upaya akses fasilitasi pelatihan dari pemerintah, pelatihan mandiri, perbaikan SOP, dan mempertahankan bonus/reward bagi SDM berprestasi secara berkala.
Kerentanan Penghidupan Petambak di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, dalam Menghadapi Perubahan Iklim Ferdiana Putri; Slamet Widodo; Aminah Happy Mononthofa Ariyani
Agrimics Journal Vol. 3 No. 2: Juli 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan penghidupan petambak di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Populasi yang digunakan adalah pembudidaya tambak, dengan sampel sebanyak 30 responden dan menggunakan teknik snowball sampling. Menggunakan jenis data primer dengan melakukan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan metode Livelihood Vulnerability Index (LVI), terdapat 7 komponen dan 22 subkomponen yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan skala LVI dari 0,00 (tidak rentan) hingga 1,00 (paling rentan). Hasil perhitungan LVI berada pada kategori sedikit rentan (0,34) dengan komponen yang paling rentan adalah strategi penghidupan (0,53) dan maknanan (0,50) dengan kategori rentan dikarenakan petambak tidak memiliki keterampilan lain selain budidaya tambak dan rumah tangga tidak memiliki persediaan makanan yang cukup dalam menghadapi keadaan darurat. Komponen paling tidak rentan adalah air dengan kategori tidak rentan dikarenakan petambak tidak mengalami masalah dengan air bersih.
Analisis Kelayakan Usahatani Tomat Buah Mini di Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai Erynata Puja Dharmawan Kasturi; Budi Santosa
Agrimics Journal Vol. 3 No. 2: Juli 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani tomat buah mini di Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, dengan mem-pertimbangkan aspek biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan sensitivitas terhadap perubahan harga dan biaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2024 menggunakan metode studi kasus terhadap 30 petani tomat buah mini yang dipilih secara purposive. Data yang dikumpulkan meliputi biaya produksi (tetap dan variabel), produksi, harga jual, dan data pendukung lainnya. Analisis data menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta analisis kelayakan investasi meliputi Net Present Value (NPV), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usahatani tomat buah mini sebesar Rp 33.062.000/ha/musim tanam, dengan penerimaan Rp 187.500.000 dan pendapatan bersih Rp 154.437.000. Analisis kelayakan menunjukkan NPV sebesar Rp 523.856.250, Gross B/C 5,67, Net B/C 4,67, IRR 86,5%, dan Payback Period 10 bulan, mengindikasikan bahwa usahatani tomat buah mini sangat layak secara finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan usaha tetap layak pada berbagai skenario risiko, dengan ketahanan baik terhadap kenaikan biaya produksi maupun penurunan harga jual.
Penentuan Sektor Unggulan Komoditas Padi di Indonesia: Sebuah Pendekatan Metode Location Quotient (LQ) dan Quantum GIS (QGIS) Siti Fatimah; Dita Kusuma Wardhani; Allealova Nadya Feroza; Ahmad Zainuddin; Ati Kusmiati; Tiffany Rahma Abdillah
Agrimics Journal Vol. 3 No. 2: Juli 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi provinsi-provinsi yang memiliki keunggulan komparatif dalam produksi beras di Indonesia guna mendukung perencanaan pembangunan pertanian berdasarkan keunggulan daerah. Penelitian ini menggunakan metode Location Quotient (LQ) untuk menilai tingkat spesialisasi daerah dalam produksi beras. Studi ini memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk data produksi padi dan produksi tanaman pangan di seluruh provinsi di Indonesia. Metode LQ digunakan untuk mengidentifikasi provinsi yang diklasifikasikan sebagai sektor basis dengan nilai LQ > 1, yang menunjukkan keunggulan relatif dalam produksi padi dibandingkan dengan rata-rata nasional. Analisis menunjukkan bahwa provinsi seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan menunjukkan tingkat spesialisasi yang tinggi dalam subsektor padi. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam produksi padi di antara provinsi-provinsi di Indonesia. Wilayah dengan tingkat produksi tertinggi terletak di Pulau Jawa, sedangkan tingkat produksi terendah ditemukan di seluruh wilayah Papua. Temuan ini menegaskan relevansi pendekatan LQ dalam mengidentifikasi sektor-sektor kunci dan memiliki implikasi penting bagi perumusan kebijakan pengembangan pertanian berdasarkan potensi regional.
Peran Literasi Digital pada Petani Cabe Jamu Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep Andini Dhamayanti; Ifan Rizky Kurniyanto; Fuad Hasan; Dwi Martha Yulia
Agrimics Journal Vol. 3 No. 2: Juli 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i2.147

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi petani dalam memasarkan hasil pertanian melalui media digital. Namun, pemanfaatan e-marketing oleh petani cabe jamu di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep masih belum optimal yang diduga akibat rendahnya tingkat literasi digital dan literasi e-marketing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan literasi e-marketing petani cabe jamu serta menganalisis pengaruh literasi digital terhadap literasi e-marketing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan data primer yang diperoleh dari petani cabe jamu. Analisis untuk melihat pengaruh antar variabel menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital dan literasi e-marketing petani cabe jamu berada pada kategori rendah. Selain itu, pada hasil analisis menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi e-marketing petani cabe jamu. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital dapat meningkatkan literasi e-marketing petani.

Page 4 of 4 | Total Record : 38