cover
Contact Name
Niko Zulni Pratama
Contact Email
nikozulni@gmail.com
Phone
+6282121653011
Journal Mail Official
jurnal.edukasifkip@gmail.com
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. Soebrantas No. 10. Tembilahan Hilir. Kec. Tembilahan. Kab. Inhil - Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Edukasi
ISSN : 20870310     EISSN : 27217728     DOI : 1061672
Core Subject : Education,
JURNAL EDUKASI adalah jurnal yang mengkaji tentang pendidikan dan pembelajaran. Mencakup multidisplin ilmu pendidikan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan November. Dipublikasikan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri.
Articles 116 Documents
IDENTITAS PEREMPUAN INDONESIA YANG TERGAMBAR DALAM NOVEL PADA SEBUAH KAPAL Edi Ardian
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1542

Abstract

Latar belakang budaya jawa yang mempengaruhi dalam perkembangan karya sastra yang mempunyai tema tentang perjuangan wanita untuk mencapai sebuah kebahagiaan sejati.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi wanita indonesia untuk mencapai kebahagiaan yang tergambar dala novel Pada Sebuah Kapal. Analisis tematik dan deskriptif dalam kerangka studi yang digunakan untuk menjawab pertanyaan sebagai berikut: 1) Bagaimana cara yang dilakukan seorang Perempuan Jawa untuk mencapai kebahagiaannya?. 2. Hambatan apa saja yang terjadi untuk mencapai sebuah kebahagiaan yang tergambar dalam novel tersebut? Pada novel Pada Sebuah Kapal, tokoh wanita ini menghadapi konflik bathin, berusaha mencapai kebahagiaan dengan melakukan hubungan di luar nikah tetapi gagal mendefinisikan kembali jati dirinya dan kembali kepada suaminya dan penikahannya tidak bahagia. Norma tradisional budaya Jawa yang dipegangnya dengan teguh tidak membenarkannya mencapai kebahagiaan dengan cara yang ’tidak benar’ dapat disimpulkan bahwa peranan superego lebih besar daripada ego.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENJAS DI SD NEGERI SE-KELURAHAN BENTENG KECAMATAN SUNGAI BATANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Hamzah
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1543

Abstract

Rendahnya pelaksanaan pembelajaran penjas seperti kurangnya perencanaan, proses mengajar dan penilaian yang dilakukan oleh guru mengidentifikasikan rendahnya pelaksanaan pembelajaran penjas. Oleh karenanya sangat mutlak diperlukan sebagai guru olahraga di sekolah utnuk mengetahui dan memiliki pengetahuan tentang cara mengajar yang baik, karena proses proses pembelajaran penjas bukan hanya menyampaikan sejumlah teori namun jauh dari itu adalah mengajarkan siswa dalam mengaplikasikan materi pembelajaran dalam bentuk praktik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, adapun tempat penelitian ini adalah di SD Negeri Sekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan waktu penelitian ini dilakukan selama satu bulan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru penjas di SD Negeri Sekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir yang berjumlah 10 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dimana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan skala Likert dengan menggunakan empat alternatif jawaban yakni 1) selalu, 2) sering, 3) kadang-kadang, 4) tidak pernah. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dengan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Pembelajaran Penjas di SD NegeriSekelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir dengan persentase 44% dengan dikategorikan Cukup, karena terletak pada interval 41% - 60%.
PENGGUNAAN MEDIA PERTEMUAN VIRTUAL WEBEX DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Rosmala Dewi
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1545

Abstract

Penelitian ini melaporkan penggunaan media pertemuan virtual Webex dalam proses belajar mengajar selama masa pandemi Covid-19. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pertemuan virtual Webex efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 9 di SMPN 5 Dumai selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SMPN 5 Dumai pada Juli hingga Oktober 2020. Penelitian ini melibatkan satu kelas siswa kelas 9 SMPN 5 Dumai tahun ajaran 2020/2021. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara. Data dari tes dianalisis berdasarkan rata-rata hasil tes siswa sedangkan data dari wawancara dianalisis dengan menggunakan teknik analitik untuk mengetahui apakah Webex dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil tes menunjukkan bahwa ada peningkatan nilai rata-rata siswa dari siklus 1 (70,78) ke siklus 2 (76,87). Peningkatan juga terlihat pada ketuntasan belajar siswa. Hal ini menunjukkan ketuntasan belajar siswa yang menunjukkan adanya peningkatan dari siklus 1 (63,5%) ke siklus 2 (75%). Dengan demikian, dalam hal ini dapat dinyatakan bahwa penggunaan media pertemuan virtual Webex dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas 9 SMPN 5 Dumai saat terjadi Pandemi Covid-19. Sedangkan data dari hasil wawancara membuktikan bahwa siswa menunjukkan respon yang positif terhadap penggunaan media pertemuan virtual Webex. Mereka mengungkapkan bahwa penggunaan media pertemuan virtual Webex meningkatkan motivasi mereka dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, media pertemuan virtual Webex efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar bahasa Inggris siswa kelas 9 SMPN 5 Dumai selama masa Pandemi Covid-19.
KONSEPSI ISLAM TENTANG TUHAN DAN IMPLIKASINYA PADA PENDIDIKAN Khairuddin
Jurnal Edukasi Vol 9 No 1 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i1.1547

Abstract

Dalam konsep Islam, Tuhan disebut Allah (bahasa Arab: الله‎) dan diyakini sebagai Zat Maha Tinggi Yang Nyata dan Esa, Pencipta Yang Maha Kuat dan Maha Tahu, Yang Abadi, Penentu Takdir, dan Hakim bagi semesta alam. Islam menitikberatkan konseptualisasi Tuhan sebagai Yang Tunggal dan Maha Kuasa (tauhid). Dia itu wahid dan Esa (ahad), Maha Pengasih dan Maha Kuasa. Menurut ajaran Islam, Tuhan muncul di mana pun tanpa harus menjelma dalam bentuk apapun. "Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui." (Al-'An'am :103). Sebagai pencipta, Allah itu maha esa dalam wujud-Nya, sifat-Nya dan perbuatan-Nya, oleh karena itu sifat Tuhan hendaknya ditransformasikan dalam pendidikan untuk mewujudkan manusia sebagai khalifah. Penciptaan dan penguasaan alam semesta menjadi saksi atas keesaan-Nya dan kuasa-Nya. Alam semestsa dirancang oleh Allah sebagai pasilitas hidup, yang harus dikembangkan melalui kreativitas manusia sehingga melahirkan ilmu pengetahuan dan teknologi, Tuhan harus dikenal melalui ciptaan-Nya sebagai tanda-tanda kekuasaan-Nya, pemahaman tentang eksistensi Tuhan merupakan tujuan pendidikan.
PAK UAN SUKSES KELOLA PONDOK PESANTREN MELALUI DANA ABADI DI ERA 1950-AN SAMPAI 1970-AN A Muthalib
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1727

Abstract

Penelitian ini mengambil tema: Pak Uan Sukses Kelola Pondok Pesantren Melalui Dana Abadi Di Era1950-an Sampai 1970-an. Ketika itu kondisi Indonesia masih “rentan” dengan persoalan politik, Kacau balaunya sistem perpolitikan Indonesia kala itu berlarut sampai pada puncaknya di pertengahan tahun 1965, yaitu terjadinya peristiwa G30S/PKI. Krisis di bidang politik tersebut otomatis berimbas kepada sistem perekonomian Indonesia secara umum. Karena itulah banyak lembaga ketika itu yang “gulung tikar”, tak terkecuali sejumlah lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren yang harus menelan “pil pahit” dari sistem perpolitikan dan perekonomian Indonesia yang carut marut pada waktu itu. Namun di antara pondok pesantren tersebut ada yang tetap bertahan (beraktifitas) seperti pondok-pondok pesantren maju di Pulau Jawa dan di luar Jawa. Pondok pesantren yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pondok pesantren Darul Yatim Sungai Pinang Kuala Enok. Temuan penulis di Pondok Pesantren milik Pak Uan tersebut antara lain, ketika terjadinya krisis perekonomian Indonesia 1950-an sampai 1960-an Pondok Pesantren Pak Uan tersebut menerapakan sistem dana wakaf (kini, dunia pendidikan menyebutnya dengan istilah “Dana Abadi”). Dana abadi itu benar-benar difungsikan untuk menjalankan aktifitas (operasional Pondok), sehingga manfaat dana abadi tersebut sangat dirasakan oleh pondok, santri dan pihak-pihak yang terkait. Di antara manfaatnya adalah kitab-kitab (buku-buku) yang dibutuhkan para santri saat itu digratiskan, uang SPP ditiadakan, bahkan apabila ada di antara santri yang jatuh sakit atau ekonomi orang tua mereka yang tidak mampu, maka dana abadi tersebut digunakan pihak pengelola pondok untuk mengatasi semua permasalahan tersebut.
GURU SEBAGAI SUPERVISOR PENDIDIKAN Ahmad Ahmad
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1728

Abstract

Supervisi pendidikan dapat diartikan sebagai bimbingan professional bagi guru-guru. Bimbingan professional merupakansegala usaha yang memberikan kesempatan bagi guru-guru untuk berkembang secara professional, sehingga mereka lebih maju lagi dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki dan meningkatkan proses belajar murid-muridnya. Berdasarkan banyak jenis pekerjaan yang dilakukan oleh guru-guru maupun para karyawan Pendidikan. Supervisi di dalam dunia pendidikan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu supervisi umum dan supervisi pengajaran. Disamping kedua jenis supervisi tersebut kita mengenal pula supervisi pendidikan memiliki esensi pada sebuah pembinaan dalam rangka membantu meningkatkan kegiatan proses belajar megajar guru dikelasnya dan dilaksanakan secara terprogram. Supervisi pendidikan dalam diartikan bahwa supervisi pendidikan merupakan bentuk pembinaan dalam peningkatan mutu pembelajaran yang dilakukan oleh guru agar dapat menuju kearah yang lebih baik. Fungsi dari supervisi pendidikan yaitu menyelenggarakan inspeksi (pengawasan), penilaian, latihan dan pembinaan. Tujuan supervisi pendidikan adalah untuk mengembangkan situasi belajar mengarah kearah yang lebih baikistilah supervisi klinis, pengawasan melekat, dan pengawasan fungsional.
MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENJASKESREK DIMASA PANDEMI COVID 19 DI SMA NEGERI 1 TANJUNG JABUNG TIMUR Dahrial Dahrial; Romiati Romiati
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1729

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu terhambatnya proses pembelajaran penjaskeskesrek dimasa pandemi covid 19 karena kurangnya proses belajar mengajar yang saat ini dilakukan secara daring. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat siswa dalam pembelajaran penjaskesrek dimasa pandemi covid 19 di SMA Negeri 1 tanjung jabung timur kabupaten tanjung jabung timur kecamatan rantau rasau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriftif. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 30 orang. Dari hasil penelitian dari sub variabel faktor internal 75% dan faktor eksternal 81,94% sehingga minat siswa dalam pembelajaran penjaskesrek dimasa pandemi covid 19 di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kecamatan Rantau Rasau adalah 77,78% tergolong tinggi karena terletak pada interval 51%-100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari kedua sub variabel faktor internal dan faktor eksternal berpengaruh pada minat siswa dalam pembelajaran penjaskesrek dimasa pandemi covid 19 di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kecamatan Rantau Rasau.
PERANAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBANGUN JARINGAN SOSIAL DAN RELASI ANTAR ETNIS (Studi Kasus pada Orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau). Edi Susrianto Indra Putra
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan peranan modal sosial (social capital) yang dimiliki oleh orang Banjar dalam membangun jaringan sosial dan relasi antar etnis yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Pendekatan yang gunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case study). Melalui pendekatan studi kasus, diharapkan dapat mengungkapkan tentang peranan modal sosial dan jaringan sosial orang Banjar dalam membangun relasi antar etnis di Kabupaten Indragiri Hilir. Keberhasilan orang Banjar dalam membangun jaringan sosial, tentu tidak terlepas dari pengaruh modal sosial yang mereka miliki. Melalui kajian partisipasi etnis dalam kehidupan sosial, permasalahan penelitian ini akan dicari jawabannya dengan mengidentifikasi, memetakan dan memahami dinamika sosial pada komunitas etnis tersebut. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial memegang peranan penting dalam membangun jaringan sosial dan komunikasi antar etnis bagi orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir. Jaringan sosial ini berkembang seiring dengan proses adaptasi yang mereka lakukan sehingga terbentuk hubungan relasi antar etnis. Dari hasil penelitian, ternyata jaringan sosial yang dikembangkan orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir dibagi dalam tiga bentuk, yaitu; (1) jaringan sosial yang didasarkan pada sistem kekerabatan dan kekeluargaan; (2) jaringan sosial yang dibentuk dan dikembangkan dalam bentuk kelompok-kelompok usaha; dan (3) jaringan sosial yang dibentuk karena kesamaan agama, budaya, dan sebagainya.
KONSEPSI ISLAM TENTANG ALAM DAN IMPLIKASINYA PADA PENDIDIKAN Khairuddin Khairuddin
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1731

Abstract

Dalam konsep Islam, Alam dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah alam ghoib dan alam syahadah. Alam syahadah dalam istilah Inggris disebut universe yang artinya seluruhnya, yang dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai alam semesta. Alam semesta merupakan ciptaan Allah yang diurus dengan kehendak dan perhatian Allah. Allah menciptakan alam semesta ini dengan susunan yang teratur dalam aspek biologi, fisika, kimia, dan geologi beserta semua kaidah sains. Penciptaan dan penguasaan alam semesta menjadi saksi atas keesaan-Nya dan kuasa-Nya. Alam semestsa dirancang oleh Allah sebagai pasilitas hidup, yang harus dikembangkan melalui kreativitas manusia sehingga melahirkan ilmu pengetahuan dan teknologi, Sunnatullah atau hukum Allah yang menyebabkan alam semesta selaras, serasi dan seimbang dipatuhi sepenuhnya oleh partikel atau zarrah yang menjadi unsur alam semesta. Hukum-hukum yang mengatur operasional alam harus dipelajari, sehingga peserta didik memilki keteraturan dalam hidupnya. Pendidikan hanya akan berhasil jika terjadi interkasi yang baik antara peserta didik dengan lingkungan seperti melestarikan lingkungan alam. Mempelajari alam dan hukum-hukum alam harus mengarah kepada alam sebagai tanda keagungan Tuhan.
MINAT MAHASISWA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID 19 DI UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI TEMBILAHAN Prima Antoni
Jurnal Edukasi Vol 9 No 2 (2021): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/judek.v9i2.1732

Abstract

Penelitian ini ingin mengungkapkan tentang Minat Mahasiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi COVID 19 Di Universitas Islam Indragiri. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik sampling jenuh, yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Sehingga menjadi 20 mahasiswa sebagai sampel dari 74 populasi mahasiswa. Analisis data penelitian menggunakan teknik distribusi frekuensi (statistik deskriptif) dengan perhitungan persentase P = F/N × 100%. Dari analisis data diperoleh hasil rata-rata jawaban penelitian masing-masing indikator dari Minat Mahaiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi COVID 19 Di Universitas Islam Indragiri yaitu (1)Perhatian Minat Mahaiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring, dalam kategori “baik” dimana 9 orang (7,1%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju, (2) Dorongan Minat Mahaiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring, dalam kategori “baik” dimana 12 orang (4,68%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju. (3) Keinginan Minat Mahaiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring,dalam kategori “kurang” dimana 14 orang (3,72%) responden menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju, (4)Kecendrungan Minat Mahaiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring, dalam kategori “kurang” dimana 19 orang (15,9%) responden menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. (5) Tujuan Minat Mahaiswa Terhadap Proses Pembelajaran Daring, dalam kategori “kurang” dimana 17 orang (7,76%) responden menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju

Page 3 of 12 | Total Record : 116