cover
Contact Name
Tubagus Chaeru Nugraha
Contact Email
t.chaeru@unpad.ac.id
Phone
+62895619611961
Journal Mail Official
jlp.fibunpad@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Gedung A Lantai 2 Jalan Raya Bandung-Sumedang KM 21 Jatinangor Sumedang 45363 Jawa Barat Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Linguistic Phenomena
ISSN : -     EISSN : 29631416     DOI : https://doi.org/10.24198/jlp
Core Subject : Education,
Fokus dan ruang lingkup Journal of Linguistic Phenomena (JLP) adalah kajian dalam ilmu linguistik (linguistik mikro, linguistik makro, dan linguistik terapan).
Articles 55 Documents
PELANGGARAN PRINSIP SOPAN SANTUN TOKOH BAKUGOU KATSUKI DAN EKSPRESI WAJAH PETUTURNYA Kencana, Sekar Maryam; Ginanjar, Pika Yestia; Herawati, Isye
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 2 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Januari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i2.55525

Abstract

Fenomena pelanggaran terhadap prinsip sopan santun kerap ditemukan dalam kehidupan dan media. Dampak dari pelanggaran prinsip sopan santun adalah timbulnya implikasi pragmatik berupa respon verbal dan nonverbal seperti ekspresi wajah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pelanggaran prinsip sopan santun oleh Bakugou Katsuki serta respon—termasuk ekspresi wajah—petutur terhadap pelanggaran tersebut dalam manga Boku No Hiiroo Akademia volume 1–13. Analisis dilakukan melalui metode kualitatif deskriptif dengan mengaplikasikan teori pragmatik, teori konteks, serta teori ekspresi wajah. Hasil analisis mengungkap adanya pelanggaran terhadap seluruh enam maksim (kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, pemufakatan, simpati) prinsip sopan santun oleh Bakugou Katsuki. Respon petutur terhadap pelanggaran prinsip sopan santun oleh Bakugou Katsuki muncul dalam wujud verbal dan nonverbal (melalui ekspresi wajah terkejut, takut, sedih, marah, dan datar). Temuan penelitian memperkuat argumen bahwa prinsip sopan santun bersifat esensial untuk mempertahankan keberlangsungan komunikasi.
VERBA AKTIVITAS DALAM KALIMAT PASIF BAHASA SUNDA KONSTRUKSI DI--AN DAN DI--KEUN: KAJIAN STRUKTUR DAN MAKNA Lyra, Hera Meganova
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 1 (2024): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i1.55775

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur dan makna kalimat pasif bahasa Sunda konstruksi di--an dan di--keun yang dihasilkan verba pangkal aktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan kajian distribusional dengan teori yang digunakan teori Djajasudarma (1994), Ramlan (1997), dan Tadjuddin (1993). Sumber data berasal dari kepustakaan berupa novel dan majalah. Hasil penelitian menujukkan bahwa verba aktivitas dalam kalimat pasif bahasa Sunda konstruksi di--an memiliki 4 pola dengan makna inheren progresif, distributif, dan resultatif, sedangkan konstruksi di--keun menghasilkan 3 pola dengan makna progresif dan terminatif.
GAYA BAHASA PADA ATEJI DALAM LIRIK LAGU GAME ENSEMBLE STARS!! Hammantyo, Aufa Putri; Sunarni, Nani
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 2 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Januari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i2.58226

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian semantik yang difokuskan pada kajian ateji sebagai gaya bahasa dalam lirik lagu game Ensemble Stars!! produksi Happy Elements. Data yang digunakan merupakan ateji yang memiliki perbedaan makna antara cara baca dan kanji yang digunakan. Sumber data dalam kajian ini yaitu lirik lagu game Ensemble Stars!! produksi Happy Elements. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif tipe deskriptif. Data dianalisis berdasarkan teori ateji menurut pandangan Lewis (2010) dan Shirose (2012) serta teori gaya bahasa Keraf (2019). Hasil analisis menemukan 5 jenis gaya bahasa yaitu metafora (2), metonimia (2), sinekdoke (2), eponim (1), dan eufemisme (2). Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk lebih memahami ateji sebagai gaya bahasa dalam lirik lagu bahasa Jepang.
A CORPUS-BASED STUDY OF JOKO WIDODO’S REPRESENTATION IN THAI MEDIAS Wijaya, Debi Pangestuti
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 2 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Januari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i2.59582

Abstract

The present research examines how Joko Widodo is represented in Thai media by analyzing the semantic prosody linked to his name and exploring the linguistic framing employed by the Thai media. This research employs a mixed-method research design. The quantitative method identifies word frequency, whereas the qualitative method describes semantics prosody. The self-constructed corpus of this research includes articles from the Bangkok Post and the Nation Thailand, two widely known Thai media, analyzed using Sketch Engine software. In this research, ten collocates for “Jokowi”, “Joko Widodo”, and “Mr Widodo” were identified. From the semantic prosody investigation, “Mr Widodo” tends to have neutral to positive semantic prosody; “Jokowi” tends to have neutral to negative, and “Joko Widodo” has mixed semantic prosody with neutral, positive, and some negative meanings.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA FILM ANIMASI MUHAMMAD BIN KA’AB AL-QURADHY: KAJIAN PRAGMATIK Pebriyanti, Elisa Trisyani; Nugraha, Tubagus Chaeru; Malik, Muhammad Zulfi Abdul
Journal of Linguistic Phenomena Vol 3 No 2 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Januari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v3i2.59638

Abstract

Penelitian ini membahas tindak tutur ilokusi bahasa Arab yang terdapat dalam film animasi Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhy. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi menurut Searle dan fungsi tindak tutur ilokusi menurut Leech yang terdapat pada film animasi Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhy. Pada penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik penyediaan data yang digunakan yaitu teknik simak catat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode pilah padan pragmatik, kemudian hasilnya disajikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan sebanyak 76 data bentuk tindak tutur ilokusi dengan rincian 28 data asertif, 37 data direktif, 9 data ekspresif, dan 2 data komisif. Tindak tutur direktif merupakan bentuk tindak tutur yang dominan digunakan dalam film ini. Sedangkan fungsi tindak tutur ilokusinya berjumlah 50 data dengan rincian 15 data konvival, 29 data kolaboratif, 5 data kompetitif, 1 data konfliktif. Fungsi kolaboratif merupakan fungsi tindak tutur ilokusi yang paling dominan digunakan dalam film ini.
SATUAN BAHASA PASCAVERBA BERMORFEM TERIKAT TE(R)- BAHASA INDONESIA: KAJIAN STRUKTUR DAN MAKNA Sofyan, Agus Nero
Journal of Linguistic Phenomena Vol 4 No 1 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v4i1.62622

Abstract

Penelitian ini berjudul, “Satuan bahasa Pascaverba Bermorfem Terikat Te(R)- Bahasa Indonesia Kajian Struktur dan Makna.” Penelitian ini sangat penting dan perlu dilakukan karena dalam berkomunikasi lisan dan tulis pemakai bahasa, yaitu penutur dan petutur kerapkali mengungkapkan ide berupa satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)-. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat. Sumber data yang diterapkan ialah surat kabar yang ada pada media sosial daring, yaitu Kompas, Republika, Tempo, Republika, Pikiran Rakyat, Detikcom, dan tautan tertentu yang terbit pada tahun 2018--2025. Penganalisisan data menggunakan metode distribusional (metode agih) dengan pendekatan sintaktis dan semantis (struktur dan makna). Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah morfem, kata, frasa, klausa, kalimat, dan makna. Masalah yang dikaji pada penelitian ini ialah fungsi sintaktis, konstruksi, dan peran sintaktis (makna). Berdasarkan hasil analisis data, diungkapkan bahwa fungsi sintaktis yang mengisi satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)- itu berupa subjek yang bersusunan P-S (pola inversi), pelengkap yang bersifat wajib dan manasuka, dan keterangan yang bersifat wajib dan manasuka. Konstruksi satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)- berwujud kata dasar dan kata berimbuhan (berkategori nomina dan adjektiva); frasa (berkategori frasa numeralia dan frasa nominal); klausa (berkategori klausa verbal dan bersifat klausa terikat). Peran sintaktis satuan bahasa pascaverba bermorfem terikat te(R)-ialah pelaku (pemarkah oleh), sasaran, lokasi (pemarkah di), temporal (pemarkah saat), sumber (pemarkah dari), dan instrumen.
PRAGMATIC ANALYSIS ON MELANIE MARTINEZ’S STRAWBERRY SHORTCAKE: A INGUISTIC EXPLORATION OBJECTIFICATION OF WOMEN Nashruddin, Saffanah Mumtaz
Journal of Linguistic Phenomena Vol 4 No 1 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v4i1.63518

Abstract

Music is often used to voice social issues, one of which is the objectification of women, the treatment of women who are only being seen from their physical appearance rather than from who they really are. Through a pragmatic approach, this study explores how the lyrics of Melanie Martinez’s song ‘Strawberry Shortcake’ voice criticism of social expectations that stick to women. The focus is on pragmatic strategies such as presupposition, implicature, irony, and pragmatic acts to show how this song raises the issue of objectification and its psychological impacts, especially about how these issues shape women’s self-perception which lead to self-blame. The findings reveal how these pragmatic strategies are used to show the internalized effects of women objectification, while also exposing the societal expectations and norms that support it. Furthermore, this study shows that language strategies in music not only tell stories about reality, but can also be a form of subtle but very sharp resistance to oppressive norms.
CHARACTER DEVELOPMENT IN THE SELFISH GIANT BY OSCAR WILDE: A TRANSITIVITY ANALYSIS Adib Muhammad, Alifya Shaumi
Journal of Linguistic Phenomena Vol 4 No 2 (2026): Journal of Linguistic Phenomena, Januari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v4i2.63524

Abstract

Character development in children’s literature is frequently manifested through moral crises that demand shifts in a character’s internal perspective. This study aims to analyze the evolution of the Giant’s transitivity patterns in Oscar Wilde’s The Selfish Giant to reveal his moral transformation. Applying Halliday’s Systemic Functional Linguistics, the research examines process types, participants, and circumstances across two narrative stages. The results reveal a significant shift from dominant material processes representing physical control and isolation to an increase in mental and relational processes. This shift signifies a transition in the character’s mental state from selfish stagnation and moral unconsciousness to empathetic awareness and social connectedness. Furthermore, dominant spatial circumstances illustrate the narrative’s movement from isolation to renewal, proving that linguistic choices systematically construct character development and reinforce the story’s central themes.
ALIH DAN CAMPUR KODE PADA KONTEN YOUTUBE OBAYD FOX: SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Hanifa, Humaira Qisthi; Khaerunnissa, Septia; Fikriyah, Zakiyatul; Salma, Adibah; Abidin, Faqih Kurnia
Journal of Linguistic Phenomena Vol 4 No 1 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v4i1.63831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis campur kode dan alih kode pada konten YouTube Obayd Fox bertajuk “How I Learned Arabic as a Brit: My Story (from Egypt to Saudi)”. Dalam video tersebut, penutur secara aktif menggunakan bahasa Arab (fusha dan amiyah) serta bahasa Inggris, sehingga terjadi fenomena kebahasaan seperti alih dan campur kode yang menarik untuk dikaji dalam bidang sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, serta analisis data model interaktif dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 data campur kode dengan rincian 13 data berupa campur kode ke luar dan 11 data berupa campur kode ke dalam, serta 20 data alih kode dengan rincian 15 ekstern dan 5 intern. Campur kode ke luar terjadi ketika terdapat penyisipan unsur bahasa Inggris ke dalam tuturan bahasa Arab atau sebaliknya, sedangkan campur kode ke dalam melibatkan penggunaan ragam dialek amiyah dalam tuturan berbahasa Arab fusha. Alih kode terjadi ketika penutur berpindah antarbahasa. Faktor-faktor terjadinya campur kode meliputi situasi informal, ketidakmampuan menemukan padanan kata, dan hubungan antara bahasa dan topik pembicaraan. Sementara faktor-faktor terjadinya alih kode mencakup penutur bilingual, mitra tutur, dan perubahan topik pembicaraan. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik campur kode dan alih kode dalam konten media sosial tidak hanya mencerminkan kompetensi bilingual penutur, tetapi juga berfungsi sebagai strategi ekspresif dalam membangun identitas dan kedekatan sosial di ruang digital.
ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL DAN KOHESI LEKSIKAL PADA CERPEN DVADTSAT’ DEVYATOE IYUNYA KARYA ANTON CHEKHOV Nur Barkati, Laila; Purnama Dewi, Anggraeni
Journal of Linguistic Phenomena Vol 4 No 1 (2025): Journal of Linguistic Phenomena, Juli 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jlp.v4i1.63847

Abstract

This research is entitled Analysis of Grammatical and Lexical Cohesion in the Short Story Dvadtsat’ Devyatoe Iyunya by Anton Chekhov. The aim of this study is to identify and analyze the forms of grammatical and lexical cohesion in the short story, as well as to explain their role in constructing the coherence and unity of discourse meaning. The method used is descriptive analysis, which involves describing and analyzing the data in depth based on linguistic phenomena found in the text. The research data were taken from the Russian-language short story by Anton Chekhov entitled Двадцать девятое июня /dvadtsat’ devyatoe iyunya/ ‘Twenty-Ninth of June’ published in Sputnik magazine, Moscow, in 1882. The results of the study show that the grammatical cohesion found includes 4 references of the endophora type, 1 exophora reference, 2 nominal substitutions, 1 verbal ellipsis, and 2 clause ellipses, 3 coordinating conjunctions, and 5 subordinating conjunctions. The lexical cohesion found includes 8 repetitions, 1 synonymy, 4 antonyms, 2 collocations, 1 hyponymy, and 2 metonymies. Keywords: Discourse, Literature, Short Story, Grammatical Cohesion, Lexical Cohesion.