cover
Contact Name
Sal Prima Yudha S
Contact Email
salprima@unib.ac.id
Phone
+6281279585457
Journal Mail Official
rjnas@unib.ac.id
Editorial Address
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES, Departement Of chemistry, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, University Of Bengkulu, Jalan WR Supratman, Kandang Limun, Kota Bengkulu, 38371, 0736(20919).
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Rafflesia Journal of Natural and Applied Sciences (RJNAS)
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 28083806     DOI : 10.33369/rjna.v4i1.34652
Core Subject : Health, Science,
Rafflesia Journal of Natural and Applied Sciences (RJNAS) with e-ISSN: 2808-3806 is an open access and peer reviewed journal published by Department of Chemistry, Universitas Bengkulu, Indonesia. This journal is published two times per year (April and October). RJNAS publishes research papers, review and short communication in field of Chemistry, Natural, and Applied Sciences. RJNAS accept articles written in Bahasa Indonesia and English (preferable).
Articles 43 Documents
Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Metanol Daun Dan Batang Kayu Gadis (Cinnamomum porrectum (Roxb.) Kosterm) Dengan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Avidlyandi; Suryadi Jaya; Khafit Wirdimafan; Arif Juliari Kusnanda; Charles Banon; Morina Adfa
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i1.34980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak metanol daun dan batang kayu gadis terhadap Artemia salina Leach dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Uji sitotoksik menggunakan 10 ekor larva Artemia salina yang berumur 48 jam pada setiap konsentrasi uji dengan tiga kali ulangan. Ekstrak metanol daun kayu gadis dibuat 3 variasi konsentrasi, yaitu 10 ppm, 100 ppm, dan 1000 ppm, sedangkan ekstrak metanol batang kayu gadis dibuat 4 variasi konsentrasi, yaitu 1 ppm, 2 ppm, 4 ppm dan 6 ppm. Sebagai kontrol digunakan pelarut untuk melarutkan ekstrak. Setelah 24 jam diamati kematian Artemia salina, ditentukan persentase mortality, dan dihitung nilai LC50 menggunakan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas sitotoksik ekstrak metanol batang kayu gadis lebih tinggi dari pada ekstrak metanol daunnya, dapat dilihat dari LC50 ekstrak metanol batang lebih kecil (0,79 ppm) daripada ekstrak metanol daunnya (544,81 ppm). Ke-dua ekstrak memperlihatkan kematian 50% hewan uji pada konsentrasi lebih kecil dari 1000 ppm, yang artinya aktivitas sitotoksik yang diberikan berkorelasi positif dengan aktivitas anti kanker. Berdasarkan tinjauan literatur senyawa-senyawa yang berhasil diisolasi dari daun dan batang kayu gadis adalah flavonoid, fenil propanoid, lignan, kumarin, fenolik, asam lemak, dan alkohol. Diharapkan beberapa senyawa tersebut dapat berpotensi sebagai antikanker dimasa mendatang.
Preparasi Preparasi Logam Oksida-Biogenik Silika dan Aplikasinya Dalam Penghilangan Zat Warna: Sebuah Telaah Pustaka Setyo Eko Nugroho Nugroho; Yudha Salprima
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i1.35091

Abstract

Silika telah menjadi material yang populer karena sifat khas yang unik dan kelimpahannya yang tinggi. Bahan ini telah banyak dimodifikasi dengan menambahkan logam oksida lain untuk mendapat sifat yang menarik. Biogenik silika dapat diproduksi dan diekstraksi dari limbah agroindustri seperti sekam padi, daun bambu, salak, dan kelapa sawit. Artikel ini membahas tentang biogenik silika yang berasal dari limbah agroindustri sebagai pengganti silika komersil dalam sintesis material berbasis silika-logam oksida. Artikel ini menyorot preparasi bahan biogenik silika-logam oksida dari limbah agroindustri dan kemampuannya sebagai bahan penghilang zat warna. Selain itu, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa biogenik silika pengganti silika komersil dalam materil silika-logam oksida memiliki potensi yang sangat baik sebagai bahan penghilang zat warna.
Pembuatan dan Karakterisasi Asap Cair dari Kayu Batang Kopi (Coffea Sp) serta Aplikasinya sebagai Koagulan Lateks Noza Alika Puteri; Deni Agus Triawan; Charles Banon; Ria Nurwidiyani
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i1.35484

Abstract

Asap cair merupakan uap hasil pembakaran suatu bahan baku yang dihasilkan dari proses pirolisis. Proses pirolisis akan menyebabkan terjadinya penguraian senyawa-senyawa penyusun kayu seperti lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan melakukan karakterisasi dari kayu batang kopi serta mengaplikasikannya sebagai koagulan lateks. Proses pirolisis dilakukan selama 6 jam yang menghasilkan asap cair sebesar 14,17%, memiliki warna coklat kehitaman dan berbau asap yang menyengat. Nilai pH yang didapatkan adalah 2,939 ± 0,003, kadar air pada asap cair sebesar 25,84%, dan kadar asam total sebesar 10,36 ± 0,459%. Asap cair yang diaplikasikan sebagai koagulan lateks dengan berbagai konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dan sebagai pembanding asam formiat 2% dan lateks tanpa perlakuan meghasilkan waktu koagulasi yang berbeda. Asap cair dengan konsentrasi 15% lebih cepat menggumpal dibandingkan dengan asam formiat yaitu berturut-turut 6,15 menit dan 9,10 menit, hal ini dikarenakan bahwa asap cair memiliki keasaman yang lebih tinggi. Dari hasil ini koagulan dengan asap cair konsentrasi 15% memiliki kemampuan lebih baik dari koagulan pembanding yaitu asam formiat. Hasil uji organolpetik pada koagulum menyatakan bahwa asap cair dapat mengubah bau busuk menjadi bau asap dengan tekstur yang dihasilkan menjadi padat, tetapi warna yang dihasilkan berwarna hitam. Penelitian ini menunjuukan bahwa asap cair kayu batang kopi dapat digunakan sebagai alternatif koagulan lateks
Elektroplating Timah dengan Penambahan Aditif Organik dan Aditif Komersial : Telaah Pustaka Meyola, Fenti; Alvin Reagen, Muhammad; Avidlyandi, Avidlyandi; Adfa, Morina
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i2.39400

Abstract

Elektroplating timah memiliki banyak keunggulan sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut, penelitian lainnya telah menunjukkan hasil yang baik untuk pelapisan timah dengan penambahan senyawa organik sebagai inhibitor. Aditif yang digunakan dapat bersifat organik ataupun sintetis. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji hasil-hasil penelitian elektroplating timah yang telah dilaporkan pada jurnal terdahulu, baik jurnal nasional maupun internasional. Hasil elekroplating dipengaruhi oleh aditif, kerapatan arus dan larutan elektrolit yang digunakan pada proses plating. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana perkembangan dari penelitian mengenai elektroplating logam sehingga dapat dijadikan rujukan untuk penelitian dengan topik sejenis di kemudian hari.
Telaah Pustaka Penggunaan Zat Aditif Sintetik dan Ekstrak Tumbuhan pada Pelapisan Tembaga secara Listrik elwarni, Fayza maya; Alvin Reagen, Muhamad; Wiradimafan, Khafit; Prima Yudha, Sal
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i2.39404

Abstract

Elektroplating tembaga adalah proses pelapisan logam dengan tembaga menggunakan arus listrik. Untuk mendapatkan lapisan tembaga berkualitas optimal dengan penambahan zat aditif baik sintetik maupun alami, sangat penting untuk mengontrol pertumbuhan kristal dan distribusi ion tembaga, sehingga menghasilkan lapisan tembaga dengan kilau yang tinggi, daya lekat yang kuat, dan ketahanan korosi yang baik. Penambahan PEG, DPS, SPS, IBDGE, PBDGE, Polyquaternium-2, HEDP dan berbagai ekstrak tumbuhan (kulit bakau, daun jambu biji, daun binahong, kulit buah kakao) serta gelatin dapat secara signifikan mempengaruhi morfologi, ketebalan, dan sifat khusus pada lapisan tembaga. Mekanisme kerja aditif melibatkan interaksi kompleks antara aditif, ionlogam, dan permukaan substrat.
Studi Pustaka - Penggunaan Zat Aditif Sintetik dan Ekstrak Tumbuhan dalam Elektrodeposisi Seng Askhan, Jimmy; Alvin Reagen, Muhamad; Avidlyandi; Yudha, Salprima
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i2.39407

Abstract

Elektrodeposisi atau elektroplating merupakan proses elektrokimia yang diterapkan untuk modifikasi struktur permukaan, yang dapat memperbaiki permukaan logam yang rusak dan meningkatkan penampilan dan kinerjanya. Penambahan zat aditif sintetik maupun ekstrak tanaman yang dapat digunakan cukup beragam, keduanya memiliki efektivitas masing-masing dalam menghasilkan morfologi permukaan yang lebih halus, meningkatkan kilap, dan struktur kristal yang merata. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kualitas lapisan, mulai dari zat aditif yang digunakan, konsentrasi larutan, kerapatan arus, dan suhu larutan.
Efektivitas penambahan aditif sintetik dan aditif alami pada elektrodeposisi nikel : sebuah telaah pustaka Afif, Muhammad adli; reagen, Muhamad alvin; wiradimafan, Khafid; Adfa, Morina
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i2.39408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari pengaruh penambahan aditif sintetik dan alami pada elektrodeposisi nikel, Proses elektrodeposisi nikel merupakan reaksi elektrokimia yang melibatkan elektron yang disuplai oleh sumber arus searah. Reaksi terjadi pada permukaan elektroda. Ion-ion nikel dalam larutan akan tereduksi membentuk lapisan logam nikel di katoda, sedangkan di anoda akan terjadi reaksi oksidasi. Pengaruh aditif sebagai agen pereduksi selain memberikan pengaruh pada mikrostruktur deposit dapat meningkatkan jumlah arus sehingga dapat mempercepat terbentuknya deposit dan memberikan lapisan yang lebih tebal dan kilau. salah satu aditif sintetik adalah natrium lauril sulfat/sodium lauril sulfat, saccharin, Cetiltrimetilamonium Bromida, coumarin dan beberapa aditif alami antara lain Ektrak daun semanggi, Ekstrak daun Ketapang, ekstrak batang bakau, ekstrak buah kakao, dan brightener alami Daphne gnidium L.
Uji Antirayap ekstrak metanol daun ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum) terhadap rayap tanah Coptotermes curvignathus Khairani, Nurliza; Avidlyandi, Avidlyandi; wiradimafan, khafit; Juliari Kusnanda, Arif; gustian, Irfan; adfa, Morina
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v4i2.39453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas anti termitisida ekstrak metanol daun ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum) terhadap rayap Coptotermes curvignathus Holmgren menggunakan metode no- choice test dan penentuan komponen kimia menggunakan GC-MS. Hasil uji aktivitas termitisida diperoleh persentase tase kematian rayap meningkat seiring dengan naiknya konsentrasi yang diberikan, konsentrasi 20% menyebabkan kematian rayap mencapai 100% pada hari ke-7. Hasil GC-MS menunjukkan terdapat 70 komponen kimia pada ekstrak metanol daun ruku-ruku dimana terdapat 3 senyawa utama, 53 senyawa minor serta 14 senyawa yang belum terdeteksi, dengan senyawa utamanya adalah methyl palmitate, methyl linolenate dan 14-methyl pentadecanoic acid methyl ester.
Preparasi Partikel Emas (Au) Menggunakan Ekstrak Buah Senduduk Bulu (Clidermia Hirta L) dalam Air sebagai Medium Sintesis Liesaiani Daefisal, Octakireina; Dama Yanti, Demi; Mahendra, I Putu; Alvin Reagen, Muhamad; Arman, Etriyanto; Yudha S, Salprima
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v5i1.41466

Abstract

Ekstrak buah Clidemia hirta telah dipilih sebagai mitra reaksi dengan senyawa kloroaurat dalam reaksi yang menghasilkan nanopartikel emas. Ekstrak buah Clidemia hirta diperoleh dengan cara sederhana yaitu dengan memanaskan buah dalam air demineralisasi pada suhu 70 ºC. Ekstrak yang diperoleh dicampur dengan larutan yang mengandung ion emas pada suhu kamar. Reaksi berlangsung cepat, ditunjukkan dengan perubahan warna ekstrak yang cepat ketika ditambahkan tetes demi tetes ke dalam larutan ion emas. Berdasarkan analisis Transmission Electron Microscope (TEM) ukuran partikel berada di antara ukuran nano dan mikro. Hasil analisis menggunakan particle size analyzer (PSA) menunjukkan bahwa kondisi saat ini memberikan rata-rata ukuran partikel sebesar 121 nm.
Studi pemanfaatan abu cangkang keong sawah (pila ampullacea) dan zeolit alam sebagai pengganti sebagian semen terhadap uji kuat tekan dan uji kuat lentur beton Martono, Agus; Aswanda; Banon, Charles; Nesbah; Adfa, Morina
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v5i1.41480

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu cangkang keong sawah (ACKS) dan zeolit alam sebagai pergantian sebagian semen terhadap uji kuat tekan dan uji kuat lentur beton. Kalsium oksida (CaO) dan silika oksida (SiO2) sebagai pengganti sebagian semen diperoleh dari hasil kalsinasi cangkang keong sawah menggunakan furnace pada suhu 900oC selama 2 jam dan zeolit alam pada suhu 700oC selama 2 jam. Metode yang digunakan untuk analisis kandungan Ca dan Si menggunakan SSA (Spektrofotometer Serapan Atom). Variasi konsentrasi penambahan ACKS dan ZA sebanyak 0%, 4%, 8%, 12%, 16% dan 20% dari berat keseluruhan semen. Pengujian Kuat tekan beton dan kuat lentur beton dilakukan pada variasi waktu 14 hari, 21 hari, 28 hari dan 35 hari. Sebagai pembanding dalam pengukuran uji kuat tekan dan uji kuat lentur digunakan beton tanpa campuran ACKS dan ZA. Penggunaan ACKS dan ZA sebagai pengganti sebagian semen memberikan pengaruh yang tinggi dan sangat baik terhadap uji kuat tekan dan uji kuat lentur beton yaitu pada penambahan 20% pada penyimpanan 35 hari yaiti sebesar 17,422 MPa nilai kuat tekan beton dan 4,1 MPa nilai kuat lentur beton.