cover
Contact Name
Reza Aulia Akbar
Contact Email
budakpgri01@gmail.com
Phone
+6282184831833
Journal Mail Official
reza.akbar@stipersriwigama.ac.id
Editorial Address
Jl. Demang Lebar Daun Lorok Pakjo Palembang Telepon/Fax. 90711) 374146 e-mail: info@Stipersriwigama.ac.id Kota Palembang, Sumatera Selatan-Indonesia (30253)
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
AGRIWANA: Jurnal Pertanian dan Kehutanan
ISSN : -     EISSN : 3031237X     DOI : -
Jurnal AGRIWANA adalah jurnal ilmiah dengan no e-ISNN : 3031-237X memuat artikel hasil penelitian tentang displin ilmu pertanian dan kehutanan dengan ruang lingkup Sosial Ekonomi Pertanian, Agroteknologi dan Ilmu Kehutanan . Jurnal AGRIWANA yang dikelola oleh STIPER SRIWIGAMA Palembang dengan priode terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli
Articles 30 Documents
PENGARUH UMUR PINDAH BIBIT DAN DOSIS PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSITANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA L.) DI POLYBAG Ramadania, Vebli; Meihana; Aryani, Ida
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2025): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v3i1.55

Abstract

Produksi selada yang masih rendah perlu untuk ditingkatkan. Peningkatan produksi dilakukan melalui perbaikan dalam teknik budidaya tanaman selada. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya selada adalah masalah pembibitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur pindah bibit dan dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang di susun secara faktorial dengan menggunkan 2 faktor perlakuan, yaitu perlakuan pertama umur pindah bibit yang terdiri dari 3 taraf dan perlakuan kedua dosis pupuk kascing terdiri dari 4 taraf perlakuan, sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan Umur pindah bibit 7 hss memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada di polybag.Pemberian dosis pupuk kascing 45 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada di polybag.Interaksi antara umur pindah bibit 7 hss dan dosis pupuk kascing 45 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada di polybag. Untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman selada yang maksimal dianjurkan sebaiknya menggunakan umur pindah bibit 7 hss dan pemberian dosis pupuk kascing 45 g/tanaman
PENGARUH MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KONSENTRASI NATRIUM PARA-NITROFENOLA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT BUDCHIP TEBU (SACCHARUM OFFICINARUM L.) (ZINGIBER OFFICINALE L.) DI POLYBAG Satrio, Febrian; Delita, Krisna; Dewi , Karterine; Aryani, Ida
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2025): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v3i1.56

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman perkebunan famili rumput- rumputan Graminae yang termasuk dalam tanaman asli tropika basah, masih dapat tumbuh baik, dan berkembang di daerah sub tropika serta ada yang mengatakan bahwa tanaman ini berasal dari Papua New Guinea. Produksi tebu tergolong rendah, sehingga perlu penyediaan bibit yang berkualitas, melalu penggunaan ZPT dan Mikoriza.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mikoriza arbuskular dan konsentrasi natrium para-nitrofenola terhadap pertumbuhan bibit budchip tebu. Hasil penelitian menunjukan. Pemberian mikoriza arbuskular 10 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit budchip tebu.Pemberian konsentrasi natrium para-nitrofenola 10 ml/l air memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit budchip tebu. Interaksi antara perlakuan mikoriza arbuskular 10 g/tanaman dan konsentrasi natrium para-nitrofenola 10 ml/l air memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit budchip tebu
PENGARUH DOSIS PUPUK KASCING DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAHE MUDA (Zingiber officinale L.) DI POLYBAG. Dari, Engga Ulan; Delita, Krisna; Dewi, Karterine
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2025): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v3i1.57

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale L.) merupakan salah satu tanaman obat-obatan atau tergolong dalam famili Zingiberaceae yang berasal dari negara Asia Selatan tepatnya berada di negara India dan Cina. Tanaman ini dapat dibudidayakan di daerah yang memiliki iklim tropis dan sub tropis. Produksi jahe tergolong rendah, sehingga perlu peningkatan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kascing dan POC limbah kulit pisang terhadap pertumbuhan tanaman jahe merah di polybag.Pemberian pupuk kascing dengan dosis 150 g/tanaman akan memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman jahe merah muda.Pemberian POC limbah kulit pisang dengan konsentrasi 250 ml/liter air akan memberikan pengaruh terbaik terhapat pertumbuhan jahe merah muda.Interaksi perlakukan pupuk kascing dengan dosis 150 g/tanaman dan limbah POC kulit pisang dengan konsentrasi 250 ml/liter air akan memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman jahe merah muda.
PENGARUH PEMBERIAN KASCING DAN PUPUK ORGANIK CAIR AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) DI POLYBAG Hasalsyah, Wiwin; Midranisiah; Aryani, Ida; Akbar, Reza Aulia
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 3 No 1 (2025): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v3i1.61

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman tomat dengan penambahan bahan organik dalam tanah yang dapat memelihara dan meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan, dengan menggunakan pupuk kascing dan pupuk organik cair air cucian beras dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah serta berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman tomat. Untuk mengetahui pengaruh pemberian kascing dan pupuk organik cair (POC) air cucian beras terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di polybag. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua perlakukan. Perlakuan pertama adalah dosis kascing yang terdiri dari empat taraf dan perlakuan kedua kosentrasi pupuk organik cair air cucian beras terdiri atas tiga taraf sehingga didapat 12 kombinasi. Dimana setiap perlakukan diulang dalam 3 kali, masing- masing perlakuan terdiri dari 4 tanaman contoh, sehingga diperoleh 144 tanaman. Pemberian dosis kascing sebanyak 200 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat.Kosentrasi pupuk organik cair (POC) air cucian beras 100 ml/liter memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat.Interaksi perlakuan dosis kascing 200 g/tanaman dan kosentrasi pupuk organik cair (POC) air cucian beras 100 ml/liter memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat.
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN MELALUI GERAKAN URBAN FARMING Ramadini, Khairunnisa; Gultom, Nurlaili Fitri; Darmadi, Tommy
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 2 No 1 (2024): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v2i1.62

Abstract

Urban farming menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung ketahanan pangan perkotaan di tengah keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan pertumbuhan populasi yang pesat. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mengembangkan dan mengimplementasikan praktik pertanian perkotaan melalui riset, inovasi teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan pendidikan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perguruan tinggi dalam mengembangkan urban farming untuk meningkatkan ketahanan pangan perkotaan, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan sumber literatur terbitan 2014–2024 dari jurnal akademik, laporan lembaga, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perguruan tinggi berperan sebagai pusat inovasi teknologi (misalnya pengembangan hidroponik, budikember, dan sistem vertikal modular), fasilitator kolaborasi dengan UMKM dan komunitas, serta penyedia program pelatihan berbasis praktik. Studi kasus di Indonesia dan Asia Tenggara, seperti Universitas Sumatera Utara–Universiti Sains Malaysia dan National University of Singapore melalui Sustainable Urban Farming (SUrF), memperlihatkan bahwa sinergi antara riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan ketersediaan pangan lokal. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal, akses teknologi, ruang tanam, dan keberlanjutan pendampingan masih menjadi hambatan. Strategi kolaborasi triple helix dan penerapan teknologi hemat lahan menjadi kunci dalam mengoptimalkan kontribusi perguruan tinggi terhadap ketahanan pangan perkotaan
DAMPAK KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENINGKATAN HASIL PERTANIAN PADI DI KECAMATAN PEMULUTAN BARAT Saputra, Hendra; Prasetyo, Agung
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 2 No 1 (2024): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v2i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kinerja penyuluh pertanian terhadap peningkatan hasil pertanian padi di Kecamatan Pemulutan Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan observasi terhadap 30 petani. Kinerja penyuluh diukur berdasarkan frekuensi penyuluhan, keterampilan komunikasi penyuluh, dan penerimaan petani terhadap informasi yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Pemulutan Barat dikategorikan baik, dengan rata-rata skor sebesar 80,4. Peningkatan hasil pertanian padi juga tercatat dalam kategori baik, dengan rata-rata hasil mencapai 3, 76 ton per hektar. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kinerja penyuluh memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil pertanian padi, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,307, yang berarti sekitar 30,7% peningkatan hasil pertanian dapat dijelaskan oleh kinerja penyuluh. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar penyuluh pertanian terus meningkatkan keterampilan komunikasi dan pengetahuan teknis mereka, serta penyuluhan yang lebih intensif agar dapat meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan.
Analisis Pendapatan dan Alokasi Pengeluaran Rumah Tangga Petani Padi Sawah Lebak Di Kelurahan Sei Selincah Kecematan Kalidoni Kota Palembang Gultom, Nurlaili Fitri; Susanti, Eti; Agustine, Nur Annisa
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 2 No 1 (2024): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v2i1.64

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menegtahui seberapa besar kontribusi pendapatan usahatani padi sawah lebak dan alokasi pengeluaran rumah tangga petani padi sawah lebak di Kelurahan Sei Selincah Kecematan Kalidoni Kota Palembang. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah metode sampling jenuh dengan mengambil semua sampel yang berjumlah 40 orang. Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kontribusi usahatani padi terhadap pendapatan total rumah tangga memperoleh sebesar 12%. Kontribusi usahatani padi terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 12% dan non pertanian sebesar 87% maka kontribusi pendapatan yang berasal dari usahatani padi sawah lebak adalah kecil.Rata-rata pengeluaran pangan sebesar 18.686.000 dan total rata-rata pengeluaran non pangan sebesar 17.675.000.Hal ini menunjukkan usahatani padi sawah lebak kurang memberikan kontribusi pada total pendapatan rumah tangga petani.
POTENSI PERTANIAN CABAI MERAH SEBAGAI USAHA SAMPINGAN UNTUK MENINGKATKAN PREKONOMIAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PEMULUTAN BARAT Ramadini, Khairunnisa; Nurahman, Adi
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 1 No 2 (2023): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v1i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertanian cabai sebagai usaha sampingan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat petani padi di Kecamatan Pemulutan Barat. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui angket yang dibagikan kepada 160 petani yang juga berkebun cabai, serta melalui analisis statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian cabai sebagai usaha sampingan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat, dengan kontribusi sebesar 16,8% terhadap variasi peningkatan perekonomian. Meskipun pengaruhnya positif, faktor-faktor lain seperti akses pasar, fluktuasi harga, dan infrastruktur yang terbatas juga memainkan peran besar dalam menentukan keberhasilan usaha cabai sebagai usaha sampingan. Oleh karena itu, penguatan akses pasar, penyuluhan pertanian, dan peningkatan infrastruktur menjadi kunci untuk meningkatkan potensi pertanian cabai dalam mendukung perekonomian masyarakat petani di Kecamatan Pemulutan Barat.
PENGGUNAAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DI PEKARANGAN Saputra, Hendra; Prasetyo, Agung
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 1 No 2 (2023): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v1i2.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan pestisida nabati dalam mengendalikan hama dan meningkatkan produktivitas tanaman sayuran seperti cabai, terong, dan tomat yang ditanam di pekarangan rumah di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini melibatkan 30 responden, yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga yang berpartisipasi dalam program pemanfaatan pekarangan rumah dan penggunaan pestisida nabati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati yang terbuat dari bahan alami seperti daun mimba, tembakau, dan daun sirih efektif dalam mengurangi serangan hama seperti kutu daun, ulat, dan kutu putih pada tanaman. Penggunaan pestisida nabati ini berhasil meningkatkan hasil panen tanaman cabai sebesar 25%, tomat 20%, dan terong 15%. Sebagian besar responden merasa puas dengan penggunaan pestisida nabati, menganggapnya lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan pestisida kimia. Namun, beberapa responden masih mengalami kesulitan dalam pembuatan dan pengaplikasian pestisida nabati dengan benar, dan beberapa jenis hama yang lebih kuat memerlukan penanganan yang lebih intensif. Penelitian ini menyarankan bahwa pestisida nabati dapat menjadi solusi yang berkelanjutan, efektif, dan ramah lingkungan untuk pengendalian hama, serta dapat meningkatkan produktivitas tanaman di pekarangan rumah
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA AGRIBINIS TERHADAP NILAI-NILAI ENTERPRENEUR YANG TERKANDUNG DALAM MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN Akbar, Reza Aulia; Aliya, Desti
Agriwana Jurnal Pertanian dan Perkebunan Vol 1 No 2 (2023): Agriwana Jurnal Pertanian dan Kehutanan
Publisher : LPPM STIPER Sriwigama Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64528/agriwana.v1i2.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan minat mahasiswa Agribisnis terhadap kewirausahaan, dengan fokus pada tiga aspek utama: pengetahuan kewirausahaan, keterampilan kewirausahaan, dan lingkungan kewirausahaan. Menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan mahasiswa, dosen kewirausahaan, serta praktisi kewirausahaan, serta observasi terhadap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Sriwigama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menunjukkan minat yang tinggi terhadap pengetahuan kewirausahaan, terutama dalam hal teori-teori dasar kewirausahaan seperti inovasi, kreativitas, dan manajemen risiko. Namun, sebagian besar mahasiswa merasa kurang mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam praktik usaha. Terkait keterampilan kewirausahaan, mahasiswa menyatakan kebutuhan yang kuat akan pengembangan keterampilan praktis, seperti perencanaan bisnis dan pengelolaan keuangan, namun mereka merasa kurang mendapatkan pelatihan praktis yang memadai di kelas. Selain itu, dalam aspek lingkungan kewirausahaan, mahasiswa mengungkapkan keterbatasan dalam dukungan eksternal, seperti akses terhadap modal, jaringan bisnis, dan mentor. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara minat mahasiswa terhadap kewirausahaan dan kemampuan mereka untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. Penelitian ini merekomendasikan agar kurikulum kewirausahaan diperbaiki dengan lebih menekankan pada pengembangan keterampilan praktis dan menciptakan lingkungan kewirausahaan yang lebih mendukung mahasiswa, dengan menyediakan akses lebih besar terhadap sumber daya eksternal seperti inkubator bisnis dan mentor.

Page 3 of 3 | Total Record : 30