cover
Contact Name
-
Contact Email
agrolandnasional@gmail.com
Phone
+6285341013266
Journal Mail Official
agrolandnasional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Core Subject : Agriculture,
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian (P-ISSN: 0854-641X ; E-ISSN: 2407-7607) is a scientific journal published by Tadulako University. This journal specializes in the study of agriculture. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Agriculture to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published is 3 times a year. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of agriculture related to aspects of Soil Science, Food Science, Agricultural Economics, Agronomy, Agricultural Diversification and Plant Protection. The manuscript must be original research, written in Bahasa (Indonesia), and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 262 Documents
Karakteristik Inovasi Desa Wisata dengan Konsep Edukasi Wisata pada Sektor Peternakan dan Pertanian di Desa Margorejo Alvian Fattaah; Siwi Gayatri; Agus Subhan Prasetyo
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i1.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik inovasi desa wisata dengan konsep edukasi wisata di Desa Margorejo. Metode penelitian menggunakan metode survey. Penentuan responden menggunakan metode sensus yang memasukkan semua anggota masyarakat yang terlibat dalam pengembangan desa wisata. Analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik inovasi desa wisata dengan konsep edukasi wisata di Desa Margorejo dirasa cukup baik bagi masyarakat, namun masih ada beberapa hal yang masih dapat diperbaiki kedepannya. Rata-rata nilai dari karakteristik inovasi desa wisata sebesar 63,42%. Hal tersebut berdasarkan karakteristik intrinsik dan ekstrinsik dari inovasi desa wisata. Karakteristik intrinsik inovasi terdiri dari informasi ilmiah (62%), nilai atau keunggulan yang melekat pada inovasi (64,33%), kompleksitas (65,78%), kemudahan penyampaian inovasi (62%), triability (62,22) dan observability (54,67%). Karakteristik ekstrinsik terdiri dari keunggulan relatif (63,33%) dan kompatibilitas (68,89%). Perlu adanya komunikasi yang lebih baik antara kelompok sadar wisata dengan pihak pemerintahan agar kedepannya dapat berjalan lebih lancar.
Karakteristik Tanah, Kesesuaian Lahan, Dan Faktor Pembatas Budidaya Jeruk Siam (Citrus Nobilis L Var. Microcarpa) di Kecamatan Tebas, Kalimantan Barat Rini Hazriani; Ari Krisnohadi
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i3.1048

Abstract

Penetapan kawasan pertanian diperlukan untuk memudahkan dalam penumbuhan, pengembangan dan pemantapan Kawasan, termasuk pertanian jeruk siam (Citrus nobilis L. var microcarpa). Usaha agribisnis jeruk siam yang terus berkembang perlu diimbangi dengan produktivitas lahan yang tinggi sehingga penurunan produksi komoditi akibat degradasi daya dukung lahan dapat dihindari. Oleh sebab itu, perencanaan potensi lahan untuk pengembangan jeruk siam sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik fisika dan kimia tanah pertanian, juga menganalisis kesesuaian lahan dan faktor pembatas untuk mendukung peningkatan produktivitas komoditas jeruk siam di kawasan budidaya. Penelitian berlokasi di Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebagai kawasan pertanian jeruk siam. Metode survei yang digunakan adalah modifikasi sistem fisiografi dan survei grid, yaitu tempat pengamatan disesuaikan dengan kondisi lapang wilayah survei dengan jarak yang tersistematis 1 km x 1 km. Obsevasi dan analisis memperlihatkan kesesuaian lahan yang dapat dimanfaatkan di Desa Mekar Sekuntum untuk budidaya jeruk siam adalah seluas 521,97 ha dengan kelas kesesuaian lahan aktual S3-wx. Kemudian, faktor pembatas bududaya komoditas ini meliputi curah hujan berlebih, drainase agak terhambat, tekstur agak halus, kedalaman efektif dengan pembatas muka air tanah yang dangkal, pH sangat asam dan kedalaman sulfidik. Selanjutnya, perbaikan kelas lahan dapat dilakukan sehingga kesesuaian lahan potensial meningkat menjadi S2.
Hubungan Curah Hujan dan Air Lolos (Troughfall) pada Beberapa Jenis Tegakan di Kawasan Hutan Produksi Sub DAS Gumbasa Herman Harijanto; Imran Rachman; Abdul Wahid
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i3.1057

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besar air lolos (troughfall) serta hubungan antara curah hujan dan air lolos pada tegakan kume ((Palaquium quercifolium)., tegakan tahiti (Dysoxyum rufum) dan tegakan cempaka (Elmerrillia ovalisMig) di Sub DAS Gumbasa Penelitian menggunakan 3 jenis tegakan yaitu tegakan kume ((Palaquium quercifolium)., tegakan tahiti (Dysoxyum rufum) dan tegakan cempaka (Elmerrillia ovalisMig) yang diulang 3 kali. Curah hujan diukur mengguunakan alat ukur hujan manual (ombrometer) selama 30 kali. Hubungan curah hujan dengan air lolos dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air lolos terbesar dijumpai pada tegakan kume yakni sebesar 58,06% dan yang terkecil pada tegakan cempaka yakni sebesar 43,74%. Curah hujan dan air lolos mempunyai korelasi yang sangat kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi curah hujan, air lolospun semakin tinggi.
Analisis Faktor Pemasaran Online Melalui Aplikasi Sayurbox Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Riequithania Berlliananda Putri; Mukson Mukson; Kustopo Budiraharjo
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i2.1069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pemasaran online-aplikasi Sayurbox terhadap keputusan pembelian buah dan sayur. Metode penilitian yang digunakan adalah survei, pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, pengambilan data responden dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner secara online kepada konsumen yang pernah berbelanja melalui aplikasi Sayurbox sebanyak 100 orang. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SPSS untuk dilakukan uji reliabilitas, uji validitas, uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kualitas desain (x1), sistem pembayaran (x2), kualitas informasi (x3) dan reputasi toko online (x4) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian buah dan sayur pada aplikasi Sayurbox. Secara parsial kualitas desain (x1), kualitas informasi (x3) dan reputasi toko online secara parsial (x4) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian buah dan sayur pada aplikasi Sayurbox, sedangkan pada variabel sistem pembayaran (x2) secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian buah dan sayur pada aplikasi Sayurbox. Hasil analisis yang didapatkan dari uji regresi linear berganda, diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,464 atau 46,4%. Artinya dalam hal ini bahwa kualitas desain (x1), sistem pembayaran (x2), kualitas informasi (x3) dan reputasi toko online (x4) menjadi pengaruh keputusan pembelian buah dan sayur pada aplikasi Sayurbox sebesar 46,4%, sedangkan sisanya sebesar 53,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Pengaruh Kenaikan Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Terhadap Inflasi di Kota Palu Pasca Bencana Karlina Muhsin Tondi; Al Alamsyar; Husnul Khatima
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i2.1070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh yang dihasilkan oleh kenaikan harga cabai rawit dan bawang merah terhadap inflasi di Kota Palu pasca bencana alam 28 September 2018. Pemilihan lokasi Penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yakni di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dengan pertimbangan bahwa Kota Palu merupakan Ibu Kota dari Provinsi Sulawesi Tengah yang terdampak parah akibat bencana alam yang terjadi pada tahun 2018. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2020. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan data menggunakan metode judgement sampling. Judgement sampling yaitu pengambilan sampel dari informasi yang relevan dan tersedia dari sumber-sumber tertentu serta mencari informasi dari para stakeholder. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari instansi atau dinas-dinas terkait seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Palu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, serta Badan Pusat Statistik Kota Palu. Analisis Data dalam penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh dari perubahan harga cabai rawit dan bawang merah terhadap inflasi di Kota Palu Pasca Gempa.
Implementasi Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan Rina Fitria Ristianti; Kadhung Prayoga; Joko Mariyono
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i2.1073

Abstract

Petani menghadapi risiko produksi yang terkait dengan perubahan hasil panen, fluktuasi harga dan ketidak-pastian finansial. Pemerintah membantu para petani mengatasi permasalahan tersebut melalui upaya perlindungan usahatani dalam bentuk asuransi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program asuransi usahatani padi (AUTP) di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Informan dalam penelitian meliputi Jasindo, koordinator penyuluh, penyuluh dan petani. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program AUTP di Kecamatan Tirto belum berhasil. Masih banyak petani yang belum mengetahui program ini, meskipun telah terdaftar sebagai peserta asuransi, keterlambatan dalam pengecekan lahan dan keterlambatan pembayaran klaim. Hanya pengurus kelompok tani yang mengetahui program ini. Petani lain mengetahui dari sumber informal. Hal ini terjadi karena sumber daya manusia dan fasilitas belum memadai. Pihak Jasindo dan penyuluh tidak melakukan sosialisasi secara rutin kepada petani, karena hanya dilakukan sekali sebagai akibat dari kekurangan sarana dan prasana. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja implementor dalam pelaksanaan program AUTP belum maksimal. Rekomendasi dari penelitian ini ditujukan kepada pemerintah setempat untuk bekerja sama dengan pihak Jasindo dan penyuluh mengadakan sosialisasi secara menyeluruh ke semua petani.
Partisipasi dan Peran Perempuan Sebagai Suatu Inklusifitas pada Usahatani Kakao Rahmaniah H.M; Rahim Darma; Nasaruddin Nasaruddin; Muhammad Arsyad
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i1.1080

Abstract

Perempuan petani berperan penting baik dalam rumah tangga, maupun di sektor produksi. Perempuan terlibat pada hampir semua pekerjaan pada usahatani kakao. Kemiskinan dan pengangguran yang meningkat mendorong perempuan aktif bekerja pada sektor ekonomi untuk mendapatkan tambahan pendapatan rumahtangga. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis peran dan tingkat partisipasi perempuan sebagai pengelola, tenaga kerja, kegiatan penyuluhan dan dalam pengambilan keputusan pada usahatani kakao. Metode penelitian adalah survei dengan 250 petani yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data adalah deskripsi dan disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan tingkat partisipasi perempuan sebagai pengelola, tenaga kerja, partisipasi dalam kegiatan penyuluhan dan pengambilan keputusan pada usahatani kakao adalah kategori tinggi pada kegiatan pembibitan, panen, pasca panen, pemasaran; kategori sedang pada pengolahan lahan, pemupukan; dan kategori rendah pada kegiatan penanaman, penyambungan, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit. Keterlibatan perempuan dan sinergitas dengan suami pada usahatani kakao merupakan salah satu bentuk inklusifitas yang dapat mendorong peningkatan pendapatan, keberlajutan pembangunan masyarakat tani, dan pelaksanaan program pembangunan lainnya.
Pengembangan Hutan Tanaman Rakyat di Wilyah KPHP Model Dampelas Tinombo Desa Karya Mukti Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala Imran Rachman
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v29i1.1096

Abstract

Penentuan pengelolaan hutan yang tepat di lakukan untuk mewujudkan kondisi hutan yang lestari dan bermanfaat secara optimum bagi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Undang-undang 41 tahun 1999 tentang kehutanan mengamanatkan pembentukan wilayah pengelolaan hutan di tingkat propinsi, kabupaten/kota, dan unit pengelolaan yakni berupa unit-unit kesatuan pengelolaan hutan (KPH) terkecil sesuai fungsi pokok dan peruntukannya. Penyelenggaraan pengelolaan hutan dalam KPH menjadi perwujudan untuk melaksanakan manajemen hutan yang meliputi kegiatan tata hutan, upaya pemerintah dalam menegaskan UU tersebut di atas adalah di terbitkannya PP 6/2007 jo PP 3 Tahun 2008 tentang tata hutan, Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta pemanfaatan hutan yang menjelaskan KPH meliputi KPH Konservasi (KPHK), KPH Lindung (KPHL), KPH Produksi (KPHP). Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Hutan Produksi Desa Karya Mukti Kec.Dampelas Kabupaten Donggala. Waktu pelaksanaan mulai bulan oktober sampai dengan bulan Desember 2017. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini terdiri atas data sekunder dan primer. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data metode observasi dan wawancara, yaitu dilakukan pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan diteliti dan tanya jawab dengan menggunakan panduan pertanyaan dalam bentuk kuisioner. Kondisi biofisik lokasi sangat tepat untuk kegiatan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu hutan tanaman dengan jenis tanaman karet karena dapat memberi manfaat ekologi untuk perbaikan lingkungan dan mengoptimalkan kembali fungsi hutan. Pengembangan HTR dalam bentuk pemberdayaan masyarakat di Desa Karya Mukti sangat sesuai dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat karena dapat memberi manfaat ekonomi untuk menambah pendapatan masyarakat.
Analisis Sektor Basis, Potensi Ekspor dan Shift Share Sektor Pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016-2020 Patta Tope
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i3.1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah sector pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan sector basis di Provinsi Sulawesi Tengah guna memberikan gambaran kegiatan ekonomi yang dapat dikembangkan di Sulawesi Tengah. Alat analisis yang digunakan dalam kajian ini meliputi Location Quotient (LQ) dan Shift-Share. Dari hasil perhitungan melalui LQ diperoleh bahwa sector pertanian, kehutanan dan perikanan secara umum adalah sector basis di Provinsi Sulawesi Tengah karena mempunyai nilai LQ yang lebih besar dari satu. Hal ini berarti bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga dapat melayani pasar ekspor. Potensi ekspor sector pertanian, kehutanan dan perikanan di Sulawesi Tengah pada tahun 2016 sebesar Rp.14.814.927,3 juta sedangkan pada tahun 2020 potensi ekspornya sebesar Rp.11.700.760,1 juta. Berdasarkan analisis shift share yang dilakukan, menunjukkan bahwa sector pertanian, kehutanan dan perikanan di Sulawesi Tengah selama periode 2016-2020 mengalami peningkatan sebesar Rp.2.664.168,78 juta. Pengaruh pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Indonesia terhadap pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di Sulawesi Tengah memberikan kontribusi positif sebesar Rp.3.655.336,36 juta. Output yang dihasilkan dari bauran industri (industry mix) pada sector pertanian, kehutanan dan perikanan di Sulawesi Tengah berdampak positif dengan nilai sebesar Rp.62.354,54 juta. Sector pertanian, kehutanan dan perikanan di Sulawesi Tengah periode 2016-2020 telah menunjukkan tingkat penurunan daya saing relative terhadap sektor yang sama di level nasional dengan nilai sebesar Rp.-1.053.522,11 juta.
Analisis Faktor - faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Buah Apel Impor (Studi Kasus Pasar Modern Transmart Kota Semarang) Ilham Dwipa Brahmantyo; Mukson Mukson; Wiludjeng Roessali
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v0i0.1115

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah menganalisis proses keputusan pembelian dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli buah apel impor di pasar modern Transmart Semarang. Penelitian dilakukan secara survai menggunakan 100 responden yaitu konsumen yang berbelanja di 3 Pasar Modern Transmart Semarang. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis regresi logistik. Sebagai variabel dependen (Y) adalah keptusan pembelian, sedangkan variabel independen (X) terdiri dari motivasi, pendapatan, gaya hidup, lokasi tampilan produk dan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan pembelian apel impor terdiri dari tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan evaluasi pasca pembelian. Faktor motivasi, pendapatan, gaya hidup, lokasi, tampilan produk dan harga secara serempak berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap keputusan pembelian apel impor. Secara parsial motivasi, tampilan produk dan harga berpengaruh signifikan pada taraf (P<0,5), pendapatan berpengaruh signifikan pada taraf (P<0,1) terhadap keputusan pembelian apel impor.