cover
Contact Name
-
Contact Email
agrolandnasional@gmail.com
Phone
+6285341013266
Journal Mail Official
agrolandnasional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Core Subject : Agriculture,
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian (P-ISSN: 0854-641X ; E-ISSN: 2407-7607) is a scientific journal published by Tadulako University. This journal specializes in the study of agriculture. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Agriculture to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published is 3 times a year. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of agriculture related to aspects of Soil Science, Food Science, Agricultural Economics, Agronomy, Agricultural Diversification and Plant Protection. The manuscript must be original research, written in Bahasa (Indonesia), and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 262 Documents
Efektivitas Pestisida Nabati Terhadap Kutu Beras Sitophilus oryzae L. (Coleoptera: Curculionidae) Junaedi, Edy; Yunus, Muhammad; Edy, Nur
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i2.2242

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan mutu beras di tempat penyimpanan hasil pertanian adalah keberadaan serangga Sitophilus oryzae L. yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman padi hingga 70%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat resistensi, tingkat kematian, tingkat efikasi, dan tingkat mortalitas pestisida nabati berbahan dasar minyak atsiri yang berasal dari daun serai wangi, daun pandan wangi, dan daun jeruk nipis terhadap hama S. oryzae. Selain itu, dilakukan juga uji organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Teracak dengan perlakuan lima konsentrasi yang berbeda dan empat kali ulangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Analisis Varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak atsiri yang berasal dari daun serai wangi, daun pandan wangi, dan daun jeruk nipis sebesar 15% paling efektif dalam mengusir hama dewasa S. oryzae. Penelitian ini juga mengukur tingkat mortalitas, tingkat efikasi, dan tingkat kematian hama dewasa. Konsentrasi optimal S. oryzae adalah 15%. Uji organoleptik, yang mengevaluasi warna, aroma, dan rasa beras setelah dimasak, memastikan bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.
Respon Petani Terhadap Tekhnik Sambung Pucuk Kakao (Studi Kasus di Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso) Sulawesi Tengah Ainum, Nur; Laapo, Alimuddin; Christoporus, Christoporus
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon petani terhadap tekhnik sambung pucuk kakao dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi respon petani terhadap tekhnik sambung pucuk kakao di Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso. Responden dalam penelitian ini berjumlah 44 orang petani yang menerapkan sambung pucuk. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) dan untuk mencapai tujuan penelitian ini peneliti menggunakan analisis skala likert dan analisis korelasi rank spearmank. Hasil analisis respon petani terhadap tekhnik sambung pucuk kakao di Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso menunjukkan nilai persentase sebesar 85,80 % hal tesebut termasuk dalam kategori sangat tinggi, dan terdapat hubungan nyata (signifikan) terhadap faktor produksi, ketahanan hama dan penyakit, pengalaman berusahatani, peran penyuluh, dan peran kelompok tani terhadap respon petani dalam penerapan tekhnik sambung pucuk tanaman kakao di Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.
Isolasi dan Karakterisasi Ralstonia Solanacearum Species Complex Penyebab Penyakit Layu pada Tanaman Jahe di Kecamatan Sumowono dan Tengaran, Kabupaten Semarang Kusuma, Jonathan Galih Raka; Setiawan, Andree Wijaya; Jayanti, Ruth Meike
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2226

Abstract

Penyakit layu bakteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum Species Complex yang dapat ditemukan pada komoditas pertanian salah satunya pada tanaman jahe. Layu bakteri yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum Species Complex merupakan salah satu patogen tular tanah yang paling serius dan menjadi perhatian khusus bagi petani karena nantinya akan berdampak kerugian ekonomi dengan menurunnya angka produktivitas tanaman jahe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi secara morfologi dan biokimia bakteri R. solanacearum Species Complex dan sebarannya di Kecamatan Sumowono dan Tengaran Kabupaten Semarang. Metode yang dipergunakan adalah uji fisiologis dan biokimia meliputi pengamatan morfologi, uji gram, uji oksidase, dan aktivitas arginin dihidrolase, serta uji hipersensitivitas, uji postulat koch dan uji biovar. Bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui sebaran RSSC pada tanaman jahe ditemukan di Kecamatan Sumowono. RSSC yang ditemukan merupakan strain biovar 4, dimana terbukti dapat menyebabkan layu bakteri pada tanaman jahe.
Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica chinensis L.) pada Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam Afandi, Moh. Imam; Hadid, Abd
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Respon Pertumbuhan tanaman pakcoy Pada Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Mantikulore, Sulawesi Tengah, Waktu pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan November sampai Desember tahun 2023. Penelitian ini Disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan dosis pupuk kandang ayam, terdiri dari 5 taraf :Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri atas 3 tanaman sehingga diperlukan 45 tanaman. P0 = tanpa pupuk kandang ayam (kontrol), P1 (500g/polybag), P2 (600 g/polybag), P3 (700g/polybag), P4 (800g/polybag). Pemberian berbagai dosis pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman pakcoy. Hasil penelitan menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar dan berat kering. Pemberian pupuk kandang ayam dengan dosis 800g/polybag (setara 53 t/ha) menunjukan pertumbuhan yang lebih baik pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman pakcoy.
Analisis Daya Dukung Pertanian Terhadap Tekanan Penduduk di Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Alamsyar, Al; Rizki Adam, Adinda Elfara; Mulaputri Ma’mur, Sitti Hardiyanti
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung lahan pertanian terhadap tekanan penduduk di Desa Kalukubula. Fokus penelitian ini adalah perbandingan ketersediaan dan kebutuhan lahan pertanian dengan daya dukung wilayah terhadap kebutuhan pangan penduduk di Desa Kalukubula. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yakni di wilayah Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dengan mempertimbankan bahwa wilayah ini mengalami degradasi lahan pertanian dikarenakan tingginya peningkatan jumlah penduduk. Penelitian ini dilakasanakan pada bulan Desember 2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data tersebut digunakan untuk mengetahui luasan lahan pertanian pangan dan jumlah penduduk yang ada di Desa kalukubula yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi dan BPP Kecamatan Sigi Biromaru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui gambaran umum di lokasi penelitian yang diuraikan secara deskriptif. Analisis kuantitatif yang digunakan adalah analisis daya dukung lahan. Hasil perhitungan nilai status daya dukung lahan didapatkan bahwa nilai ketersedian lahan lebih kecil dari pada nilai kebutuhan lahan, dengan kata lain lahan pertanian yang tersedia defisit atau terlampaui. Sementara itu, nilai daya dukung wilayah Desa Kalukubula ℓ < 1 yang dengan kata lain luasan lahan pertanian padi sawah yang ada telah terbatas luasanyanya sehingga swasembada pangan pada wilayah ini belum bisa terwujud.
Hubungan Diantara Beberapa Sifat Fisika Tanah pada Penggunaan Lahan Berbeda Widjajanto, Danang; Monde, Anthon; Rahman, Abdul; Zainuddin, Rachmat; Hasanah, Uswah; Prahastuti, Sri Wahidah; Nurfadila, Nurfadila; Gailea, Rosmaniar
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keeratan hubungan antara beberapa sifat fisika tanah pada beberapa penggunaan lahan berbeda. Survai tanah stratifikasi dilakukan pada penggunaan lahan sawah, hutan, dan cabai. Analisis sifat fisika tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan hutan menjadi pertanian intensif menyebabkan perubahan bobot volume, konduktivitas hidrauik, karbon organik, dan kadar air tanah kapasitas lapang. Keeratan hubungan diantara bobot volume tanah dan kadar air kapasitas lapang maupun bobot volume tanah dan konduktivitas hidraulik tergolong pada kriteria kuat dan sangat kuat. Hubungan diantara karbon organik dengan konduktivitas hidraulik maupun karbon organik dan kadar air kapasitas lapang tergolong kriteria sedang dan kuat.
Pengembangan Pupuk Organik Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pupuk Serta Menunjang Pembangunan Pertanian Organik di Kabupaten Parigi Moutong Hadayani, Hadayani; Asih, Dewi Nur; Hardianti, Hardianti; Chansa, Siti Yulianti
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2337

Abstract

Pupuk organik merupakan pupuk yang berbahan dasar bahan alami atau tanpa bahan kimia yang memiliki unsur hara tinggi yang sangat baik untuk memperbaiki kesuburan tanah dan menunjang pembangunan pertanian organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan Pupuk Organik di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juli 2024. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling) pada Kelompok Tani Harapan Baru II dengan pertimbangan kelompok tani tersebut merupakan satu-satunya kelompok yang memproduksi pupuk organik di Desa Sumbersari Kecamatan Parigi Selatan yang berkontribusi terhadap pembangunan pertanian organik di Kabupaten Parigi Moutong. Jumlah responden sebanyak 15 orang yang terdiri dari 10 orang intern anggota kelompok (1 orang ketua dan 9 orang anggota), 2 orang dari dinas tanaman pangan hortikultura dan perkebunan, serta 3 orang konsumen. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan strategi yang tepat digunakan dalam pengembangan pupuk organik di Kabupaten Parigi Moutong yakni strategi Strength Threath (ST), yakni strategi yang menggunakan kekuatan untuk menghadapi ancaman yang dapat dilakukan melalui : pemanfaatkan ketersediaan bahan baku ramah lingkungan, Produksi pupuk organik yang memenuhi standar guna memperoleh izin resmi pupuk organik terstandarisasi, produksi pupuk organik dengan harga terjangkau untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, memaksimalkan produksi pupuk organik pada lahan milik sendiri untuk meminimalisir produk mudah ditiru pesaing, mempertahankan harga pupuk organik yang terjangkau dengan produksi yang memanfaatkan bahan baku alami untuk meminimalisir persaingan bisnis serupa.
Pengaruh Penambahan Buah dan Daun Kelor dalam Bentuk Tepung Ke Dalam Konsentrat Terhadap Respon Fisiologis Kambing Kacang Betina Zaenal, Zaenal; Naser, Abdullah; Hamid, Padang; Mustafa, Mustafa; Wulan, Wulan; Nirwana, Nirwana; Riandhana, Taufiq Eka
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2345

Abstract

Salah satu permasalahan utama dalam upaya pemeliharaan ternak adalah keterbatasan pakan atau rendahnya kualitas pakan yang diberikan kepada ternak. Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Saat musim hujan tiba, ketersediaan pakan mungkin melimpah di alam, namun memasuki musim kemarau ketersediaan pakan secara alami juga akan berkurang disertai dengan penurunan kualitas pakan. Menyikapi permasalahan tersebut, tentunya diperlukan sebuah upaya untuk menjaga kondisi ternak khususnya ternak kambing agar kebutuhan nutrisinya tetap tercukupi baik untuk kebutuhan hidup pokok maupun untuk kebutuhan produksinya. Salah satu tanaman yang cukup populer dikalangan masyarakat Indonesia khususnya kota Palu adalah tanaman kelor (Moringa Oliefera). Berdasarkan uji fitokimia yang dilakukan oleh Putra dkk (2016), daun kelor memiliki kandungan senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, fenolat, triterpenoid/ steroid, dan tanin yang berfungsi sebagai obat kanker dan antibakteri. Peneltian dilaksanakan di Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga pada bulan maret 2023. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan pembuatan rancob bahan pakan dan hasil yang ditemui yaitu penambahan buah dan daun kelor dalam bentuk tepung ke dalam konsentrat terhadap respon fisiologis kambing Kacang betina nda berbeda nyata.
Potensi Tegakan Eboni pada Hutan Alam di KPH Dampelas Tinombo Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala Rachman, Imran; Dg Massiri, Sudirman; Anwar, Anwar
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2348

Abstract

Kayu eboni (Diospyroscelebeca Bakh.) merupakan jenis kayu mewah yang sudah terkenal, baik didalam negeri maupun di luar negeri. Bukan saja karena kekuatannya dan keawetannya, tetapi warna dan corak kayunya mempunyai nilai artistik tersendiri. Pemanfaatan potensi hasil hutan kayu yang terdapat pada tegakan hutan, untuk berbagai keperluan, dilakukan terhadap jenis-jenis yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Potensi tegakan Eboni di Areal KPH Dampelas Tinombo Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan bulan Mei sampai dengan bulan September 2024 dan menggunakan metode survei sampling jalur sistematik, dengan luas 30 Ha dan jumlah jalur coba/sampling sebanyak 10 (sepuluh) buah dengan panjang jalur 15.000 meter, dan jarak antara sumbu jalur 500 meter. Semua pohon yang di amati berada dalam wadah sepanjang jalur pengamatan. Metode sampling jalur sistematik merupakan suatu metode yang ditentukan berdasarkan luas tertentu dari unit contohnya, yakni berdasarkan dengan unit contoh berbentuk jalur yang terdistribusi secara sistematik. Sistematik di sini diartikan bahwa jalur tersebar merata dengan lebar jalur dan jarak antar jalur yang selalu tetap dari satu jalur ke jalur lainnya.metode ini menggunakan intensitas sebesar 4,25 %. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan tentang Potensi Tegakan Eboni Pada Hutan Alam di KPH Dampelas Tinumbo Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala, dapat diketahui bahwa jumlah keseluruhan untuk tingkat semai adalah 18 pohon sedangkan tingkat pancang adalah 46 pohon.Berdasarkan rata-rata perhektar untuk tingkat tiang adalah 0,06 M³ sedangkan tingkat pohon adalah 0,20 M³.
Tingkat Kerawanan Kebakaran di Kawasan Hutan Lindung Kecamatan Kinovaro KPH Kulawi Akhbar, Rahmat Kurniadi; Baharuddin, Rhamdhani Fitrah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2353

Abstract

Hutan lindung berfungsi sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan (mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah). Walaupun demikian, masalah kebakaran selalu mengancam keberadaan hutan yang terjadi secara berulang setiap tahun sehingga menjadi salah satu isu nasional dan regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara spasial tingkat kerawanan kebakaran hutan dengan lokasi kajian di kawasan hutan lindung wilayah KPH Kulawi Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan simulasi sistem spasial dengan memanfaatkan teknologi GIS dan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi unsur-unsur kelerengan, tutupan vegetasi/penggunaan lahan, intensitas curah hujan, peta jarak antar jalan dan pemukiman, serta aktifitas perlindungan dan pengamanan hutan. Sehingga mendapatkan hasil analisis spasial berdasarkan 4 kelas yaitu kelas ‘rendah’, kelas ‘sedang’, kelas tinggi’ dan kelas ‘sangat tinggi’. Sesuai hasil Nilai skoring yang masuk dalam kategori rendah yaitu 48 - <70 seluas 392,49 ha, sedang 70 - <91 seluas 1.346,58 ha, tinggi 91 - <113 seluas 2.100,38 ha dan sangat tinggi >113 seluas 0,71 ha.