cover
Contact Name
-
Contact Email
agrolandnasional@gmail.com
Phone
+6285341013266
Journal Mail Official
agrolandnasional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Core Subject : Agriculture,
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian (P-ISSN: 0854-641X ; E-ISSN: 2407-7607) is a scientific journal published by Tadulako University. This journal specializes in the study of agriculture. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Agriculture to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published is 3 times a year. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of agriculture related to aspects of Soil Science, Food Science, Agricultural Economics, Agronomy, Agricultural Diversification and Plant Protection. The manuscript must be original research, written in Bahasa (Indonesia), and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 262 Documents
Pemetaan Status Hara Nitrogen pada Lahan Sawah Intensifikasi di Dolago Padang Sartika, Dwi; Thaha, Abdul Rahim; Angraini, Widya Ningrum
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 31 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v31i3.2391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Peta Status Hara Nitrogen pada Lahan Sawah di Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Metode yang digunakan yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel tanah secara langsung di lapangan yang lokasinya dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Pengambilan sampel tanah serta penetapan titik sampel berdasarkan peta digital dan mengasilkan peta gabungan keduanya yang memiliki informasi atribut dari kedua peta tersebut sesuai kondisi di lapangan. Hasil penelitian pemetaan status hara nitrogen pada lahan sawah di Desa Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong diperoleh kesimpulan bahwa Status hara nitrogen (N-total) didominasi kriteria sangat rendah yaitu berkisar 0,03% - 0,09%, dengan luas areal pertanaman yakni 180,49 ha dan persentase sebaran 31,27%, kriteria rendah yaitu berkisar 0,10% - 0,15%, dengan luas areal pertanaman yakni 376,42 ha dan persentase sebasaran sebesar 65,22%. Pada sampel SG 3 kelompok tani Lappoase 2 menunjukkan kriteria sedang yaitu sebesar 0,29%, dengan luas areal pertanaman yakni 20,27 ha dan persentase sebaran 3,51%.
PERTUMBUHAN AWAL DAN EVAPOTRANSPIRASI AKTUAL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA BERBAGAI UKURAN AGREGAT INCEPTISOLS Hasanah, Uswah; Ardiyansyah, Ardiyansyah; Rosidi, Ayip
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 17 No 1 (2010): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soil structural unit distribution in seedbed tilth can affect plant growth, in part by modifying hydraulic properties and resistance of soil. The purpose of the study was to determine the early growth and actual evapotranspiration of tomato plant as influenced by various soil aggregate sizes. Soil bulk density, shoot and root dry matter, root length, and evapotranspiration of tomato plant grown on <0.5 mm, 0.5.0-2.0 mm, 2.0-4.0 mm, and >4 mm of aggregate sizes were determined 5 weeks after planting. The bulk density consistently decreased with increasing aggregate size. Shoot dry matter in the 0.5-2.0 mm aggregate size was 3.34 g which was twice and 1.3 times greater than that in 2.0-4.0 mm and < 0.5 mm aggregate size, respectively. Similar trend was also shown by root dry matter and root length. The root length was greatly reduced in 2.0-4.0 mm aggregate size. Actual evapotranspiration in <0.5 mm was 28.56 cm slightly higher than in 0.5-2.0 mm aggregate size.
Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Salak (Salacca zalacca) Mustakim, Mustakim; Adrianton, Adrianton; Jeki, Jeki; Iqrawati, Iqrawati
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2118

Abstract

Produksi salak pondoh yang dihasilkan oleh Provinsi Sulawesi Tengah tidak mencukupi kebutuhan, terdapat permasalahan pada input produksi berupa pupuk yang belum dimanfaatkan secara maksimal menyebabkan ketidakseimbangan unsur hara dalam tanah. Salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan dalam mengatasi masalah ini yaitu penggunaan pupuk kandang ayam selain harganya yang relatif murah, pupuk kandang juga mudah ditemukan dan dapat digunakan pada berbagai komoditas tanaman. Tujuan penelitian untuk mengkaji pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan bibit salak. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian dan Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah pada Bulan Maret hingga Mei 2023. Manfaat penelitian yaitu memberikan bahan informasi kepada peneliti dan masyarakat khususnya petani sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan budidaya tanaman salak dengan memanfaatkan pupuk kandang ayam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor terdiri dari 5 taraf dan diulang sebanyak 5 kali, perlakuan yang diberikan yaitu pupuk kandang ayam dengan dosis 0 ton/ha, 2 ton/ha (100 g/polybag), 4 ton/ha (200 g/polybag), 6 ton/ha (300 g/polybag) dan 8 ton/ha (400 g/polybag). Hasil pengujian sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang ayam 8 ton/ha berpengaruh nyata meningkatkan pertambahan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar dan berat kering.
Analisis Fitokimia Ekstrak Daun Nantu (Palaquium obovatum Engl) Dari Provinsi Sulawesi Tengah Asniati, Asniati; Muthmainnah, Muthmainnah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2405

Abstract

Uji fitokimia merupakan tahap pendahuluan dalam suatu penelitian fitokimia yang bertujuan memberi gambaran tentang golongan senyawa yang terkandung dalam tanaman yang diteliti. Metode skirining fitokimia yang dilakukan dengan melihat reaksi pengujian warna dengan menggunakan suatu pereaksi warna. Identifikasi dan Analisis fitokimia ekstrak daun nantu ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah tentang kandungan senyawa kimia dari ekstrak daun nantu Daun nantu telah digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Kandungan kimia yang terdapat dalam daun nantu ini memiliki peran dalam memberi farmakologi yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian mengenai kadungan senyawa kimia dari ekstrak daun nantu. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Fakultas MIPA Universitas Tadulako. Tahapan-tahapan penelitian ini, meliputi: a). Pengambilan sampel, b). Pengamatan ciri makroskopis, c). Pegujian alkaloid dan flavonoid, d). Pengujian saponin, polifenol dan tanin, steroid dan triterpenoid,dan e). Analasis data. Hasil pengujian fitokimia ekstrak daun nantu menggunakan pelarut etanol 96% diketahui terdapat kandungan senyawa steroid, tanin dan polifenol. Sedangkan dengan menggunakan pelarut n-heksan hasil yang diperoleh adalh mengandung senyawa steroid. Dari kandungan senyawa yang dihasilkan menunjukkan bahwa ekstrak daun nantu mengandung beberapa senyawa yang bersifat antibakteri dan antiperadangan. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun nantu dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional.
Kandungan Proksimat Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) yang Diberikan Biochar Sekam Padi dan Pupuk Organik Cair Urin Sapi Syamsiar, Syamsiar; Kadekoh, Indrianto; Marhani, Marhani; Humaerah, Humaerah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2356

Abstract

Sorgum mengandung zat gizi yang memiliki potensi sebagai pangan fungsional. dimana kandungan protein dan serat tinggi sehingga bisa menekan nafsu makan berlebih, selain itu kandungan pati jenis karbohidrat yang sulit dicerna oleh tubuh yang memberikan efek kenyang lebih lama.Dengan demikian penting untuk mengetahui komposisi proksimat pada biji sorgum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi yakni kadar abu, kadai air, karbohidrat, kandungan protein dan kndungan lemak biji sorgum di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis proksimat dilakukan dengan uji kadar abu menggunakan metode dryasing, kadar air dengan metode termografimetri, uji kadar lemak dengan metode soxhlet, uji kadar protein dengan metode spektrofotometri dan uji kadar karbohidrat dengan metode by difference. Analisis dilakukan di Laboratorium MIPA dan Laboratorium Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako pada Bulan Juli 2024. Dari hasil uji analisis kandungan proksimat pada biji Sorgum yang menggunakan bahan biochar sekam padi dan POC urin sapi menyimpulkan bahwa rata-rata kadar air sebesar 11,50 %, kadar abu 1,73 %, kadar lemak 3,89 , kadar protein 14,79 %, dan kadar karbohidrat 68,11 %. Dimana dapat memenuhi kandungan gizi untuk kebutuhan tubuh sehari-hari.
Pengembangan Agrowisata Bawang Goreng Berbasis Community Based Tourism (Masyarakat) di Kabupaten Sigi Erny, Erny; Kalaba, Yulianti; S. Hamzens, Wildani Pingkan
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2374

Abstract

Pengembangan agrowisata tidak bisa lepas dari masyarakat disekitar kawasan agrowisata, karena keterlibatan dan partisipasi masyarakat merupakan kriteria utama dalam pengembangangan agrowisata yang berkelanjutan, pengembangan pariwisata yang lebih berpihak kepada masyarakat dikenal dengan istilah Community Based Tourism (CBT) yang merupakan alat untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengorganisasi dan mengelola sumberdaya melalui partisipasi masyarakat lokal (Bambang S, 2013). Potensi pariwisata di Kabupaten Sigi seharusnya dapat dioptimalkan salah satunya melalui pengembangan wisata bawang goreng berbasis masyarakat (Community Based Tourism) khusunya di Kecamatan Sigi Biromaru, upaya tersebut meliputi pembinaan masyarakat dalam mewujudkan sinergitas pariwisata dengan pertanian yang dapat menghasilkan pertumbuhan sosial, ekonomi dan organisasi masyarakat. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pengembangan usaha bawang goreng Community Based Tourism (Masyarakat) di Kabupaten Sigi. Metode analisis yang digunakan yaitu mengetahui strategi pengembangan usaha bawang goreng berbasis Community Based Tourism digunakan analisis SWOT. Hasil analisis pada penerapan prinsip-prinsip Community Based Tourism (CBT) pada agrowisata bawang goreng berbasis masyarakat di Kecamatan Sigi Biromaru dinilai baik. Hasil analisis SWOT berada pada Kuadran 1 (SO).
Kelayakan Usahatani Alpukat Hass di Desa Malet, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli Dera Setiawan, I Gede Bagus; Sawitri Djelantik, AAA Wulandira
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2395

Abstract

Penelitian analisis kelayakan usahatani Alpukat Hass ini memiliki beberapa tujuan, yakni untuk mengetahui besarnya penerimaan dan pendapatan yang diperoleh petani Alpukat Hass, menganalisis kelayakan usahatani Alpukat Hass, menganalisis resiko usahatani Alpukat Hass serta mengetahui kendala apa yang ditemui dalam usahatani Alpukat Hass yang terletak di Desa Malet, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Alpukat Hass adalah salah satu jenis alpukat yang sedang berkembang di Provinsi Bali. Hasil produksi nya dianggap cukup besar dan memiliki pangsa pasar yang juga masih terbuka lebar sehingga membuat semakin banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya. Para petani di desa tersebut dalam kurun waktu satu tahun terakhir mulai membudidayakan tanaman alpukat dan telah dapat menjual hasil produksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) total biaya produksi alpukat hass adalah sebesar Rp 535.970.000,00/Ha, penerimaan bruto petani adalah sebesar Rp 700.000.000,00/MT/Ha sementara penerimaan netto adalah sebesar Rp 164.030.000,00/MT/Ha, (2) nilai R/C Ratio usahatani alpukat hass adalah sebesar 1,30 yang memiliki arti bahwa usahatani ini layak untuk diusahakan, (3) nilai koefisien variasi (CV) adalah sebesar 1,37 yang memiliki arti usahatani alpukat hass memiliki resiko yang tinggi, dan (4) kendala usahatani yang dihadapi adalah harga alpukat hass yang anjlok ketika saat panen raya serta belum adanya varietas alpukat hass yang mampu untuk panen di luar musim.
Keterlibatan Lembaga Non Pemerintah Dalam Upaya Mempertahankan Keberlanjutan Usahatani Kakao Arfah, Siti Yuliaty Chansa; Sultan, Hardiyanti; Nurdin, Muh Fahruddin
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2413

Abstract

Lembaga non-pemerintah sejak tahun 2022 hadir sebagai mitra bisnis petani di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Hadirnya Lembaga ini, menjadi harapan baru bagi petani kakao dalam membudidayakan tanaman kakao yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana peran dan keterlibatan lembaga non-pemerintah serta dampak atau manfaat yang diberikan untuk keberlanjutan usahatani kakao menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah petani yang terlibat sebagai mitra dari lembaga non-pemerintah berjumlah 10 orang dan pihak dari lembaga non-pemerintah sebanyak 3 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Beberapa informasi dibutuhkan dalam penelitian ini seperti karakteristik responden, karakteristik lembaga non pemerintah, tugas dan fungsi lembaga non pemerintah serta peran dan dampaknya dalam mempertahankan eksistensi komoditi kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lembaga non-pemerintah yang terlibat dengan kelompok tani di Desa Sejahtera berperan dalam menjaga keberlanjutan usahatani kakao. Peranan tersebut berupa sertifikasi biji kakao, pelatihan budidaya dan pembukuan rumah tangga petani, pemberian bibit berkualitas dan bibit pohon pelindung, membina wanita tani untuk proses fermentasi, dan pembuatan rorak. Keterlibatan lembaga non-pemerintah pada usahatani kakao di Desa Sejahtera memiliki dampak yang signifikan terhadap keberlanjutan usahatani kakao.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Ikan Lele Sangkuriang di Desa Tulo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Sakinah, Umu; Lamusa, Arifudin; Serdiati, Novalina
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya ikan lele di Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 5 orang pembudidaya yang melakukan usaha budidaya ikan lele sangkuriang, dimana dalam penentuan respnden dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) dan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini Metode analisis yang di gunakan adalah Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Payback Period (PP). Hasil Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Ikan Lele Sangkuriang Di Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi menunjukan hasil Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 7.346.847, hal ini menunjukan bahwa NPV positif ( NPV>0 ) layak untuk di lanjutkan, hasil perhitungan paybeck periode yang di peroleh memiliki masa pengembalian selama kurang lebih 2 tahun 2 bulan artinya dalam jangka waktu tersebut biaya investasi yang dikelurkan dapat kembali, menunjukan waktu pengembalian modal yang akan di gunakan untuk pengembalian usaha budidaya ikan lele, dimana nilai PP yang diperoleh adalah 2 tahun 2 bulan dengan waktu pengembalian lebih rendah dari umur usaha sehingga Pengembangan usaha ini layak untuk di jalankan.
Pengaruh Intensitas Naungan dan Konsentrasi Giberelin Terhadap Pertumbuhan Fase Vegetatif Porang (Amorphophallus muelleri) Tarigan, Ellya Ekaristi; Hasanah, Yaya; Mukhlis, Mukhlis
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas naungan dan konsentrasi giberelin terhadap pertumbuhan fase vegetatif porang. Penelitian dilaksanakan di Desa Durian Kec. Rantau Kab. Aceh Tamiang, dimulai pada bulan Februari sampai Juni 2023. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan petak terbagi. Sebagai petak utama adalah intensitas naungan (N1 : 25%, N2 : 50%, N3 : 75%) dan sebagai anak petak adalah konsentrasi giberelin ( G0 : 0 ppm, G1 : 100 ppm, G2 : 200 ppm dan G3: 300 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan intensitas naungan dapat meningkatkan kecepatan tumbuh tunas, bobot basah tajuk dan bobot kering tajuk tetapi tidak mempengaruhi indeks vigor porang. Perlakuan konsentrasi giberelin sampai taraf 300 ppm dapat meningkatkan kecepatan tumbuh tunas, tetapi tidak mempengaruhi indeks indeks vigor, bobot basah tajuk dan bobot kering tajuk.