cover
Contact Name
-
Contact Email
agrolandnasional@gmail.com
Phone
+6285341013266
Journal Mail Official
agrolandnasional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Core Subject : Agriculture,
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian (P-ISSN: 0854-641X ; E-ISSN: 2407-7607) is a scientific journal published by Tadulako University. This journal specializes in the study of agriculture. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Agriculture to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published is 3 times a year. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of agriculture related to aspects of Soil Science, Food Science, Agricultural Economics, Agronomy, Agricultural Diversification and Plant Protection. The manuscript must be original research, written in Bahasa (Indonesia), and not be simultaneously submitted to another journal or conference.
Articles 262 Documents
Tingkat Keberhasilan Sambung Pucuk Kakao (Theobroma cacao L.) Dengan Perlakuan Panjang Entries Berbeda Fitrisari, Nur Indah; Maemunah, Maemunah; Ya’la, Zakirah Raihani
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2479

Abstract

Indonesia merupakan Negara produsen ke tiga dunia setelah Pantai Gading dan Ghana, dan Indonesia mempunyai potensi menjadi produsen kakao yang terbesar pertama dunia pada Tahun 2020. Produksi kakao di Indonesia sebanyak 667.300 ton pada 2022. Jumlah tersebut lebih rendah 3,04% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 688.200 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai panjang entres kakao yang sesuai bagi keberhasilan dan pertumbuhan penyambungan melalui grafting. Penelitian ini dilakukan Kebun Akademik, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai dari bulan September sampai dengan bulan November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor. Perlakuan yang dicobakan adalah panjang entres atau batang atas yang berbeda terdiri dari 5 taraf yaitu 1= 3 cm, 2= 5 cm, 3= 7 cm, 4= 9 cm, dan 5= 11 cm. Setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali sehingga didapat 25 unit. Setiap unit percobaan menggunakan tiga tanaman, jadi total terdapat 75 tanaman satuan pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa panjang entres 3 cm memiliki waktu awal bertaut tercepat yaitu 11,87 hari tetapi tingkat keberhasilan hidup rendah, sedangkan panjang entries 11 cm memiliki waktu awal bertaut 15,00 hari cm, persentase keberhasilan bertaut 100%, panjang tunas yaitu 5,34 cm, jumlah daun 7,05 helai dan persentase keberhasilan penyambungan yaitu 100%.
Uji In Vitro Antagonisme Cendawan Endofit Asal Alang-Alang (Imperata cylindrica L.) Dalam Mengendalikan Fusarium oxysporum f.sp. cubense pada Tanaman Pisang Muthiah, Siti; Saylendra, Andree; Nurmayulis, Nurmayulis; Muztahidin, Nur Iman
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2482

Abstract

Cendawan patogen Fusarium oxysporum f.sp. cubense (Foc) dapat merusak tanaman pisang dengan menyebabkan penyakit layu fusarium. Dalam upaya pengendalian hayati, cendawan endofit dapat diterapkan sebagai agen biologis untuk menekan pertumbuhan patogen. Cendawan endofit berpotensi antagonis dalam menghambat pertumbuhan simbionnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi cendawan endofit asal akar alang-alang (Imperata cylindrica L.) dan menganalisis kemampuan antagonisme cendawan endofit dalam menghambat pertumbuhan cendawan patogen Foc secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksplorasi dan eksperimen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima taraf perlakuan dalam lima ulangan. Perlakuan yang dicoba yaitu: tiga isolat cendawan endofit alang-alang (CEA1, CEA2, dan CEA3), kontrol positif (CP0), dan kontrol negatif (CPF0). Variabel yang diamati yaitu: persentase daya hambat, luas pertumbuhan koloni cendawan, karakterisasi morfologi secara makroskopis, dan patogenisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 isolat cendawan endofit berhasil diisolasi dari akar alang-alang, dimana enam diantaranya terdapat aktivitas antagonisme. Tiga isolat dengan aktivitas antagonisme kuat dikodekan CEA1, CEA2, dan CEA3. Berdasarkan uji antagonisme dengan metode dual culture, ketiga isolat bersifat antagonis terhadap cendawan Foc dengan penghambatan bervariasi. Isolat CEA3 menunjukkan hasil terbaik dalam menghambat pertumbuhan Foc pada 4-7 Hari Setelah Inokulasi (HSI) dengan persentase daya hambat hingga 58,21% dan menekan luas pertumbuhan koloni Foc hingga 4,74 cm. Ciri makroskopis CEA3 memiliki bentuk koloni irregular, topografi flat, tekstur permukaan granular, berwarna putih kehijauan, dan ada tetesan eksudat. Uji patogenisitas menunjukkan isolat tersebut tidak bersifat patogen.
Analisis Bibliometrik Penelitian Interaksi Biochar dan Mikroba Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi Marhani, Marhani; Muhardi, Muhardi; Adrianton, Adrianton
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2338

Abstract

Penelitian ini menganalisis interaksi biochar dan mikroba terhadap pertumbuhan padi melalui pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan menggunakan aplikasi Publish atau Perish dan dianalisis dengan VOSviewer, yang menghasilkan enam klaster utama serta tiga bentuk visualisasi, yaitu jaringan, overlay, dan kepadatan. Analisis ini mencakup rentang waktu tertentu yang mengungkapkan lintasan perkembangan penelitian dan kontribusinya terhadap produksi padi yang berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan tren global pemanfaatan biochar dan mikroba dalam mendukung praktik pertanian ramah lingkungan, dengan kata kunci dominan seperti amendment, activity, dan emission. Temuan juga menyoroti bahwa penelitian mengenai fungsi biochar dan mikroba dalam aspek remediasi dan bioavailabilitas masih terbatas. Secara keseluruhan, eksplorasi bibliometrik ini memberikan wawasan strategis bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam memahami kondisi terkini sekaligus mengarahkan masa depan riset biochar–mikroba pada budidaya padi.
Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian dengan Citra Merk Sebagai Variabel Moderasi Pakanyamong, Ambo Abd. Kadir; Amu, Chantica Febby; Yatim, Hertasning; Saida, Susanti
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2354

Abstract

Perkembangan dunia bisnis saat ini semakin pesat, yang ditandai dengan munculnya berbagai pelaku usaha baru. Kondisi ini menimbulkan persaingan ketat sehingga setiap pelaku bisnis dituntut mampu mempertahankan eksistensinya sekaligus mencapai tujuan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian, serta peran citra merek baik sebagai variabel independen maupun variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 75 responden yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 3 dengan uji outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sebaliknya, citra merek memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan lain menunjukkan bahwa citra merek sebagai variabel moderasi memperlemah pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian, namun memperkuat pengaruh harga terhadap keputusan pembelian.
Pengaruh Konsentrasi Giberelin Terhadap Keberhasilan Penyambungan (Grafting) Tanaman Kamboja (Adenium Obesum) Ainun, Nur; Laude, Syamsuddin; Hadid, Abd
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2425

Abstract

Kamboja (Adenium obesum) merupakan tanaman hias yang cukup populer di Indonesia karena bentuk bunganya yang indah dan memiliki nilai estetika tinggi. Salah satu upaya untuk memperoleh tanaman berbunga lebih cepat adalah melalui perbanyakan vegetatif dengan metode penyambungan (grafting). Teknik grafting dilakukan dengan menyambungkan batang bawah dan batang atas sehingga membentuk individu baru. Keberhasilan grafting sangat dipengaruhi oleh faktor fisiologis tanaman, terutama peran hormon pertumbuhan. Salah satu cara meningkatkan aktivitas hormon adalah dengan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) seperti giberelin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi giberelin terhadap keberhasilan grafting tanaman kamboja. Penelitian dilaksanakan di Perumahan Layana Indah, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) enam perlakuan: K0 (kontrol), K1 (50 ppm), K2 (100 ppm), K3 (150 ppm), K4 (200 ppm), dan K5 (250 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa giberelin berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas, tetapi tidak berpengaruh terhadap panjang tunas, jumlah daun, maupun diameter tunas. Konsentrasi terbaik diperoleh pada perlakuan K4 (200 ppm).
Menilai Daya Dukung Tanaman Pangan Untuk Swasembada di Kabupaten Banggai Puspapratiwi, Dian; Enteding, Trianto; Adjalamin, Evawati R; Sataral, Mihwan; Katili, Hidayat Arismunandar; Bidullah, Taufik
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2426

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Banggai mendorong kebutuhan peningkatan produksi pangan yang berkelanjutan, sehingga diperlukan kajian mengenai daya dukung lahan terhadap tanaman pangan utama. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komoditas pangan unggulan serta menilai kapasitas lahan pertanian dalam mendukung swasembada pangan daerah. Metode yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dan Shift Share Analysis (SSA) untuk menentukan komoditas unggulan, serta analisis daya dukung wilayah berdasarkan perbandingan jumlah penduduk dengan tingkat produksi pangan optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung, padi sawah, padi ladang, kedelai, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar merupakan tanaman pangan unggulan di Kabupaten Banggai. Namun, hanya padi sawah (nilai daya dukung 2,8; terdapat di 6 kecamatan/26,1%) dan jagung (1,7; terdapat di 13 kecamatan/56,5%) yang menunjukkan nilai LQ > 1, sehingga berpotensi mencapai swasembada pangan. Komoditas lainnya memiliki daya dukung relatif rendah (LQ < 1), sehingga memerlukan perhatian strategis dari pemangku kepentingan untuk memperkuat kapasitas produksi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan padi sawah dan jagung sebagai prioritas utama dalam pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Banggai.
Menakar Ketahanan Pangan di Kabupaten Sidoarjo Simanjuntak, Gabriela Marie Curie; Hidayat, H. Syarif Imam; Setiawan, Risqi Firdaus
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2562

Abstract

Indeks ketahanan pangan digunakan untuk menilai kemampuan suatu daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan melalui dimensi ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan. Penelitian ini bertujuan mengukur indeks ketahanan pangan Kabupaten Sidoarjo tahun 2023, menganalisis pengaruh variabel ketersediaan, keterjangkauan, serta pemanfaatan pangan, dan memetakan ketahanan pangan berdasarkan aspek ketersediaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks ketahanan pangan Kabupaten Sidoarjo tahun 2023 berada pada kategori cukup baik, meskipun terdapat disparitas antar wilayah. Variabel ketersediaan pangan berpengaruh paling signifikan, disusul keterjangkauan dan pemanfaatan. Pemetaan mengungkapkan bahwa wilayah dengan akses pangan terbatas memiliki indeks yang lebih rendah. Tantangan utama meliputi konversi lahan, urbanisasi, dan perubahan pola konsumsi. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan terpadu pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk memperkuat aksesibilitas pangan, diversifikasi produksi, serta pemanfaatan teknologi pertanian berkelanjutan.
Analisis Potensi Lahan Untuk Pengembangan Agroekowisata di Hulu DAS Batu Gajah Kota Ambon Latupeirissa, Anggie Asafita; Kunu, Pieter Jose; Latupapua, Andrias Izaac; Luhukay, Marcus
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2584

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi faktor pembatas kesesuaian lahan untuk pengembangan agroekowisata, menilai kesesuaian lahan bagi komoditas tanaman pilihan, serta merumuskan arahan pengembangan agroekowisata yang berkelanjutan di hulu DAS Batu Gajah, Kota Ambon. Kelas kesesuaian lahan ditentukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), sedangkan evaluasi kesesuaian komoditas (nenas, salak, durian, dan duku) didasarkan pada persyaratan tumbuh masing-masing tanaman. Hasil penelitian menunjukkan lahan terbagi dalam dua kelas, yaitu Cukup Sesuai (S2) seluas 113,43 ha (33,9%) dengan pembatas ketersediaan objek wisata, dan Hampir Sesuai (S3) seluas 220,90 ha (66,07%) dengan pembatas tambahan pada aspek pengelolaan. Dari empat komoditas yang dianalisis, nenas terpilih sebagai unggulan dengan kelas S3 seluas 172,84 ha (51,7%) dan faktor pembatas curah hujan dan kemiringan lereng, sementara 161,49 ha (48,3%) tergolong Tidak Sesuai (N) akibat kemiringan lahan curam. Arahan pengelolaan menekankan pengembangan agroekowisata berbasis komoditas nenas. Strategi yang direkomendasikan meliputi pembangunan peningkatn sarana-prasarana wisata, optimasi lahan sesuai kondisi fisik, dan pelibatan masyarakat.
Pengaruh Dinamika Kelompok dan Kebijakan Pertanian Terhadap Kapasitas Petani Agribisnis Jagung di Kecamatan Solokuro, Lamongan Arsita, Rita Vita; Santoso, Wahyu; Harya, Gyska Indah
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dinamika kelompok dan kebijakan pertanian terhadap kapasitas petani agribisnis jagung di Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan metode random sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 petani jagung. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kelompok berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas petani; semakin kuat dinamika dalam kelompok tani, semakin tinggi kapasitas individu petani. Selain itu, kebijakan pertanian juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapasitas petani. Kebijakan tersebut meliputi program penyuluhan dan pelatihan teknis, kemudahan akses terhadap pembiayaan dan kredit usaha, serta subsidi sarana produksi. Implementasi kebijakan ini berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi aktif, produktivitas, dan efisiensi usaha tani, yang secara keseluruhan berdampak pada peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani jagung.
Hubungan Implementasi Inovasi Teknologi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Ramah Lingkungan Dengan Respons Petani di Kecamatan Amahai, Maluku Tengah Ohoirat, Jufri Mulyadi; Kaya, Elizabeth; Siregar, Adelina
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i2.2649

Abstract

Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menyebabkan kerugian produksi secara global sebesar 20–40%, sehingga mendorong pergeseran dari penggunaan pestisida kimia menuju strategi pengendalian yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara implementasi teknologi pengendalian OPT berbasis ramah lingkungan dengan respons petani di Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah sensus terhadap 75 petani, dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil menunjukkan bahwa 61% petani memiliki pengetahuan yang baik, 87% menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan bahan nabati, dan 90% telah menerapkan pengendalian berbasis bahan alami. Respons petani terhadap teknologi ini sangat tinggi, dengan 96% menyatakan efektivitasnya, 95% menilai kemudahan penggunaan, 92% mengakui peningkatan produksi, dan 89% merasakan peningkatan pendapatan. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara implementasi teknologi dan respons petani (r = 0,702; p < 0,05), yang mencerminkan potensi besar untuk pengembangan sistem pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut.