cover
Contact Name
Muh. Haris Zubaidillah
Contact Email
hariszub@gmail.com
Phone
+6285249400518
Journal Mail Official
hariszub@gmail.com
Editorial Address
Desa Mihu RT 03
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kepesantrenan
ISSN : 29878020     EISSN : 29875811     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.10198921
It is designed to be a useful source of information for readers interested in learning about various aspects of education in pesantren
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 01 (2026): January - June 2026" : 5 Documents clear
AKHLAQ SEBAGAI PILAR PEMBENTUKAN KARAKTER DALAM UPAYA MENGATASI KECANDUAN GADGET M. Aiman Naufal; Sugiannor; Muhammad Murtadha; Muh. Haris Zubaidillah
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan Vol. 4 No. 01 (2026): January - June 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/

Abstract

Kecanduan gawai pada anak dan remaja telah memicu krisis kesehatan mental dan degradasi moral yang serius. Pendekatan eksternal dan intervensi medis terbukti belum menyentuh akar permasalahan yang terletak pada lemahnya kontrol diri terhadap algoritma digital adiktif. Penelitian kualitatif studi kepustakaan ini bertujuan menganalisis peran pendidikan akhlak sebagai instrumen pengendalian perilaku adiktif dalam perspektif Islam. Data bersumber dari Al-Qur’an, Hadits, pemikiran ulama, serta literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak berfungsi sebagai sistem kendali internal (self-control) melalui nilai sabar, bijaksana, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini berperan sebagai "antivirus mental" yang menahan impuls adiktif dan menjaga kedaulatan individu atas waktu. Disimpulkan bahwa penguatan akhlak merupakan solusi preventif fundamental dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif teknologi digital.
AQIDAH DAN PEMBENTUKAN MORAL UMAT ISLAM AKHLAK SEBAGAI LANDASAN KESEMPURNAAN MANUSIA DALAM FILSAFAT ISLAM Shopiah Lubabah; Ummi rasyidah; Khalisatun Naza; Rif’an Syafruddin
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan Vol. 4 No. 01 (2026): January - June 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/

Abstract

Penelitian ini mengambil pembahasan dari adanya ketidaksesuaian antara ajaran ideal aqidah islam dan kondisi moral umat islam oada masa kini. Secara normatif, aqidah di posisikan sebagai dasar utama pembentukan akhlak serta pencapaian kesempurnaan manusia, namun dalam realitas sosial nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran aqidah dalam membentuk moral umat islam serta menjelaskan fungsi akhlak sebagai fondasi kesempurnaan manusia dalam perspektif filsafat islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan normatif-teologis dan normatif-filsofis melalui studi kepustakaan. Teknik analisis data meliputi tafsir tematik ( mawdu'i ), analisis hermeneutis, komparatif, kritis, serta sintesis teoretik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan aqidah yang dipahami dan dihayati secara mendalam berimplikasi pada terbentuknya akhlak mulia sebagai wujud keimanan, sedangkan lemahnya internalisasi aqidah menjadi salah satu faktor penyebab krisis moral . Oleh karena itu, integrasi aqidah dan akhlak  menjadi elemen penting dalam pembentukan moral umat islam
TANTANGAN AQIDAH DALAM DUNIA KEPESANTRENAN ANALIS ISLAM TERHADAP KRISIS KEIMANAN DI ERA DIGITAL Hidayati; Nor Jannah; Tengku Aminah mufidah; Alfianor
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan Vol. 4 No. 01 (2026): January - June 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan akidah dalam dunia kepesantrenan serta menganalisis respons Islam terhadap krisis keimanan di era digital. Perkembangan teknologi informasi dan media digital telah membawa pengaruh signifikan terhadap pola pikir dan perilaku keagamaan santri, sehingga berpotensi melemahkan internalisasi nilai-nilai akidah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-teologis dan analisis kritis melalui studi kepustakaan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, hadis Nabi, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan akidah dan pendidikan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan akidah di pesantren meliputi masuknya paham relativisme agama, sekularisasi nilai, maraknya konten keagamaan yang tidak otoritatif, serta lemahnya kontrol terhadap penggunaan media digital. Islam menawarkan solusi melalui penguatan pendidikan akidah yang komprehensif, peningkatan literasi digital santri, dan optimalisasi peran pesantren sebagai pusat pembinaan iman berbasis Al-Qur’an dan Sunnah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga keteguhan akidah di tengah arus digitalisasi yang semakin kompleks.
KONSEP SIFAT KALAM ALLAH MENURUT IMAM AL GHAZALI DAN MUTAZILAH siti halwiyah; Amelia sari; Miftahul Janah; Ahmad Humaidi
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan Vol. 4 No. 01 (2026): January - June 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/

Abstract

Pembahasan tentang sifat kalam Allah menjadi salah satu pembahasan penting dalam pemikiran Islam karena berkaitan langsung dengan cara memahami wahyu dan konsep ketuhanan. Dalam hal ini perbedaan pandangan antara Mu’tazilah dan Imam al-Ghazali menunjukkan adanya perbedaan cara memahami sifat kalam Allah. Penelitian ini membahas bagaimana konsep sifat Allah di pahami oleh Mu’tazilah dan Imam Al-Ghazali, sekaligus melihat persamaan dan perbedaan pandangan keduanya dalam menjaga prinsip tauhid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode kepustakaan, dengan sumber data berupa karya-karya klasik Mu’tazilah, tulisan Imam Al-Ghazali serta sumber bacaan lainnya. Data di analisis secara menjelaskan pandangan masing-masing kemudian membandingkan persamaan dan perbedaan nya.
AKIDAH ISLAM DAN TANTANGAN RASIONALISME MODERN TELAAH PERAN AKAL DAN WAHYU DALAM PEMIKIRAN ISLAM Anisa Dewi; Nor Ismi; Siti Noorhayati; Samsul Fajeri
Al-Ma'had: Jurnal Ilmiah Kepesantrenan Vol. 4 No. 01 (2026): January - June 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/

Abstract

Rasionalisme modern menempatkan akal sebagai otoritas utama dalam menentukan kebenaran, sehingga dalam banyak hal cenderung mengesampingkan peran wahyu dan realitas metafisik. Paradigma pemikiran semacam ini menjadi tantangan serius bagi akidah Islam yang menjadikan wahyu sebagai sumber kebenaran absolut, sementara akal diposisikan sebagai sarana untuk memahami, menalar, dan menguatkan kebenaran wahyu tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep akidah Islam serta menganalisis secara kritis tantangan rasionalisme modern terhadapnya, khususnya dalam konteks relasi antara akal dan wahyu dalam pemikiran Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah sumber-sumber klasik dan kontemporer dalam bidang ilmu kalam dan filsafat Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam tidak menolak peran akal, bahkan mengakui urgensinya dalam memahami ajaran agama, namun tetap memberikan batasan agar akal tidak melampaui otoritas wahyu. Dengan demikian, integrasi yang harmonis antara akal dan wahyu menjadi pendekatan fundamental dalam menjaga kemurnian akidah Islam sekaligus mempertahankan relevansinya di tengah dinamika pemikiran rasionalisme modern.

Page 1 of 1 | Total Record : 5