cover
Contact Name
Nashrudin Latif
Contact Email
ekobisabdimas@unipasby.ac.id
Phone
+6281553826002
Journal Mail Official
ekobisabdimas@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EKOBIS ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27219933     DOI : https://doi.org/10.36456/ekobisabdimas.
Core Subject : Economy, Education,
FOCUS and SCOPE EKOBIS ABDIMAS :Jurnal Pengabdian Masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memiliki kajian ruang lingkup pada topik di bidang: Pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Kesehatan, gizi, penyakit tropis, dan obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial Inovasi teknologi dalam bisnis Pengembangan bisnis konvensional dan bisnis syariah Analisis kebencanaan dari sudut pandang ekonomi, bisnis konvensional dan syariah, akuntansi, manajemen, dan sosial humaniora
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2021): Desember" : 18 Documents clear
Penguatan UMKM Penyandang Disabilitas Naeema Melalui Perijinan Usaha dan Modal Usaha Aristha Purwanthari Sawitri; Fachrudy Asjari; Bayu Adi; Sigit Prihanti Utomo
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4856

Abstract

Yayasan Naeema merupakan Yayasan yang memberikan wadah pengembangan diri bagi penyandang disabilitas yang berlokasi di Kota Trenggalek. Pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pengembangan kegiatan produktif harus dilakukan agar menghasilkan usaha yang memiliki nilai tambah dan berorientasi pasar.Penyandang disabilitas yang mengikuti program ini telah berhasil memiliki usaha percetakan yang dikelola secara mandiri. Hasil survei yang dilakukan oleh tim pengabdian pada UMKM Disabilitas Yayasan Naeema Trenggalek adalah masih kurangnya pengetahuan pemilik usaha UMKM mengenai permodalan serta perijinan usaha. Pengetahuan penyandang disabilitas mengenai pemahaman dan penggunaan bank digital untuk pengajuan modal usaha masih sangat terbatas sehingga pelaku usaha belum siap menggunakan sistem perbankan untuk membantu keberlanjutan usahanya. Permasalahan lain yang dihadapi yaitu Usaha Percetakan Penyandang Disabilitas belum memiliki perizinan usaha. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan kegiatan pengabdian melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan mengenai permodalan serta perijinan usaha. Hasil kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tim adalah peningkatan pengetahuan penyandang disabilitas mengenai pengembangan bisnis melalui pengajuan modal usaha secara bijak dan penguatan usaha melalui legalitas usaha yang telah diterbitkan oleh Lembaga OSS.
Upaya Peningkatan Pendapatan UMKM Percetakan Yayasan NAEEMA Trenggalek Melalui Scale Up Product Pada Platform E-Commerce Sutama Wisnu Dyatmika; Tony Susilo Wibowo; Widiar Onny Kurniawan; Subakir Subakir
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4857

Abstract

Yayasan Naeema yang didirikan oleh Saudari Tary berfokus kepada kemandirian ekonomi para anggotanya. Berawal dari lima orang kini Yayasan Naeema memiliki anggota mendekati 300 orang. Segala capaian berhasil didapatkan satu persatu hingga saat ini sebagian anggota yang telah memiliki bisnis percetakan menginginkan terobosan baru dalam menjalankan bisnisnya. Pola bisnis konvensional sudah tidak dapat diandalkan lagi sehingga mereka bermaksud untuk masuk ke pasar digital. Langkah yang akan dilakukan adalah masuk ke dalam E-commerce agar produk dan jasa di bidang percetakan yang selama ini telah dilakukan dapat berkembang dan tidak hanya mendapatkan konsumen di lingkungan Jawa Timur namu juga di seluruh Indonesia bahkan dunia. Pelatihan yang dilakukan menitik beratkan pada tiga hal yaitu: (1) Pengenalan ecomerce bagi pelaku bisnis percetakan, (2) Penggunaan media digital sebagai penunjang bisnis ecomerce, dan (3) Langkah teknis maintenance bisnis yang sudah di-digitalkan. Hasil dari pelatihan ini para peserta mendapatkan banyak sekali manfaat dan akan melakukan hal baru dalam bisnisnya masing-masing.
Pemberdayaan UMKM Disabilitas Trenggalek untuk Peningkatan Pendapatan Pasca Pandemi melalui Upgrading Sosial Media Evita Purnaningrum; I Made Bagus Dwiarta; Tri Ariprabowo; R. Bambang Dwi Waryanto; Aji Prasetyo
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4858

Abstract

Percepatan dan pertumbuhan teknologi tidak dapat dipungkiri mengalami kenaikan yang siginifikan dan terjadi lonjakan akibat adanya pandemi. Para pelaku UMKM yang belum memiliki persiapan terdapat perubahan yang siginifikan ini akan merasa kualahan bahkan hingga gulung tikar. Hal tersebut menjadi latar belakang pemberdayaan masyarakat ini terutama bagi para pelaku UMKM Disabilitas yang membutuhkan teknik ekstra dan penanganan khusus. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Kota Trenggalek dengan sasaran adalah disabilitas tuna rungu yang memiliki UMKM jenis katering. Kegiatan dilakukan dengan cara hybrid learning yakni daring dan tatap muka secara langsung dengan pendekatan berbasis penyuluhan dan praktek secara langsung. Terdapat beberapa tahapan yang dilakukan yakni: pendalaman permasalahan, pengantar mengenai teknologi, praktek pembuatan sosial media, evaluasi dan hasil akhir. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM dapat melakukan upgrading sosial media secara mandiri dengan teknik yang tepat dan efisien
Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Kedai Reny (Komunitas Penyandang Disabilitas Naeema Trenggalek) Rina Fariana; Siti Samsiyah; Ferry Hariawan; Bisma Arianto; Yuni Sukamdani
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4859

Abstract

Saat ini tidaklah sulit untuk melakukan penyusuan laporan keuangan yang baik dan benar. Banyak aplikasi yang menyediakan kemudahan bagi pelaku usaha untuk meyusun laporan keuangan. Pencatatan secara digital saat ini sudah mulai menggantikan pencatatan secara manual. Kemudahan dan kesederhaan dalam pemakaiannya sangat membantu pelaku usaha untuk menyusun laporan keuangan dan menghindari terjadinya kesalahan pencatatan. Pelaku usaha dapat mengatur keuangan dengan cepat, cermat dan tetap akurat. Kedai Reny merupakan salah satu UMKM catering Yayasan Naeema yang berada di Jalan Tapan RT 14 RW 03 Desa Kerjo Kecamatan Karangan. Usaha catering ini tidak hanya menjual makanan tetapi juga minuman. Kendala yang dialami Kedai Reny yaitu masih manualnya pencatatan laporan keuangan sehingga Kedai Reny terkadang mengalami kesulitan dalam pencatatan pemasukan dan pengeluaran kas nya terutama ketika kedai lagi ramai. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran usahanya juga dilakukan ala kadarnya, sehingga banyak pengeluaran yang tidak tercatat meskipun nilai nya kecil. Metode pelaksaan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui 4 tahapan, yaitu pelatihan, praktik, monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu pengelola Kedai Reny telah mampu mengaplikasikan penggunaan aplikasi keuangan untuk android diantaranya buku warung. Pengguaan aplikasi buku warung membantu pengelola kedai mencatat transaksi menjadi lebih mudah, cepat, tepat dan teratur. Kelalaian dalam terlambat mencatat atau lupa mencatat pengeluaran atau pemasukan dapat diminimalisir. Penggunaan aplikasi keuangan selaian memudahkan dalam pencatatan transksi juga memudahkan pengelola kedai untuk mengetahui laba atau rugi kedai secara real time. Manfaat lain yang dirasakan oleh pengelola kedai yaitu dalam pencatatan persediaan kedai. Mereka menjadi mengetahui trend penjualannya. Melalui evaluasi penjualan yang ada di aplikasi, pengelola keuangan menjadi mengetahui saat kapan penjualan meningkat dan menurun. Pengelolaan persediaan menjadi lebih mudah, mereka tidak lagi kekurangan stock persediaan bahan maupun tidak ada lagi bahan makanan yang menjadi basi dengan adanya fitur informasi atau peringatan stok yang menipis.
Menyusun Laporan Keuangan Sederhana UMKM Di Kelurahan Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan Kota Surabaya Bayu Rama Laksono; Nurdina Nurdina; Martha Suhardiyah; Mutiara Rachma Ardhiani; Nashrudin Latif
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4860

Abstract

Skala usaha besar maupun kecil sangat membutuhkan laporan keuangan. Kebutuhan membuat buku catatan terkait pengeluaran, pemasukan, kas utama, stok barang dan inventaris barang diperlukan untuk memastikan transparansi dan alokasi lalu lintas keuangan. Aspek pengeluaran menunjukkan posisi modal usaha yang telah dikeluarkan melalui alokasi biaya-biaya tepat guna. Aspek pemasukan memastikan transaksi hasil penjualan dan piutang diketahui telah menjadi pendapatan usaha. Aspek kas utama membentuk akumulasi informasi antara pengeluaran dan pemasukan untuk memastikan posisi usaha dalam kondisi untung atau rugi. Aspek stok barang mencermati upaya ketersediaan barang dalam proses keluar masuknya transaksi. Sedangkan aspek inventaris barang dilakukan untuk mengendalikan aset usaha tetap efektif dan efesien digunakan. Kelima aspek terangkum dalam laporan keuangan sederhana dibuat menjadi upaya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjamin keberlangsungan usaha. Aspek penting itu menjadi bidang garapan tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi Universitas PGRI Adi Buana kepada UMKM di Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, melalui arahan dalam menyusun laporan keuangan sederhana.
Menghitung Harga Pokok Produksi yang Tepat Pada UMKM Amanah Blimbing Wuluh di Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan - Surabaya Fauziyah Fauziyah; Taudlikhul Afkar; Untung Lasiyono; Noerchoidah Noerchoidah
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4861

Abstract

Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat di Dukuh Menanggal Surabaya ini adalah untuk memberikan keterampilan pada UMKM yang tergabung dalam paguyuban Amanah Blimbing Wuluh untuk dapat menentukan harga pokok produksi yang tepat dalam rangka melakukan penjualan produk yang telah diproduksi. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM ini adalah keterbatasan pengetahuan mengenai cara menentukan harga pokok produksi sehingga membuat harga jual yan ditentukan hanya berdasarkan harga pasar yang berlaku. Solusi yang diberikan oleh tim yaitu memberikan pengetahuan, pelatihan, dan pendampingan selama lebih-kurang 4(empat) bulan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai cara menentukan harga pokok produksi, dan hasil pelatihan juga menunjukkan adanya peningkatan dalam keterampilan menentukan harga pokok produksi meskipun masih terdapat beberapa kekurangan dalam menentukan penggunaan full costing atau variabel costing. Selain itu selama pendampingan peserta merasa lebih dekat dan diperhatikan karena merasa diberikan wawasan dan tambahan keterampilan dalam menyusun administrasi sebagai kelengkapan dalam menjalankan bisnis di sektor UMKM.
Pendekatan Sales Booster Dan Marketing Dalam Upaya Optimalisasi Usaha Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan Kota Surabaya Tahun 2021 Yuli Kurnia Firdausia; Sugijanto Sugijanto; Teguh Purwanto; Edy Sulistiyawan; Moch. Munir Rachman
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4997

Abstract

Mayoritas UMKM sebesar 82,9% merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan hanya 5,9% yang mengalami pertumbuhan positif. Kondisi Pandemi ini bahkan menyebabkan 63,9% dari UMKM yang terdampak mengalami penurunan omzet lebih dari 30%. Hanya 3,8% UMKM yang mengalami peningkatan omzet. Beruntung dengan di era sekarang ini hidup kita sudah erat dengan globalisasi dan kemajuan yang pesat dalam bidang teknologi. Hal ini dikarenakan dengan kemudahan mengakses komunikasi yang dapat mengikis ruang dan waktu, sehingga orang dari seluruh dunia dapat berinteraksi dengan mudah melalui internet, termasuk interaksi jual beli antara penjual dan pembeli. Dengan menggunakan media sosial sebagai sales booster, para pelaku UMKM meningkatkan penjualan mereka. Kelurahan Dukuh Menanggal Kecamatan Gayungan Kota Surabaya, adalah salah satu wilayah kelurahan di kota Surabaya yang berada di jalan Dukuh Menanggal XII/6 Surabaya. Warga Dukuh Menanggal yang mempunyai pendapatan perkapita rendah juga mengakibatkan kemampuan Sumber Daya Manusia ( SDM ) menjadi rendah. Maka dari itu ada benarnya dilakukan pemberdayaan pedagang kaki lima dan para pelaku UMKM di Dukuh Menanggal. Hal ini menjadi latar belakang Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk menjadikan Desa Dukuh Menanggal Surabaya sebagai tempat untuk pengabdian masyarakat.
Optimalisasi Pemberdayaan Kelompok Masyarakat dan Dampaknya Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Dalam Mewujudkan Wisata Edukasi Potensi Desa Chusnul Rofiah
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4999

Abstract

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Berbasis Kinerja adalah suatu kegiatan optimalisasi potensi desa yang diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Strata perekonomian penduduk Desa Krembangan cukup beragam. Masih adanya keluarga yang terkategori miskin dan dibawah garis kemiskinan. Jumlahnya pun masih tergolong banyak. Sedikitnya terdapat 615 kepala keluarga. Kondisi ini tentu membutuhkan perhatian dan pemberdayaan tentunya, untuk mengangkat dan menyelamatkan mereka dari keterpurukan. Atas dasar hal itulah maka yang dilakukan pendampingan bagi kelompok masyarakat inovatif Desa Krembangan dengan fokus Strategi Branding Icon Destinasi Wisata Edukasi Melalui Optimalisasi Potensi Desa Dengan Memberdayakan Generasi Millennial melalui kerjasama antara pemerintah desa krembangan dalam hal ini kelompok masyarakat Inovatif yang berkegiatan langsung, Pemerintah Kabupaten Jombang dalam hal ini dilakukan oleh BAPPEDA Kab. Jombang, Pusat Studi Kewirausahaan Dewantara dalam program pemberdayaan kelompok masyarakat berbasis kinerja yang dilaksanakan mulai selama 3 bulan Agustus sampai dengan Oktober 2021, menjawab tujuan dilaksanakan program pemberdayaan kelompok masyarakat berbasis kinerja sebagai berikut : (1) Membuka peluang kesempatan kerja bagi masyarakat dengan keterampilan mengukir sandal jepit (2) Pemberdayaan masyarakat sehingga terwujud kampung sandal ukir di Desa Krembangan sesuai dengan bidangnya dan potensi daerah (3) Mengembangkan dan mendorong semua potensi UMKM desa Krembangan melalui pelatihan dan pengembangan pasar.

Page 2 of 2 | Total Record : 18