cover
Contact Name
Jakson Sespa Toisuta
Contact Email
jakson.toisuta28@gmail.com
Phone
+6285103507153
Journal Mail Official
jakson.toisuta28@gmail.com
Editorial Address
Jl. G. Bambapuang I. No.26 C. Lariangbangi, Kec.Makassar, Kota Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
ISSN : 29629349     EISSN : 28298381     DOI : https://doi.org/10.62738/ej.v1i1
EULOGIA (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani) adalah merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2829-8381 (online), ISSN: 2962-9349 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar. dengan lingkup kajian penelitian adalah: Teologi Sistematika Teologi Biblikal Pelayanan Pastoral Konseling Gereja, Misi, dan Masyarakat Pendidikan Kristen Kepemimpinan Kristen Musik Gerejawi
Articles 49 Documents
Pentingnya Pengasuhan Orang tua dalam Meningkatkan Kualitas Sensori Motorik Anak Usia Emas (0-2 Tahun) melalui Sistem Pembelajaran Audio Visual Merlin Lebang; Kristin Kerenhapukh Pasa
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 2: November 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i2.13

Abstract

Good parents must nurture, educate and give the best to their children. This writing is done qualitatively or literature study by taking and processing data sources from various sources such as books, journals, or other articles. The objectives that can be obtained through this writing are first, to know and understand the importance of parental care in improving the sensorimotor quality of golden age children (0-2 years). Second, to know and understand the audio-visual learning system. Third, to know and understand the importance of parenting in improving the sensorimotor quality of golden age children (0-2 years) through an audio-visual learning system. The results obtained are that as the main pillar in the family, parents must always carry out their functions, duties, and responsibilities appropriately, especially at the beginning of the child's growth period. One of the ways to fulfill this is through the provision of effective and appropriate education for children according to their developmental age. To support this, learning in the form of images and sounds can be used as an appropriate and suitable method for teaching children aged 0-2 years because this learning system will improve children's sensory and motor development. This is what will affect the level of ability or intelligence of children in the process of growth and development to be more responsive and active. AbstrakOrang tua yang baik pasti mengasuh, mendidik dan memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya. Penulisan ini dilakukan secara kualitatif atau studi pustaka dengan mengambil dan mengolah sumber data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal-jurnal, ataupun artikel-artikel lainnya. Tujuan yang dapat diperoleh melalui penulisan ini adalah pertama, untuk mengetahui dan memahami pentingnya pengasuhan orang tua dalam meningkatkan kualitas sensori motorik anak usia emas (0-2 tahun). Kedua, untuk mengetahui dan memahami sistem pembelajaran audio visual itu. Ketiga, untuk mengetahui dan memahami pentingnya pengasuhan orang tua dalam meningkatkan kualitas sensori motorik anak usia emas (0-2 tahun) melalui sistem pembelajaran audio visual. Hasil yang diperoleh adalah sebagai pilar utama dalam keluarga, orang tua senan-tiasa harus menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya dengan tepat khususnya di awal masa pertumbuhan anak. Hal ini dipenuhi salah satunya melalui pemberian pendidikan yang efektif dan tepat bagi anak sesuai dengan usia perkembangannya. Untuk menunjang hal ini maka pembelajaran dalam bentuk gambar dan suara dapat dipakai sebagai metode yang tepat dan cocok untuk mengajar anak di usia 0-2 tahun karena sistem pembelajaran ini akan meningkatkan perkembangan sensori dam motorik anak. Hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi tingkat kemampuan atau kecerdasan anak dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya menjadi lebih tanggap dan aktif.  
Studi Komparatif Hukuman Mati Berdasarkan Alkitab Dan Sistem Hukum Pidana Di Indonesia Kandou, Metsie; Ibrahim, Ibrahim
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i1.75

Abstract

Abstract:The idea of the death penalty is still a hot and interesting topic to discuss. There is an impact in the execution of the death penalty, where the death penalty is closely related to the right to life or human rights. The purpose of this study is to see a comparison of the death penalty from the legal view in Indonesia and the Biblical view. This study uses qualitative research methods that are descriptive. This research is based on data with references from various journals and books as sources in this paper. The results of this study show that the positive law of the State of Indonesia still recognizes and applies the death penalty. The death penalty is carried out through rigorous and meticulous procedures, considering the various reasons why the death penalty is a last resort for convicting people who commit serious crimes. From a Biblical perspective, law enforcement must not violate the value of justice. God is very concerned about the value of justice, so when judges choose someone who commits a serious offense, they must consider these elements and principles of justice. If God were truly just, He would not let those who make mistakes go unpunished. It is possible for further studies to find the best alternative as punishment for perpetrators of crimes as much as possible, but on the other hand does not eliminate and still respect the right to life of every individual.Keywords: comparative; Law; Punishment; Die; Bible; PunishmentAbstrak: Gagasan mengenai hukuman mati sampai saat ini masih menjadi topik yang hangat dan menarik untuk dibahas. Adanya dampak dalam eksekusi hukuman mati, dimana hukuman mati sangat berkaitan erat dengan hak hidup atau hak asasi manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan hukuman mati dari pandangan hukum di Indonesia dan pandangan Alkitab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini didasarkan pada data-data dengan acuan dari berbagai jurnal dan buku-buku sebagai sumber dalam tulisan ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hukum positif Negara Indonesia masih mengakui dan menerapkan hukuman mati. Hukuman mati dilaksanakan melalui prosedur yang ketat dan cermat, mempertimbangkan berbagai alasan mengapa hukuman mati menjadi pilihan terakhir untuk memvonis orang yang melakukan kejahatan berat. Dari perspektif Alkitab, Penegakan hukum tidak boleh melanggar nilai keadilan. Allah sangat memperhatikan nilai keadilan, jadi ketika hakim memilih seseorang yang melakukan pelanggaran berat, mereka harus mempertimbangkan elemen dan prinsip keadilan ini. Jika Allah benar-benar adil, Dia tidak akan membiarkan orang yang melakukan kesalahan bebas dari hukuman. Dimungkinkan adanya kajian lanjutan untuk mencari alternatif terbaik sebagai ganjaran hukuman bagi pelaku kejahatan semaksimal mungkin, namun di sisi lain tidak menghilangkan dan tetap menghormati  hak hidup setiap individu.
Kode Etik Dalam Perspektif Teologis Sebagai Pedoman Bagi Pendidik Kristen Dalam Melaksanakan Tugas Profesinya Poerti Poerti; Gloria Tupamahu; Yonatan Alex Arifianto
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v3i1.47

Abstract

Guru dan segala etika serta professional, dalam mengajar memang harus sesuai dengan segala kepakaran namun dalam pengajaran pendidikan agama Kristen guru harus bersikap sesuai dengan Alkitab yang dimana sudah seharusnya menyertakan Tuhan dalam setiap proses pembelajaran. Sehingga ketika dalam proses pembelajaran tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan saja tetapi ada nilai-nilai kekristenan yang diajarkan supaya kerohanian setiap anak bisa terus bertumbuh, tujuannya supaya ada pedoman bagi guru untuk melaksanakan tugas profesinya. Mengunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi pustaka maka dapat disimpulkan bahwa peran penting etika sangat memberikan sumbangsih untuk bisa membantu setiap naradidik dalam perubahan karakter, dan memutuskan sesuatu hal yang baik dan tidak baik. Guru Kristen harus menjadikan Alkitab sebagai dasar yang paling utama unuk mengajar. Supaya apa yang di ajarkan itu tidak bersifat biasa saja, tetapi ada kesaksian hidup yang dibagikan, yang dimana lewat kesaksian itu ada nilai-nilai kekristenannya. Sehingga bisa memotivasi setiap anak didik dan kerohaniannya pun bisa bertumbuh. Pendidikan Kristen merupakan suatu pendidikan yang bersifat mutlak, dalam memberikan bimbingan, tuntunan, dalam mencapai suatu kedewasaan.
Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pengelolaan Kelas Agus Prihanto; Yuli Pheanto
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 1: Mei 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v2i1.18

Abstract

The professionalism of Christian Religious Education teachers is an essential part of the educational process, especially in terms of managing the class. This study aims to determine whether the professionalism of Christian religious education teachers is significant in managing the class so that the professionalism of a teacher can play a role in managing class. In addition, this article aims to find out how a professional Christian Religious Education teacher can control the class properly. The research method used in this article is the descriptive qualitative method. The data source is obtained through secondary data sources and presented descriptively. The results of the analysis of this article are that the professionalism of Christian Religious Education teachers is indispensable in classroom management. Professional teachers can utilize every available resource to manage the class well. The resources used to manage the class include 1) Physical resources in the form of classroom furniture and students; 2) Personal resources including the character, intelligence, and spirituality of students; 3) Social environment resources, namely class rules/school rules, culture, and social environment.  AbstrakProfesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen merupakan bagian yang penting dalam proses mendidik, khususnya dalam hal mengelolah kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah profesionalisme guru pendidikan agama kristen penting dalam mengelolah kelas, sehingga keprofesionalisme seorang guru tersebut dapat berperan dalam mengelolah kelas. Selain itu artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagai mana cara seorang guru Pendidikan Agama Kristen yang profesional dapat mengelolah kelas dengan benar. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini adalah metode kualitatif  deskriptif, sumber data diperoleh melalui sumber data skunder, dan disajikan secara deskriptif. Hasil analisis dari artikel ini adalah profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen sangat dibutuhkan dalam pengelolaan kelas. Guru yang profesional dapat memanfaatkan setiap sumber daya yang ada untuk mengelola kelas dengan baik. Sumber daya yang digunakan untuk mengelola kelas antara lain 1) Sumber daya fisik berupa perabot kelas dan juga peserta didik; 2) Sumber daya personal antara lain karakter, kecerdasan dan kerohanian dari peserta didik; 3) Sumber daya lingkungan sosial yaitu aturan-aturan kelas/ tata tertib sekolah, budaya dan lingkungan sosial. 
Efektivitas Pelayanan Konseling Kristen terhadap Keharmonisan Keluarga di Gereja Bethel Indonesia “Filadelfia” Makassar Ibrahim Ibrahim
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 1, No 1: Mei 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v1i1.9

Abstract

One of the problems faced by Christian families is the failure to resolve problems in the family, especially in marriage so that the family becomes disharmonious and leads to a divorce. The purpose of this study was to determine the influence of counseling on family harmony in the Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar. The research methodology used in this study uses quantitative methods with a questionnaire approach and literature study. After conducting research, it was found that there was a significant influence between Christian counseling services on family harmony at the Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar. The results showed that the higher the understanding of Christian Counseling Services at the Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar, the greater the family harmony, and vice versa. The results of the analysis also obtained the ryx2 value (coefficient of determination) of 0.255 or 25.5%, meaning that the contribution of the Christian Counseling Service variable in forming the Family Harmony variable at the Indonesian Bethel Church Filadelfia Makassar is 25.5%, while the remaining 74.5% is explained by other factors that have not been studied in this study.  AbstrakSalah satu yang dihadapi oleh keluarga Kristen adalah kegagalan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan dalam keluarga khususnya pernikahan, sehingga keluarga menjadi tidak harmonis serta berujung pada sebuah perceraian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeta-hui seberapa besar pengaruh pelayanan konseling terhadap keharmonisan keluarga di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan studi pustaka dan kuisioner. Setelah melakukan penelitian ditemukan bahwa  ada pengaruh yang sinifikan antara pelayanan konseling Kristen terhadap keharmonisan keluarga di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi Pemahaman Pelayanan Konseling Kristen  di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar, akan mengakibatkan Keharmonisan Keluarga meningkat, demikian pula sebaliknya. Berdasarkan hasil analisis juga diperoleh nilai ryx2 (koefisien determinasi) sebesar 0,255 atau 25,5%,   ini berarti sumbangan variabel Pelayanan Konseling Kristen dalam membentuk variabel Keharmonian Keluarga di Gereja Bethel Indonesia Filadelfia Makassar adalah  25,5%,  sedangkan sisanya yang  sebesar 74,5% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang belum dikaji dalam penelitian ini.
Pengaruh Kurikulum PAK Terhadap Pembentukan Karakter Siswa SMA Kasih Bagi Bangsa Jakarta Barat Hariyanto, Hariyanto; Simanungkalit, Penni A; Saputro, Mihardo
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.84

Abstract

AbstractStudent character is an important aspect of education that plays a role in shaping individual morals, ethics and personality. The PAK curriculum is designed to provide a deep understanding of Christian teachings and moral values that are expected to be applied in students' daily lives. This study aims to evaluate the effect of the PAK curriculum on student character building at Kasih Bagi Bangsa High School. The research approach is descriptive quantitative using a Likert model questionnaire for 81 students and validity testing is carried out using Pearson's product moment correlation and reliability testing using the Cronbach Alpha formula. The results of the analysis show that the PAK curriculum on character building shows a t value of 7.016 and a p value (Sig) of 0.000 which is below alpha 5% with a coefficient of determian of 0.346. This means that the PAK curriculum has an influence on character building by 34.6%. While the remaining 65.4% is influenced by other variables not examined in this study. The PAK curriculum indicator that is significant in influencing character building at Kasih Bagi Bangsa High School is experiencing spiritual growth with a sample of 81. Keywords: Curriculum, PAK, Character building, SMA Kasih Bagi Bangsa. AbstrakKarakter siswa merupakan aspek penting dalam pendidikan yang berperan dalam membentuk moral, etika, dan kepribadian individu. Kurikulum PAK dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang ajaran Kristen dan nilai-nilai moral yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kurikulum (PAK) terhadap pembentukan karakter siswa di SMA Kasih Bagi Bangsa. Pendekatan penelitian secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket model Likert terhadap 81 siswa dan dilakukan pengujian validitas dengan menggunakan korelasi product moment dari Pearson dan pengujian reliabilitas dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum PAK terhadap pembentukan karakter  menunjukkan nilai t hitung 7,016 dan p value (Sig) sebesar 0,000 yang di bawah alpha 5% dengan koefisien determian 0,346. Hal ini berarti kurikulum PAK memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter sebesar 34,6%. Sedangkan sisanya 65,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Indikator kurikulum PAK yang signifikan dalam mempengaruhi pembentukan karakter di SMA Kasih Bagi Bangsa adalah mengalami pertumbuhan spiritual dengan sampel sebanyak 81. Kata Kunci: Kurikulum, PAK, Pembentukan karakter, SMA Kasih Bagi Bangsa.
Kajian Teologis Pelayanan Pastoral Berdasarkan Yohanes 21:15-17 Serta Implikasinya Dalam Penggembalaan Gereja Masa Kini Ibrahim, Ibrahim; Saputra, Yohanes Subianto; Samjar, Sardi
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.85

Abstract

ABSTRACTPastoral ministry has an important role in determining the progress and retreat of a church. Shepherding is an activity that does many good things, such as helping sick congregations, praying for them, and caring for those in need. This research aims to descriptively describe pastoral ministry in John 21:15-17 to answer the basic needs of pastoral care today. Pastoral ministry in the perspective of the Gospel of John 21:15-17 is that pastoral ministry must be able to influence the life of the congregation as a whole. Pastoral service is carried out on a continuous basis accompanied by sincere love as the basis for pastoral care. In fact, pastoral ministry must provide a sense of comfort and security for the members of the congregation like a sheep that is lovingly protected by its shepherd. Therefore a shepherd must have some competencies such as having a Christian character, having a heart that loves all his sheep or his group, serving faithfully, serving voluntarily and serving by example.Keywords: John 21; Service; Pastoral; Implication; Grazing; Church; today.ABSTRAKPelayanan pastoral memiliki peranan penting dalam menentukan maju mundurnya sebuah gereja. Pengggembalaan adalah kegiatan yang melakukan banyak hal baik, seperti menolong jemaat yang sakit, mendoakan mereka, dan memperhatikan mereka yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara deskritif pelayanan pastoral dalam Yohanes 21:15-17 untuk menjawab kebutuhan dasar pengembalaan masa kini. Pelayanan pastoral dalam persepektif Injil Yohanes 21:15-17 adalah penggembalaan harus dapat mempengaruhi kehidupan jemaat secara keseluruhan. Pelayanan pastoral dilakukan secara bekelanjutan yang disertai dengan kasih yang tulus sebagai dasar penggembalaan. Sejatinya pelayanan pastoral harus memberikan rasa nyaman dan keamanan bagi anggota jemaat sebagaimana domba yang dilindungi dengan kasih oleh gembalanya. Karena itu Seorang gembala harus memiliki beberapa kompetensi seperti memiliki karakter Kristu,s memiliki hati yang mengasihi semua dombanya atau kelompoknya, melayani dengan setia, melayani dengan sukarela dan melayani dengan keteladanan.Kata Kunci: Yohanes 21; Pelayanan; Pastoral; Implikasi; Penggembalaan; Gereja; Masa Kini.
Integrasi AI Dalam Misi Kristen: Peluang Dan Tantangan Dalam Penginjilan Dan Pengajaran Alkitab Kumowal, M.Th, Royke Lantupa; Kalintabu, Heliyanti
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.81

Abstract

Penerapan teknologi AI dalam misi Kristen menjanjikan potensi untuk meningkatkan efektivitas penginjilan dan pengajaran Alkitab. Meskipun teknologi AI menawarkan berbagai peluang, pengintegrasian teknologi ini dalam konteks misi Kristen juga menimbulkan berbagai tantangan yang perlu diatasi, yaitu bagaimana teknologi AI dapat dioptimalkan untuk mendukung upaya penginjilan dan pengajaran Alkitab, serta mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam implementasinya. Dalam mengeksplorasi integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam konteks misi Kristen, penelitian ini menggunakan metode library research. Metode ini memberikan landasan yang kuat bagi penulis untuk mendalami pemahaman tentang peluang dan tantangan yang terkait dengan penerapan AI dalam meningkatkan efektivitas penginjilan dan pengajaran Alkitab dalam lingkungan gereja. Temuan Penelitian dari penelitian ini adalah penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan gereja dan penginjilan menawarkan potensi besar untuk memperluas dampak dan efektivitas pelayanan gereja. Namun, integrasi AI dalam konteks misi Kristen juga menimbulkan sejumlah tantangan, termasuk masalah etika, keamanan data, biaya implementasi, dan perubahan budaya dalam gereja. Dari rangkaian penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan penggunaan teknologi AI dalam pelayanan gereja dan penginjilan membawa implikasi teologis dan etis yang signifikan. Dengan refleksi teologis yang cermat dan pertimbangan etis yang bijaksana, gereja dapat memanfaatkan teknologi ini dengan cara yang memuliakan Tuhan, menghormati martabat manusia, dan memperkuat pelayanan gereja untuk kemuliaan-Nya. Kata Kunci: Integrasi AI; Misi Kristen; Peluang dan Tantangan Misi; Penginjilan; Pengajaran Alkitab
Pengaruh Pendidikan Pluralisme Dalam Kurikulum Bagi Siswa Sma Kristen Yakin Hidup Sukses (YHS) Leatemia, Yurico A.W.; Malan, Aprianus; Puntu, Yesi Novianti
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.101

Abstract

Abstract: Education plays an important role in shaping one's character and worldview. In Indonesia, with its high diversity of religions and beliefs, pluralism education has become very relevant, especially in the school environment. This study aims to determine the influence of pluralism education in the curriculum on the understanding of religion and the level of tolerance of students of Yakin Hidup Sukses Christian High School. Using descriptive quantitative methods and surveys of 30 students, this study found that pluralism education in the curriculum has a positive and significant influence on students' understanding of religion and tolerance. The results of the analysis showed that the application of pluralism education in the curriculum increased religious understanding by 12.43% and tolerance by 28.77%. This study concludes that pluralism education in the curriculum can increase understanding and tolerance of religious diversity among students of Yakin Hidup Sukses Christian High School. Keywords: Christianity; Curriculum; diversity; Pluralism; Student attitudes. Abstrak: Pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan pandangan dunia seseorang. Di Indonesia, dengan keberagaman agama dan kepercayaan yang tinggi, pendidikan pluralisme menjadi sangat relevan, terutama di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan pluralisme dalam kurikulum terhadap pemahaman keberagamaan dan tingkat toleransi siswa SMA Kristen Yakin Hidup Sukses. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan survey kepada 30 siswa, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan pluralisme dalam kurikulum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman keberagamaan dan toleransi siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan pendidikan pluralisme dalam kurikulum meningkatkan pemahaman keberagamaan sebesar 12,43% dan toleransi sebesar 28,77%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan pluralisme dalam kurikulum dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi keberagaman agama di kalangan siswa SMA Kristen Yakin Hidup Sukses. Kata kunci: Kristen; keberagaman;  Kurikulum; Pluralisme; Sikap siswa.
Dampak Metode Diskusi Belajar Terhadap Pemahaman Siswa, Adaptasi Sosial, Pembelajaran Kooperatif Dan Pemikiran Kristis Siswa Randabunga, Berta; Hausjah, Ferdinand Rianto; Ronny, Oei
EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62738/ej.v4i2.102

Abstract

Abstrak : Di tengah globalisasi yang semakin kompleks, tantangan dalam dunia pendidikan semakin meningkat, terutama dalam mempersiapkan peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mampu beradaptasi secara sosial dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode diskusi pembelajaran terhadap pemahaman peserta didik, adaptasi sosial peserta didik, pembelajaran kooperatif dan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan kausal-kausal antara metode diskusi pembelajaran dengan variabel dengan analisis data yang dilakukan menggunakan perangkat lunak AMOS (Analysis Of Moment Structures). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh metode diskusi pembelajaran terhadap adaptasi sosial peserta didik dengan koefisien regresi sebesar 0,60 (p 0,001). Peserta didik menjadi lebih mampu bekerja sama, menghargai pendapat, dan berkomunikasi secara efektif dalam kelompok. Efektivitas Metode diskusi pembelajaran dalam pembelajaran kooperatif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembelajaran kooperatif, dengan koefisien regresi sebesar 0,40 (p , 0,001) peserta didik yang terlibat dalam diskusi pembelajaran lebih aktif berpartisipasi dalam tugas kelompok, meningkatkan rasa tanggung jawab dan sinergi dalam penyelesaian tugas. Dan Pengaruh metode diskusi pembelajaran terhadap berpikir kritis siswa meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, dengan koefisien regresi langsung sebesar 0,45 (p = 0,003) dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,18 melalui adaptasi sosial. Kata Kunci: Diskusi; Belajar; Adaptasi; Sosial; Kooperatif; Pemikiran; Kritis. Abstrak : Di tengah perkembangan globalisasi yang semakin kompleks, tantangan dalam dunia pendidikan semakin meningkat, terutama dalam mempersiapkan siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi secara sosial dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak metode diskusi belajar terhadap pemahaman siswa, adaptasi sosial siswa, pembelajaran kooperatif dan pemikiran kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan sebab akibat antara metode diskusi belajar dan variabel dengan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan software AMOS (Analysis Of Moment Structures). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh metode diskusi belajar terhadap adaptasi sosial siswa dengan koefisien regresi 0,60 (p 0,001). Siswa menjadi lebih mampu bekerja sama, menghargai pendapat, dan berkomunikasi secara efektif dalam kelompok. Efektivitas Metode diskusi belajar dalam pembelajaran kooperatif memberikan kontribusi signifikan pada pembelajaran kooperatif, dengan kooefisien regresi 0,40 (p , 0,001) siswa yang terlibat dalam diskusi belajar lebih aktif berpartisipasi dalam tugas kelompok, meningkatkan rasa tanggung jawab dan sinergi dalam penyelesaian tugas. Dan Pengaruh metode diskusi belajar terhadap pemikiran kritis siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan koefesin regresi langsung 0,45 ( p = 0,003 dan efek tidak langsung sebesar 0,18 melalui adaptasi sosial.  Kata kunci: Diskusi; Belajar; Adaptasi; Sosial; Kooperatif; Pemikiran; kritis.