cover
Contact Name
Andi Muhammad Ilham
Contact Email
kuansing28@gmail.com
Phone
+628126822811
Journal Mail Official
jurnal@riau.go.id
Editorial Address
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Dan Pengembangan Provinsi Riau, Jl. Gajah Mada No.200, Simpang Empat, Kec. Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau 28156
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
IPTEKIN : Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi
ISSN : 24778532     EISSN : 30473411     DOI : -
IPTEKIN merupakan jurnal yang memuat naskah/artikel hasil penelitian dan pengembangan, hasil analisis ilmiah data primer dan data sekunder, kajian (review) tentang topik terkini, analisis kebijakan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan daerah. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun. Dalam menjaga kualitas artikel yang diterbitkan akan dilakukan cek plagiat dengan menggunakan Turnitin. Tim editor dan reviewer jurnal ini terdiri dari para ahli dibidangnya dan proses review dilakukan dengan sistem double blind peer review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2024)" : 6 Documents clear
Penggunaan Teknologi Informasi Sebagai Moderasi Atas Transparansi Good Governance dalam Pengelolaan Dana Desa Safrizal, Safrizal
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berisi tentang pengujian dan analisis transparansi good governance pada pengelolaan dana desa, dengan populasi 197 desa di Kabupaten Indragiri Hilir dan sampel 132 desa. Stratified random sampling secara proporsional sebagai teknik yang diterapkan dalam penarikan sampel penelitian yang didasarkan pada strata indek desa membangan (IBM) dimulai dari desa maju, berkembang hingga tertinggal. Kajian kuantitatif ini menunjukkan hasil bahwa transparansi sebagai prinsip good governance mempunyai pengaruh terhadap manajemen atas dana desa, disamping itu penggunaan teknologi informasi mampu bertindak sebagai memoderasi transparansi atas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Indragiri Hilir
Iterasi Momentum Fragmentasi Batubara Mencapai Bentuk Serbuk NASUTION, LUKMAN HAKIM; Gapar, Gapar; Budiman, Fajar; Riza, Subkhan; Arief Yanto Putra, Eka; Yudha Satria, Rama; Juli Harnis, Emri
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ukuran batubara semakin kecil mampu meningkatkan efisiensi kerja boiler pembangit listrik, namun untuk mendapatkan ukuran tersebut diperlukan metode yang mampu memprediksi ukuran dihasilkan. Eksperimental metode iterasi momentum disajikan, dimana dibangun melalui eksperimental fragmentasi sampel batubara berukuran 1mm3 dan 10mm3 menjadi serbuk dengan dinding landasan pejal berntuk parabolic. Kemudian proses analisis dengan pengiraan secara matematik dilakukan, dan membuktikan bahwa iterasi momentum per millimeter skala dapat menentukan ukuran akhir batubara yang dihasilkan. Bermula dari 1 fragment batubara berukuran 1mm3 dan 10mm3 menjadi 5.314.410 fragments dengan ukuran masing-masing fragments dalam unit millimeter adalah 0.000001852, dan massa setiap fragments dalam kg adalah 0.0000000001. Ini membuktikan bahwa fragments size hingga bentuk serbuk dengan metode iterasi momentum dapat diaplikasikan pada batubara sebagai bahan bakar boiler pembangkit listrik, dan pengolahan sampah tanpa proses pemisahan menjadi partikel skala nanometer untuk meningkatkan nilai fungsi serta nilai guna dari sampah secara tenoekonomi di Provinsi Riau. Keywords: Iterasi momentum, fragmentation, coal powder form.
Analisis Lingkungan Perairan pada Kawasan Budidaya Kerang Darah (Anadara Granosa) di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau Riza, Subkhan; Putra, Iskandar; Effendi, Irwan; Suprijanto, Jusup; Widowati, Ita
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Rokan Hilir merupakan daerah penghasil kerang darah (A. granosa) terbesar di Provinsi Riau dengan produksi sebesar 6.492,47 ton pada tahun 2018. Kegiatan budidaya kerang darah yang tinggi akan berpengaruh terhadap daya dukung perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting budidaya kerang darah dan menganalisis kualitas perairan pada kawasan budidaya kerang darah di Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey dan eksperimen. Produksi kerang darah di Kabupaten Rokan Hilir saat ini sebesar 6.492,47 ton atau 49,67% dari total 13.072,21 ton produksi perikanan budidaya. Parameter kualitas perairan di kawasan budidaya adalah ; salinitas + 34 ppt, suhu 28,7 - 290C, pH sekitar 8, oksigen terlarut 4,4 – 6,1 mg/l dan alkalinitas 120 – 125 mg/l, berada pada kisaran standar baku mutu yang baik untuk mendukung kehidupan kerang darah. Sedangkan parameter kecerahan berkisar 50,0 – 55,0 cm, berada dibawah standar baku mutu yang dipersyaratkan yakni 60,0 cm. Perairan kawasan budidaya kaya akan plankton yakni Lokasi I : 30.959 ind/l, Lokasi II.A : 15,032 ind/l dan Lokasi II.B :5.011 ind/l sebagai makanan alami bagi pertumbuhan kerang darah. Sampel air menunjukkan hasil negatif terhadap kontaminasi bakteri E. coli, Coliform, dan Salmonella dengan kadar 0 ind/100l dan negatif. Demikian juga dengan kontaminasi pada sampel kerang menunjukkan nilai < 3 dan negatif sehingga aman untuk dikonsumsi. Kadar logam berat timbal (Pb), cadmium (Cd) dan merkuri (Hg) pada sampel air berkisar 0,036 – 0,082 mg/kg dan pada sampel kerang berkisar 0,074 – 0,163 mg/kg berada dibawah baku standar maksimum sehingga aman untuk dikonsumsi. Sampel sedimen dan air di perairan Panipahan diidentifikasikan mengandung mikroplastik berupa nilon, polyethylene dan polypropylene.
Efektivitas Bimbingan Karir Dalam Mendukung Program Vokasi di Provinsi Riau Syartiwidya, Syartiwidya; Sari Mutiara, Candra; Cahyani, T. Marlina
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to (1) determine the implementation of a career guidance program for students regarding the competencies needed to enter the world of work; (2) analyze the contribution of career guidance programs for vocational school students in order to develop themselves in appropriate career achievements. The method used in this research is quantitative, namely a cross-sectional design, while the qualitative method uses a deep interview and observation approach. The subject in this research are the students of SMKN 3, SMKN 7, SMKN Pertanian dan SMK Muhammadiyah I. The research results show that Career Guidance has a correlation or contribution to students' interest and readiness to enter the world of work. Students who have interest and work readiness and feel the benefits of Career Guidance are dominated by women. Research recommendations are (1) Curriculum alignment is needed; project-based learning; as well as Educators or instructors from industry, business and the world of work (DUDI); (2) It is necessary to increase teacher internship time as well as internship/field work practice for students at DUDI; (3) Career Guidance needs to be further optimized by developing a Career Guidance module that is appropriate to current developments and DUDI needs.
Analisis Pengelolaan Limbah Kulit Durian di Provinsi Riau Terhadap Potensi Ekonomi dan Dampak Lingkungan Ariyanti, Dita; Rimantho, Dino; Maryana, Roni; Sekarini, Artanti; Hasibuan, Monalisa; Riza, Subkhan; Utiya Syah, Shinta
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian, known as the "King of Fruits" in Southeast Asia, is economically important in Indonesia, particularly in Riau Province. It not only serves as a local delicacy but also has export and agro-tourism potential. However, data from the Riau Central Statistics Agency (BPS) show fluctuating plantation areas and production rates from 2019 to 2022, with a decrease in plantation areas but varying production levels, peaking in 2022. These fluctuations affect durian rind waste generation, posing environmental concerns. Preliminary studies suggest that current waste management practices are inadequate despite the potential for converting durian rinds into useful products like organic fertilizers or biofuels. This study aims to analyze plantation areas, production rates, and durian rind waste generation in Riau while evaluating consumer attitudes and behaviors regarding waste management. It employs both quantitative methods, such as data collection from BPS and field surveys, and primary methods like questionnaires. Analysis includes descriptive statistics and ANOVA tests to assess waste generation differences across sales locations. The findings indicate significant fluctuations in plantation areas and production, with Kampar district leading in both categories. High waste generation rates underscore the need for improved management strategies. Although consumer surveys show awareness of waste issues, practical implementation lags. This research provides insights into optimizing durian production and waste management, aiming to balance economic benefits with environmental sustainability in Riau Province.
Potensi Tanaman Sagu di Sentra Produksi Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir Provinsi Riau sebagai Sumber Karbohidrat Lokal Kusumawaty, Yeni; Harahap, Heryudarini; Gevisioner; Rasyid, Tengku Harunur; Warso Syahputra, Hasan; Hadi, Syaiful; Seygita, Vivin; Laily, Noer; Mulawati Purwanti Noviana, Ika
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Provinsi Riau, penanaman sagu terluas terdapat di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Indragiri Hilir. Komoditas sagu sangat potensial dikembangkan di Provinsi Riau untuk mendukung perekonomian masyarakat dan ketahanan pangan, namun saat ini pengolahan sagu masih belum berkembang secara signifikan. Penelitian ini mengkaji lebih lanjut potensi eksisting tanaman sagu dan potensi produk olahan sagu di dua sentra sagu di Riau untuk mendukung pengembangan karbohidrat lokal non beras. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Indragiri Hilir, yang dipilih berdasarkan purposive sampling, yakni dua kabupaten penghasil sagu terbesar di Provinsi Riau. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer dilakaukan dengan menggunakan metode wawancara secara mendalam (in-depth interview) dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Potensi dan produksi sagu pada dua kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir relatif cukup untuk mensuplai pasar sagu di Indonesia, namun belum ada pencadangan sagu untuk menjamin suplai sagu sebagai bahan baku karbohidrat lokal di Provinsi Riau dan (2) Terdapat perbedaan data ketersediaan sagu untuk dikonsumsi di Provinsi Riau antara data Neraca Bahan Makanan (NBM) 2022 yaitu 37,22 kg/kapita/tahun dengan hasil penelitian di lapangan yaitu berkisar antara 4,25 – 8,50 kg/kapita/tahun. Perbedaan ini disebabkan terdapatnya persentase yang cukup besar dari sagu basah dan sagu kering yang dibawa keluar Kabupaten Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir yang belum terdata.

Page 1 of 1 | Total Record : 6