cover
Contact Name
Febrian Andi Hidayat
Contact Email
febrianandi12@gmail.com
Phone
+6285244070908
Journal Mail Official
samaktajournal@gmail.com
Editorial Address
Jalan R. H. Didi Sukardi, Komp. SMAN 1 Kota Sukabumi, West Java, Indonesia
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30313031     DOI : https://doi.org/10.61142/samakta
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is a journal that includes studies on the development and application of science and technology, so this journal is intended to publish the results of community service activities, which include concepts, models and implementation as an effort to increase community participation in development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 41 Documents
Pelatihan Pembuatan Pelet Pakan Ikan Bagi Masyarakat di Desa Ladolima Utara Renda, Indah Mustika; Sode, Anastasia; Lena, Fransiskus Jenga; Kasi, Yohanes Freadyanus
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i1.212

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai teknik pembuatan pelet pakan ikan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Fungsi utama pakan adalah untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah diskusi bersama dengan memberikan pelatihan dan praktek langsung. Peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat berjumlah 25 orang. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan agustus tahun 2024  yang   bertempat di Desa Ladolima Utara, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, NTT. Hasil kegiatan ini adalah 1) pembuatan pelet pakan ikan dilakuan agar masyarkat menyadari bahwa bahan untuk membuat pakan sebenarnya mudah didapat di lingkungan sekitar dan cara pembuatannya pun tidak rumit, 2) masyarakat dibekali keterampilan mulai dari tahap persiapan alat dan bahan hingga proses pembuatan pelet pakan ikan yang siap diberikan langsung kepada ikan. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman serta keterampilan dalam meracik pakan ikan, sehingga mereka dapat mengoptimalkan pemanfaatan limbah perikanan dan bahan baku lokal untuk menghasilkan produk yang lebih hemat biaya serta mendukung efisiensi produksi di pasaran. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat menghasilkan pelet pakan ikan secara mandiri, sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial yang harganya relatif mahal. Dengan demikian, biaya operasional dalam budidaya ikan dapat ditekan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha perikanan masyarakat.
Pemanfaatan Limbah Industri Tidak Berbahaya Menjadi Pupuk Organik Cair melalui Pemberdayaan Petani Lokal di PT. Siklus Mutiara Nusantara Harisandi, Prasetyo; Yahya, Adibah; Rahmiati, Filda; Tikaromah, Oom; Zaky, Yazid Ilham
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.215

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan staf PT. Siklus Mutiara Nusantara dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk cair melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini meliputi pelatihan teknologi biofermentasi, strategi pemasaran digital, dan pemetaan jaringan distribusi, dengan dukungan aktif dari mahasiswa dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 75%, peningkatan efisiensi produksi sebesar 35%, serta lonjakan permintaan pupuk organik hingga 40% dalam tiga bulan pertama. Penerapan strategi digital juga meningkatkan interaksi pemasaran sebesar 60%, sementara 40% petani lokal mulai mengadopsi teknologi biofermentasi secara mandiri. Meskipun program ini menghadapi kendala dalam literasi digital, kapasitas produksi, dan perizinan usaha, pendampingan berbasis komunitas diharapkan dapat menjamin keberlanjutan program. Dengan kolaborasi antara industri, akademisi, dan masyarakat, model ini berpotensi direplikasi sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan limbah industri yang ramah lingkungan.
Sosialisasi Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru SDN 47 Kota Ternate Nurharyanto, Dwi Widyastuti; Isra, Hutri Handayani; Abdy, Iwan
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.217

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Tim Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Khairun merupakan kegiatan sosialisasi penulisan karya tulis ilmiah. Sosialisasi ini dilakukan berdasarkan kesulitan para guru di sekolah dasar dalam membuat karya tulis ilmiah. Khususnya pada guru-guru SDN 47 Kota Ternate sebagai salah satu mitra FKIP. Penulisan karya tulis ilmiah penting dilakukan untuk mendukung karir guru. Namun hal ini tidak sejalan dengan praktiknya karena tidak banyak guru yang mempunyai karya tulisan ilmiah. Guru sebagai praktisi yang bersentuhan langsung dengan kegiatan pembelajaran seharusnya dapat menuliskan fenomena-fenomena yang ada di dalam maupun di luar kelas. Ketidaksesuaian tersebut yang menjadi landasan diadakannya sosialiasi penulisan karya tulis ilmiah pada SDN 47 Kota Ternate. Tujuan sosialisasi ini agar para guru dapat mengetahui langkah-langkah penulisan karya tulis ilmiah dengan benar. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan diadakannya pertemuan bersama para guru dan menghadirkan pemateri yang kompeten. Hasil dari pengabdian masyarakat pada sosialisasi ini adalah para guru mendapatkan pemahaman bagaimana penulisan karya tulis ilmiah dilakukan. Serta dari evaluasi singkat kegiatan melalui angket yang disebar menggunakan google form, diperoleh bahwa perlu adanya kegiatan lanjutan. Sebanyak 91,67% peserta menyetujui apabila tim PKM mengadakan kegiatan kembali terutama dengan topik menunjang karir guru.
Pelatihan Teknologi AQSILER (Aquaponic-Integrating Fish And Plant Culture) untuk Meningkatan Ketahanan Pangan Keluarga di Kelurahan Amen Kabupaten Lebong (Bengkulu) Dewi Jumiarni; Ahmad Saddam Husein; Teddy Alfra Siagian; Yennita, Yennita; Nursanti Yunita Sari
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.227

Abstract

The objective of this community service activity is firstly, to enhance the community's awareness and expertise in the utilisation of AQSILER technology; and secondly, to implement AQSILER technology in order to enhance family food security in Amen Village. The activity was conducted in the village hall of Amen Village, Lebong Regency (Bengkulu), with 30 participants. The methodology employed in this study was Participatory Action Research (PAR), which was meticulously executed in three distinct stages: namely, preparation, training and monitoring and evaluation. The findings of the activity demonstrated that it was effective in enhancing the knowledge and skills of the participants in relation to AQSILER technology by 75%, meeting the highest standards of evaluation. The implementation of AQSILER technology in Amen Village has resulted in the cultivation of kale and catfish, thereby ensuring the sustenance of local households. The harvesting of kale can be initiated after the third week. The subsequent harvest is conducted at two-week intervals. Conversely, catfish are harvested at a younger age, typically between three and five months, depending on the specific requirements of the harvesting operation. It is estimated that 100 catfish seeds will yield 40-60 fish, with a total weight of 8-12 kilograms. Keywords:  AQSILER, aquaponics, food resilience and appropriate technology.  
Pelatihan Menyanyi Melodi dengan Pola Ostinato Patchwork Pentatonik Menggunakan Hand Signs Bagi Siswa di SMAN 1 Bahorok Panggabean, Ance Juliet; Batubara, Junita; Saragih, Ronald Heriko; Manik, Sondang; Romahulina, Romahulina
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.231

Abstract

Pelatihan vokal melodi dengan pola ostinato patchwork pentatonik memakai hand signs adalah strategi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan musikal siswa, terutama dalam konteks pendidikan musik di tingkat menengah. Di SMAN 1 Bahorok, pengajaran seni musik masih terfokus pada teori dasar, sedangkan praktik kreatif dan pendekatan baru seperti solmisasi dan hand signs jarang dilaksanakan secara teratur. Ketidaksesuaian antara teori pendidikan musik yang menganjurkan pendekatan aktif dan partisipatif dengan praktik pembelajaran di sekolah menjadi alasan utama perlunya pengabdian ini. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberdayakan siswa melalui pelatihan teknik menyanyi yang interaktif dan relevan, serta memperkenalkan pola ostinato patchwork yang menggunakan tangga nada pentatonik dengan bantuan isyarat tangan (hand signs). Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif melalui strategi demonstrasi, simulasi, dan latihan kelompok yang berulang. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan siswa untuk mengenali interval nada, menyanyikan melodi dengan tepat, serta berkolaborasi dalam paduan suara yang berbasis pola yang berulang. Peserta didik menjadi lebih percaya diri dan bersemangat dalam latihan vokal yang inovatif dan menyenangkan. Sebagai kesimpulan, pelatihan ini sukses menghubungkan teori pendidikan musik dengan praktik di lapangan, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi musikal siswa melalui pendekatan yang praktis, menarik, dan sesuai dengan kemajuan pendidikan seni musik saat ini.   Kata kunci: Melodi, Pola Ostinato Patchwork, Pentatonik, Hand Signs.
Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Chat GPT dan Gemini Sebagai Sarana Pengembangan Kompetensi Guru Iwan Abdy; Nurharyanto, Dwi Widyastuti; Kyla Putri Nursyabani; Muhammad Rafid Barmawi
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.239

Abstract

Permasalahan yang mendasari kegiatan pengabdian ini adalah anggapan bahwa kehadiran kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan justru menghambat kreativitas dan mengurangi orisinalitas karya guru. Banyak pendidik memandang AI sebagai jalan pintas yang berpotensi melemahkan proses berpikir kritis dan inovatif. Menanggapi hal tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Tim Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru di MAN I Kota Ternate mengenai pemanfaatan AI secara etis dan produktif dalam pembelajaran, khususnya melalui aplikasi ChatGPT dan Gemini AI. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang terdiri dari tiga tahap: pra-operasional (identifikasi kebutuhan), operasional (pelatihan dan pendampingan), serta pasca-operasional (refleksi dan tindak lanjut). Pelatihan ini melibatkan 46 guru dan 6 anggota tim PKM. Melalui kegiatan ini, para guru berhasil menyusun modul ajar secara mandiri dengan memanfaatkan bantuan AI, mencakup mulai dari informasi umum hingga rancangan asesmen pembelajaran. Hasil ini menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dampak dari kegiatan ini tidak hanya tercermin dalam respons positif peserta terhadap pelatihan, tetapi juga pada perubahan paradigma guru dalam memandang AI sebagai alat bantu kreatif dan kolaboratif dalam proses pendidikan. Selain pelatihan, tim PKM juga memberikan arahan mengenai etika penggunaan AI dalam penyusunan materi ajar agar pemanfaatannya tetap bertanggung jawab dan tidak melanggar prinsip orisinalitas karya.
Pelatihan Modul Ajar untuk Memperkuat PCK Guru Biologi: Praktik Baik dari MGMP Kabupaten Garut Rifaatul Muthmainnah; Diah Ika Putri; Tati Kristianti; Suhara Aris
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.237

Abstract

Penguatan Pedagogical Content Knowledge (PCK) menjadi krusial dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali guru Biologi MGMP Kabupaten Garut dengan keterampilan menyusun modul ajar yang sistematis, kontekstual, dan berbasis karakter. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pendampingan daring, melibatkan 42 guru. Materi mencakup penyusunan modul berbasis Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), karakteristik peserta didik, dan asesmen. Evaluasi dilakukan melalui angket tertutup dan terbuka. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penyusunan modul ajar, integrasi profil pelajar Pancasila, dan pemilihan asesmen. Namun, aspek TP dan asesmen memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan MGMP dalam pengembangan profesional guru.
Pemanfaatan Perpustakaan untuk Bibliotherapy pada Anak Usia Dini di PAUD Pembina 1 Kota Ternate Sari, Yulia Novita; Achmad, Fatoni; Udin, Sahruni; Attamimi, Nurhalisa
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.238

Abstract

Pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana bibliotherapy merupakan pendekatan inovatif dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Namun, peran perpustakaan di PAUD belum optimal dan masih sebatas ruang membaca pasif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan guru dan orang tua dalam mengembangkan layanan bibliotherapy berbasis perpustakaan di PAUD Pembina 1 Kota Ternate. Metode yang digunakan meliputi lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu mengimplementasikan bibliotherapy melalui pemilihan buku bertema emosi, pembacaan ekspresif, serta pencatatan observasi perkembangan emosi anak. Partisipasi aktif guru, kepala sekolah, dan orang tua mendukung keberhasilan program. Perubahan signifikan terjadi pada fungsi perpustakaan yang kini lebih aktif dan digunakan sebagai ruang dialog emosional. Produk seperti katalog buku dan jurnal emosi menjadi bukti konkret keberhasilan program. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu dan sarana digital, program ini menunjukkan potensi replikasi untuk pengembangan PAUD yang berbasis literasi emosional dan karakter. Kesimpulannya, bibliotherapy berbasis perpustakaan dapat menjadi solusi kontekstual dan aplikatif untuk memperkuat layanan pembelajaran holistik di PAUD.
Pelatihan Pembuatan E-Modul Pada Guru-Guru SMA Negeri 7 Jayapura Siregar, Tiurlina; Wirawati, Ni Putu Candra; Natalia Debora Silpa Kelmaskosu
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.241

Abstract

Guru memegang peran strategis dalam keberhasilan pembelajaran, namun masih banyak yang menghadapi tantangan dalam menyusun bahan ajar digital seperti modul dan e-modul, akibat keterbatasan keterampilan teknologi dan kurangnya pemahaman penulisan ilmiah. Menanggapi permasalahan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMA Negeri 7 Jayapura dalam menyusun modul dan e-modul yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juni 2025 dan melibatkan 29 guru dari berbagai bidang mata pelajaran. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang terdiri dari tiga tahapan: pra-operasional (identifikasi kebutuhan dan asesmen awal), operasional (pelatihan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan praktik penulisan), serta pasca-operasional (refleksi, evaluasi, dan tindak lanjut). Materi pelatihan mencakup struktur penulisan modul, penggunaan bahasa ilmiah, penelusuran referensi digital, serta teknik penyusunan isi secara sistematis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dengan nilai rata-rata n-Gain sebesar 0,65 yang termasuk dalam kategori sedang. Pelatihan ini terbukti mendorong guru untuk memulai dan menyelesaikan draft modul serta e-modul yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan pentingnya keberlanjutan program dalam bentuk pendampingan dan penguatan literasi digital agar hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara optimal dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Peningkatan Kapasitas Bisnis Industri Kreatif pada Manajemen Pemasaran Berbasis Inovasi dan Teknologi Budi, Rosdinaman; Munzir, Munzir; Hidayat, Rahmat; Aprianto, Aci; Sadipun Komber, Mervin Irian; Difinubun, Yusron; Maskuri, Maskuri; Sohnui, Suhailee
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.242

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku industri kreatif dalam pengelolaan manajemen pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan inovasi dan teknologi digital. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku industri kreatif, khususnya UMKM, adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang strategi pemasaran yang efektif di era digital. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan pelatihan, pendampingan, dan simulasi langsung penggunaan platform pemasaran digital, pengembangan konten kreatif, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan jangkauan pasar. Kegiatan dilaksanakan di [lokasi kegiatan] dengan melibatkan [jumlah] pelaku usaha kreatif lokal. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terhadap strategi pemasaran berbasis teknologi, seperti pemanfaatan media sosial, e-commerce, dan analisis tren pasar secara digital. Kegiatan ini juga mendorong lahirnya inovasi produk dan pendekatan pemasaran yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan wawancara mendalam yang menunjukkan bahwa 85% peserta merasa mengalami peningkatan kapasitas dalam manajemen pemasaran. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital industri kreatif lokal menuju daya saing yang lebih tinggi.