cover
Contact Name
Ali Sadikin
Contact Email
alisadikin@unja.ac.id
Phone
+6281256137743
Journal Mail Official
biodik@unja.ac.id
Editorial Address
https://online-journal.unja.ac.id/biodik/issue/archive
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25800922     DOI : https://doi.org/10.22437/
Biodik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi receiving and publishing article in the form of research (scientific article) in the field of biology education and utilization of biological research in learning. Moreover, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas and opinion, in addition to critical examinations of biology research and teaching. Through the coverage of policy and curriculum developments, the latest results of research into the teaching, learning and assessment of biology are brought to the fore. Special emphasize are as follow: 1. Research on Learning Biology/Science (Biology learning materials at all education levels, learning planning, learning models, biology teaching skills).). 2. Pure Research of Biology developed or studied to the sources, materials, or instructional media Biology/Science(Biology learning materials at all education levels and application in society, learning media, application of information technology for biology learning). 3. Curriculum of Biology Education at all education levels (learning design, competency analysis, syllabus and learning planning) 4. Class Action Research (CAR) and Lesson Study (material analysis, methods, student needs, student personality, student problems) 5. Other Qualitative Research, Quantitative, Research & Development and Mixedof Biology Education. 6. The school management and Biology/science laboratory management. 7. Biology/Science Learning Evaluation 8. Teacher Professional Issues/Trends in Biology Education. 9. Another study for the scope of Biology Education.
Articles 519 Documents
Analisis dan Rekonstruksi LKPD Berbasis Abad 21 Pada Praktikum Tulang : (Analysis and Reconstruction of LKPD Based on the 21st Century in Bone Practicum) Gusni Nugraha As Syiba; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13001

Abstract

Student Worksheets (LKPD) on Biology learning, especially bone material in the field, are currently not optimal. This can be seen from the content of the LKPD which does not cover all competencies as formulated in the curriculum. This study aims to reconstruct LKPD on bone material. The research method is descriptive qualitative using the ANCOR (Analysis-Try-Reconstruction) approach, the sampling is carried out by taking 8 samples of LKPD in different curriculum units, namely KTSP and the 2013 curriculum. curriculum), competency aspects, knowledge construction analysis (first time) and practical analysis. The results show that there are still several problems in these aspects. In the aspect of relevance, namely the lack of relevance of LKPD competence and content with KD. In the practical aspect, there are work procedures and material tools that are not clear so that it can cause errors and there is no data recording table so that the data that appears is difficult to interpret, there are problems that are not quite right so that the phenomenon / concept is not observed. In the aspect of knowledge construction, such as objects / phenomena that are not in accordance with the focus question and transforming data is not in accordance with the main activity. Based on the problems found, LKPD reconstruction was carried out in the bone practicum by taking into account these four aspects. Abstrak. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pembelajaran Biologi khususnya  materi tulang yang ada dilapangan saat ini belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari isi LKPD yang tidak mencakup semua kompetensi sesuai dengan yang telah dirumuskan dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi LKPD pada materi tulang. Metode penelitian berupa deskriptif kualitatif dengan menggunakan tahapan ANCOR (Analisis-Coba-Rekonstruksi), pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 8 sampel LKPD pada satuan kurikulum yang berbeda yaitu KTSP dan kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik analisis aspek relevansi (kegiatan dan kurikulum), aspek kompetensi, analisis konstruksi pengetahuan (diadaptasi dari novak gowin) dan analisis praktikal. Hasil temuan menunjukan bahwa masih terdapat beberapa permasalahan pada aspek-aspek tersebut. Pada aspek relevansi yaitu kurang relevannya kompetensi dan konten LKPD dengan KD. Pada aspek praktikal adanya prosedur kerja dan alat bahan yang belum jelas sehingga dapat menimbulkan kesalahan serta tidak adanya tabel perekaman data sehingga data yang mucnul sulit untuk dinterpretasikan, terdapat permaslahan waktu yang kurang tepat sehingga fenomena/konsep tidak teramati. Pada aspek konstruksi pengetahuan seperti objek/fenomena tidak sesuai dengan pertanyaan fokus dan transformasi data tidak sesuai dengan kegiatan utama. Berdasarkan dari permasalahan yang ditemukan, dilakukan rekonstruksi LKPD pada praktikum tulang dengan memeprhatikan ke-empat aspek yaitu aspek relevansi (kegiatan dan kurikulum), aspek kompetensi, analisis konstruksi pengetahuan (diadaptasi dari novak gowin) dan analisis praktikal.
Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium Indera Pengecap melalui Model ANCOR: (Reconstruction of Tastebuds Practical Laboratory Design through ANCOR Model) Dewi Utami Tuzzahra; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13005

Abstract

Currently the world is entering the era of the 5.0 industrial revolution, people are required to have various 21st century skills in order to compete in this new era. This is a challenge for Indonesia to develop its education. Practicum is one of the solutions for develop 21st century skills. But turns out that it still has weakness caused by inappropriate practical laboratory worksheet. This study aims to analyze and to reconstruct the practical laboratory worksheet of the tastebuds. The research method used is descriptive qualitative research with the ANCOR model. The sampling technique used was purposive sampling, the sample consisted of 10 practical laboratory worksheet of taste buds from the 2006 KTSP curriculum to the 2013 revised curriculum. The instruments include conceptual, practical, and the construction of knowledge aspect adapted from the Vee diagram. The findings show that the practical laboratory worksheet of the taste buds still has problems from various aspects. Practical laboratory worksheet of tastebuds reconstruction is needed so that students are able to construct their knowledge properly through practicum activities carried out and develop 21st century skills. Abstrak. Saat ini dunia memasuki era revolusi industri 5.0 sehingga masyarakat dituntut untuk memiliki keterampilan abad 21 agar mampu bersaing di era baru ini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi indonesia dalam mengembangkan pendidikan. Praktikum merupakan salah satu solusi untuk membentuk keterampilan-keterampilan abad 21 ternyata masih memiliki kekurangan karena DKL yang tidak sesuai. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan rekonstruksi DKL materi indera pengecap. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan model ANCOR (Analisis, Uji Coba dan Rekosntruksi). Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sampel terdiri dari 10 DKL indera pengecap dari kurikulum KTSP 2006 hingga kurikulum 2013 revisi. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen aspek konseptual, praktikal, dan konstruksi pengetahuan yang diadaptasi dari Diagram Vee. Hasil temuan menunjukkan DKL indera pengecap masih memiliki masalah dari berbagai aspek sehingga diperlukan rekonstruksi DKL indera pengecap agar siswa mampu mengkonstruksi pengetahuannya dengan baik melalui kegatan praktikum yang dilakukan dan mengembangkan keterampilan abad 21. 
Validitas dan Keterbacaan Penuntun Praktikum Berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Jaringan Tumbuhan: (Validity and Readability of Scientific Approach-based practicum Guidance on Plant Tissue Material) Sendi Okta Saputra; Ayatusa'adah Ayatusa'adah; Nurul Septiana
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.13018

Abstract

The research aims to determine the validity and readability of practicum guidance based on scientific approaches to plant tissue material at SMAN 3 Palangka Raya. Research methods are research and development with ADDIE development models (analysis, design, development, applying, and evaluating) that are carried out only up to small-scale tests to measure the readability of practicum guidance. The instruments in this study are validation sheets of material experts and design experts for 2 validators as well as readability sheets for students of grade XI MIPA SMAN 3 Palangka raya odd semester 2020/2021 as many as 7 people. The data obtained in the analysis is descriptive. the results of the research showed that the practicum guide developed was declared valid by material experts and design experts with excellent criteria. Practicum guides are also expressed very well by learners. This result indicates that scientific-based practicum guidance on plant tissue material that is developed is eligible for further use in the learning process. For the next researchers, practicum guide developed, in order to be tested for effectiveness. Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui validitas dan keterbacaan penuntun praktikum berbasis pendekatan saintifik pada materi jaringan tumbuhan di SMAN 3 Palangka Raya. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (analisis, desain, mengembangkan, menerapkan, dan mengevaluasi) yang dilaksanakan hanya sampai uji skala kecil untuk mengukur keterbacaan penuntun praktikum. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli materi dan ahli desain untuk 2 orang validator serta lembar keterbacaan untuk peserta didik kelas XI MIPA SMAN 3 Palangka raya semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 7 orang. Data yang diperoleh di analisis secara deskriptif. hasil penelitian menujukkan penuntun praktikum yang dikembangkan dinyatakan valid oleh ahli materi dan ahli desain dengan kriteria sangat baik. Penuntun praktikum juga dinyatakan sangat baik oleh peserta didik. Hasil ini menujukkan penuntun praktikum berbasis saintifik pada materi jaringan tumbuhan yang dikembangankan layak untuk digunakan untuk selanjutnya di implementasikan dalam proses pembelajaran. Bagi peneliti selanjutnya penuntun praktikum yang dikembangkan, agar dapat di uji efektivitasnya.
Inovasi Pembelajaran Metode Konvensional dikombinasikan dengan Metode PBL: (Learning Innovation of Conventional Methods Combenated With PBL Method) Rahmawati Rahmawati; Ghaida Sekarlita Fadha Supriadi; Purnamaulida Pratiwi; Riandi Riandi; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13020

Abstract

This article was to find out the innovation of students by using combination of Conventional Method and PBL Method. Based on the result of Classroom Action Research found that there was a differences between pre-test, post-test whether Cycle I or Cycle II. Based on the result, the writer concluded that the result of this research was the result of post-test in Cycle I was lower than post-test in Cycle II with the combination of Conventional Method and PBL Method. Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui inovasi siswa dengan menggunakan kombinasi Metode Konvensional dan Metode PBL. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas ditemukan bahwa ada perbedaan antara pre-test, post-test apakah Siklus I atau Siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, penulis menyimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini adalah hasil posttest siklus I lebih rendah dari posttest siklus II kombinasi metode konvensional dan metode PBL.
Analisis Komponen Penyusun Desain Kegiatan Laboratorium Berbasis Keterampilan Proses Sains Pada Materi Kerja Enzim Katalase: (Analysis of the components Designing Laboratory Activities based on science process skills of the Working of Catalyst Enzyme) Laurina Sinurat; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13028

Abstract

One of the objectives of learning biology is to give students experience in the scientific method which is the demand of the 21st century. This ability is a science process skill that can be obtained in laboratory activities. So that the design of laboratory activities should lead to science process skills. This study aims to analyze the design of laboratory activities to find out: 1) the relevance of competence and content to basic competencies, 2) what competencies or abilities are built in the practicum, 3) tools, materials according to school standards and work procedures are well structured or not. , 4) the knowledge gained whether the focus is on the main thing or not. This study uses a qualitative descriptive method with the ANCOR stages, namely analysis, testing and reconstruction of five designs of laboratory activities on the working material of the catalase enzyme. The results of the study indicate that the lack of competence in science process skills built on the five designs of laboratory activities is proven based on the results of the analysis on the acquisition of knowledge is still lacking. Therefore, knowledge reconstruction needs to be carried out on the design of laboratory activities to improve the quality of laboratory activities in accordance with the demands of basic competencies. Abstrak. Salah satu tujuan pembelajaran biologi yaitu memberi pengalaman kepada siswa pada metode ilmiah yang merupakan tuntutan abad 21. Kemampuan tersebut merupakan keterampilan proses sains yang bisa didapatkan dalam kegiatan laboratorium. Sehingga desain kegiatan laboratorium sebaiknya mengarah kepada keterampilan proses sains. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kegiatan laboratorium untuk mengetahui : 1) relevansi kompetensi dan konten terhadap kompetensi dasar, 2) kompetensi atau kemampuan yang seperti apa yang dibangun dalam praktikum, 3) alat, bahan sesuai standar sekolah serta prosedur kerja terstruktur dengan baik atau tidak, 4) pengetahuan yang diperoleh apakah fokus kepada hal utama atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan ANCOR yaitu analisis, uji coba dan rekonstruksi lima desain kegiatan laboratorium pada materi kerja enzim katalase. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kompetensi keterampilan proses sains yang dibangun pada kelima desain kegiatan laboratorium dibuktikan berdasar hasil analisis pada perolehan pengetahuan masih kurang. Oleh karena itu rekonstruksi pengetahuan perlu dilakukan pada desain kegiatan laboratorium untuk meningkatkan kualitas kegiatan laboratorium yang sesuai dengan tuntutan kompetensi dasar.
Analisis dan Rekonstruksi Lembar Kegiatan Peserta Didik pada Materi Sistem Indera Penglihatan Manusia: (Analysis and Reconstruction of Student Worksheet of Human Visual Sensory System) Yusnita Renata Tamba; Sri Anggraeni Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13029

Abstract

Practical activities are one of the ways used to provide opportunities for students to learn independently and construct their own knowledge. In doing practicum, students use LKPD which contains objectives, tools, materials and work steps that will be carried out by students. The purpose of this study was to analyze and describe the conceptual, competency, practical and knowledge construction components used by students in studying the human visual sense system. The sample used in this study consisted of nine textbooks published from 2009 to 2019 which were selected using a purposive sampling technique. The analysis was carried out using instruments made based on the Vee diagram. The results of the analysis found that the LKPD used had not been able to meet the minimum standards of basic competencies that had been set in the curriculum. LKPD needs to be reconstructed and developed again to achieve at least a minimum standard of competence. Abstrak. Kegiatan praktikum menjadi salah satu cara yang digunakan dalam memberi kesempatan bagi siswa untuk belajar mandiri dan mengonstruksi pengetahuannya sendiri. Dalam melakukan praktikum, siswa menggunakan LKPD yang memuat tujuan, alat, bahan serta langkah kerja yang akan dilakukan oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan komponen LKPD dari aspek relevansi dengan kurikulum, kompetensi, praktikal dan konstruksi pengetahuan yang dipakai siswa dalam mempelajari materi sistem indera penglihatan manusia. Adapun sampel yang dipakai dalam penelitian ini terdiri atas sembilan buku pelajaran yang terbit dari tahun 2009 hingga 2019 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan instrumen yang dibuat berdasarkan diagram Vee. Hasil analisis ditemukan bahwa LKPD yang digunakan belum dapat memenuhi standar minimum kompetensi dasar yang sudah ditetapkan dalam kurikulum. LKPD indera penglihatan perlu direkonstruksi dan dikembangkan lagi untuk mencapai setidaknya standar minimal kompetensi.
Pengembangan Ensiklopedia Keanekaragaman Ikan di Danau Kerinci Berbasis Android Sebagai Sumber Belajar : (Development of an Android-Based Encyclopedia of Fish Diversity in Kerinci Lake as a Learning Source) Wendra Priatama; Afreni Hamidah; Evita Anggereini
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13030

Abstract

The use of Biology learning media that students can use to study fish morphological characters is still small. This is due to the limited available learning media. One way to overcome this problem is to use learning resources in the form of an Android-based fish encyclopedia. The purpose of this study was to generate, determine the feasibility, and effectiveness of the use of the Android-based Encyclopedia of Fish Diversity in Lake Kerinci on student learning outcomes and conservation attitudes. The research method used is development with the ADDIE model (Analysis, Disgn, Development, Implementation, Evaluation). Encyclopedia of Fish Diversity in Lake Kerinci based on Android was validated by media experts with the final percentage acquisition of 96.2% for very good categories and material experts with a final percentage of 85.2% for very good categories. Thus the encyclopedia product is said to be feasible. This product was then tried out at SMAN 6 Kerinci, the trial was carried out on 2 biology subject teachers, a small group consisting of 9 students, in a large group consisting of 30 students. The test results on teachers get a percentage of 84.37%. The results of the trial in the small group get a percentage of 89.02% which is included in the very good category. In the large group trial, the percentage of 87.96% was included in the very good category. The use of an Android-based encyclopedia of fish diversity in Lake Kerinci effectively improves student learning outcomes. Abstrak. Penggunaan media pembelajaran Biologi yang dapat digunakan siswa untuk mempelajari karakter morfologi ikan masih sedikit. Hal ini dikarenakan terbatasnya media pembelajaran yang tersedia. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penggunaan sumber belajar berupa ensiklopedia ikan berbasis Android. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan, mengetahui kelayakan, dan efektifitas penggunaan Ensiklopedia Keanekaragaman Ikan di Danau Kerinci berbasis Android terhadap hasil belajar dan sikap konservasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Pengembangan dengan model ADDIE (Analys, Disgn, Development, Implementation, Evaluation). Ensiklopedia Keanekaragaman Ikan di Danau Kerinci Berbasis Android divalidasi oleh ahli media dengan perolehan persentase akhir 96,2% kategori sangat baik dan ahli materi dengan persentase akhir 85,2% kategori sangat baik. Dengan demikian produk ensiklopedia dikatakan layak. Produk ini kemudian di ujicobakan di SMAN 6 Kerinci, ujicoba dilakukan pada 2 orang guru mata pelajaran biologi, kelompok kecil, terdiri dari 9 orang siswa, pada kelompok besar terdiri dari 30 orang siswa. Hasil ujicoba pada guru mendapatkan persentase 84,37%. Hasil ujicoba pada kelompok kecil mendapatkan persentase 89,02% yang termasuk kategori sangat baik. Pada ujicoba kelompok besar mendapatkan persentase 87,96% termasuk kategori sangat baik. Penggunaan ensiklopedia keanekaragaman ikan di danau Kerinci berbasis Android efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
Efektivitas Augmented Reality Terhadap Higher Order Thinking Skills Siswa Pada Pembelajaran Biologi: (The Effectiveness of Augmented Reality Towards Students’ Higher Order Thinking Skills in Biology Subject) Fitri Sylvia; Billyardi Ramdhan; Sistiana Windyariani
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.13034

Abstract

This study aims to know the effectivity of the use of Augmented Reality media towards students’ higher order thinking sklls in one of the high school in Sukabumi regent. Higher Order Thinking Skillsare students’ abilities in processing and analyzing the problems then to find the best solutions in which students can restate based on their logical argumentations. The method used in study is a pre-experimental design. The research design used was a one-group pretest posttest design  with purposive sampling technique. This was conducted to the XI graders in 2020/2021 academic year. The instrument used was multiple choice test. The result of the data analysis shows that Augmented Reality could train students’ Higher Order Thinking Skills seen from the improvement of the pretest and posttest of the study. 0.58 N-gain score with a medium cateogry, and Paired Sample T-test with 0.00 < 0.05 significance (effective). It is concluded that the use of Augmented Reality as learning media have an effect towards students’ Higher Order Thinking Skillsand is useful for the continuity of teaching and learning processes focusing on learning outcomes. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Augmented Reality terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa salah satu SMA di Kabupaten Sukabumi. Higher Order Thinking Skills merupakan kemampuan siswa dalam mengolah dan menganalisis permasalahan untuk kemudian ditemukan solusi terbaiknya dan siswa mampu menyatakan kembali berdasarkan argumentasi logisnya.  Metode yang digunakan pada penelitian ini  adalah pre experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest posttest design dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI tahun ajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal tes pilihan ganda. Data hasil penelitian menunjukan pembelajaran menggunakan Augmented Reality dapat melatihkan Higher Order Thinking Skills siswa yang terlihat dari adanya peningkatan yang terlihat dari hasil pretest dan posttest, perhitungan N-gain sebesar 0,58 yang termasuk kedalam kategori sedang, dan uji Paired sample T-test memperoleh hasil tingkat signifikansi 0,00 < 0,05 (efektif). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Augmented Reality berpengaruh terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dan berguna untuk kelangsungan proses pembelajaran yang mengacu pada hasil belajar.
Rekonstruksi DKL Materi Pteridophyta: Fenetik sebagai Sebuah Pendekatan: (Reconstruction of Practical Activity Design on Pteridophyta Materials: Phenetics as an Approach) Pipin Puja Lestari; Sri Anggraeni; Bambang Supriatno
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13037

Abstract

Education 4.0 focuses on improving 21st century skills, one of which is science process skills, especially communication skills on Pteridophyta material. However, the existing DKL as practicum support is not optimal. The purpose of this study was to analyze the quality of DKL on pteridophyta (ferns) materials used in schools in recent curricula covering aspects of curriculum relevance, competence, and knowledge construction. Then a trial was conducted on one of the DKL. The findings from the analysis and trials became the basis for the reconstruction of Pteridophyta DKL. The results of the research show that the existing DKL still has not developed higher-order thinking skills, and there are still few concepts formed. The results of the DKL reconstruction use a phenetic approach to make it more effective and representative according to the demands of the applicable KD and develop communication skills. Abstrak.Pendidikan 4.0 berfokus pada peningkatan keterampilan abad ke-21, salah satunya keterampilan proses sains pada materi pteridophyta. Namun DKL yang ada sebagai penunjang praktikum belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas DKL pada materi pteridophyta (tumbuhan paku) yang digunakan di sekolah dalam beberapa kurikulum terakhir, dengan menggunakan instrumen analisis kegiatan laboratorium meliputi aspek relevansi kurikulum, kompetensi, dan konstruksi pengetahuan. Lalu dilakukan uji coba pada salah satu DKL. Temuan dari analisis dan uji coba menjadi dasar rekonstruksi DKL pteridophyta. Hasil penellitian menunjukan bahwa DKL yang ada masih belum  mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan masih minimya konsep yang terbentuk. Hasil rekonstruksi DKL menggunakan pendekatan fenetik agar lebih efektif dan representatif sesuai tuntutan KD yang berlaku dan mengembangkan keterampilan proses sains.
Analisis Lembar Kerja Peserta Didik Materi Pencemaran Lingkungan Berbasi ANCOR: (Student Worksheet Analysis of Environmental Pollution Materials Using ANCOR Method) Zakiah Nurfadilah; Bambang Supriatno; Sri Anggraeni
BIODIK Vol. 7 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i3.13038

Abstract

The practicum method is a method that can be used for student learning. By using practicum, students will need a guide in the form of a worksheet in order to carry out practical activities in accordance with the guidelines. This objective is aimed at (1) obtaining an overview of the suitability of the practicum following the steps of LKPD, (2) knowing how practicum can be carried out in accordance with LKPD and curriculum, (3) knowing the existence of an overview related to practicum objectives, principles and concepts in LKPD, (4) to find out whether the steps in LKPD can provide direction to students. The method used in this research is descriptive qualitative method with ANCOR stages, namely (1) Analysis, (2) Testing, (3) Reconstruction. To carry out the analysis, the analysis is carried out through aspects of relevance, aspects of competence, aspects of knowledge construction, practical analysis and reconstruction. The research object uses 5 LKPD regarding environmental pollution. The results showed that there was still a lot of confusion among students because the research steps were not clear. This study concludes that there is a need for improvements to the Environmental Pollution LKPD material in order to produce a better Environmental Pollution LKPD. Abstrak. Metode praktikum dalah metode yang dapat digunakan untuk pembelajaran siswa. Dengan menggunakan praktikum, maka siswa akan memerlukan panduan berupa lembar kerja agar dapat melakukan kegiatan praktikum yang sesuai dengan panduan. Tujuan ini bertujuan untuk (1) memperoleh gambaran pada kesesuaian praktikum yang mengikuti langkah LKPD, (2) mengetahi bagaimana praktikum dapat dilakukan sesuai denganKPD dan kurikulum, (3) mengetahui adanya gambaran terkait tujuan praktikum, prinsip dan konsep dalam LKPD, (4) untuk mengetahui apakah langkah yang ada pada LKPD dapat memberikan arahan terhadap siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan tahapan ANCOR, yaitu (1) Analisis, (2) Uji Coba, (3) Rekonstruksi. Untuk melakukan analisis, analisis dilakukan melalui aspek relevansi, aspek kompetensi, aspek konstruksi pengetahuan, analisis praktikal dan rekonstruksi. Objek penelitian menggunakan 5 LKPD mengenai pencemaran lingkungan. Hasil penelitian menunjukan masih banyak kebingungan diantara siswa karena langkah penelitian yang tidak jelas. Penelitian ini menyimpulkan perlu adanya perbaikan pada LKPD materi Pencemaran Lingkungan agar dapat menghasilkan LKPD Pencemaran Lingkungan yang lebih baik.