cover
Contact Name
Ali Sadikin
Contact Email
alisadikin@unja.ac.id
Phone
+6281256137743
Journal Mail Official
biodik@unja.ac.id
Editorial Address
https://online-journal.unja.ac.id/biodik/issue/archive
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25800922     DOI : https://doi.org/10.22437/
Biodik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi receiving and publishing article in the form of research (scientific article) in the field of biology education and utilization of biological research in learning. Moreover, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas and opinion, in addition to critical examinations of biology research and teaching. Through the coverage of policy and curriculum developments, the latest results of research into the teaching, learning and assessment of biology are brought to the fore. Special emphasize are as follow: 1. Research on Learning Biology/Science (Biology learning materials at all education levels, learning planning, learning models, biology teaching skills).). 2. Pure Research of Biology developed or studied to the sources, materials, or instructional media Biology/Science(Biology learning materials at all education levels and application in society, learning media, application of information technology for biology learning). 3. Curriculum of Biology Education at all education levels (learning design, competency analysis, syllabus and learning planning) 4. Class Action Research (CAR) and Lesson Study (material analysis, methods, student needs, student personality, student problems) 5. Other Qualitative Research, Quantitative, Research & Development and Mixedof Biology Education. 6. The school management and Biology/science laboratory management. 7. Biology/Science Learning Evaluation 8. Teacher Professional Issues/Trends in Biology Education. 9. Another study for the scope of Biology Education.
Articles 519 Documents
Analisis Kemampuan Literasi Digital Siswa SMP Ditinjau dari Penggunaan Aplikasi Mobile Learning pada Konsep Sistem Peredaran Darah Manusia: (Analysis of Digital Literacy Abilities of Junior High School Students in Terms of the Use of Mobile Learning Applications on the Concept of Human Circulatory System) Deudeu Anggia; Billyardi Ramdan; Aa Juhanda
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.19140

Abstract

Digital literacy is one of the skills that students must have in the current era of industrial revolution 4.0. This study aims to analyze the level of digital literacy of middle school students, particularly in relation to the concept of the human circulatory system, in terms of the use of mobile learning in natural subjects. This survey is a descriptive qualitative survey conducted in May 2022 using an analytical survey methodology. The subjects of this survey are 24 eighth grade students SMPTIT Al-Hikmah. The instrument used was the digital literacy survey adopted from Japelidi. The results show that students' digital competence falls into five categories: very high, high, medium, low and very low. On the other hand, students have a high level of digital competence with an average percentage of the overall indicators of 71.51%. The conclusion of this survey is that based on the results of the survey, students have a high level of digital literacy in using Android-based mobile learning. Keywords : digital literacy, mobile learning, human circulatiory system   ABSTRAK Literasi digital merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki pelajar pada era revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital siswa SMP yang ditinjau dari penggunaan mobile learning pada mata pelajaran IPA khususnya pada konsep sistem peredaran darah manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi analisis yang dilakukan pada Mei 2022. Subjek dalam penelitian ini adalah 24 orang siswa kelas VIII SMPT IT Al-Hikmah. Instrumen yang digunakan adalah angket kuesioner mengenai kemampuan literasi digital yang diadaptasi dari Japelidi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan literasi digital pada siswa dibedakan menjadi lima kategori diantaranya sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Sementara tingkatan literasi digita siswa berada pada tingkatan tinggi dengan rata-rata presentase keseluruhan indikator yaitu 71,51%. Simpulan dari penelitian ini bahwa tingkat literasi digital siswa berada pada tingkatan tinggi ditinjau dari penggunaan mobile learning berbasis android melalui skor yang didapat pada angket kuesioner. Kata Kunci : literasi digital, mobile learning, sistem peredaran darah manusia
Pengaruh Pemanfaatan Media Chat Online dan Minat Belajar terhadap Keterampilan Berkomunikasi dan Berpikir Kritis: (The Effect of Online Chat Media and Interest in Learning on Communication and Critical Thinking Skills) Amalla Rizki Putri; Syamsurizal Syamsurizal; Nazarudin Nazarudin
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.19141

Abstract

The aims of the research was to determine the effect of online chat media on communication and critical thinking skills, the effect of interest in learning on communication and critical thinking skills, and the interaction between online chat media and interest in learning. The methods of research is an quasy experimental factorial type between-group pretest and posttest design. Data analysis was performed using two-way Multivariate Analysis (MANOVA) technique with the assumptions of normality, homogenity, and effect tests. The results of data analysis show that there is a significant between the average scores of communication and critical thinking skills from learned with different online chat media. The results also show that there is a significant between the average scores of communication and critical thinking skills from learned with different learning interests. The conclusion is online chat media and interest in learning affect communication and critical thinking skills, and there is an interaction between online chat media and interest in learning. Key words: online chat media, interest in learning, communication, critical thinking   ABSTRAK Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh media chat online berbeda terhadap keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis, pengaruh minat belajar berbeda terhadap keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis, serta interaksi antara media chat online dan minat belajar dalam mempengaruhi keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis. Jenis penelitian adalah eksperimen antara kelas tipe faktorial. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis multivarian dua jalur dengan asumsi dasar uji normalitas, homogenitas, dan efek. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan signifikan nilai rata-rata keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis dari pembelajaran dengan media chat online yang berbeda, terdapat perbedaan signifikan nilai rata-rata keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis peserta didik dari minat belajar yang berbeda. Dapat disimpulkan bahwa media chat online berpengaruh terhadap keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis, minat belajar berpengaruh terhadap keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis, serta terdapat interaksi antara media chat online dan minat belajar dalam memengaruhi keterampilan berkomunikasi dan berpikir kritis. Kata kunci: chat online, minat belajar, berkomunikasi, berpikir kritis
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sma Melalui Model Inquiry Based Learning Berbantuan Media Wayang Sukuraga Pada Materi Sistem Indra: (Analysis of Critical Thinking Ability of High School Students Through an Inquiry-Based Learning Model Assisted by Wayang Sukuraga Media on The Material) Putri Ajeng Dwi Cahyani; Setiono Setiono; Aa Juhanda
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.19149

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking ability of high school students using the Inquiry Based Learning model assisted by sukuraga puppet media on the sensory system material. This study used a study sample of 35 students. The type of research used in this study is pre-experimental with a pretest posttest one group design research design. This research was conducted as many as 2 meetings using the Inquiry Based Learning learning model assisted by Wayang Sukuraga media. The research instruments used are 8 items of description questions with indicators that include 5 indicators of critical thinking, namely 1) Providing simple explanations, 2) Making further explanations, 3) Building basic skills, 4) Making inferences, 5) Setting strategies and techniques. The results showed an increase after being given treatment for students' critical thinking abilities. This can be seen by the increase in posttest results based on 5 critical thinking indicators of 85.8. The N-Gain score in this study was 0.64 which belonged to the "moderate" category. This shows that the Inquiry Based Learning learning model assisted by Wayang Sukuraga media can improve students' critical thinking skills. Keywords: Critical Thinking Ability, Indra System, Inquiry Based Learning Model, Wayang Sukuraga Media   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa SMA menggunakan model Inquiry Based Learning berbantua media wayang Sukuraga pada materi sistem indra. Penelitian ini menggunakan sampel penelitian sebanyak 35 peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pra-eksperimental dengan desain penelitian pretest posttest one group design. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 kali pertemuan dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Based Learning berbantuan media Wayang Sukuraga.Instrumen penelitian yang digunakan adalah 8 butir soal uraian dengan indikator yang meliputi 5 indikator berpikir kritis yaitu 1) Memberikan penjelasan sederhana, 2) Membuat penjelasan lebih lanjut, 3) Membangun keterampilan dasar, 4) Membuat inferensi, 5) Mengatur strategi dan teknik. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan setelah diberikannya perlakuan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya hasil posttest berdasarkan 5 indikator berpikir kritis sebesar 85,8. Skor N-Gain yang pada penelitian ini sebesar 0,64 yang termasuk kategori “sedang”. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Inquiry Based Learning berbantuan media Wayang Sukuraga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Sistem Indra, Model Inquiry Based Learning, Media Wayang Sukuraga
Profil Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP Berdasarkan Gender Menggunakan Model STEM: (Profil Scientific Literacy Ability of Junior High School Students Bades on Gender Using The STEM Models) Syifa Nurazizah Syifa; Suhendar Suhendar; Gina Nuranti
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.19152

Abstract

21-st century skills in education integrate literacy skills, knowledge, skills, and attitudes. One of them is scientific literacy. The scientific literacy ability of the students in Indonesia from 2000 to 2018, according to PISA (2018), is still below average. It is due to the lack of attention of Indonesian education on literacy skills which are actually necessary for everyday life. This research was conducted in 2022. The purpose was to determine the differences in the results of scientific literacy skills between male and female students in grade 2 of junior high school. This study uses the One Group Posttest Only design with technical data analysis using the posttest results that have been carried out by students, then calculated by looking at the average indicators of each question. The results showed that there were differences in the results of students' scientific literacy abilities between boys and girls. The increase in scientific literacy for female students is 82.2 and is in the very good category, and male students is 71.3 and is in the good category. With these differences, it can be concluded that scientific literacy skills using the STEM model for female students increased better than male students. Key words: Science Literacy, STEM, Gender   ABSTRAK Keterampilan abad ke 21 dalam bidang pendidikan mengintergrasikan kemampuan literasi, pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Salah satu keterampilan literasi dalam abad ke 21 yaitu kemampuan literasi sains. Kemampuan literasi sains siswa di Indonesia menurut PISA tahun 2018 sejak tahun 2000 sampai 2018 masih dibawah rata-rata. Hal ini disebabkan kurang perhatiannya dunia pendidikan di Indonesia terhadap kemampuan literasi yang mana penting untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2022.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil kemampuan literasi sains antara siswa laki-laki dan siswa perempuan di kelas 8 SMP. Penelitian ini menggunakan desain One Group Postest Only dengan teknis analisis data menggunakan hasil postest yang telah dilakukan oleh siswa yang kemudian dihitung dengan melihat rata-rata perindikator dari setiap soal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil kemampuan literasi sains siswa antara laki-laki dan perempuan. Peningkatan literasi sains siswa perempuan sebesar 82,2 dan masuk kedalam kategori sangat baik, dan untuk hasil literasi sains siswa laki-laki sebesar 71,3 dan masuk kedalam kategori baik. Dengan hasil perbedaan tersebut dapat dikatakan kemampuan literasi sains menggunakan model STEM untuk siswa perempuan meningkat lebih baik dibandingkan dengan siswa laki-laki. Kata kunci: Literasi Sains, STEM, Gender
Profil Keterampilan Berpikir Komputasi Peserta Didik Di MAN Kota Sukabumi Ditinjau dari Kecerdasan Majemuk Pada Materi Sitem Pencernaan: (Profile of Computational Thinking Skills of Students at MAN Sukabumi City in terms of Multiple Intelligences on Digestive System Materials) Syifa Maharani Hikam; Setiono Setiono; Billyardi Ramdhan
BIODIK Vol. 9 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v9i1.19154

Abstract

This study aims to determine the level of students' computational thinking skills in terms of the three dominant multiple intelligences in a sample. This type of research is descriptive research, with a quantitative approach. The population in this study were students of class XI in one of the MAN Sukabumi City. The sample in this study was 30 students of class XI. The data collection used is a test in the form of multiple choice questions as many as 13 questions that include indicators of computational thinking skills and student response questionnaires to the STEM model based on multiple intelligences. From the results of data analysis, students with interpersonal intelligence have good criteria for computational thinking skills with an average score of 71%, with 86% intrapersonal intelligence with very good criteria, and 77% with good criteria for mathematical intelligence. Overall, students have a good response to the STEM model based on multiple intelligences. It can be concluded that the students' computational thinking skills by being treated with intelligence-based STEM models in one of the MAN Sukabumi City have good criteria. Key words: Computational thinking skills, STEM, multiple intelligence   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkatan keterampilan berpikir komputasi peserta didik ditinjau dari tiga kecerdasan majemuk dominan pada suatu sampel. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI di salah satu MAN Kota Sukabumi. Sampel pada penelitian ini adalah 30 peserta didik kelas XI. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes dalam bentuk soal pilihan ganda sebanyak 13 butir soal yang mencakup indikator keterampilan berpikir komputasi dan angket respon peserta didik terhadap model STEM berbasis kecerdasan majemuk. Dari hasil analisis data diperoleh peserta didik dengan kecerdasan interpersonal memiliki keterampilan berpikir komputasi berkriteria baik dengan skor rata-rata 71%, dengan kecerdasan intrapersonal 86% berkriteria sangat baik, dan dengan kecerdasan matematis 77% berkriteria baik. Secara keseluruhan peserta didik memiliki respon yang baik terhadap model STEM berbasis kecerdasan majemuk. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir komputais peserta didik dengan diberi perlakuan model STEM berbasis kecerdasarn  di salah satu MAN Kota Sukabumi berkriteria baik. Kata kunci: Keterampilan Berpikir Komputasi, STEM, Kecerdasan Majemuk
Penerapan Strategi Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Pancur Batu: (Application of Inquiry Learning Strategies to Improve Student Motivation in Class X SMA N 1 Pancur Batu) Sri Yanti Tarihoran; Wulandini Wulandini; Nirwana Saparas Hasibuan; Rizki Putri Khoiriah Sipahutar; Sriyanti Tarihoran; Indayana Febriani Tanjung
BIODIK Vol. 8 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i4.19166

Abstract

This research on learning motivation at SMA.N 1 Pancurbatu aims to expand inspiration to learn science at SMA.N 1 Pancur baru by applying inquiry learning strategies. This inquiry learning strategy includes steps (1) direction, (2) planning issues, (3) forming speculations, (4) gathering information, (5) testing theories (6) figuring out ends.The approach carried out in this research is called homeroom activity research. This review involved 1 class consisting of 32 students, namely class X MIA 5. Based on the results of research using inquiry learning strategies, it was proven to increase students' of observations of several motivation indicators in cycle 1, it showed 2 low scores. However, after receiving action in cycle 2, these indicators have increased, namely in indicators A-2 and A-3. These indicators are showing the encouragement (motivation) of students in learning and indicators of hope for the success of the hypothesis. The percentage of students' average motivation in the first cycle is 89%. While the second cycle is 99%. Key words: Inquiry Strategy, Student Learning Motivation   ABSTRAK Penelitian mengenai motivasi belajar di SMA.N 1 Pancur batu ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar biologi pada  SMA.N 1 Pancur baru dengan menerapkan teknik belajar permintaan. Metodologi pembelajaran permintaan ini mencakup langkah-langkah (1) arah, (2) mencari tahu masalah, (3) membentuk spekulasi, (4) mengumpulkan informasi, (5) menguji teori (6) membentuk tujuan. Pendekatan pemeriksaan yang dilakukan dalam eksplorasi ini disebut penelitian kegiatan ruang belajar. Review ini meliputi 1 kelas yang terdiri dari 32 siswa, yaitu kelas X MIA5. Mengingat efek samping dari review dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.  Mengingat persepsi dari beberapa petunjuk inspirasi pada siklus 1 menunjukkan 2 skor yang rendah. Namun setelah mendapat tindakan pada siklus 2, indikator tersebut mengalami peningkatan yaitu pada indikator A-2dan A-3.. Indikator tersebut ialah menunjukkan adanya dorongan(motivasi) peserta didik  dalam belajar dan Indikator harapan terhadap keberhasilan hipotesis. Persentase motivasi rata-rata peserta didik pada siklus I yaitu 89%. Sedangkan siklus II sebesar 99%. Dari presentase tersebut dinyatakan bahwa mengalami kenaikan sebanyak 10. Kata kunci: Inquiry Strategy, Student Learning Motivation
Penerapan Stategi Learning Start With A Question Untuk Meningkatkan Keberanian Bertanya Pada Siwa Kelas XI IPA-1 SMA Swasta Baitul Aziz Medan: (Implementation of the Start With A Question Learning Strategy to Increase the Courage to Ask Students of Class XI IPA-1 Baitul Aziz Private SMA Medan) Jamilah Jamilah; Maharani Syarif; Puji Lestari; Rini Shafira Ginting; Indayana Febriani Tanjung
BIODIK Vol. 9 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v9i1.19168

Abstract

Schooling is an exceptionally unequivocal interaction for individual turn of events and local area improvement. As per Law no. 20 of 2003, instruction is a cognizant and arranged work to make a learning environment and growing experience so understudies effectively foster their capability to have strict otherworldly strength, restraint, character, insight, respectable person, and abilities required without anyone else, society, country. also, country. The utilization of proper learning procedures will help the smooth and powerful accomplishment of objectives. Educators should have the option to pick and utilize learning techniques that are as per the targets, circumstances and conditions as well as the material to be conveyed, it expects to accomplish instructive success.The issue that is frequently looked by instructors is the absence of progress in accomplishing understudy learning skills, it requirements to seek the right and fitting treatment. The broadly useful of this examination is to work on the quality and execution of educators in the educational experience. The particular reason for this study is to expand the boldness to ask understudies through the learning system learning begins with an inquiry. learnibg begins with an inquiry Application of Learning Strategy Start With A Question to Increase Courage to Ask Students of Class Xi Science-1 at Baitul Aziz Private High School - Medan. Keywords: Courage; Asking; Learning strategies; ABSTRAK Sekolah adalah interaksi yang sangat tegas untuk pergantian peristiwa individu dan peningkatan area lokal. Sesuai UU no. 20 tahun 2003, pelatihan adalah suatu pekerjaan yang disadari dan diatur untuk menciptakan lingkungan belajar dan pengalaman yang berkembang sehingga siswa secara efektif mengembangkan kemampuan mereka untuk memiliki kekuatan, kebijaksanaan, karakter, pengetahuan, orang yang terhormat, dan kemampuan yang diperlukan tanpa bantuan dari orang lain, masyarakat. , negara. juga, negara. Pemanfaatan metodologi pembelajaran yang tepat akan membantu kelancaran dan keberhasilan pencapaian tujuan. Pendidik harus memiliki pilihan untuk memilih dan memanfaatkan metodologi pembelajaran yang sesuai dengan target, keadaan dan kondisi serta materi yang akan disampaikan, sehingga diharapkan dapat membuat kemajuan instruktif. Masalah yang sering dikeluhkan oleh pendidik adalah tidak adanya hasil dalam pencapaian keterampilan belajar siswa, perlu dicarikan pengobatan yang tepat dan sesuai. Manfaat universal dari ujian ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan pelaksanaan pendidik dalam pengalaman pendidikan. Alasan khusus penelitian ini adalah untuk membangun keberanian siswa bertanya melalui pembelajaran sistem pembelajaran yang diawali dengan inkuiri. Dari gambaran di atas, para ahli berencana untuk mengarahkan penelitian tentang “penggunaan teknik pembelajaran learningibg dimulai dengan inkuiri Penerapan Strategi Pembelajaran Start With A Question untuk Meningkatkan Keberanian Bertanya Siswa Kelas Xi IPA-1 SMA Swasta Baitul Aziz - Medan. Kata kunci: Keberanian;Bertanya;Strategi pembelajaran;
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Kelas X IPA Dharma Wanita Persatuan Pemprovsu Tahun 2022: (Application of the Jigsaw Cooperative Learning Model to Improve Student Learning Outcomes in Class X IPA Dharma Wanita Pemprovsu Association in 2022) Dewi Yulika Harahap; Lidyah Rahmayani; Putri Bungsu Berutu; Indayana Febriyani Tanjung
BIODIK Vol. 9 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v9i1.19169

Abstract

The objectives of this Classroom Action Research were to: 1) Improve student learning outcomes at the Dharma Wanita Association of North Sumatra Provincial Government 2) Improve students' abilities with the jiksaw type cooperative learning model. To achieve this goal, the study was designed in two cycles. The procedure for each cycle includes: 1) development of a problem focus, 2) planning of corrective actions, 3) implementation of actions, observations, and interpretations. The effectiveness of the actions in each cycle is measured from the results of observations and the results of the pretest and posttest abilities. Observational data in cycle I were described and interpreted and then reflected to determine corrective actions in cycle II. While the data in the form of pretest and posttest ability test results were analyzed by describing and comparing test scores in the initial conditions, cycle I, and cycle II. The completion limit that must be achieved by students in cycle II, namely: 100% of students are able to answer all pretest and posttest questions with a maximum of 2) all students achieve a maximum score of 80. Class Action Research regarding student activities while participating in learning, the results obtained were that classical completeness was 70% in the initial conditions, 70% in the first cycle, and 80% in the second cycle. Based on the results of this Classroom Action Research, it can be concluded that: The Application of the Jigsaw Type Cooperative Learning Model in the Ecosystem Concept to Improve Student Learning Outcomes at the North Sumatra Provincial Government's Dharma Wanita Association High School. Can improve learning outcomes and can change student learning patterns. Abstrak. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk: 1) Meningkatkan hasil belajar Siswa SMA Dharma Wanita Persatuan pemprovsu 2) Meningkatkan kemampuan siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe jiksaw.Untuk mencapai tujuan, tersebut, penelitian didesain dalam dua siklus. Prosedur pada setiap siklus, mencakup tiap-tiap: 1) pengembangan fokus masalah, 2) perencanaan tindakan perbaikan, 3) pelaksanaan tindakan, observasi, dan interpretasi, Keefektifan tindakan pada setiap siklus diukur dari hasil observasi dan hasil tes kemampuan pretest dan postest. Data hasil observasi pada siklus I, dideskripsikan dan diinterpretasikan kemudian direfleksi untuk menentukan tindakan perbaikan pada siklus II. Sedangkan data yang berupa hasil tes kemampuan pretest dan post tes dianalisis dengan cara mendeskripsikan dan membandingkan nilai tes pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Batas tuntas yang harus dicapai siswa pada siklus II, yakni: 100% siswa mampu menjawab semua soal pretest dan postest dengan maksimal 2)semua siswa siswi mencapai nilai yang maksimal yaitu80. Penelitian Tindakan Kelas mengenai aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran, diperoleh hasil bahwa ketuntasan secara klasikal pada kondisi awal sebesar 70%, pada siklus I sebesarg 70%, dan pada siklus II sebesar 80%. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas tersebut, dapat disimpulkan bahwa: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Konsep Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Dharma Wanita Persatuan pemprovsu. Dapat meningkatkan hasil belajar dan dapat mengubah pola pembelajaran siswa.
Penerapan Strategi Pembelajaran Reciprocal Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Pancur Batu: (Application Of Reciprocal Learning Strategy to Increase Student Learning Outcomes In Sma Negeri 1 Pancur Batu) Halimatussya’diyah Halimatussya’diyah; Jeneri Puspita Sari; Sauda Julia Intanna; Siti Nurbaya; Indayana Febriani Tanjung
BIODIK Vol. 9 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v9i1.19186

Abstract

This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation and observation. The subjects of this study were students of class X MIA SMA Negeri 1 Pancur Batu Academic year 2021 / 2022. This study aims to determine the improvement in learning outcomes of class X MIA students in Biology subjects through learning strategies (Reciprocal Learning). The instruments used are observation, pretest and posttest. Student observation sheet The indicator of the success of this study is seen from the mastery of student learning who achieves the Minimum Completeness Criteria (KKM) of 80. From the results of the study, in the first cycle the student learning completeness achieved is 75%, and the second cycle is 85%, where the increase the percentage of student learning outcomes from cycle I to cycle II reached 10%. Based on the results of this study, it can be concluded that student learning outcomes in Biology can be increased through Reciprocal Learning learning strategies, and have the advantage of developing student knowledge, forming collaboration between students and creating student curiosity, especially in the environment around the school at SMA Negeri 1 Pancur Batu. Key words: Classroom Action Research, student learning outcomes, Reciprocal Learning Model   ABSTRAK Eksplorasi ini merupakan penelitian kegiatan hasil studi yang diarahkan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari penyusunan, pelaksanaan, persepsi dan persepsi. Subyek review ini adalah siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Pancur Batu tahun ajaran 2021/2022. Review ini berencana untuk memutuskan peningkatan hasil belajar siswa kelas X MIA pada mata pelajaran Biologi melalui teknik pembelajaran (Reciprocal Learning). Instrumen yang digunakan adalah persepsi, pretest dan postest. Lembar persepsi siswa kemajuan penelitian ini dilihat dari kewenangan pencapaian siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 80. Dari hasil review, pada siklus utama pemenuhan pembelajaran siswa yang dicapai adalah 75%. , dan siklus II sebesar 85%, dimana laju pemuaian pada siswa yang memperoleh hasil dari siklus I ke siklus II mencapai 10%.  Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, hasil belajar siswa, Model Pembelajaran Reciprocal
Penerapan Project Based Learning (PJBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan Pada Materi Gen : (Implementation Of Project Based Learning (PJBL) To Increase Learning Outcome Of Students Of Class XII IPA 1 SMA N 2 Percut Sei Tuan In Gen Materials) Habibah Hanun Simangunsong; Izra Aulia Almi Hrp; Nabilah Syahirah Azhari; Nurhani Afdilani; Indayana Febriani Tanjung
BIODIK Vol. 9 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v9i1.19187

Abstract

The implementation of education, a student must be able to master the class and educate students to change, especially mastering learning.  However, not a few teachers are indifferent to the way of teaching and the results obtained by their students.  Educators generally use methods that make students often feel bored so that the subject matter is easily forgotten so that this can affect the learning outcomes of a student.  The purpose of this research activity is to determine the effectiveness of the project-based learning model in improving the learning outcomes of class XII IPA 1 SMA N 2 Percut Sei Tuan on gene material.  The method used is experimental research with the research population of students of SMA N 2 Percut Sei Tuan and the research sample is 40 students of class XII IPA 1.  The results of individual learning mastery are seen as indicators of success.  In the first cycle, the first meeting obtained individual learning completeness of 32.5%, then the second meeting was 65%.  In the second cycle, the third meeting was 75%, then the fourth meeting was 85% with a score of 75. The results of the research prove that student learning outcomes can be increased effectively by applying the Project Based Learning model. Key words: Implementation, Project Based Learning, Learning Outcomes, Gene   ABSTRAK Pelaksanaan pendidikan, seorang tenaga didik tentu harus mampu menguasai kelas dan mendidik para peserta didik untuk berubah terutama menguasai pembelajaran. Namun, tidak sedikit guru yang acuh tak acuh terhadap cara mengajar dan hasil yang diperoleh oleh peserta didik nya. Pendidik umumnya memakai metode yang membuat peserta didik kerap merasakan jenuh sehingga materi pelajaran mudah dilupakan begitu saja sehingga ini dapat mempengaruhi hasil belajar seorang peserta didik. Tujuan dari kegiatan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran project based learning dalam  meningkatkan hasil belajar dari siswa kelas XII IPA 1 SMA N 2 Percut Sei Tuan pada materi gen. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi penelitian siswa SMA N 2 Percut Sei Tuan dan sampel penelitian yaitu siswa kelas XII IPA 1 sebanyak 40 orang. Hasil ketuntasan belajar individual dilihat sebagai indikator keberhasilan. Pada siklus I pertemuan ke-1 memperoleh ketuntasan belajar individual sebesar 32,5%, kemudian pertemuan ke-2 sebesar 65%. Pada siklus II pertemuan ke-3 sebesar 75%, kemudian pertemuan ke-4 sebesar 85% dengan nilai ≥ 75.  Hasil penelitian membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat secara efektif dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning. Kata kunci: Penerapan, Project Based Learning, Hasil  belajar, Gen