cover
Contact Name
Roudlotun Nurul Lail
Contact Email
judimas@stikesbanyuwangi.ac.id
Phone
+6285748015150
Journal Mail Official
judimas@stikesbanyuwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Letkol Istiqlah No.109, Lingkungan Mojoroto R, Mojopanggung, Kec. Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68422
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29861241     EISSN : 29860083     DOI : https://doi.org/10.54832/judimas.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS): bna journal aims to publish articles on the results of community service from academics, researchers and practitioners in various fields of science including education, engineering, agriculture, health, social humanities, information technology, and management. Focus and Scope of Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) are: Training for community empowerment (Pelatihan untuk Pemberdayaan Masyarakat) Small & Medium-Sized Enterprises /SMES (UMKM) Empowerment of Border Area Communities (Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan) Public Health Community Service Activities by Students (Pengabdian Masyarakat oleh Siswa/Mahasiswa) Education for Sustainable Development (Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan) Design Appropriate Technology for Communities (Rancangan Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 155 Documents
Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Posyandu Lansia Di Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Eltigeka Devi Apriliani; Al Wafi Rahmaputri Ardianingrum; Heru Widianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.379

Abstract

Penerapan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) pada lansia perlu ditingkatkan untuk usia lanjut yang sehat dan bahagia. Tujuan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan tentang program Jaminan Kesehatan Nasional untuk Posyandu lansia di Desa Joketro Kecamatan Parang Kabupaten Magetan. Peserta pengabdian masyarakat adalah 37 orang. Proses pengabdian masyarakat terdapat perencanaan, pelaksanaan, diskusi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini berupa poster tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Poster pengabdian masyarakat berisi tentang persyaratan, prosedur, manfaat, hak dan kewajiban peserta program Jaminan Kesehatan Nasional. Sosialisasi tentang program Jaminan Kesehatan nasional untuk posyandu lansia dapat memberikan kemudahan akses dalam pegobatan pelayanan kesehatan dan meningkatkan produktivitas.
Upaya Peningkatan Kesehatan Mental pada Usia Remaja Budi, Yulifah salistia; Yuli Fitria; Fransiska Erna Damayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.380

Abstract

Remaja merupakan masa dimana seseorang mengalami proses mengenal kepribadian, dimana kegagalan dalam proses tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah dan menimbulkan adanya gangguan terhadap kesehatan mental pada remaja. Pentingnya mengetahui secara dini bentuk gangguan mental, adanya peran serta dari masyarakat dapat menekan angka kejadian gangguan mental pada masyarakat khususnya remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan tentang kesehatan mental dan penanganannya. Sasaran pada kegiatan ini adalah kelompok usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Mojopanggung sejumlah 56 partisipan yang dilakukan selama dua hari pada 29 – 31 Desember 2023. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah pemaparan materi dan role play metode penanganan kesehatan mental oleh narasumber serta melakukan evaluasi menggunakan kuesioner pada sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat adanya perubahan pengetahuan peserta yaitu pengetahuan peserta sebelum kegiatan terdapat sebagian besar 56,3% memiliki pengetahuan yang cukup sedangkan sesudah kegiatan sebagian besar memiliki pengetahuan baik yaitu 83,9%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan mental melalui pelatihan tentang kesehatan mental dan penanganannya kepada kelompok usia remaja, efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan mental.
Pemeriksaan Golongan Darah Sebagai Skrining Awal Untuk Mengetahui Tipe Golongan Darah Di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa Hasin, Ardiansah; Asnurbaety Dwiyana; Andi Asmiati Nurdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.383

Abstract

Darah salah satu komponen penting dalam tubuh manusia, mengingat fungsinya sebagai alat transportasi. Kekurangan darah dapat memicu sejumlah penyakit dari anemia, hipotensi, serangan jantung, dan beberapa penyakit lainnya. Kasus lain seperti kecelakaan, luka bakar dan proses persalinan juga memerlukan tranfusi darah akibat tingginya kemungkinan pendarahan. Terdapat dua jenis penggolongan darah yang paling penting adalah penggolongan A-B-O dan Rhesus (faktor Rh). Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian. Setiap individu perlu mengetahui golongan darahnya, karena sangat krusial ketika mengalami musibah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui hasil pemeriksaan golongan darah sebagai skrining awal untuk mengetahui tipe golongan darah di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Desain yang digunakan dalam kegiatan ini adalah desain deskriptif observasional, yaitu menggambarkan hasil tes pemeriksaan golongan darah di masyarakat. Dari kegiatan yang dilakukan diperoleh hasil pemeriksaan golongan darah masyarakat di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Maka diperoleh hasil skrining darah pada Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa golongan darah A 49% sebanyak 16 orang, golongan darah B 18% sebanyak 6 orang, golongan darah O 30% sebanyak 10 orang, dan golongan AB 3% sebanyak 1 orang. Kata Kunci : Pemeriksaan golonga darah, Skrining darah
Penyuluhan Bahaya Merokok pada Remaja di MAN Insan Cendekia Kota Kendari Bahar, Hartati; Muchtar, Febriana; Savitri Effendy , Devi; Lestari, Hariati; Tosepu, Ramadhan; Paridah; Sella Febrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.386

Abstract

In Indonesia, smoking rates in the 10 to 18 year age group have increased. Based on Basic Health Survey (Riskesdas) data, it shows that the proportion of teenage smokers increased from 7.2 percent in 2018 to 9.1 percent in 2019. This outreach aims to provide education to teenage students at MAN Insan Cendekia Kendari City in an effort to increase understanding about dangers of smoking in teenagers. The methods used are, education about the dangers of smoking in the form of material about understanding smoking behavior, government efforts to reduce smoking behavior, the dangers of active and passive smoking, data on smoking behavior of the population aged 10-18 years, the role of health promotion in controlling smoking behavior and introducing HOTC ( Halu Oleo Tobacco Control Center) using PPT media, animated videos and educational games Smart Box: Cigarette Tour's and playing first place quizzes. The results of this education show that the p value is 0.00 < 0.05, so Ho is accepted. Therefore, there is a significant difference between the average pre-test results and post-test results. Thus, it can be concluded that there is a difference in knowledge before and after being given counseling on the dangers of smoking to teenagers at MAN Insan Cendekia, Kendari City
Uji Coba Media Banner Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Ummah, Fadhilah Hamiatul; Majid, Ruslan; Bahar, Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v2i2.390

Abstract

Anemia is a disease that occurs when the body lacks healthy red blood cells or when red blood cells do not function properly. This causes the body's organs to not get enough oxygen, causing anemia sufferers to have pale skin and get tired easily. The risk of suffering from anemia in adolescent girls is higher, this is because adolescent girls experience puberty in the form of menstruation. The aim of this service is to determine the effectiveness of nutrition education using cheerful banner media (preventing adolescent anemia) on knowledge and attitudes in efforts to prevent anemia in adolescent girls at SMK Negeri 3 Kendari in 2024. This service method uses quantitative with a Pre-Experimental approach, the design form used is a control group that is not equivalent to the pre-test and post-test. The sample for this service amounted to 69 people using a simple random sampling technique. The results of the service show that there is an influence of cheerful banner media on knowledge and attitudes with a p-value from the Wilcoxon test for knowledge, namely 0.000, and an attitude p-value of 0.000 or <0.05. It can be concluded that there is an influence of the use of banner media on knowledge and attitudes in efforts to prevent anemia among young women at SMK Negeri 3 Kendari in 2024. Reducing the teaching staff is expected to increase the role in providing education to young women about health, especially regarding preventing anemia, by using health promotion media such as banners or other health promotion media so that information communication can be more interesting and easy to understand
Pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Anak TK ABA An-Nur Farida Kartini; M. Hakimi; Fitnaningsih Endang Cahyawati; Christiana, Indah; Siti Nurul Fadhilah Sari; Okta Zenita Siti Fatimah; Ana Rofika
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.391

Abstract

Mengajarkan cara-cara untuk menjaga kebersihan diri dan menjaga kesehatan harus dimulai sejak kecil. Membiasakan anak untuk selalu melakukan hal-hal positif terutama yang berkaitan dengan menjaga kebersihan diri nantinya akan menjadikan suatu hebit yang baik di masa mendatang. Oleh karenanya, untuk membiasakan perilaku tersebut, cara yang dapat dilakukan yakni memberikan pendidikan personal hygiene pada anak prasekolah. Pendidikan prasekolah ini dimaksudkan untuk mengajarkan anak prasekolah/Taman Kanak-kanak (TK) bagaimana cara melakukan personal hygiene. Pada kegiatan tersebut materi-materi yang akan disampaikan adalah apa itu thoharoh, menjaga kebersihan diri sehari-hari. Dengan diketahuinya kedua hal tersebut diharapkan anak-anak sudah sejak kecil menjaga kebersihan dirinya sehingga meminimalisir untuk terjadinya sakit. Solusi yang ditawarkan adalah membekali anak-anak TK mengenai tata cara thoharoh (wudlu, cara membersihkan diri dengan mencuci tangan). Hal tersebut dirasa sangat perlu diajarkan pada anak-anak TK mengingat agar tumbuh hebit yang baik dalam diri anak dimasa yang akan datang. TK yang akan menjadi mitra dalam PkM ini adalah TK ABA AN-Nur. Luaran adalah transfer pengetahuan dan keterampilan mengenai thoharoh dan tata cara menjaga personal hygiene sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dibidang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Edukasi Kesehatan Penyakit Diare Secara Door to Door di Kelurahan Tondonggeu Kec. Abeli, Kota Kendari Handayani, Listy
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.392

Abstract

Abstrak Penyakit diare merupakan penyebab kematian ketiga pada anak usia 1–59 bulan. Secara global, terdapat hampir 1,7 miliar kasus penyakit diare pada anak setiap tahunnya. Kasus diare di Provinsi Sulawesi Tenggara paling banyak terjadi di Kota Kendari. Sedangkan Kecamatan Abeli menempati urutan ke tiga kasus diare terbanyak di Kota Kendari. Penyakit diare dapat terjadi pada kelompok umur, namun kelompok balita merupakan kelompok yang paling rentan mengalami diare. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan metode edukasi Kesehatan secara door to door bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit diare dan cara pencegahannya. Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi rumah masyarakat dan melakukan edukan secara langsung. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat yang berjumlah 10 peserta. Berdasarkan hasil perhitungan skor pre-test dan post-test, dapat diketahui bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan edukasi Kesehatan mengenai penyakit diare secara door to door. Dengan demikian kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit diare dan cara pencegahannya perlu dilakukan secara rutin dengan jangkauan yang lebih luas pada seluruh masyarakat dan menggunakan metode yang lebih menarik. Kata Kunci: edukasi Kesehatan; diare; door to door Abstract Diarrhea is the third cause of death in children aged 1–59 months. Globally, there are almost 1.7 billion cases of diarrheal disease in children every year. The most cases of diarrhea in Southeast Sulawesi Province occurred in Kendari City. Meanwhile, Abeli ​​District ranks third in the number of diarrhea cases in Kendari City. Diarrhea can occur in all age group, but toddlers are the group most susceptible to experiencing diarrhea. Community service activities carried out using the door-to-door health education method with aim to increase community knowledge about diarrheal diseases and how to prevent them. This activity was carried out by visiting people's homes and conducting education directly. The target of this activity was public community, totaling 10 participants. Based on the results of pre-test and post-test score calculations, it can be seen that there was an increase in participants' knowledge after door-to-door health education regarding diarrheal diseases was carried out. Thus, community service activities in order to increase public knowledge about diarrheal diseases and how to prevent them need to be carried out routinely with a wider reach to the entire community and using more interesting methods. Keywords: Health education; diarrhea; door to door
Lindungi Remaja Melalui Peningkatan Pengetahuan Seputar HIV/AIDS Dan Pencegahannya Di SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang Indra, Silvia; Riki Rinaldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.395

Abstract

HIV/AIDS merupakan salah salah satu masalah utama kesehatan masyarakat di dunia yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Kota Palembang merupakan daerah dari Provinsi Sumatera Selatan yang paling tinggi mengalami kasus HIV/AIDS. Masa remaja adalah masa dimana mengalami perkembangan kognitif, emosi,sosial dan seksual. Mereka memiliki resiko besar dalam penularan HIV/AIDS. Jika mereka tidak memiliki pengetahuan dan tidak ada arahan, maka mereka bisa saja terpengaruh akibat pergaulan bebas, pengunaan narkoba,. Pencegahan penularan HIV/AIDS pada remaja salah satunya dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan di sekolah. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang. Metode yang dilakuka yaitu dengan pemberian materi serta informasi bagaimana factor tertular dan cara pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan ini berjalan dengan lancar. Para peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan materi tentang HIV/AIDS. Dimana peserta yang memiliki pengetahuan baik meningkat menjadi 25 orang dari sebelum diberikan edukasi yang hanya 6 orang berpengetahuan baik. Diharapkan untuk edukasi selanjutnya yaitu bisa membentuk kelompok teman sebaya sebaga konselor untuk tingkat lanjutan.
Pendampingan Pelatihan Berbicara Bahasa Inggris dengan Metode Pemberdayaan Berkelanjutan (Sustainable Empowerment) di Pondok Pesantren Minhajut Thullab Ahmada, Adib; Mahmud, Moh.; Sangadah, Fatimatus
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.396

Abstract

This mentoring program aims to improve the quality of human resources (HR) among students at Minhajut Thullab Islamic Boarding School through English speaking education and training using the Sustainable Empowerment method. The activities implemented cover various aspects, including teaching English speaking skills such as trilingual MC, role play, and storytelling. The program was conducted with a participatory approach, actively involving students in every stage of the activities. Students were provided with continuous materials and practice, allowing them to apply their English speaking skills in supportive and relevant real-life contexts. Evaluations were conducted regularly to measure progress and provide constructive feedback to participants. The results of the program implementation showed a significant improvement in the students' English speaking abilities, both in terms of confidence and effective communication skills. Additionally, the participatory approach in this program also increased the students' motivation and engagement in the learning process. These findings indicate that this mentoring program is effective in achieving its goals and provides tangible benefits to Minhajut Thullab Islamic Boarding School, making it a potential model for similar programs in other boarding schools.
Pelatihan Daily English Conversation di SMA Nommensen Kota Jambi Ratnaningsih, Paskalina Widiastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i1.398

Abstract

Berbicara dalam bahasa Inggris sangat diperlukan bagi pelajar. Dengan memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris yang baik, siswa/i dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan lancar. Keterampilan berbicara bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari diperlukan sehingga dapat digunakan dengan tepat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan daily English conversation bagi para siswa/i SMA. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan. Hasil dari pelatihan ini adalah keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa/i terutama dalam percakapan sehari-hari meningkat setelah pelatihan berbicara bahasa Inggris. Siswa/i dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris mengenai percakapan sehari-hari dengan menggunakan pelafalan yang tepat dan penggunaan bahasa Inggris yang tepat. Kata Kunci: daily conversation; English; pelatihan; SMA

Page 10 of 16 | Total Record : 155