Jurnal Pengabdian Masyarakat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS): bna journal aims to publish articles on the results of community service from academics, researchers and practitioners in various fields of science including education, engineering, agriculture, health, social humanities, information technology, and management. Focus and Scope of Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) are: Training for community empowerment (Pelatihan untuk Pemberdayaan Masyarakat) Small & Medium-Sized Enterprises /SMES (UMKM) Empowerment of Border Area Communities (Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan) Public Health Community Service Activities by Students (Pengabdian Masyarakat oleh Siswa/Mahasiswa) Education for Sustainable Development (Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan) Design Appropriate Technology for Communities (Rancangan Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat)
Articles
155 Documents
Pelatihan Cara Menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Desa Sidoarum Kabupaten Sleman yang Menjual Sale Pisang
Satono, Putra Aji;
Utami, Endang Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i2.352
UMKM dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi permasalahan ekonomi pada tingkat kecil sampai menengah. Kurangnya pengetahuan serta keterbatasan ketrampilan menjadi faktor kegiatan UMKM tidak maksimal, seperti pengetahuan dalam menentukan harga pokok produk yang penting untuk dipahami oleh pelaku UMKM agar kegiatan usahanya maksimal. Penentuan HPP secara tepat, dapat meningkatkan kualitas informasi keuangan pada pedagang atau pengusaha. kegiatan pelatihan penentuan HPP telah melalui serangkaian tahapan pelaksanaan, mulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pelatihan yaitu belum memahami cara penentuan harga pokok produksi dengan tepat. beberapa komponen biaya tetap maupun semi variable tidak ditelusuri secara tepat seperti biaya listrik, penyusutan asset serta biaya-biaya bahan penolong pada produk yang dihasilkan. Berdasarkan evaluasi setelah pelatihan penentuan harga pokok produksi, mitra pelatihan dapat memehami materi yang diberikan terkait dengan biaya produksi mulai dari pengertian, unsur-unsur biaya produksi dan cara menghitung harga pokok produksi dari produk yang dihasilkan dengan tepat
Pendampingan Rumah Produksi Telur Asin Pak Jaini Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo
Mala, Asnal;
Fatimatuzzahro, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i2.355
The mentoring program for Pak Jaini's salted egg production house in Masangankulon Village, Sukodono District, Sidoarjo Regency is an initiative to improve the quality and capacity of local production. This activity aims to assist Mr Jaini in developing his business through the application of simple technology, business management training, and effective marketing strategies. The methods used in the mentoring programme include observation, interviews, and hands-on training in the field. The results of this mentoring programme showed significant improvements in product quality, production efficiency, and sales. Thus, this programme is expected to make a positive contribution to the local economy and become a model for other small and medium enterprises in the region
Edukasi Kesehatan Makanan Sehat Bagi Anak di SD Negeri 1 Gumuk Banyuwangi
Hariani, Wahyu Fuji;
Indah Kurniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.359
Nutritious food provides a variety of essential nutrients that the body requires. Snacking is a popular eating habit among children, enjoyed for its convenience and tasty appeal, especially those in elementary school. Unhealthy food can have negative impacts on children's health. Selecting snacks at random can result in decreased appetite and nutritional issues in kids, resulting in underweight and obesity. This activity aimed to educate children about healthy foods in school so that they can choose healthy and unhealthy snacks and improve students' knowledge and attitudes towards healthy foods to be consumed at school. The method used was counseling on recognizing healthy and unhealthy foods. Conclusion: The assessment of students’ knowledge and attitudes at SDN 1 Gumuk reveals a notable improvement in their understanding and awareness of distinguishing between healthy and unhealthy food options, as well as identifying suitable colors of healthy foods for consumption
Membangun Generasi Tangguh Bencana Meningkatkan Wawasan Dan Sikap Siswa SMPN 1 Songgon Kabupaten Banyuwangi
Efendi, Achmad;
Balqis, Rani Diana;
Anitarini, Fani;
Ivan Rachmawan;
Riyan Dwi Prasetyawan;
Ardhi Khoirul Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i2.360
Disaster mitigation education in the school environment is becoming increasingly vital in anticipating and responding to the threat of natural disasters. This research explores the impact of disaster mitigation training at SMPN 1 Songgon, Banyuwangi, conducted with the Regional Disaster Management Agency (BPBD) Banyuwangi, focusing on the concept of “Disaster Resilient Schools”. The community service method was to bring about changes in the awareness and preparedness of the school and community towards disasters. The results of the service showed that the training has made a significant contribution in improving the understanding of disaster risks and appropriate mitigation strategies. In addition, close collaboration between the school with UKM. Resima Stikes Banyuwangi and BPBD has been established, strengthening sustainable mitigation efforts. The training also encouraged active participation of students and teachers, and built a strong support network among various stakeholders. This activity not only provided new insights into the importance of disaster mitigation education in schools, but also provided practical guidance for the development of similar programs in other school settings. The implications of this service are very important in improving disaster preparedness and resilience at the local level, as well as contributing to a better understanding of effective disaster mitigation practices. The conclusion of this service is that it is very important and necessary to implement this activity in school environments throughout Banyuwangi district.
Pelatihan Pijat Oksitosin Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan dan Ibu Hamil
Christiana, Indah;
Nurul Eko Widiyastuti;
Diana Kusumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.362
Persentase ASI eksklusif di Indonesia menurun dari 69,7% pada 2021 menjadi 67,96% di 2022. Salah satu alasan yang membuat sulit untuk mencapai target cakupan ASI eksklusif adalah kelancaran produksi ASI yang terhambat atau bahkan tidak keluar. Salah satu alasan mengapa ibu tidak memberikan ASI adalah karena produksi ASI yang tidak lancar. Salah satu metode mengatasi ketidaklancaran produksi ASI yaitu melakukan pijat oksitosin. Pelatihan pijat oksitosin ini dilakukan pada tanggal 15 Maret 2024 di Kelurahan Kemiren Banyuwangi. Sasaran pada pengabdian masyarakat yaitu kader kesehatan sejumlah 20 orang dan 8 ibu hamil. Sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan test untuk mengetahui pengetahuan kader dan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Terdapat peningkatan pengetahuan, nilai rata-rata sebelum pelatihan adalah 31, sementara setelah pelatihan diberikan, terjadi kenaikan sebesar 52 poin sehingga mencapai 83. Pelatihan pijat oksitosin bisa sangat membantu para kader kesehatan dalam meningkatkan jumlah ibu yang memberikan ASI eksklusif. Selain menjadi kesempatan untuk bertukar informasi, pelatihan ini juga bisa menjadi sarana kolaborasi antar komunitas. Oleh karena itu, disarankan untuk mengembangkan program pelatihan serupa bagi para kader kesehatan di berbagai wilayah, terutama di daerah yang mengalami penurunan dalam praktik pemberian ASI eksklusif.
Pengenalan dan Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan pada UMKM Adan Juice Dan UMKM Okee Jus Dengan Menggunakan SAK-EMKM
Durman, Ignasius Gunthorus;
Budiantara, Martinus
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v2i2.366
Salah satu masalah yang dihadapi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia saat menjalankan usahanya adalah masalah keuangan. Membuat laporan keuangan yang baik dapat membantu UMKM untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam menjalankan usahanya, UMKM Adan Juice dan UMKM Okee Jus belum membuat laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan akuntansi karena tidak memahami konsep akuntansi. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilakukan untuk memperkenalkan konsep Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Menengah (SAK-EMKM) agar pelaku usaha dapat membuat catatan laporan keuangan yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah dengan memberikan penjelasan materi dan melakukan tanya jawab terkait SAK-EMKM serta mendampingi pelaku usaha membuat laporan keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha belum terlalu memahami konsep akuntansi, akan tetapi UMKM Adan Juice dan UMKM Okee Jus sudah bisa membuat laporan keuangan yang sesuai dengan SAK-EMKM, meskipun masih harus dibantu. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang terus-menerus dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman terkait SAK-EMKM agar kemampuan pelaku usaha dalam membuat laporan keuangan menjadi lebih baik lagi.
Pentingnya Pengetahuan Ibu Mengenai Kebutuhan ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan di Posyandu Kamboja Tukang Kayu Banyuwangi
Hidayatin, Nur;
Hariani, Wahyu Fuji
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.367
Mother's milk (ASI) is the first, main and best natural food for babies. Breast milk is a natural nutrient that has excellent nutritional value with a balanced composition and is in accordance with needs which is beneficial for the growth and development of babies aged 0 – 6 months. According to the World Health Organization (WHO), exclusive breast milk is breast milk given to babies aged 0-6 months without any additional food. Breast milk given to babies will be useful for preventing babies from various diseases, while for mothers it can prevent breast cancer. The aim of this community service is to provide information about the importance of mothers' knowledge regarding the need for exclusive breastfeeding for babies aged 0 - 6 months at the Cambodian carpenter posyandu Banyuwangi. This community service was carried out at the Cambodian carpenter Posyandu Banyuwangi using the counseling method for mothers who have babies aged 0 – 6 months. A total of 20 respondents. Most of them had knowledge in the good category. Counseling about exclusive breastfeeding is a form of providing education to every mother who has a baby or prospective mother
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana pada Pelaku UMKM di Muja Muju Umbulharjo Yogyakarta
Aji, Tusianto Dwi Sapto;
Utomo, Rochmad Bayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.369
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dan UMKM diklaim sebagai penopang atau tulang punggung bagi perekonomian negara dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61 persen. Dari 65.000.000 UMKM di Indonesia, masih ada beberapa UMKM yang belum mengalami perkembangan dalam hal kinerja keuangannya, seperti warung makan H&R dan angkringan Mbah Tami. Kedua UMKM tersebut tidak pernah melakukan pencatatan keuangan sama sekali karena kurangnya pemahaman dasar akuntansi dan penyusunan laporan keuangan. Tujuan kegiatan pengabdian pada usaha warung makan H&R dan angkringan Mbah Tami di Gang Tugiyo, Muja Muju, Umbulharjo Yogyakarta ini sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha terhadap pentingnya pembukuan pencatatan keuangan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukan respon positif dari pelaku usaha terhadap kesadaran atas pentingnya pencatatan pembukuan sederhana, sehingga pelaku usaha dari yang belum bisa menjadi mampu membuat pencatatan pembukuan sederhana yang mudah untuk diaplikasikan dalam mengembangkan usahanya.
Promosi Kesehatan Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Melalui Upaya Konsumsi Vitamin Yang Tepat
Amanda, Dita;
Kustriyani, Anung;
Lestari, Ima Fitria;
Wiarsini, Ni Kadek Mei;
Maulidia
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.375
Malnutrition are causes of stunting. Even though the number of stunting in Indonesia has decreased, efforts are still needed to increase public awareness, especially pregnant women. This is done so that babies born can avoid stunting. The aim of this community service activity is to provide information regarding the correct consumption of vitamins during pregnancy as an effort to prevent stunting. The methods used are video screening, counseling and providing health promotion media in the form of paper fans. Pregnant women also do pre-test and post-test questions. This community service activity was attended by 10 pregnant women from Posbindu Kemiren Village. The result of community service activities is that pregnant women receive information regarding the types of vitamins consumed during pregnancy and vitamin deficiencies in pregnant women. There was an increase in pregnant women who answered all post test questions correctly (10 respondents) compared to the pre test (6 respondents).
Edukasi dan Upaya Deteksi Penyakit Tidak Menular Melalui Pemeriksaan Kesehatan
Masroni;
Sholihin;
Nazmi, Annisa Nur;
Damayanti, Fransiska Erna;
Munif, Badrul;
Rudiyanto, Rudiyanto;
Kusumawati, Diana;
Indriani, Ninis;
Izzah, Ukhtul;
Ariyani, Anita Dwi;
Anitarini, Fany;
Hermanto, Andrik
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54832/judimas.v3i1.377
Non-Communicable Diseases (NCDs) often undetected because they have no symptoms and there no complaints. Usually found at an advanced stage, so it will be difficult to cure and ends in disability and death. This situation creates large costs for sufferers, families and the state. NCDs can be prevented by controlling risk factors. Increasing public awareness and concern for NCD risk factors very important in controlling NCDs. Counseling, examinations and surveillance of NCD risk factors are forms of health efforts to prevent an increase in the prevalence of non-communicable diseases. The activity of the undergraduate nursing and professional nursing lecturer's service program which is integrated with Thematic KKN is in the form of providing information to the community about the risk factors for non-communicable diseases (PTM), followed by examining the risk factors for non-communicable diseases in the community in the Grogol Village area, Giri Banyuwangi District. The reason for choosing the location based on the Mojopanggung Community Health Center's annual report, it shows that the prevalence of non-communicable diseases such as hypertension, DM, gout is always included in the 10 most types of disease every year. Therefore, it is very important to provide education regarding hypertension, gout and blood sugar to the public to prevent complaints and bad impacts, so that it will extend life expectancy and increase the productivity of residents who experience these diseases.