cover
Contact Name
Roudlotun Nurul Lail
Contact Email
judimas@stikesbanyuwangi.ac.id
Phone
+6285748015150
Journal Mail Official
judimas@stikesbanyuwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Letkol Istiqlah No.109, Lingkungan Mojoroto R, Mojopanggung, Kec. Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68422
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29861241     EISSN : 29860083     DOI : https://doi.org/10.54832/judimas.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS): bna journal aims to publish articles on the results of community service from academics, researchers and practitioners in various fields of science including education, engineering, agriculture, health, social humanities, information technology, and management. Focus and Scope of Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) are: Training for community empowerment (Pelatihan untuk Pemberdayaan Masyarakat) Small & Medium-Sized Enterprises /SMES (UMKM) Empowerment of Border Area Communities (Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan) Public Health Community Service Activities by Students (Pengabdian Masyarakat oleh Siswa/Mahasiswa) Education for Sustainable Development (Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan) Design Appropriate Technology for Communities (Rancangan Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 181 Documents
Edukasi Tuberkulosis dan Dukungan Bahan Alam sebagai Imunomodulator Pendamping untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat Joko Pramono; Teguh Setiawan Wibowo; Nunung Priyatni; Adek Anisya Rahmadha
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.845

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena beban penyakitnya masih tinggi dan pencapaian target eliminasi belum sepenuhnya tercapai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai tuberkulosis serta memperkenalkan bahan alam sebagai imunomodulator pendamping secara rasional. Metode kegiatan dilakukan melalui webinar daring dengan dua sesi materi, yaitu edukasi tuberkulosis dan dukungan obat bahan alam berbasis bukti, disertai pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari 135 peserta yang terdiri atas mahasiswa, praktisi, dan akademisi, serta terjadi peningkatan skor pengetahuan setelah kegiatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa webinar efektif sebagai media edukasi untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pencegahan, pengobatan, dan dukungan kesehatan pada tuberkulosis. Kegiatan ini berimplikasi pada penguatan peran edukatif tenaga kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak memandang bahan alam sebagai pengganti terapi utama.