Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education (AJMIE)
Tafsir Tarbawi, Hadith Tarbawi, Studies of Islamic Education, Studies of Sufism, Science of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Management of Islamic Education, Evaluation of Islamic Education, Curriculum Development of Islamic Education, Learning and Teaching Strategies, Modern Education Problems and Multidisciplinary Islamic Education
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024"
:
10 Documents
clear
Manajemen Pondok Pesantren di Era 5.0: Mengoptimalkan Pendidikan Berbasis Teknologi dan Inklusi
Fahrurrozi, Imam;
Juwari, Juwari;
Aris Masruchi, Zainal
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/90e3q542
Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional di Indonesia, perlu mengalami transformasi yang signifikan untuk menghadapi era 5.0. Pada era 5.0 ini perlu adanya integrasi teknologi digital dalam semua aspek kehidupan, termasuk didalamnya adalah manajemen pendidikan di pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pondok pesantren yang dapat dilakukan guna mengoptimalkan pendidikan pondok pesantren di era 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan yakni dengan mengumpulkan serta menganalisis berbagai sumber literatur yang berupa artikel jurnal, buku, ataupun penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam beradaptasi dengan era 5.0 manajemen pondok pesantren perlu menekankan inovasi, inklusi, dan pengembangan yang berkelanjutan. Diantaranya dengan transformasi Manajemen di Pondok Pesantren, Teknologi dalam Pengelolaan Administrasi dan Komunikasi, Inklusi dan Diversitas dalam Pendidikan, dan Pendidikan Karakter sebagai modal kesiapan abad 21. Dengan mengintegrasikan teknologi, mendorong inklusi, dan memperkuat kolaborasi, pondok pesantren dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi masa depan yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat. Transformasi ini bukan hanya tentang meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga tentang menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berkomitmen pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang mendalam.
Pancasila Sebagai Paradigma Pendidikan Karakter di Era Post-Truth: Mengatasi Kontradiksi Informasi Hoaks dan Nilai Kebenaran
Khoir, Qoidul
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/088m0h05
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Pancasila sebagai paradigma pendidikan karakter di era post-truth, terutama dalam mengatasi tantangan penyebaran hoaks yang marak di kalangan pelajar. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di MTs Annuqoyah yang menerapkan pendidikan karakter berbasis Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan yang adil dan beradab serta persatuan, berperan penting dalam membentuk kesadaran kritis siswa terhadap informasi palsu. Meskipun ada kendala dalam integrasi nilai Pancasila di seluruh mata pelajaran dan pengaruh dari lingkungan luar, penerapan pendidikan karakter ini tetap memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menghadapi disinformasi. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan literasi digital dan penguatan integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila sebagai strategi kunci untuk membentuk generasi yang kritis, etis, dan bertanggung jawab di era post-truth
Nilai-Nilai Egaliter dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Fii Zhilalil Qur’an Karya Sayyid Quthb
Hartono;
Dewi Nusika Istifadlah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/1myxe463
Egaliter merupakan sikap kesetaraan atau sederajat yang harus dimiliki oleh masyarakat dalam berinteraksi sosial, untuk mewujudkan suatu hubungan yang harmonis serta sejahtera di lingkungan masyarakat, yang mana sikap egaliter memiliki nilai-nilai untuk saling menghargai, menghormati, memahami, dan membantu dalam lingkup sosial masyarakat. Demikian dalam hal ini al-Qur’an membahas bahwa kemuliaan manusia di ukur dari kadar ketakwaan di sisi Allah SWT bukan dalam segi keturunan, kedudukan, gender, dan sebagainnya. Metode penulisan ini menggunakan penelitian pustaka (library research) yakni mengumpulkan data-data yang diperoleh melalui kitab tafsir, buku, dan artikel ilmiah dengan metode tematik (maudhu’i). Diharapkan penelitian ini,pemcaca memahami nilai-nilai egaliterdalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mewujudkan suatu hubungan yang harmonis serta interaksi sosial yang baik tanpa ada sikap diskriminasi di lingkup sosial masyarakat.
Telaah Praktik Pewarisan Beda Agama Menurut Wahbah Al-Zuhaily (Studi Kasus Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri)
Khaiyyil Faizunan Nurun Nafi;
Fakhria, Sheila;
Moh. Hendy Musthofa
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/myqrhz60
Pewarisan adalah peralihan antara harta pewaris kepada ahli waris yang masih hidup. Berdasarkan observasi yang dilakukan, di Desa Tanon terdapat beragam agama dan budaya. Mayoritas masyarakat di Desa Tanon beragama Islam, sedangkan agama yang minoritas di Desa Tanon adalah agama Hindu, Katolik, dan Budha. Dalam fenomena ini, ada pendapat yang tidak memperbolehkan pewarisan beda agama, yakni menurut pendapat Wahbah Al-Zuhaily. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris yaitu metode penelitian yang menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, baik berupa perilaku verbal yang didapat dari wawancara, observasi dan dokunmensi. Dan data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dan disimpulkan. Hal ini bertujuan untuk menganalisis pewarisan beda agama pada keluarga Islam di Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, dan untuk menganalisis praktik pewarisan beda agama pada keluarga Islam di Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri menurut pendapat Wahbah Al-Zuhaily.
Efektivitas Strategi Promosi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban Melalui Aplikasi Sosial Media Tiktok
Dian Rustyawati;
Sholikah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/t0h3dh66
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban merupakan lembaga pendidikan tinggi kegamaan Islam swasta yang menggunakan aplikasi Tiktok sebagai salah satu media promosinya. Tiktok dinilai sebagai platform yang mampu menjangkau lebih banyak audiens dan menghasilkan engagement rate yang terpantau. Dalam penelitian Efektivitas Strategi Promosi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban melalui Aplikasi Sosial Media Tiktok ini diukur menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Model analisis yang digunakan yaitu three layers of social media yang mencakup media analysis, conversation analysis, dan network analysis dan yang kedua metode yang digunakan Analisis SWOT. Hasil pengukuran three layers of social media terhadap konten video yang ada di akun Tiktok @iainutuban mendapatkan respon positif dan mendapatkan engagement rate sebesar 4,38%. Hasil dari analisis SWOT memberikan gambaran strategi yang bisa diambil untuk pengembangan konten Tiktok @iainutuban, khususnya dalam penerimaan mahasiswa baru (PMB).
Perempuan dan Keterlibatan Radikalisme: Upaya Preventif Melalui Pendidikan Keluarga
Ulil Hidayah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/pdp5js26
Radikalisme menjadi ancaman serius yang mengganggu stabilitas sosial dan keamanan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dalam konteks ini, perempuan sering kali dijadikan target rekrutmen oleh kelompok radikal, yang mengeksploitasi kerentanan mereka akibat kemiskinan, ketidaksetaraan gender, dan trauma psikologis. Peran perempuan dalam mencegah radikalisasi melalui pendidikan keluarga menjadi sangat penting. Pendidikan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan penghormatan terhadap perbedaan dapat menurunkan risiko keterlibatan generasi muda dalam radikalisme. Komunikasi terbuka dan pengawasan orang tua dalam penggunaan media oleh anak-anak turut menjadi strategi penting untuk melindungi mereka dari pengaruh ideologi ekstremis. Pendekatan berbasis nilai-nilai lokal dan tradisi agama mampu menciptakan karakter anak yang toleran dan inklusif. Melalui pendidikan keluarga yang proaktif, perempuan dapat berperan sebagai agen preventif yang efektif dalam membangun masyarakat yang lebih damai dan menghargai keberagaman.
Strategi Pelatihan dan Pengembangan Guru di Era Kecerdasan Buatan (AI) untuk Optimalisasi Sumber Daya Manusia
Adawiyah, Roviatul Adawiyah;
Rindaningsih, Ida
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/2cnp7s15
Advances in technology, especially artificial intelligence (AI), have dramatically changed the field of education. Teachers now not only teach, but also help students use technology to enhance their learning. This study examines methods of training and developing teachers to adapt to the AI era and optimize HR in schools. The main problems faced by teachers are limited infrastructure, their inability to use technology, and lack of pedagogical understanding of the application of AI. Therefore, teachers should be educated about artificial intelligence tools, new pedagogical methodologies, and the value of lifelong learning. This study found that, in addition to the flexibility and adaptability required to improve interaction and personalize learning, the use of AI is also necessary for effective training. In addition, the successful use of AI in schools also depends on the collaboration between technology and pedagogy and adequate infrastructure support. It is expected that properly trained teachers can utilize AI to create more effective and interactive learning experiences, improve the quality of education, and produce human resources who are ready to face the challenges of the digital era.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Titin Faiqoh;
Muh. Rodhi Zamzami;
Naila Nahdiyah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/9a6c3x14
This research aims to analyze how to plan, implement and evaluate Islamic Religious Education learning in Early Childhood Education (PAUD). This research uses a qualitative approach with a case study type. Data analysis uses content analysis. The results of this research are Islamic Religious Education learning planning in PAUD which is carried out in 2 forms, namely the weekly learning implementation plan (RPPM) and the daily learning implementation plan (RPPH). Implementation of Islamic Religious Education learning in early childhood must pay attention to the organization of the learning environment, models and methods of Islamic Religious Education learning. Evaluation of Islamic Religious Education learning in PAUD is carried out by observation, which can be done using technical anecdotal notes and checklists
Standarisasi Pesantren: Upaya Peningkatan Mutu Pesantren Secara Berkelanjutan
Nurcholiq, Mochamad;
Ahmad Zamzami;
Siti Mutholingah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/y2vxcp52
This research aims to examine the importance of standardization in improving the quality of Islamic boarding school education and finding the ideal format for quality Islamic boarding schools in a sustainable manner. A literature study was conducted to examine various factors that influence the success of standardization, including internal and external factors in Islamic boarding schools. The research results show that standardization plays a crucial role in realizing Islamic boarding school education that is quality, sustainable and relevant to the demands of the times. Standardization not only guarantees the quality of learning, but also increases the accountability and credibility of Islamic boarding schools in the eyes of the community. The ideal format for a quality Islamic boarding school that can meet the demands of today's era is the integration of Salaf education with formal education at the Islamic boarding school
Tasawuf dalam Perspektif Psikologi: Harmoni Spiritual dan Kesehatan Mental
Ema Fitriya;
Nur Hani'ah;
Hanifatul Khofifah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32478/8zv7ag68
This article explores the relationship between Sufism and modern psychology, particularly in supporting mental health and spiritual harmony. Sufism, as a branch of Islamic spirituality, offers a holistic approach through practices such as tazkiyatun nafs, muraqabah, and dhikr to achieve inner peace and balance. This approach aligns with modern psychological concepts, such as emotional regulation and mindfulness, which emphasize the importance of emotional balance and life meaning. Through a literature review method, this article finds that Sufi principles can be adapted into psychological therapy to address stress, anxiety, and inner conflicts. By bridging Islamic spirituality and psychology, this article opens opportunities for deeper integration in creating holistic and value-based therapeutic approaches. This is particularly relevant in addressing the increasingly complex mental health challenges of the modern era