cover
Contact Name
Hariyono
Contact Email
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Editorial Address
Jl. A.R. Saleh No.21, Kauman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64411
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
Published by STKIP PGRI Nganjuk
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Core Subject : Education,
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education.
Articles 167 Documents
Pengembangan Comic Strips Sebagai Media Pembelajaran Writing Berbasis Kearifan Lokal Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Puput Zuli Ekorini; Caltira Rosiana
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.79

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui produk pengembangan media comic strips sebagai media pembelajaran writing berbasis kearifan lokal untuk siswa sekolah menengah pertama.Strip komik (Comic Strips) merupaka media pembelajaran yang dapat digunakan untuk berbagai macam skill, salah satunya adalah Writing. Strip Komik berbahasa inggris banyak sekali dibuat oleh para native atau orang-orang asli pengguna Bahasa Inggris sehingga bahasa yang digunakan cenderung kompleks dan sulit dipahami oleh Siswa yang masih dalam proses belajar. Strip komik yang dalam pembelajaran Writing digunakan untuk menstimulasi Siswa agar dapat mempelajari grammar (tata bahasa), mechanics (cara penulisan), content (pengembangan ide/ isi), organization (urutan/ kronologi ide), dan vocabulary (penggunaan kata yang efektif).Dalam penelitian pengembangan ini, peneliti mencoba memenuhi kekurangan-kekurangan yang belum dapat dipenuhi oleh media strip komik yang sudah ada dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (R n D). Ada sepuluh langkah yang dilakukan dalam penelitian RnD ini berdasarkan pada teori Borg dan Gall (1989: 783-795). Pada tahap penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi peneliti melakukan observasi dan dan wawancara terhaap guru dan siswa untu mengungkap kebutuhan guru dan siswa dalam kegiatan writing. Selain itu peneliti juga melakukan kajian terhadap hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan terkait dengan penggunaan comic strips sebagai media pembelajaran writing. Dari hasil observasi dan wawancara maka didapat sebuah perencanaan untuk mengembangkan comic strips berbasis kearifan lokal sebagao media pembelajaran writing untuk siswa sekolah menengah pertama. Dalam tahap pengembangan, peneliti membuat konsep comic strips yang kemudian diilustrasikan ke dalam panel-panel yag berisi tokoh dan dialog. Setelah draft selesai maka diakukan penilaian atau validasi oleh ahli materi dan ahli media. Adapun hasil uji kelas kecil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test yang ditujukkan dari nilai signifikan 0.00< 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan comic strips bebasis kearifan local ini efektif untuk pembelajaran writing di sekolah menengah pertama.
Penerapan Model Pembelajaran Eksperimen Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Tema 6 Pada Siswa Kelas V SD Negeri 3 Sumberurip Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2019/2020 Supiyah Supiyah
Dharma Pendidikan Vol 15 No 1 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i1.80

Abstract

Kurangnya minat siswa kelas V SD Negeri 3 Sumberurip terhadap pembelajaran Tematik tema 6, model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi, Model pembelajaran Eksperimen jarang digunakan dalam pembelajaran Tematik Tema 6 kelas V SDN 3 Sumberurip. Permasalahan ini menunjukkan perlunya dilakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran. Perbaikan pembelajaran dari yang membosankan menjadi menyenangkan bisa dilakukan dengan menggunakan model, pendekatan atau model pembelajaran yang memungkinkan siswa lebih aktif. Ada beberapa model yang dapat digunakan dalam pembelajaran Tematik, salah satunya adalah Eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Tema 6 dengan menerapkan model pembelajaran eksperimen pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sumberurip Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2019/2020. Adapun setting penelitian ini adalah Siswa kelas V SD Negeri 3 Sumberurip Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian dilakukan 2 siklus dengan waktu penelitian tanggal 9 Januari 2020 (Siklus I) dan tanggal 14 Januari 2020 (Siklus II), dan kesimpulan penelitian yaitu aktivitas dan hasil belajar siswa tema 6 yaitu panas dan perpindahannya pada kelas V SD Negeri 3 Sumberurip mengalami peningkatan. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan presentase keaktifan siswa dalam pembelajaran tematik sebelum tindakan memiliki presentase rata-rata 50,00%, pada tindakan siklus I meningkat menjadi 60,42%, dan pada tindakan siklus II meningkat lagi menjadi 83,33%.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Taksonomi Trends In International Mathematics And Science Study (Timss) Sebagai Upaya Meningkatkan Penalaran Matematis Siswa Bidang Aljabar Sherly Mayfana Panglipur Yekti; Reza Dimas Pravangasta Perdana
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.82

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja siswa yang dikembangkan menggunakan taksonomi TIMSS pada materi aljabar. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg dan Gall dengan mengadopsi 8 dari 10 tahapan yang ada. Uji coba akan dilakukan kepada beberapa responden yang terdiri dari ahli materi, ahli bahan ajar, dan para siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan (1) pelaksanaan pembelajaran matematika di SMPN 1 Ngronggot masih menggunakan metode ceramah dan diskusi, sementara bahan ajar yang digunakan belum melatih siswa menggunakan penalaran matematisnya. (2) Guru memerlukan suatu bahan ajar yang dapat melatih dan mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa dalam pemecahan masalah. (3) 82,8% siswa merasa kesulitan pada materi aljabar dan 84,4% siswa menyatakan bahwa LKS yang ada kurang membuat mereka paham dalam pembelajaran sehingga siswa mendukung pengembangan LKS berbasis taksonomi TIMSS. (4) Pembelajaran matematika pada materi aljabar dengan menggunakan LKS berbasis taksonomi TIMSS efektif dalam meningkatkan penalaran matematis siswa.
Metode Discovery Terbimbing Dalam Menemukan Rumus Luas Permukaan Bangun Ruang Sisi Lengkung Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Ix D Smp Negeri 2 Pace Supini
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.83

Abstract

Dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan, guru berperan dalam pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran. Guru wajib berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, aman, menarik dan menumbuhkan motivasi dan daya kreasi siswa dalam belajar dan menghasilkan hasil belajar yang diharapkan. Sebagai bentuk kreativitas dan daya inovasi maka peneliti memilih sebuah strategi maupun model pembelajaran yang lebih efektif dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini memaparkan tentang metode Discovery Terbimbing dalam pembelajaran Matematika sebagai upaya meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar siswa melalui materi menemukan rumus luas permukaan bangun ruang sisi lengkung kelas IX SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pace dan sebagai objek penelitiannya adalah kelas IX D yang berjumlah 28 siswa yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada siklus I terdiri dari dua pertemuan. Pada siklus II hanya terdiri dari satu pertemuan Setelah siklus II didapatkan hasil bahwa 1) motivasi siswa menjadi sangat baik dengan skor perhitungan 4,01. Ini artinya bahwa metode belajar yang disajikan membuat siswa belajar lebih nyaman, bersemangat, lebih bermotivasi untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi; 2) aktivitas siswa mencapai rata-rata 80,61 % dengan kategori sangat aktif, seperti yang diharapkan , suasana belajar hidup, interkasi antara siswa dengan siswa dan interaksi siswa dengan guru sangat menyenangkan, siswa lebih banyak yang mampu menyelesaikan permasalahannya secara sistematis dan memiliki manfaat yang lebih banyak; 3) hasil belajar siswa meningkat lagi yakni rata-rata 82,50, Pembelajaran klasikal tuntas mencapai angka 89%, nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 70. Hal ini tampak jelas bahwa metode Discovery terbimbing yang diterapkan dalam pembelajaran ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang secara kuantitatif ditunjukkan oleh hasil belajar siswa, khususnya pada materi luas permukaan bangun ruang kelas IX di SMP Negeri 2 Pace. Berdasarkan kesimpulan di atas disarankan hal-hal sebagai berikut. 1) Bagi siswa hendaknya berusaha lebih giat belajar baik secara berkelompok, sendiri-sendiri maupun bertanya pada guru sehingga tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari Matematika; 2) Bagi Guru dalam melaksanakan pembelajaran hendaknya lebih aktif dan kreatif dalam memilih metode serta media pembelajaran agar siswa siswa dapat termotivasi dalam belajar; dan 3) Bagi Sekolah hendaknya berusaha memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan semua guru dalam proses belajar mengajar jika pembelajaran ingin dicapai.
Pengembangan Modul Fisika Dasar Berbasis Scientific untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan Kemampuan Kognitif Yulia Dewi Puspitasari; Triana Wuri Cahyanti
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.84

Abstract

Tujuan penelitian yaitu: (1) mengembangkan dan menghasilkan modul fisika dasar berbasis scientific, (2) meningkatkan higher order thinking skill (HOTS) setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul fisika dasar berbasis scientific.Metode penelitian yang digunakan Research and Development (R&D). pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan tahapan Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation. Pengembangan modul ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh validator ahli, dosen, dan peer review. Uji validitas yang dilakukan adalah validasi kelayakan isi, penyajian, dan bahasa modul kemudian direvisi dan diimplementasikan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA dalam mata kuliah fisika dasar. Higher order thinking skill (HOTS) mahasiswa dianalisis dengan uji prasyarat untuk mengetahui normalitas dan homogenitas data. higher order thinking skill (HOTS) dianalisis dengan uji parametrik dengan uji t test menggunakan software SPSS.Hasil dari Penelitian ini yaitu: (1) kelayakan pengembangan modul fisika dasar berbasis scientific dikategorikan baik; (2) higher order thinking skill (HOTS) mahasiswa meningkat; (3) dari empat Aspek higher order thinking skill (HOTS) kemampuan logika dan penalaran mengalami peningkatan tinggi diikuti kemampuan analisis, kemampuan evaluasi, dan kemampuan kreasi. Kemampuan kognitif mahasiswa meningkat sebesar 70%.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Manyelesaikan Soal Identitas Trigonometri Pada Mahasiswa Semester I STKIP PGRI Nganjuk Tahun Ajaran 2017/2018 Reza Dimas Pravangasta Perdana
Dharma Pendidikan Vol 13 No 1 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis letak kesalahan serta penyebab kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dari kelompok tinggi, sedang, dan rendah dalam identitas trigonometri. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa tinggi, empat mahasiswa kelompok sedang, dan tiga mahasiswa kelompok rendah. Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan yang dipakai bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Langkah-langkah analisis menggunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.. Kesimpulan yand dapat diambil setelah analisis data adalah bahwa Kesalahan yang dialami mahasiswa berupa penyelesaian menggunakan cara menjabarkan masing-masing hubungan perbandingan trigonometri dimana berakibat perhitungan menjadi rumit. Rumitnya penyelesaian disebabkan antaralain ketidakmampuan mahasiswa menentukan hubungan antara rumus pada identitas trigonometri; kesalahan menuliskan tanda operasi matematika dan kesalahan menuliskan tanda operasi matematika dan kesalahan dalam melakukan operasi hitung bentuk aljabar, yang disebabkan mahasiswa kurang teliti saat melakukan perhitungan.
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Model Project Based Learning Melalui Sumber Belajar Smartphone TW Maduretno; VS Andrini
Dharma Pendidikan Vol 13 No 1 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i1.86

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan pendidik dalam mewujudkan generasi unggul bangsa menuju Indonesia Emas 2045 salah satunya melalui pendidikan karakter. Fenomena perubahan di abad 21 terhadap kemajuan teknologi yang begitu pesat berpengaruh pada peserta didik. Pendidikan karakter merupakan salah satu filter yang kuat dalam mengatasinya. Tujuan penelitian ini yaitu mengimplementasikan pendidikan karakter pada model Project Based Learning melalui sumber belajar smartphone. Nilai-nilai karakter diintegrasikan melalui pembelajaran dengan materi Dasar-dasar IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan jenis penelitian kualitatif dengan metode survei terkait persiapan, pelaksanaan dan penilaian pendidikan karakter. Sample penelitian pada 30 mahasiswa Pendidikan IPA Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018. Teknik pengumpulan data melalui teknik angket, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan karakter yang diterapkan berpengaruh pada peningkatan nilai pada prestasi sikap peserta didik dalam aspek berpikir kritis, percaya diri, jujur, kerjasama, tanggungjawab, pantang menyerah, dan inovatif. Peserta didik menunjukkan peningkatan perilaku yang dinyatakan dalam indikator pendidikan berkarakter secara konsisten. Pada apek inovatif, peserta didik mampu mengaplikasikan model Project Based Learning dengan membuat “Softcase Smartphone Berkarakter” sebagai pendukung belajar.
Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Akuntansi Dengan Model Student Fasilitator And Explaining Pada Siswa Kelas X SMK PGRI 2 Nganjuk Tahun Ajaran 2016/2017 Lely Farida
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.88

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran dengan metode Student Fasilitator And Explainig dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi di kelas X Akuntansi 2SMK PGRI 2 NGANJUK Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 SMK PGRI 2 NGANJUK yang berjumlah 35 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas dan melibatkan partisipasi siswa. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian simulasi terlebih dahulu oleh peneliti kepada guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur, observasi, dokumentasi, dan tes. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) identifikasi masalah, (2) persiapan, (3) penyusunan rencana tindakan, (4) implementasi tindakan, (5) pengamatan, dan (6) penyusunan laporan. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, masing-masing pertemuan selama 3 x 45 menit. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Student Fasilitator And Explainig dapat meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi (baik proses maupun hasil). Peningkatan tersebut terjadi setelah guru melakukan beberapa upaya, antara lain: (1) Penerapan metode student fasilitator and expliaing dalam pembelajaran, (2) Guru membuat inovasi baru dalam menyampaikan pelajaran akuntansi, yaitu dengan membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, (3) Guru terus memotivasi siswa dalam belajar melalui pelaksanaan diskusi dan presentasi sehingga siswa lebih menguasai materi dan tidak malu atau ragu untuk maju ke depan kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode pembelajaran Student Fasilitator And Expliaing dapat meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi baik dari segi proses maupun hasil.
Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi PPKN STKIP PGRI Nganjuk Melalui Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi COVID-19 Achmad Tantowi Azis
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.92

Abstract

Masa Pademi covid-19 telah mengubah paradigma pembelajaran secara konvensional menjadi pembelajaran jarak jauh melalui pembelajaran daring. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif sebagai solusi mengatasi Pandemi Covid-19. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran daring pada program studi PPKn STKIP PGRI Nganjuk sebagai upaya menekan penyebaran covid-19 di Perguruan Tinggi. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PPKn STKIP PGRI Nganjuk. Data dikumpulkan dengan wawancara melalui aplikasi zoom meeting. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa telah memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran daring; (2) pembelajaran daring memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong munculnya kemandirian belajar dan motivasi untuk lebih aktif dalam belajar; dan (3) pembelajaran jarak jauh mendorong munculnya perilaku social distancing dan meminimalisasi munculnya keramaian dan kerumunan mahasiswa sehingga dianggap dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan perguruan tinggi. Tantangan dan beberapa kendala dalam pembelajaran daring adalah lemahnya pengawasan terhadap mahasiswa, kurang kuatnya sinyal di daerah pelosok, dan mahalnya biaya kuota. Sedangakn kelebihannya adalah meningkatkan kemandirian belajar, minat dan motivasi, keberanian mengemukakan gagasan dan pertanyaan.
Penggunaan Teknik Merangkai Bidang Berwarna Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Menggambar Kubisme Pada Siswa Kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk Wuryaningsih
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.93

Abstract

Dalam salah satu materi Seni Rupa terdapat materi tentang kubisme. Visual Kubisme menunjukkan berbagai sudut pandang dalam bidang dua dimensi. Objek yang tadinya sederhana dan berkesan dua dimensi, dipecah-pecah menjadi berbagai sudut pandang dan digabung kembali menjadi terlihat kedalamannya, sudut lain serta organ-organ atau komponen-komponennya. Di tingkat SMP siswa tidak diminta untuk bisa menggambar kubisme dengan sempurna melainkan hanya sebatas mengetahui dan mampu menggambar sesuai ciri-ciri kubisme dan pada akhirnya bisa mengerti tentang arti sudut pandang dalam penerapannya ke kehidupan nyata. Salah satu teknik yang diharapkan bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan menggambar kubisme adalah dengan merangkai bidang berwarna. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembelajaran yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya peningkatan aktivitas belajar untuk setiap aspek pengamatan. Aspek eksplorasi ide mengalami peningkatan sebesar 15,6% dari 60,2% menjadi 75,8%. Aspek kombinasi bentuk mengalami peningkatan paling besar yaitu 18,8% dari 62,5% menjadi 81,3%. Aspek kerapian bentuk mengalami peningkatan sebesar 14,9% dari 61,7% menjadi 76,6%. Aspek kemandirian mengalami peningkatan sebesar 11,70% dari 70,3% menjadi 82,0%. Dan aspek ketepatan waktu mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 80,5 % menjadi 85,2 %. Secara keseluruhan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 13,2% dari 67,0 % pada siklus 1menjadi 80,2 % pada siklus 2. Kemampuan menggambar kubisme untuk setiap aspek mengalami peningkatan. Peningkatan terbesar pada aspek keindahan kombinasi bentuk yaitu meningkat sebanyak 13,3% dari 71,1% menjadi 84,4%. Pada aspek jumlah bentuk yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 3,9% dari 80,5% menjadi 84,4%. Aspek kaidah bentuk kubisme mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 66,4% menjadi 71,1%. Aspek keberagaman teknik mengalami peningkatan sebesar 11,7% dari 68,8% menjadi 80,5%. Secara keseluruhan rata-rata persentase kemampuan menggambar kubisme mengalami peningkatan sebesar 8,4% dari 71,7% pada siklus 1 menjadi 80,1 %pada siklus 2. Dari hasil peneltian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik merangkai bidang berwarna telah meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan menggambar kubisme siswa kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk.

Page 6 of 17 | Total Record : 167