cover
Contact Name
Hariyono
Contact Email
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Editorial Address
Jl. A.R. Saleh No.21, Kauman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64411
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
Published by STKIP PGRI Nganjuk
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Core Subject : Education,
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education.
Articles 167 Documents
Efektivitas Penggunaan Media Jari Tangan Untuk Meningkatkan Pemahaman Mekanisme Debet Kredit Mata Pelajaran Akuntansi Dasar Pada Kelas X.111.2 SMK PGRI 2 Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019 Siti Nurul Aini
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.106

Abstract

Untuk mewujudkan tujuan pembelajaran terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran diharapkan mampu memaksimalkan daya serap peserta didik terhadap materi pelajaran tersebut. Akan tetapi seorang guru juga harus mampu memilih media yang efektif. Demikian halnya dengan penggunaan media pembelajaran dalam mata pelajaran Akuntansi Dasar khususnya materi mekanisme debet kredit ( aturan debet kredit ). Hal ini karena materi tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam penanaman konsep dasar akuntansi dalam menyelesaikan siklus akuntansi, yaitu sebagai prasyarat dalam kegiatan pencatatan dokumen transaksi kedalam jurnal dan pemindahbukuan dari jurnal ke buku besar ( posting ), sehingga siswa harus benar-benar menguasainya. Oleh karena itu penulis mencoba untuk menggunakan media yang sederhana, efektif dan melekat pada diri siswa yang berupa jari tangan untuk memudahkan siswa dalam penanaman konsep mekanisme debet kredit.
Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Silabus dan RPP Melalui Supervisi Akademik yang Berkelanjutan di SDN Rowoharjo 3 Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Juminem
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.108

Abstract

Penyusunan perencanaan pembelajaran sangat penting dilakukan, hal ini seharusnya membuat guru tidak mengajar tanpa perencanaan. Namun sayang perencanaan pembelajaran yang mestinya dapat diukur oleh kepala sekolah, tidak dapat diukur karena hanya direncanakan dalam pikiran sang guru saja. Penelitianinibertujuanuntuk meningkatkan kemampuan guru menyusun silabus dan RPP meningkat menjadi 90% dan kualitas silabus dan RPP yang baik menjadi 80%.Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode penelitian yang dilakukan peneliti adalah dengan melaksanakan supervise akademik yang meliputi supervise tradisional dan supervise klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di SDN Rowoharjo 3. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru yang baik dari kondisi awal 12.5% menjadi 87.5% pada siklus 1 dengan kategori nilai “BAIK” dan naik pada siklus 2 menjadi 87.5% dengan kategori nilai “SANGAT BAIK”, setelah supervise akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari kondisi awal 25% menjadi 75% dengan Kategori nilai “BAIK” pada siklus 1 dan naik menjadi 87.5% pada siklus 2 dengan kategori nilai “SANGAT BAIK”.
Efektivitas Materi Reading Berbasis Website Terhadap Pembelajaran Reading Comprehension Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Anita Budi Rahayu
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan; 1) untuk mengetahui apakah materi berbasis Website lebih efektif daripada buku teks untuk pembelajaran Reading Comprehension; 2) untuk mengetahui apakah siswa yang memiliki motivasi tinggi lebih baik daripasa siswa yang memiliki motivasi rendah; 3) untuk mengetahui apakah ada interaksi antara bahan ajar dengan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Reading Comprehension. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan faktorial desain 2x2. Populasi penelitian ini adalah 8 kelas yang terdiri dari 255 siswa kemudian diambil 2 kelas sebagai sampel dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa sebagai kelas kontrol. Peneliti menggunakan kuisioner untuk mengukur motivasi dan soal objektif untuk mengukur kemampuan Reading Comprehension. Data dideskripsikan dengan deskriftif statistik dengan mean, median, mode, dan deviasi standar. Untuk memenuhi uji statistik parametrik dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas mengadopsi metode Lilliefors dan uji homogenitas mengadopsi uji chi-square (χ). Data di analisa menggunakan multifactor (2X2) ANNOVA. untuk mencari perbedaan yang signifikan satu sama lain peneliti menggunakan Tukey test. Nilai kritis dalam pengujian ini adalah α = 0,05. Setelah analisa data dilakukan dapat disimpulkan bahwa; 1) Kelompok yang di ajar dengan materi berbasis Website memiliki kemampuan Reading comprehension lebih baik dibandingkan dengan siswa yang di ajar dengan buku teks; 2) Siswa dengan motivasi tinggi memiliki kemampuan reading Comprehension lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi rendah; 3) Ada interaksi antara bahan ajar dengan motivasi siswa dalam pembelajaran reading comprehension. Ini berati bahwa bahan ajar yang digunakan mempengaruhi motivasi siswa dalam pembelajaran reading comprehension.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KKN TEMATIK POSDAYA (POS PEMBERDAYAAN KELUARGA) UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Mochamad Muchson
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.112

Abstract

Tujuan Penelitian adalah: 1) Mendeskripsikan tahap-tahap pembentukan Posdaya di Desa Pohrubuh Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Tahun 2019. 2) Mendeskripsikan hasil-hasil KKN Tematik Posdaya di Desa Pohrubuh Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Tahun 2019. Metode penelitian: Pendekatan penelitian adalah kualitatif, metode penelitian survey dan rancangan penelitian adalah deskriptif. Instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verification. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Tahap-tahap pembentukan Posdaya adalah Pemberdayaan Masyarakat melalui KKN Tematik Posdaya dilakukan dalam bentuk pembentukan Posdaya di tingkat RW atau dusun. Posdaya adalah forum silaturahmi, advokasi, komunikasi, edukasi dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dan gotong rotong yang dilaksanakan dari, oleh dan untuk keluarga dan masyarakat. Fungsi-fungsi keluarga adalah keluarga sebagai wadah pengembangan fungsi keagamaan, budaya, cinta kasih, perlindungan, kesehatan reproduksi, pendidikan, ekonomi/kewirausahaan dan membina lingkungan. Ke delapan fungsi keluarga tersebut dijadikan program kerja KKN yaitu bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi/kewirausahaan, sosial budaya, lingkungan dan teknologi tepat guna. 2) Hasil KKN di desa Pohrubuh Kecamatan Semen Kabupaten Kediri dari program kerja KKN adalah 1. Telah terbentuk dua posdaya, 2. Pelaksanaan program kerja terdiri dari: a. Bidang kesehatan yaitu fasilitasi pengurusan BPJS kesehatan, b. Bidang pendidikan fasilitasi anak-anak usia PAUD dan pendidikan dasar untuk masuk sekolah formal, 3. Bidang ekonomi/kewirausahaan pendampingan usaha mikro (home industri) krupuk tentang rasa, lebel kemasan dan penjualan, 4. Bidang sosial budaya yaitu keagamaan (baca tulis alquran) dan gotong royong, 5. Bidang lingkungan penanaman kebun bergizi, 6. Bidang teknologi tepat guna yaitu analisis kandungan gizi krupuk bekerja sama dengan laboratorium biologi Universitas Nusantara PGRI Kediri.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SMA NEGERI 1 NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK TAHUN 2020 Bowo Bowo
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.114

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan kompetensi guru di SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Tahun 2020. Desain penelitian ini deskriptif kausal dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru pengajar di SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk yang seluruhnya berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu peran supervisi kepala sekolah (X), sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat kompetensi guru (Y). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data dianalisa dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peranan yang signifikan dari supervisi kepala sekolah terhadap kompetensi guru di SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk tahun 2020, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,266. Tanpa adanya peran supervisi, kompetensi guru di SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk masih dapat dipertahankan melalui faktor lain dengan nilai konstan 2,910.
STUDI KOMPARATIF ANTARA MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA POKOK BAHASAN PEMANASAN GLOBAL DI KELAS VII SMP NEGERI 1 SUKOMORO TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Siti Nuremi; Hariyono; Suharto
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.115

Abstract

Tujuan pmodel pembelajaran Problem Solving, model pembelajaran Reciprocal Teaching, hasil belajar siswaenelitian ini untuk mengetahui hasil belajar IPA materi pemanasan global dengan menggunakan model pembelajaran Problem Solving, untuk mengetahui hasil belajar IPA materi pemanasan global dengan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching, untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA materi pemanasan global antara menggunakan model pembelajaran Problem Solving dengan Reciprocal Teaching pada kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one-group posttest-only. Tempat yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMP Negeri 1 Sukomoro Tahun Pelajaran 2019/2020. Populasi penelitian yaitu kelas VII sebanyak 288 siswa, sedangkan sampel yang digunakan oleh peneliti yaitu kelas VII-D sejumlah 32 siswa dan kelas VII-E sejumlah 32 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik random/ acak dari sebuah populasi. Teknik pengumpulan data dengan teknik tertulis dan dokumentasi. Kelas VII-D sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VII-E sebagai kelas eksperimen 2. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah analisis komparatif jenis statistik parametik uji-t. Berdasarkan hasil nilai tes. Siswa kelas eksperimen 1 menunjukkan nilai rata-rata posttest 79,13 yang menunjukkan kategori baik dalam kreteria hasil nilai tes, sedangkan siswa kelas eksperimen 2 menunjukkan nilai rata-rata posttest 70,37 yang menunjukkan kategori cukup baik dalam kreteria hasil nilai tes. Berdasarkan hasil analisis data yang sudah berdistribusi normal dan homogen diketahui nilai sig. (2-tailed) 0.001 < 0.05 maka ditolak dan diterima. Sehingga dalam penelitian ini “ada perbedaan hasil belajar IPA materi pemanasan global antara menggunakan model pembelajaran Problem Solving dengan Reciprocal Teaching pada kelas VII SMP Negeri 1 Sukomoro Tahun Pelajaran 2019/2020”.
Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Ekonomi Melalui Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dengan Perpaduan Permainan Edukatif Talking Stick Siswa Kelas X IPS-1 SMA Negeri 3 Nganjuk Tahun Pelajaran 2018/2019 Puji Astuti
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas X IP S-1 SMA Negeri 3 Nganjuk Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui model pembelajajaran kooperatif teknik Student Teams Achievement Divisions dengan permaianan edukatif talking stick. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bersifat partisipatif dan kolaboratif, sehingga peneliti sebagai pengamat dan guru mata pelajaran sebagai pelaksana tindakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 3 Nganjuk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Motivasi peserta didik dilihat dengan menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan pada motivasi belajar peserta didikpada setiap siklusnya. Pada observasi, skor meningkat sebesar 15,23%. Hasil dari angket juga mengalami peningkatan sebesar 5,78%. Sehingga peningkatan rata-rata skor secara keseluruhan sebesar 10,5%. Prestasi belajar peserta didik diukur dengan menggunakan tes tertulis menggunakan soal pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar dari sklus I ke siklus II. Peningkatan prestasi belajar ditandai dengan bertambahnya peserta didik yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal secara keseluruhan. Persentase peningkatan prestasi belajar peserta didik secara keseluruhan sebesar 65,97%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions dengan perpaduan permainan edukatif talking stick dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar ekonomi peserta didik Kelas X IPS-1 SMA Negeri 3 Nganjuk
Efektifitas Model Problem Based Learning Sebagai Bentuk Aplikasi Teknik Instalasi Listrik Dalam Kehidupan Masyarakat TW Maduretno; Mohammad Candra Ali Baddarutdin
Dharma Pendidikan Vol 15 No 1 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i1.118

Abstract

Program efisiensi energi di segala bidang, khususnya energi listrik makin dirasakan perlu karena semakin terbatasnya sumber-sumer energi yang tersedia dan semakin mahalnya biaya pemakaian energi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas model Problem Based Learning pada pokok bahasan teknik instalasi listrik sebagai bentuk aplikasi konsep fisika dalam kehidupan masyarakat. Metode penelitian yaitu berupa sosialisasi dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang tata cara menghemat penggunaan energi listrik ditinjau dari sisi teknik instalasi dan bahan listrik yang dipakai. Penyuluhan dan pelatihan dilakukan dengan langkah: (1) penyiapan materi, (2) penyajian materi, (3) pelatihan dan praktek, (4) implementasi dengan pemberian tugas, (5) observasi, supervisi, dan evaluasi dilapangan. Secara umum materi penyuluhan dan pelatihan adalah cara menghitung konsumsi energi listrik yang terpasang di rumah masing-masing mitra, cara pemasangan instalasi dan bahan listrik yang baik, dan langkah penghematan energi yang bisa dilakukan. Evaluasi juga dilakukan dengan mengukur keterlaksanaan tugas yang diberikan. Kegiatan pelatihan dilakukan sesuai jadwal yang telah disepakati dengan mitra dan bertempat di balai kantor Desa Mlilir, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 84% masyarakat antusias dalam mengikuti kegiatan. Dalam kegiatan yang dilakukan, penggunaan lampu pijar (bohlam) diganti dengan Lampu Hemat Energi (LHE). LHE dipilih karena daya yang diperlukan jauh lebih kecil dibandingkan lampu bohlam. Lampu bohlam jika digunakan semakin lama semakin panas. Hal tersebut dikarenakan hampir 90% energi listrik yang diserap dirubah menjadi panas. Artinya efisiensi lampu bohlam hanya 10%. Luaran dalam kegiatan ini, selain masyarakat diberikan pemahaman tentang konsep hemat energi juga diberikan pelatihan untuk memperbaiki jika terjadi kerusakan
Upaya Meningkatkan Pembelajaran Matematika Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Agustin Patmaningrum agustin patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 15 No 1 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i1.119

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0, dimana pekerjaan-pekerjaan yang biasa dilakukan oleh manusia berpindah tangan ke mesin-mesin yang dikontrol komputer dan internet. Dalam pembelajaran matematika perlu adanya transformasi dari matematika yang dipelajari di kelas dengan matematika yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga diharapkan siswa dapat mentransformasikan matematika yang telah diterima di sekolah dengan kehidup sehari-hari yang sering dihadapi siswa. Siswa mampu mendaftar konsep-konsep matematika dengan masalah riil dan mampu menjelaskan konsep tersebut dalam bentuk aplikasi. Aktivitas pembelajaran matematika yang dirancang ini, dirasakan mampu memunculkan kemmapuan-kemampuan yang disebut sebagai 4C ability yang penting dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. yaitu critical thinking and problem solving, creative thiniking and innovation, communication, collaboration. Kemampuan tersebut terdapat dalam standar proses pembelajaran matematika. Dalam hal ini matematika mempunyai peranan yang strategis dalam membentuk sumber daya manusia seperti yang diharapkan dalam era revolusi industri 4.0.
Analisis Manfaat Kegiatan Kuliah Lapangan Mata Kuliah Ekonomi Bisnis Pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Nganjuk Erdyna Dwi Etika; Umi Hidayati
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v15i2.120

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain untuk : (1) mengetahui bagaimana manfaat kuliah lapangan bagi mahasiswa prodi pendidikan ekonomi STKIP PGRI Nganjuk, (2) apa saja manfaat kuliah lapangan bagi mahasiswa prodi pendidikan ekonomi STKIP PGRI Nganjuk dan (3) untuk mengetahui kelancaran pelaksanaan kuliah lapangan pada mata Ekonomi Bisnis di Prodi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Nganjuk. Subyek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Pendidikan ekonomi STKIP PGRI Nganjuk angkatan 2017dengan total populasi penelitian adalah 27 mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara terhadap dosen pengampu serta memberi kuesioner pada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebesar 98% mahasiswa menyatakan kuliah lapangan sangat bermanfaat; (2) kuliah lapangan sangat bermanfaat diantaranya yaitu peningkatan pengetahuan tentang proses produksi, proses pengemasan dan proses pemasaran, mengetahui cara pengelolaan sumber daya manusia dan alam, mahasiswa dapat mengetahui bagaimana lingkungan internal dan eksternal suatu industry, peningkatan keterampilan dan peningkatan kemampuan berkomunikasi.; (3) Pelaksanaan kuliah lapangan di Prodi Pendidikan Ekonomi pada mata kuliah Ekonomi Bisnis merupakan kegiatan yang baik dengan adanya pembimbingan oleh dosen kuliah lapangan, adanya prosedur pelaksanaan kegiatan kuliah lapangan hingga pembimbingan penulisan laporan kegiatan.

Page 8 of 17 | Total Record : 167