cover
Contact Name
Setyo Pambudi
Contact Email
abdi.amanah.masyarakat@gmail.com
Phone
+6281336485880
Journal Mail Official
abdi.amanah.masyarakat@gmail.com
Editorial Address
Perum Bumi Jabon Estate 2, Blok C.48 Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Enfermeria Ciencia
ISSN : -     EISSN : 30254884     DOI : https://doi.org/10.56586
Core Subject : Health,
Media publikasi ilmiah hasil pelaksanaan kegiatan penelitian di bidang kesehatan (keperawatan, kebidanan, farmasi, kesehatan masyarakat, keselamatan dan kesehatan kerja, serta jenis ilmu lain / scope yang mendukung kesehatan
Articles 61 Documents
HUBUNGAN PERAN PERAWAT DENGAN KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK USIA PRASEKOLAH DI RUANG RAWAT INAP Desy Olivia Wulansari; Donna Dwi Yudhawati; Kuswanto Kuswanto; Puspita Ekarini
Enfermeria Ciencia Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 3, Nomor 4, November 2025
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v3i4.97

Abstract

Anak yang sakit hingga diharuskan menjalani perawatan di rumah sakit akan berpengaruh pada kondisi fisik dan psikologinya, ini disebut dengan hospitalisasi. Perawat memiliki peran yang sangat penting dalam menangani kecemasan anak saat mereka dirawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran perawat dengan kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap. Penelitian menggunakan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 orang pasien anak di ruang rawat inap. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert. Uji korelasi menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian didapat nilai peran perawat dengan kategori baik dengan kecemasan ringan sebanyak 18 orang atau 28,0% dan kecemasan sedang sebanyak 7 orang atau 72,0%. Sedangkan peran perawat dengan kategori cukup baik dengan kecemasan ringan sebanyak 1 orang atau 16,7% dan kecemasan sedang sebanyak 5 orang atau 83,3%. Analisis uji statistik diperoleh nilai signifikasi p = 0,022. Dengan nilai signifikansi tersebut (< 0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara peran perawat dengan kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap. Penanganan kecemasan hospitalisasi anak dalam peran perawat yaitu bisa melakukan pendekatan caring, komunikasi terapeutik, berinteraksi dengan anak, memberikan kesempatan bermain serta pemberian asuhan keperawatan yang komprehensif. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran perawat dengan kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INTENSITAS NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI Nuris Kushayati; Heti Aprilin; Fitri Wahyu Lestari
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.98

Abstract

Dismenore merupakan keluhan ginekologis yang prevalen pada remaja putri dan berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk konsentrasi belajar. Aktivitas fisik diduga memiliki peran protektif dalam mengurangi intensitas nyeri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Jenis penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh 55 remaja putri di Desa Wonorejo, Kabupaten Mojokerto, dengan sampel berjumlah 48 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen, yaitu aktivitas fisik, diukur dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), sedangkan variabel dependen, intensitas nyeri dismenore, dinilai menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji statistik Spearman's rank correlation. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik aktivitas fisik didominasi oleh kategori ringan (50%), sedangkan intensitas nyeri dismenore paling banyak pada kategori sedang (75%). Analisis tabulasi silang mengungkap pola bahwa kelompok aktivitas fisik berat memiliki proporsi tertinggi untuk nyeri ringan (55,6%), sementara nyeri berat tidak ditemukan pada kelompok tersebut. Hasil uji Spearman's rank menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan moderat antara kedua variabel (nilai p = 0,01; koefisien korelasi r = -0,453). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik, intensitas nyeri dismenore cenderung semakin rendah. Kesimpulannya, terdapat hubungan negatif yang bermakna antara aktivitas fisik dan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Oleh karena itu, promosi aktivitas fisik yang teratur direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif dalam manajemen dismenore untuk meningkatkan kualitas hidup dan fungsi sehari-hari remaja putri
EFEKTIVITAS SENAM KAKI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PKM KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO Edy Siswantoro; Sutomo Sutomo
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.99

Abstract

Hipertensi sering disebut the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi, tetapi kemudian mendapatkan dirinya sudah terdapat penyakit penyulit atau komplikasi dari hipertensi. Hipertensi menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena potensinya yang mampu mengakibatkan kondisi komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Tatalaksana hipertensi dapat dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode farmakologi dan metode komplementer. Salah satu terapi komplementer untuk pengendalian tekanan darah dapat dilakukan dengan senam kaki (foot exercise). Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan pre-post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian lansia dengan hipertensi yang berkunjung di PKM Kutorejo Kabupaten Mojokerto sebanyak 42 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok penelitian. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tekanan darah. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian intervensi senam kaki. Uji statistik yang dilakukan menggunakan uji paired t-test dengan signifikasi (p) = 0,05 untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas senam kaki terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di PKM Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian intervensi senam kaki pada penderita hipertensi dari kelompok perlakuan, lebih efektif untuk membantu terjadinya penurunan tekanan darah dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi senam kaki. Senam kaki untuk mengendalikan tekanan darah merupakan terapi non farmakologi yang dapat diimplementasikan kepada semua lansia dengan hipertensi. Untuk mendapatkan hasil maksimal dibutuhkan adanya kepatuhan penderita hipertensi dalam mematuhi tatalaksana hipertensi dan melakukan senam kaki secara rutin
EVALUASI KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT LOOK A LIKE SOUND A LIKE (LASA) Eka Hayati Rohma; Muhammad Aulia Putra Tawakal; Istiqomah Istiqomah; Satria Alansyah
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.107

Abstract

Obat dengan kemiripan nama, rupa, atau pengucapan atau yang dikenal sebagai obat Look A like Sound A like (LASA) berisiko tinggi menyebabkan kesalahan pengambilan dan pemberian obat yang dapat membahayakan keselamatan pasien, terutama apabila penyimpanannya tidak sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesesuaian penyimpanan obat LASA di Apotek Jogoloyo yang terletak di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan daftar tilik. Seluruh petugas kefarmasian di apotek tersebut yang berjumlah empat orang, terdiri dari satu apoteker, satu asisten apoteker, dan dua asisten tenaga kefarmasian, diikutsertakan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pelabelan telah dilakukan dengan pemasangan stiker berwarna kuning bertuliskan LASA pada kemasan obat, dan pengontrolan suhu ruang penyimpanan juga telah dilaksanakan secara rutin dua kali sehari. Namun, analisis terhadap aspek penataan obat menemukan bahwa beberapa obat dengan nama mirip atau dosis berbeda masih disimpan berdekatan di rak yang sama tanpa penerapan metode Tallman Lettering, sehingga belum sepenuhnya memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Dengan demikian, meskipun aspek pelabelan dan pengendalian suhu telah sesuai standar, aspek penataan obat LASA di Apotek Jogoloyo masih belum memadai dan berpotensi menimbulkan medication error. Oleh karena itu, apotek disarankan untuk segera melakukan perbaikan tata letak dan pemisahan obat LASA guna meningkatkan keselamatan pasien
EFEKTIVITAS KOMPRES ALOE VERA TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH PADA BAYI YANG DEMAM PASCA IMUNISASI Shindy Wahyu Pratiwi; Aris Hartono
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.108

Abstract

Demam merupakan salah satu kejadian ikutan pasca imunisasi yang sering dialami oleh bayi setelah dilakukan imunisasi. Tidak jarang orang tua lebih memilih untuk menghindarkan anak dari imunisasi atau tidak memastikan bayi yang mereka miliki untuk mendapatkan imunisasi tepat waktu akibat adanya gejala ikutan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian kompres dari ekstrak lidah buaya (Aloe vera) terhadap penurunan suhu tubuh pada bayi yang mengalami demam pasca-imunisasi. Studi ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design, melibatkan 18 responden bayi yang dipilih melalui teknik purposive sampling di Desa Kerang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Pengukuran suhu tubuh dilakukan menggunakan termometer digital dan dicatat dalam lembar observasi sebelum serta sesudah intervensi kompres Aloe vera. Hasil analisis statistik dengan uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian kompres, sehingga membuktikan bahwa kompres Aloe vera efektif dalam menurunkan demam pada bayi pasca-imunisasi. Kandungan Aloe vera yang terdiri dari 95% air, serta senyawa aktif seperti saponin dan lignin, berperan sebagai vasodilator yang melebarkan pembuluh darah kapiler, sehingga memperlancar sirkulasi darah dan memfasilitasi pelepasan panas tubuh melalui mekanisme konduksi dan evaporasi, yang pada akhirnya menurunkan suhu tubuh secara alami. Temuan ini memperkuat bukti bahwa kompres Aloe vera dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang aman dan potensial untuk mengatasi demam pada bayi pasca-imunisasi, dengan catatan bahwa prosedur pembuatan dan aplikasinya harus dilakukan secara tepat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi
PENGARUH SENAM LANSIA LING TIEN KUNG TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA ARTHRITIS DI KELOMPOK LANSIA Selvi Dian Pratiwi; Mega Arianti Putri
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.109

Abstract

Lanjut usia merujuk pada individu yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas, di mana pada tahap kehidupan ini terjadi serangkaian perubahan fisiologis alami yang ditandai dengan penurunan fungsi berbagai sistem organ tubuh. Kemunduran fungsi ini secara langsung meningkatkan kerentanan mereka terhadap berbagai gangguan kesehatan, salah satu yang paling umum dikeluhkan adalah nyeri pada persendian akibat proses degeneratif seperti arthritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengadopsi desain pra-eksperimental tipe One Group Pre-test and Post-test Design. Sebanyak 18 partisipan dipilih sebagai sampel melalui metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik menggunakan Uji Wilcoxon. Temuan lapangan menunjukkan bahwa rerata skala nyeri sendi para lansia sebelum mengikuti program senam tercatat sebesar 4,67, yang mengindikasikan tingkat nyeri sedang hingga berat. Namun, setelah menjalani intervensi Senam Lansia Ling Tien Kung secara rutin selama periode 4 minggu, terjadi penurunan yang cukup drastis pada rerata skala nyeri menjadi 1,83. Hasil analisis statistik mengonfirmasi bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Senam Lansia Ling Tien Kung terbukti memberikan pengaruh yang bermakna dalam mereduksi skala nyeri sendi pada penderita arthritis di kelompok lansia tersebut. Berdasarkan bukti ilmiah ini, diharapkan agar seluruh lansia dapat meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam mengikuti kegiatan Senam Lansia Ling Tien Kung secara teratur, tidak hanya sebagai bentuk terapi fisik, tetapi juga sebagai upaya preventif dan kuratif yang efektif untuk mengelola serta meringankan rasa sakit yang mereka alami sehari-hari, sehingga pada akhirnya dapat mendukung peningkatan kualitas hidup di masa tua
PENGARUH EDUKASI TONGUE TWISTER TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM MELATIH PENGUCAPAN HURUF “R” PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH Fitria Fitria; Iis Suwanti
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i2.110

Abstract

Edukasi melalui permainan tongue twister terbukti memberikan dampak yang bermakna terhadap peningkatan pemahaman orang tua mengenai cara melatih kemampuan artikulasi huruf "R" pada anak usia prasekolah. Penelitian eksperimental dengan rancangan quasi experiment dan pendekatan two group pretest–posttest design ini melibatkan 52 orang tua yang dibagi secara acak ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol melalui teknik simple random sampling. Sebelum dan sesudah pemberian materi edukasi, seluruh partisipan mengisi kuesioner terstandar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk mengukur tingkat pengetahuan mereka. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menerima edukasi tongue twister mengalami peningkatan skor pengetahuan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (nilai p-value < 0,05 berdasarkan uji Mann–Whitney U Test). Temuan ini menegaskan bahwa metode tongue twister tidak hanya efektif sebagai sarana bermain yang menyenangkan, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen edukatif yang kuat bagi orang tua dalam mendukung stimulasi bahasa anak, khususnya dalam mengatasi kesulitan pengucapan konsonan "R" yang sering menjadi hambatan komunikasi pada masa prasekolah. Dengan demikian, intervensi berbasis permainan ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi praktis dan mudah diterapkan di lingkungan rumah maupun lembaga pendidikan anak usia dini guna mengoptimalkan tumbuh kembang bahasa secara holistik
PENGARUH KOMPETENSI PERAWAT DAN INSENTIF PELAYANAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MODERATING Ida Agustiningsih; Yulianto Yulianto
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi perawat dan insentif pelayanan terhadap kinerja perawat dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi di tiga rumah sakit swasta Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Sampel penelitian terdiri dari 201 perawat pelaksana di ruang rawat inap yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Square melalui SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi perawat dan insentif pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja perawat. Kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat pengaruh kompetensi dan insentif pelayanan terhadap kinerja perawat. Model penelitian mampu menjelaskan variasi kepuasan kerja sebesar 65,8 persen dan kinerja perawat sebesar 67,2 persen. Pembahasan mengungkapkan bahwa perawat dengan kompetensi yang baik, insentif yang adil, dan kepuasan kerja yang tinggi akan menunjukkan kinerja yang unggul dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistik dan berpusat pada pasien. Kepuasan kerja berperan sebagai katalisator yang memperkuat dampak positif kompetensi dan insentif terhadap kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja perawat yang optimal memerlukan sinergi antara kompetensi, insentif, dan kepuasan kerja yang saling memperkuat, sehingga pengelola rumah sakit perlu memberikan perhatian holistik terhadap kesejahteraan perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang manusiawi dan bermartabat
TINJAUAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK BERBASIS E-LINK DI UPT PUSKESMAS MOJOPURNO Al Wafi Rahmaputri Ardianingrum; Isna Bayin Igayanti; Lidia Deviga; Irmawati Mathar; Karina Nur Ramadanintyas
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi perawat dan insentif Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan salah satu bentuk transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan mutu pelayanan, efisiensi kerja tenaga kesehatan, serta keamanan data pasien. Sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan diwajibkan menerapkan Rekam Medis Elektronik. UPT Puskesmas Mojopurno telah mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik berbasis E-Link, namun pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala yang berkaitan dengan infrastruktur dan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Rekam Medis Elektronik berbasis E-Link ditinjau dari aspek infrastruktur dan sumber daya manusia di UPT Puskesmas Mojopurno Kabupaten Madiun. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap petugas yang terlibat dalam penggunaan Rekam Medis Elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur yang tersedia pada umumnya telah memadai untuk mendukung implementasi Rekam Medis Elektronik, meliputi komputer, laptop, printer, scanner, jaringan lokal, serta perangkat lunak pendukung. Sumber daya manusia juga telah mampu mengoperasikan aplikasi E-Link dengan baik. Akan tetapi, masih ditemukan beberapa kendala berupa jaringan internet yang belum stabil, sistem aplikasi yang terkadang mengalami keterlambatan respons, belum tersedianya petugas teknologi informasi (IT), serta belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus Rekam Medis Elektronik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas jaringan internet, penambahan tenaga IT, serta penyusunan SOP Rekam Medis Elektronik guna mendukung optimalisasi implementasi RME di UPT Puskesmas Mojopurno
EVALUASI KEAMANAN DAN PRIVASI DATA PASIEN DALAM PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK Eltigeka Devi Apriliani; Arvian Hadi Pratama; Eva Rusdianah; Umar Said
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i2.114

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong transformasi di berbagai sektor, termasuk di bidang kesehatan. Salah satu wujud nyata dari transformasi tersebut adalah peralihan sistem pencatatan medis dari metode manual berbasis kertas menuju rekam medis elektronik. Sistem ini memungkinkan pengelolaan data pasien secara terkomputerisasi, mulai dari pendaftaran, anamnesis, diagnosis, hingga tindakan pengobatan. Seiring berjalannya waktu, rekam medis elektronik tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga berkembang menjadi sistem informasi terintegrasi yang mendukung pengambilan keputusan klinis, peningkatan efisiensi pelayanan, dan kolaborasi antar tenaga kesehatan. Evaluasi keamanan dan privasi data pasien dalam rekam medis elektronik diperlukan untuk menjamin keamanan, kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan data. Tujuan penelitian ini mengevaluasi keamanan dan privasi data pasien dalam rekam medis elektronik menggunakan aspek keamanan confidentiality, integrity, availability di RSUD X. Metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak 7 informan. Hasil penelitian aspek confidentiality tentang sistem perlindungan kerahasiaan data pasien yang diterapkan sudah baik, memiliki username, password, logout otomatis. Aspek integrity penetapan wewenang jelas dalam edit dan hapus data, terdapat pembatasan akses sesuai peran wewenang. Penggunaan fitur verifikasi data membantu menjaga keakuratan dan keutuhan informasi pasien. Aspek Availability penyediaan ketersediaan dan pencarian data rekam medis mudah diakses. Tersedia jaringan, penyimpanan data server internal dan ketentuan jadwal backup data yang terstruktur. Peningkatan pada aspek confidentiality terkait sistem keamanan dan perlindungan terhadap potensi kebocoran data dengan memperkuat pemantauan aktivitas pengguna serta melakukan pelatihan rutin bagi petugas yang menggunakan rekam medis elektronik