cover
Contact Name
EPAFRAS MUJONO
Contact Email
epafrasmujono@ukrimuniversity.ac.id
Phone
+6282145752940
Journal Mail Official
epafrasmujono@ukrimuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Solo KM 11,1 , Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
PENABIBLOS
ISSN : 20866097     EISSN : 30476194     DOI : https://doi.org/10.61179/jps
JURNAL PENABIBLOS merupakan jurnal dengan Scope Pendidikan agama kristen, musik gereja dan teologi konseling kristen yang dikelola oleh prodi S2 PAK UKRIM.
Articles 71 Documents
PERTUMBUHAN IMAN DAN PEMBENTUKAN GAYA HIDUP PEMUDA KRISTEN Eka Setyaadi; Andreas Jonathan; Nevi Tri Kasih Daeli
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jurnalpenabiblos.v15i2.619

Abstract

Penelitian deskriptif ini berlatar belakang adanya kenyataan bahwa para pemuda Kristen mengalami pergumulan dalam hidupnya, untuk bertumbuh dalam imannya kepada Tuhan, secara khusus dalam hal pergaulan dan gaya hidupnya sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Ini berarti penelitian ini mendeskripsikan data-data baik data dari Alkitab maupun sumber-sumber kepustakaan yang mendukung pokok penelitian ini. Beberapa hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, pertumbuhan iman pemuda Kristen meliputi pengertiannya, pentingnya pertumbuhan iman, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan iman dan materi pembinaan iman bagi pemuda Kristen. Kedua, gaya hidup pemuda Kristen mencakup pengertian dari gaya hidup, faktor-faktor penentu gaya hidup pemuda Kristen dan wujud gaya hidup pemuda Kristen: Hidup dalam kekudusan, hidup dalam kejujuran, bersikap hidup seperti Kristus.
NEUROSAINS DALAM TEOLOGI: PENGARUH KINERJA OTAK TERHADAP TINGKAT SPIRITUAL PADA JEMAAT GEREJA BETHEL INDONESIA BENGKALIS RIAU Fernando; Candra Gunawan Marisi
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia selain sebagai makhluk rasional juga merupakan makhluk spiritual. Spiritualitas seseorang erat kaitannya dengan kinerja otaknya. Penelitian ilmu saraf yang dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti di bidang neuroteologi. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan terdapat hubungan antara prefrontal cortex dengan makna hidup yang memiliki nilai korelasi sebesar -0,388 (0,034<0,05). Selanjutnya hubungan ganglia basalis dengan pengalaman spiritual memiliki nilai korelasi sebesar -0,367 (0,046<0,05. Hubungan berbanding terbalik ini disebabkan oleh usia responden yang masih muda sehingga menyebabkan prefrontal cortex belum matang sempurna dan hal ini mungkin disebabkan oleh berhubungan dengan rendahnya kadar neurotransmiter serotonin.
TINJAUAN ALKITAB TENTANG KEMISKINAN Yunus Prasetiyo
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren kemiskinan sudah ada bahkan sejak bapa leluhur Israel. Rancangan pemeliharaan Allah jauh melintasi zaman atas umat-Nya. Tetapi fenomena yang muncul di khalayak umum adalah sebuah pertanyaan “jika Allah mengasihi dan memelihara umat-Nya, mengapa masih ada orang yang miskin dan berkekurangan?” Kemiskinan dalam hal ini hanya dibatasi dengan pengertian orang-orang yang hidup melarat dan tidak memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar hiduupnya. Alkitab menuliskan beberapa penyebab mengapa timbul kemiskinan diantaranya: sifat manusia yang malas, gaya hidup pemborosan, korban peperangan, dan korban kediktatoran penguasa serta orang-orang kaya yang semena-mena terhadap kaum papa. Beberapa penyebab ini diidentifikasikan timbul dari keberdosaan manusia. Dalam kasih dan kebesaran-Nya Allah menunjukan berbagai karya yang membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan yang menginginkan umat-Nya hidup dalam damai sejahtera.
SPIRITUALITAS KRISTEN: SEBUAH PERSPEKTIF ALKITABIAH YANG INERAN Lydia Weniati Augustiana
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jurnalpenabiblos.v15i2.622

Abstract

Spiritualitas selalu menghubungkan pemahaman orang terkait dengan dua objek penting yaitu positif dan negatif. Spiritualitas dalam pengertian positif menekankan kepada bagaimana relasi seseseorang dengan Tuhan Maha pencipta langit dan bumi, tak pandang dari apapun latar belakang agama, keyakinan dan kepercayaan seseorang ataupun kelompok. Sementara spiritualitas dalam arti yang negatif menekankan pada keyakinan seseorang pada hal-hal yang sifatnya magis, kekuatan gaib dalam keyakinan tradisional yang melekat penuh pada alam gaib, dunia pertapaan dan semacamnya yang meyakini roh-roh para leluhur, orang sakti dan semua hal yang terkait dengan itu. Spiritualitas kekristenan menempatkan relasi dan koneksitas orang per-orang perihal bagaimana mereka dalam keseluruhan aspek dan entitas dirinya dengan mengakui Allah, Yesus Kristus, dan Roh Kudus dalam perspektif Keesaan yang absolut dan hidup sesuai kehendakNya, melalui tuntunan firman yang tertulis yaitu Alkitab. Metodologi yang digunakan dalam Artikel ini adalah metode kritik retoris yang merupakan sebuah metode yang biasanya digunakan dalam ilmu hermeneutika dan juga dalam penelitian keagamaan1 Tujuannya agar membuat setiap isu, topik dan teks yang terasa masih membias menjadi hal yang terang-benderang
ANALISIS STRUKTUR BENTUK MUSIK LAGU “BLESSINGS’ LAURA MIXON STORY ELVINGTON Novita Febriani; Dwi sutrianto; Epifani Omega
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the musical structure and lyrical meaning of Laura Story's song "Blessings." The primary challenge is understanding the complex and diverse music, which varies in form and style. The in-depth analysis includes melody, harmony, rhythm, tempo, dynamics, and instruments, as well as exploring the spiritual and theological messages in the lyrics. Using a qualitative approach, this research explains the musical structure and lyrical meaning of the song through hermeneutic and semantic methods. The song is divided into three main sections (A, B, C) with questions and answers in each section, forming a thematic development. The main conclusion of this study is that a deep understanding of the musical structure and lyrical context is essential for interpreting the emotional and spiritual depth of this song. This research contributes to the understanding of spiritual music and emphasizes the importance of God's blessings in musical expression.
IMPLEMENTASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH Moses Murdiyono
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan aktivitas terencana yang disusun guru agar peserta didik mampu belajar dan mencapai setiap kemampuan atau potensi yang dimilikinya, dengan tujuan agar peserta didik yang tidak tahu menjadi tahu, dan yang tidak paham menjadi paham. Sebagai pendidik yang profesional dituntut untuk bisa menampilkan setiap keahlian khususnya ketika mengajar di dalam kelas. Salah satu keahliannya tersebut yaitu dapat menyampaikan setiap pembelajaran kepada peserta didik. Untuk dapat menyampaikan informasi yang efektif dan efesien, pendidik perlu memilih strategi, metode pembelajaran dan yang terutama yaitu dapat menyusun perencanaan pembelajaran.1 Perencanaan pembelajaran merupakan pedoman dan standar dalam usaha mencapai tujuan pembelajaran. Maka hal itu dapat menjadi bahan pertimbangan pendidik yang harus di siapkan, misalnya persiapan seperti kurikulum, materi pembelajaran, metode dan strategi pembelajaran, media pembelajaran, dengan demikian mutu pendidikan akan meningkat.2 Dalam penelitian ini penulis akan membahas mengenai implementasi perencanaan pembelajaran yang bisa meningkatkan empat kompetensi guru berjalan dengan baik.
GERAKAN PEMURIDAN MENURUT INJIL MATIUS Epafras Mujono; Kardiansyah
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegerakan pemuridan harus dilakukan orang percaya atau gereja yang berperan penting dalam proses pemuridan. Namun yang menjadi masalahnya sebagian orang percaya berpendapat bahwa melaksanakan Amanat Agung cukup memberitakan Injil dan memenangkan jiwa, sedangkan tidak melakukan proses pemuridan. Kemudian sebagian orang percaya bahwa cukup orang yang memiliki karunia yang memberitakan Injil sehingga mereka menjadi tidak semangat memberitakan Injil dan tidak memproritaskan penginjilan. Adapun tujuan penelitian ini untuk menjelaskan tentang konsep pemuridan Yesus Kristus, menurut Injil Matius dan untuk menjelaskan unsur-unsur yang terdapat dalam konsep pemuridan oleh Yesus Kristus menurut Injil Matius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dari pembahasan Pertama, konsep Gerakan pemuridan Yesus menurut Injil Matius adalah sebuah kegerakan untuk menjadikan seseorang murid Yesus, mengajar dan memperlengkapinya dan mengutusnya untuk memuridkan orang lain. Dengan kata lain konsep kegerakan pemuridan ini adalah multiplikasi murid Yesus. Kedua, unsur-unsur yang terdapat dalam konsep pemuridan Yesus menurut Injil Matius adalah: Pertama, Yesus Mencari dan Memanggil beberapa Murid (4:18-22). Kedua, Yesus Mengajar/ Memperlengkapi Murid-Murid (5:1-2). Ketiga, Yesus Menetapkan 12 Murid dan Memberikan Kuasa (10:1-4). Keempat, Yesus Mengutus Murid-murid untuk Memuridkan Orang Lain (10:5-10; 28:18-20), yang terdiri dari Pengutusan (10:5-10), Penegasan Kembali Pengutusan (28:18-20), Alasan Pemgutusan (18), Isi Pengutusan (19-20) dan Jaminan Pengutusan (20b).
ADMINISTRASI MUSIK GEREJA DALAM KONTEKS GEREJA RINTISAN: PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN DAN EVALUASI Miracle Christophani Julio Unas; Pieter Very Setiawan
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perintisan gereja, pendirian gereja baru untuk memenuhi Amanat Agung Yesus Kristus, menghadapi berbagai tantangan termasuk resistensi masyarakat dan permasalahan peraturan di Indonesia. Dinamika internal gereja semakin memperumit pertumbuhan, sehingga memerlukan strategi manajemen yang efektif, khususnya di bidang khusus seperti pelayanan musik. Musik memegang peranan penting dalam ibadah gereja, berfungsi sebagai saluran spiritual yang memperdalam keterlibatan jemaat. Namun, di tengah fokus spiritual dari inisiatif perintisan gereja, aspek administratif pelayanan musik sering kali kurang mendapat perhatian, sehingga berpotensi menghambat potensi dan dampak penuhnya. Tinjauan literatur ini menggunakan metodologi analisis isi untuk mengeksplorasi pentingnya praktik administratif dalam pelayanan musik gereja dalam konteks perintisan gereja. Tema-tema utama termasuk perencanaan, organisasi, manajemen sumber daya manusia, dan administrasi umum diperiksa untuk menggarisbawahi peran penting dari perencanaan terstruktur, organisasi yang efisien, dan evaluasi yang ketat dalam mengoptimalkan efektivitas dan kualitas pelayanan musik dalam komunitas gereja baru.
UNSUR-UNSUR PERJANJIAN ALLAH DENGAN ABRAHAM DALAM KITAB KEJADIAN Puji Astuti
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitab Kejadian mencatat sejarah berlangsungnya perjanjian antara Allah dengan Bapa leluhur Israel, Abaraham. Sesungguhnya Allah secara khusus menyatakan diri kepada Bapa Abraham dan berjanji akan memberkati Abraham. Allah sebagai pihak penyelenggara utama dalam perjanjian itu. Dalam perjanjian tersebut masing-masing pihak memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Pihak Allah sebagai pemrakarsa perjanjian telah menetapkan berbagai rencana yang akan dilakukan sebagai bentuk kewajibanNya. Dari pihak Abaraham sebagai pihak penerima janji juga memiliki tanggung jawab yang harus penuhi bahkan termasuk keluarga dan semua keturunannya. Hal itulah yang kemudian menjadi unsur-unsur penting dalam perjanjian Allah dengan Abraham. Dalam perjalanannya berbagai tantangan dan kesulitan dialami Abraham dalam menantikan janji Allah. Di satu sisi kesulitan yang besar tersebut menjadi sarana ujian dari Allah terhadapp Abaraham untuk membuktikan kesetiaan terhadap janji itu, disisi lain untuk menunjukkan kebesaran dan kasih setia Allah terhadap janjiNya. Oleh sebab itu dibutuhkan komitmen untuk tetap setia menjalankannya.Kata kunci: Allah, Abraham, Perjanjian.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN COGNITIVE-BEHAVIORAL THERAPY (CBT) SEBAGAI TERAPI PADA KONSELING MASALAH PSIKOLOGIS (SEBUAH STUDI DESKRIPTIF) Gunawan Simondinata; Juliana Hindradjat
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 3 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guidance and counseling is a widely used practice in various fields. In thisarticle, the effectiveness of Guidance and Counseling using CBT will be discussed. This isa qualitative research with descriptive method.[a1] The effectiveness of CBT has beenproven and reported in the NIH (National Library of Medicine). In Japan, CBT for mooddisorders was first covered under the National Health Insurance (NHI), and CBT for thefollowing psychiatric disorders was later added to the NHI scheme: obsessive-compulsivedisorder, social anxiety disorder, panic disorder, post-traumatic stress disorder, andbulimia nervosa. In Indonesia, research results show that CBT counseling techniques areeffective for increasing the self-efficacy of students of SMAN 2 Bandung in mathematics.