cover
Contact Name
Imam Ahmad Amin
Contact Email
jeltadib@umb.ac.id
Phone
+628117315600
Journal Mail Official
jeltadib@umb.ac.id
Editorial Address
Jl. Adam Malik Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27755533     DOI : https://doi.org/10.36085/eltadib
Core Subject : Religion, Education,
El-Tadib adalah Jurnal Ilmiah Nasional Terbitan berkala di bidang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pondok Pesantren, Sosiologi Pendidikan, Kepemimpinan Pendidikan Islami, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan yang terbit secara berkala setiap tahunnya pada bulan April dan Oktober oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Artikel yang dimuat pada Jurnal EL-TADIB: Journal of Islamic Education di publikasikan dalam bentuk elektronik atau e-journal dalam rangka menyebarluaskan ilmu pengetahuan tentang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pondok Pesantren, Sosiologi Pendidikan, Kepemimpinan Pendidikan Islami, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan dalam lingkup nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
Penerapan Metode Quantum Learning Dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 5 Kotamobagu Salsa Putri Talia Pulukadang
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v4i1.6177

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana proses penerapan dari Metode Quantum Learning dalam pembelajaran PAI. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur, atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Lokasi pelaksanaan penelitian ini adalah di SMP Negeri 5 Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Dasar pertimbangan penentuan lokasi ini karena banyak siswa yang belum memahami dengan baik pentingnya sholat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan bahwasanya pada saat pembelajaran berlangsung, keinginan untuk belajar meningkat saat diterapkan metode belajar Quantum Learning dimana para peserta didik merasa jauh lebih mudah memahami materi dan juga meningkatkan kualitas belajar. Guru mata pelajaran PAI telah menunjukkan tindakannya untuk mengupayakan agar peserta didik bisa faham dengan materi yang akan diberikan pada saat pembelajaran.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 2 KOTA BENGKULU Syubli; Indiyani
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i2.6204

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran PAI di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Mengapa Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terjadi di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif data yang dikumpulkan berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan teknis analisis data dengan menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (display), dan melakukan penarikan kesimpulan (conlusi data). Sumber data dari penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas X TBSM SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian bahwa permasalahan yang terjadi ialah: 1) Guru kurang menguasai kelas, sehingga sebagian siswa tidak memperhatikan saat guru menjelaskan. 2) Kurangnya sumber, karena pihak sekolah tidak menyediakan fasilitas lain seperti internet dan semacamnya. 3) Metode pembelajaran kurang bervariasi hal ini mengakibatkan kejenuhan pada siswa. 4) Kurangnya waktu jam pelajaran (Alokasi waktu) dikarenakan kendala pada saat persiapan pembelajaran seperti bangku kurang, dll. 5) Siswa masih banyak yang belum bisa membaca al-Qur’an dengan baik dan benar sehingga guru kesulitan dalam menyampaikan materi. Kata Kunci: Pembelajaran terpadu, pendidikan agama islam,
PELAKSANAAN PUASA SUNNAH DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL HASANAH BENGKULU TENGAH Surohim Surohim; Arma Yoga
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i2.6205

Abstract

Puasa adalah salah satu ibadah yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Dengan puasa dapat meningkatkan ridha Allah, menimbulkan perasaan tenang, jiwa suci dan bersih serta mencegah manusia melakukan hal yang tidak baik. Salah satu kelompok yang rentan ikut terbawa arus adalah remaja. Selain itu, dalam hal agama pun banyak ditemukan orang-orang yang secara pengetahuan menguasai berbagai disiplin agama, namun secara psikologis masih melanggar tatanan nilai dan norma agama yang dianut. Dengan demikian kecerdasan spiritual penting diasah sejak dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan mengambil latar Pondok Pesatren Al Hasanah Bengkulu Metode pengumpulan datanya diperoleh dari observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah Ustadz dan Santri Pondok Pesantren Al Hasanah Bengkulu Analisis data dilakukan dengan menyeleksi dan menyusun data yang diperoleh, kemudian diolah dan dianalisis sehingga dapat ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Alasan pelaksanaan puasa sunnah Senin Kamis di pondok pesantren al hasanah adalah: a) menjalankan sunnah Rasul yang mudah, b) mendekatkan diri kepada Allah, dan c) meningkatkan prestasi belajar. 2) Peranan pelaksanaan puasa sunnah Senin Kamis dalam meningkatkan kecerdasan spiritual adalah a) menumbuhkan sikap fleksibel dan tanggap, b) meningkatkan rasa ingin tahu, c) menumbuhkan kesadaran diri, d) meningkatkan sikap jujur, e) meningkatkan sikap sabar, f) menumbuhkan sikap kasih/sayang, g) meningkatkan sikap cinta damai, h) meningkatkan sikap sederhana, i) meningkatkan sikap berjiwa besar/dermawan j) menumbuhkan sikap emapti. Pelaksanaan puasa sunnah Senin Kamis dapat memberikan dampak yang baik terhadap peningkatan kecerdasan spiritual siswa. Kata Kunci : Pelaksanan, puasa sunnah ,Religiusitas, Pondok pesantren
PERAN PENDIDIKAN AGAMA TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI MTS N 5 KAUR Syukri Amin; Arini Raza Aula
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i2.6206

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru pendidikan agama islam terhadap kenakalan remajadi MTS 5 Kaur, Pendekatan penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, obseravsi dan dokumen. Analisi data dilakukan berdasarkan pengamatan di lapangan atau pengalaman empiris berdasarkan data yang diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian disusun dan ditarik kesimpulan. Kenakalan remaja yang sering dilakukan oleh siswa MTS N 5 Kaur adalah bolos waktu jam pelajaran, merokok, mabuk-mabukan, pacaran dan membuang sampah sembarangan. Penyebabnya beragam seperti siswa merasa tidak nyaman di dalam kelas, siswa yang bosan di dalam kelas dan juga siswa yang memiliki masalah keluarga seperti perpisahan orang tua. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan: Peran pendidikan agama terhadap kecendrungan kenakalan remaja pada Siswa MTS N 5 Kaur sangatlah penting karena dengan melalui pendidikan dan pembinaan agama Islam dapat memberikan wawasan dan pengetahuan tentang ajaran Islam kepada siswa dan ini sangat membantu siswa untuk menjadi manusia yang lebih baik dan berkualitas. Guru PAI Memberikan pemahaman tentang pendidikan agama melalui pelajaran di dalam kelas. Mengadakan kegiatan-kegiatan keberagamaan baik hari besar agama ataupun kegiatan keberagamaan siswa setiap harinya. Solusi dalam mengatasi kenakalan remaja pada Siswa MTS N 5 Kaur dengan menanamkan nilai-nilai yang baik pada siswa, memberitahu konsekuensi dari kenakalan remaja, selalu menjaga komunikasi kepada siswa, mendorong siswa agar mengikuti kegiatan yang positif baik disekolah maupun diluar sekolah dan juga bersikap tegas pada siswa yang naka-nakal. Solusi juga dapat dilakukan dengan cara menjaga komunikasi yang tepat, memahami siswa, Memberikan perhatian dan pengawasan khusus bagi siswa/I yang bermasalah karena dengan perhatian khusus itu maka mereka memiliki kesadaran akan kesalahan-kesalahan yang mereka buat serta memberikan nasehat pada siswa yang berbuat kenakalan untuk tidak melakukan kesalahan itu lagi. Kata Kunci: Pendidikan Agama, Kenakalan Remaja, Siswa
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING MATA PELAJARAN PAI PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SMA MUHAMMADIYAH 4 KOTA BENGKULU Desi Firmasari; Aissyah Sulistyoningrum
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i2.6207

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar yaitu untuk mengasah kemampuan terbesar para seorang guru dan juga siswa agar dapat bervariasi lagi dalam mengembangkan kualitas pembelajaran, Project Based Learning (PjBL) ialah pendekatan inovatif yang didalamnya menegaskan tentang belajar kontekstual melalui kegiatan yang kompleks, pembelajaran ini adalah sistem yang menggabungkan guru dan siswa dalam hal mentransfer pengetahuan serta keterampilan yang dimiliki guru melalui proses penemuan dengan rangkaian pertanyaan-pertanyaan yang sudah disusun dalam sebuah proyek yang dikerjakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan study kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang diterapkan sudah sesuai dengan capaian kreativitas dan kurikulum merdeka, karena peserta didik dapat menerima Project Based Learning sebagai model pembelajaran yang membantu mereka dalam mengembangkan kreativitas mereka dalam pembelajaran sesuai kurikulum merdeka. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan mengenai model Pembelajaran PAI Berbasis Proyek pada kurikulum Merdeka Belajar dalam aktivitas belajar siswa kelas X di SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu dapat ditarik kesimpulan yakni: Proses model pembelajaran di SMA Muhammadiyah 4 Kelas X adalah dengan mengunakan Project Based Learning (PJBL) yang menjadikan siswa lebih aktif dan kreatif dan ada terdapat 3 proyek yang diberikan, untuk setiap semester pasti diberikan proyek, semester ganjil terdapat 2 proyek dan semester genap 1 proyek. Kata Kunci : Merdeka Belajar, Project Based Learning
PERANAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN AR – RAUDHAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PROFESI GURU PADA ERA DIGITAL 4.0 Lety Febriana; Imam Ahmad Amin; Muhammad Dicky Khoirullah
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i2.6208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi perubahan era globalisasi industri teknologi 4.0 di Pondok Pesantren Ar-Raudhah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan mengacu pada studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, Trianggulasi teknik dan sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihapi guru PAI dalam perubahan era globalisasi industri teknologi 4.0 di Pondok Pesantrern Ar-Raudhah, terdapat beberapa tantangan yaitu salah satunya guru harus dituntut untuk melek digital dimana guru harus meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya dalam teknologi agar bisa mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam proses mengajar, tantangan yang lain yang dihadapi guru PAI ialah guru harus mampu berinovasi dalam metode mengajarnya sesuai dengan perkembangan yang ada. Selain dari guru tantang lainnya datang dari murid, dimana terkikisnya moral siswa akibat adanya perubahan globalisasi teknologi tersebut, dan terkikis pula aksi sosial murid terhadap lingkungannya, tidak hanya pada antar murid namun juga muncul sikap cuek pada tanggung jawabnya sebagai pelajar. Kata Kunci : Pondok Pesantren, Profesi guru, Era Digital 4.0.
DAMPAK STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ANAK DI DESA MENTIRING Rifa'i; Yuliana
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v4i1.6965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status Sosial Ekonomi Masyarakat Mentiring, Mengetahui Pendidikan Agama Anak Di Desa Mentiring. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan sumber data primer, skunder dan tresier. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan, reduksi , penyajian, dan kesimpulan serta keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Status sosial ekonomi masyarakat mentiring berada antara sedang atau menengah. Kondisi tersebut dapat dilihat dari Pendidikan mayoritas lulusan SMP/SMA pekerjaan rata-rata sebagai nelayan, buruh harian serta wirasuasta dan sebagian kecil bekerja sebagai PNS, penghasilan masyarakat di bawah UMP. (2) Pendidikan Agama anak di desa mentiring memasuki tingkat sedang karena anak sudah mulai belajar mengaji di TPQ serta pengetahuan lainya tentang agama dan dirumah orang tua mengajarkan tentang sholat pengulangan baca Al-Quran serta diajarkan menghormati orang yang lebih tua. (3) Status sosial ekonomi terhadap pendidikan Agama anak bahwa keadaan ekonomi memiliki dampak terhadap Pendidikan Agama anak karena dari kesibukan orang tua bekerja masih memperhatikan Pendidikan Agama anak serta mengarahkan anak untuk belajar mengaji dan dari Pendidikan orang tua juga memiliki dampak untuk Pendidikan Agama anak karena orang tua yang memiliki pengetahuan dan pemahaman bisa mengajarkan anak bacaan sholat dirumah serta menyimak bacaan Al-Quran. Kata Kunci : Status sosial, pendidikan islam, anak-anak
Implementasi Metode Cerita Tentang Kisah Tauladan Rasulullah Dalam Menanamkan Akhlak Sesuai Al-Qur’an Dan Hadist Pada Siswa-Siswi MA Nurul Akhlak Biaro-Baru Silvi Wardani; Zahrotul Mardiyah; Adeka Alpionita; Alimni
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v4i1.6966

Abstract

Jurnal ini membahas implementasi metode kisah tauladan Rasulullah sebagai strategi pendidikan dalam menanamkan akhlak sesuai Al-Qur’an dqn Hadist pada siswa-siswi MA Nurul Akhlak Biaro-Baru. Metode kisah tauladan Rasululllah merupakan pendekatan yang memanfaatkan kisah-kisah kehidupan Rasulullah SAW. sebagai sumber inspirasi dan pelajaran moral (akhlak). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas metode ini dalam membentuk perilaku Islami (akhlak) siswa-siswi serta dampaknya terhadap pemahaman mereka tentang nilai-nilai etika dan moral Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode kisah tauladan Rasululullah telah membawa dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang akhlak sesuai Al-Qur’an dan Hadist. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran dengan metode ini menunjukkan peningkatan dalam perilaku positif, seperti kerendahan hati, kejujuran, dan empati. Kisah-kisah tentang Rasulullah SAW. memberikan siswa-siswi contoh yang nyata tentang bagaimana menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, metode ini juga membantu siswa-siswi dalam memahami prinsip-prinsip moral (akhlak) dan etika Islam secara lebih mendalam. Kesimpulannya, implementasi metode kisah Rasulullah SAW dalam pendidikan Islam di MA Nurul Akhlak Biaro-Baru telah membuktikan efektivitasnya dalam menanamkan akhlak Islami pada siswa-siswi. Hasil penelitian ini memberikan dorongan bagi lembaga pendidikan Islam untuk lebih mempertimbangkan penggunaan metode kisah Rasulullah dalam pembelajaran sebagai sarana untuk memperkuat pendidikan akhlak sesuai Al-Qur’an dan Hadist. Kata Kunci : Metode bercerita, Akhlak, Inspirasi
ANALISIS INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA MUSLIM DAN NON MUSLIM TERHADAP SIKAP TOLERANSI DI SDN 79 KOTA BENGKULU Syubli; Selvan Prayoga Saragih
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v4i1.6967

Abstract

Manusia adalah mahluk sosial yang selalu ingin berinteraksi dan bekerja sama. Interaksi sosial ini dipicu oleh fitrah manusisa yang tak terbantahkan, bukan hanya oleh dorongan kebutuhan ekonomi, biologis, dan emosional. Al-Qur’an menyatakan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku saling mengenal (Q.S. Al-Hujurat: 13). Interaksi sosial mencakup komunikasi dan kontak sosial yang mempengaruhi ide, prilaku, dan perasaan seseorang. Di lingkungan sekolah, interaksi sosial siswa Muslim dan non-Muslim sering terjadi dan penting untuk dibahas, terutama di sekolah dengan populasi siswa yang heterogen seperti SDN 79 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana interaksi sosial antara siswa dengan agama yang berbeda dapat mempengaruhi sikap toleransi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa non-Muslim, meskipun menjadi minoritas, berupaya menjalin interaksi dengan siswa Muslim untuk menciptakan kesatuan. Sikap toleransi sangat diperlukan dalam keberagaman ini, dan pendidikan agama berperan penting dalam mengajarkan nilai-nilai tersebut. Peran guru, terutama guru agama, sangat penting dalam membimbing siswa untuk menghargai perbedaan dan hidup rukun. SDN 79 Kota Bengkulu, dengan jumlah siswa yang besar dan beragam, mengadakan berbagai kegiatan keagamaan untuk semua agama yang ada di sekolah tersebut. Observasi menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa insiden perundungan, upaya untuk meningkatkan toleransi dan interaksi sosial positif terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak interaksi sosial antara siswa Muslim dan non-Muslim terhadap sikap toleransi dalam beragama. Kata Kunci : Interaksi sosial, Muslim, Sikap Toleransi, NonMuslim
PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI MEMBACA AL-QUR’AN SISWA SD MUHAMMADIYAH 1 KOTA BENGKULU Surohim; Amelia Cantika
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v4i1.6968

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an sangat penting diajarkan di sekolah agar dapat membina manusia secara pribadi dan kelompok sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah SWT dan khalifah-Nya, guna membangun dunia ini sesuai dengan konsep yang ditetapkan Allah SWT. Pelaksanaan pengajaran Al-Qur’an di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu memerlukan suatu metode yang lebih efektif dan efisien, sehingga apa yang diharapkan tercapai. Metode drill dan konvensional merupakan dua metode yang telah diberlakukan dalam mengajarkan baca AlQur’an di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbandingan penggunaan metode drill siswa kelas IV-V dengan metode konvensional siswa kelas II-III dalam meningkatkan prestasi belajar membaca Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, pengujian 30 sampel metode drill dengan 20 soal penilaian mendapatkan nilai 2620, dengan rata-rata pengukuran kelompok 87,3 dan nilai varians 111,6. Sedangkan hasil pengujian metode konvensional dengan 20 sampel mendapatkan nilai 2320, dengan nilai rata-rata pengukuran kelompok 77,3 dan nilai varians 92,64. Melihat nilai rata-rata pengukuran kedua kelompok tersebut, terdapat perbedaan prestasi belajar membaca Al-Qur’an siswa dengan mengguakan metode drill dan metode konvensional. Kata Kunci: Pembelajaran Al-Qur’an, Drill, Konvensional