cover
Contact Name
Muhammad Nur Wahyu Hidayah
Contact Email
nurwahyuhidayah@unimugo.ac.id
Phone
+6281228055135
Journal Mail Official
jitin@unimugo.ac.id
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso, No. 461, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
ISSN : 28300076     EISSN : 28300084     DOI : https://doi.org/10.26753/jitin.v2i1.1096
Industrial Engineering : Operation Research Analysis, Engineering Economic Analysis, Quality & Reliability Engineering, Ergonomic & Human Factors, Supply Chain Management, Engineering Management, Health Safety Environment, Information Engineering, Design & Manufacture Engineering, Product Design & Development
Articles 38 Documents
ANALISIS SIX BIG LOSSES PADA MESIN SCREW PRESS DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT. X Nasution, Rivara Syara; Putra, Wahyu Arliansyah; Trisna, Trisna; Syukriah, Syukriah
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1680

Abstract

Sebuah usaha manufaktur bernama PT. X mengolah minyak kelapa sawit menjadi minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Salah satu peralatan utama dalam proses ekstraksi CPO dari tandan buah segar adalah mesin srew press. Prosedur ekstraksi di PT. X tidaklah sempurna karena mesin tersebut sering mengalami kerusakan pada beberapa bagiannya, yang mengurangi efektivitas dan efisiensinya serta dapat mengakibatkan enam kerugian yang signifikan. Six Big Losses adalah enam kerugian yang harus dihindari oleh setiap usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab dari enam kerugian yang signifikan tersebut dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan yang dapat menguranginya. Penelitian dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE), kemudian menggunakan fishbone untuk mengidentifikasi komponen-komponen yang berkontribusi terhadap enam kerugian yang signifikan tersebut, dan kemudian menggunakan pendekatan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan penyebab utama munculnya enam kerugian besar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, kerusakan akibat kegagalan peralatan merupakan enam kerugian tertinggi, dengan rata-rata 56.95%. Data nilai OEE dari mesin screw press masih sangat rendah, dengan nilai OEE rata-rata hanya 33.66%. Tidak tersedianya komponen cadangan saat perbaikan harus dilakukan dengan nilai RPN 224 menyebabkan waktu henti mesin lebih lama, yang merupakan kesimpulan yang dicapai tentang penyebab utama dari enam kerugian signifikan. Salah satu rekomendasi untuk perbaikan adalah agar PT. X memeriksa suku cadangnya dan memesan lebih banyak sebagai stok pengaman untuk memastikan bahwa suku cadang tersedia saat dibutuhkan. Untuk menghindari kerusakan selama proses produksi, PT. X  juga dapat mempertimbangkan untuk melakukan perawatan pencegahan
PENGENDALIAN BAHAN BAKU ADSORBENT SULFUR REMOVAL DENGAN PENDEKATAN EOQ DAN REORDER POINT DI PT.XYZ Fitri, Li Idi'il; Putra, Riki Rianda; Syukriah, Syukriah
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1690

Abstract

PT XYZ mengalami kendala keterlambatan produksi Adsorbent Sulfur Removal akibat persediaan bahan baku tidak cukup ketika dibutuhkan. Bahan baku Adsorbent Sulfur Removal yaitu FeSO4.7H2O dan Na2CO3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian bahan baku Adsorbent Sulfur Removal dengan pendekatan Economic Order Quantity (EOQ). Kebijakan perusahaan sebelumnya adalah melakukan pemesanan tiga kali dalam setahun dengan kuantitias pemesanan sebesar 66,000 kg untuk FeSO4.7H2O dan 24,440 kg untuk Na2CO3. Menurut pendekatan EOQ, pemesanan FeSO4.7H2O dilakukan setiap 13 bulan sekali dengan kuantitas 198,997 kg dan pemesanan Na2CO3 dilakukan setiap 20 bulan sekali dengan kuantitas 121,045 kg. Selain itu, ada juga reorder point sebagai patokan perusahaan untuk melakukan pemesanan kembali yaitu ketika inventori sudah mencapai 66,000 kg untuk FeSO4.7H2O dan 18,330 kg untuk Na2CO3. Kebijakan persediaan dengan pendekatan EOQ dapat menghemat hingga Rp8.115.168 dalam setahun dibanding kebijakan perusahaan. Total biaya yang dikeluarkan dari kebijakan awal perusahaan adalah Rp16.130.000, sedangkan total biaya yang dikeluarkan dari pendekatan EOQ hanya Rp 8.014.832.
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENJADWALAN BAHAN BAKU PRODUKSI DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (Studi Kasus: Usaha Tahu H.Basri) Prasetyo, Healthy Aldriany; Sanjaya, Frana; Zulvatricia, Reakha
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1652

Abstract

H. Basri Tofu Business is a business that produces raw tofu or white tofu products, the company still uses conventional calculations in purchasing raw materials. The company purchases raw materials continuously which aims to make raw materials always available so that it is hoped that production activities can run smoothly, but there is often a shortage of raw materials or stock unavailability when tofu production is carried out because there is no scheduling of raw material purchases at H. Basri Tofu Business. What can be done for efficient raw material inventory is to apply the Material Requirement Planning (MRP) method which can determine the supply of raw materials used in making tofu, namely soybeans, tofu flour, and vinegar. To obtain the company's main target, namely getting maximum profit, the company is required to be able to maintain a balanced inventory level to prevent raw material shortages. This study uses the Material Requirement Planning (MRP) method with the Lot for Lot technique using data on the use of raw materials for H. Basri's Tofu Business in the period December 2024 to March 2025 which in the calculation of the supply of raw materials in the tofu production process at H. Basri's Tofu Business is the Lot for Lot technique which is carried out on a weekly basis is the calculation with the smallest total cost of Rp 1,188,646.  
PERANCANGAN SISTEM PRODUKSI BERBASIS OBJECT-ORIENTED MODELING PADA UMKM BATIK Yojana, Ratna Mira; Suef, Mokh; Akbari, Annisa Dewi; Harahap, Elfira Febriani
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1681

Abstract

Sanggar Batik Kembang Mayang merupakan salah satu  Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang ada di Tangerang. UMKM ini belum mengalami kendala dalam perkembangannya karena sistem pencatatan dan pengelolaan proses produksi masih dilakukan secara manual. Hal ini membuat sering terjadi kesalahan data. Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem produksi Sanggar Batik Kembang Mayang. Metodologi yang digunakan adalah Object-Oriented Modeling. Proses pemodelan sistem saat menggunakan contect diagram, data flow diagram, usecase diagram, activity diagram entity relationship diagram dan swimlane diagram. Sistem yang dirancang dimulai dari penerimaan pesaanan, proses penjadwalan produksi hingga produk jadi dikirim kepada pelanggan. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan sistem produksi yang terdokumentasi dan tervisualisasi secara jelas, dan dapat dijadikan dasar pengembangan sistem informasi terkomputerisasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses produksi di UMKM tersebut.
POTENSI SENSOR OPTIK DAN UV UNTUK DETEKSI MATA UANG: TINJAUAN PUSTAKA Wibowo, Eko Ari; Widyastuti, Widyastuti; Hamdi, Lazuardi Fatahilah; Chanafi, Galih Tri; Fadhi, Wildan Afdalul; Betanursanti, Ida
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi penggunaan sensor optik dan ultraviolet (UV) dalam deteksi mata uang, dengan fokus pada autentikasi dan identifikasi nominal uang. Penggunaan metode Tinjauan Pustaka pada 13 artikel terindeks Scopus yang dikaji dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang ketat. Hasil review menunjukkan bahwa sensor optik digunakan untuk mengidentifikasi nominal mata uang dengan membaca pola cetakan mikro, sedangkan sensor UV diterapkan untuk memverifikasi keaslian uang dengan mendeteksi watermark atau serat tersembunyi yang hanya terlihat di bawah sinar ultraviolet. Kombinasi kedua teknologi ini terbukti meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam mendeteksi uang, serta memberikan kontribusi dalam meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang tunanetra. Penggunaan gabungan sensor optik dan UV memungkinkan alat deteksi yang dikembangkan untuk memiliki fungsi ganda, yakni identifikasi nominal dan verifikasi keaslian uang dengan tingkat keandalan yang lebih tinggi. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kombinasi kedua sensor tersebut guna meningkatkan deteksi uang yang lebih akurat dan efektif dalam berbagai kondisi pencahayaan. Selain itu, penelitian juga perlu fokus pada kemudahan penggunaan dan aksesibilitas teknologi untuk penyandang tunanetra dalam transaksi keuangan secara mandiri.
METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) SEBAGAI ALAT KONTROL PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK PISANG DI UKM BANATABO Prasetyo, Healthy Aldriany; Tambunan, Sahabat Petrus; Zulvatricia, Reakha; Siregar, Ninny Asnidar
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1654

Abstract

Failure to control raw material inventory will result in failure to obtain profits. Banatabo UKM's supply of raw materials for banana horns has not been optimized because it only uses predictions based on experience without carrying out economic analysis calculations which results in over stock, affecting the quality of raw materials, and causing over budget. The aim of the research is to optimize control of the supply of raw materials for horn bananas through calculating the Economic Order Quantity (EOQ) method. The research method is a quantitative method through raw material inventory data, storage and ordering costs at Banatabo UKM. The results of the research are that the optimal amount of raw material purchased using the EOQ method is 290 kg per order. Actually, Banatabo UKM purchases 101 kg of raw materials for each order. The optimal frequency of purchasing raw materials using the EOQ method is 17 times and the actual data for UKM Banatabo is 48 times. Through the EOQ method, raw material inventory costs are Rp. 974,372 every month while the actual data for UKM Banatabo is 1,568,492 every month so the savings is IDR. 594,120 or as much as 38%. Because previously UKM Banatabo had not implemented safety stock (safety inventory) and reorder points (reorder points), UKM Banatabo had to maintain a safety stock of 33 kg and a reorder point of 79 kg to facilitate the continuity of ales cycle. 
PENERAPAN LINE BALANCING UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI OBAT F2 DI PT.P. Sarinindiyanti, Julin Arum
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1684

Abstract

 PT. P is one of the pharmaceutical companies widely known in Indonesia, producing various types of health-related products, including medicines and medical devices. One of the products manufactured by PT. P is the F2 drug. Field observations and interviews conducted during the production process of the F2 drug revealed several production issues. These issues include waiting times and bottlenecks at certain workstations. This study was conducted to analyze line balancing in the production of the F2 drug to achieve an optimal production process. The research provides alternative proposals that improve the balance of the production line compared to the initial condition.
ANALISIS PENYEBAB DOWNTIME DAN STRATEGI PREVENTIF MAINTENANCE UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MESIN PRESS PADA PRODUKSI CRUDE COCONUT OIL (CNO) Dagri Madupa, La Ode Yusuf
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1687

Abstract

Kapasitas merupakan salah satu indikator kunci untuk menilai kinerja suatu pabrik. Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah alat ukur efisiensi produksi yang terdiri dari tiga indikator: availability, performance, dan quality. PT XYZ merupakan perusahaan terkemuka dalam hilirisasi kelapa yang memproduksi minyak kelapa mentah (CNO). Dalam proses produksinya, digunakan tujuh belas mesin ekstraksi. Permasalahan utama yang muncul adalah tingginya frekuensi downtime dengan durasi yang cukup lama. Selama tiga bulan pengamatan, nilai OEE hanya mencapai 57% yang menandakan inefisiensi yang cukup signifikan. Analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menyimpulkan bahwa cage bar, pinion, worm, dan adukan merupakan suku cadang kritis. Data downtime menunjukkan bahwa sekitar 85 % gangguan mesin disebabkan oleh kerusakan pada suku cadang tersebut. Berdasarkan hasil investigasi, penyebab utamanya adalah keausan (worn out) pada komponen-komponen kritis. Akar masalahnya berasal dari tiga faktor: (1) suku cadang telah mencapai running hours maksimal, (2) penanganan yang kurang tepat, dan (3) force deterioration akibat beban berlebihan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan (1) penjadwalan overhaul untuk meningkatkan preventive maintenance. (2) Penambahan inventory suku cadang kritis untuk memastikan ketersediaan.Kata kunci: OEE, minyak kelapa, downtime, worn out

Page 4 of 4 | Total Record : 38