cover
Contact Name
Ahmad Nashiruddin
Contact Email
nashir@ipmafa.ac.id
Phone
+6285740783948
Journal Mail Official
nashir@ipmafa.ac.id
Editorial Address
Jl. Pati-Tayu km. 20 Margoyoso Pati
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : 29623065     EISSN : 2830005X     DOI : https://doi.org/10.35878/tintaemas
Core Subject : Education,
tinta emas jurnal pendidikan islam anak usia dini is an international, open access, and peer reviewed journal to discuss about new findings in early childhood education, especially in muslim society. all papers are peer reviewed by at least two reviewers. tinta emas jurnal pendidikan islam anak usia dini by islamic early childhood education study program, faculty of tarbiyah, institute of pesantren mathaliul falah pati. publishing twice a year, in may and november. the scope of tinta emas jurnal pendidikan islam anak usia dini is innovation and technology for childrens education early literacy and numeracy educating with nature ethnocultural parenting inclusive education steam education child growth and development health, safety, and nutrition in early childhood childrens education in islamic perspective childrens relationship with family and muslim community.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024" : 7 Documents clear
Persepsi Guru Terhadap Penataan Ruang Kelas (Indoor) Untuk Pembelajaran Anak Usia Dini Karokaro, Anike Septiyohana
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1026

Abstract

Abstract: Classrooms for early childhood are places where learning takes place and help in their development. TK Swasta Stella Maris Jambi is one of the schools for early childhood education. This research aims to find out the teacher's views on classroom arrangement for learning processes. The approach used in this research is qualitative with descriptive research. Data collection was done by questionnaire to teachers. The results of this study show that classrooms for learning processes are declared good in their usefulness, decorations or ornaments in the classroom can affect children in their learning process, starting from number/letter ornaments, animals and flowers, as well as the results of children's creativity. In creating a safe and comfortable classroom, teachers have their own ways that they will apply to children. Based on the conclusion of this study, the management of classrooms at TK Swasta Stella Maris Jambi is said to be good. Abstraksi Ruang kelas bagi anak usia dini adalah sebagai tempat berlangsungnya proses pembelajaran dan sebagai hal yang akan membantu mengembangkan anak. TK Swasta Stella Maris Jambi adalah salah satu sekolah untuk pendidikan anak usia dini. Penelitian yang dilakukan ini berupaya untuk mengetahui pandangan guru akan penataan ruang kelas untuk proses belajar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner kepada guru-guru. Hasil dari penelitian ini adalah ruang kelas untuk proses belajar dinyatakan baik dalam kegunaannya, dekorasi atau hiasan yang ada dalam kelas dapat mempengaruhi anak dalam proses belajarnya, mulai dari hiasan angka/huruf, hewan-hewan dan bunga, juga hasil karya akan kreativitas anak. Dalam menciptakan kelas yang aman dan nyaman, guru-guru memiliki caranya masing-masing yang akan diterapkannya kepada anak-anak. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini adalah pengelolaan ruang kelas pada TK Swasta Stella Maris Jambi dikatakan baik.
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Agama dengan Pendekatan BCCT dalam Membentuk Moralitas di Tk Negeri Pembina Pekalongan Shofiani, Rissa; Faradisa, Fira
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1130

Abstract

Sentra agama (Imtaq) merupakan sentra yang mendidik anak untuk mengembangkan nilai moral dan agama sebagai dasar pengenalan agama Islam dan sikap mulia sebagai pengembangan kemampuan spiritual. Sentra agama inilah yang membentuk karakter-karakter Islam dari sentra-sentra yang lainnya. Pada pelaksanaan pembelajaran sentra agama (Imtaq) di TK Negeri Pembina Pekalongan dilakukan dengan cara yang berbeda antara kelompok A dan B. Materi pembelajaran siswa kelompok A hanya penyampaian huruf hijaiyah, dan pada materi siswa kelompok B sudah bervariasi seperti huruf hijaiyah, do’a sehari-hari, dan surat pendek Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran sentra agama di TK Negeri Pembina Pekalongan melalui pendekatan Beyond Center and Circle Time (BCCT). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan atau field research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Sentra Agama Kelompok B di TK Negeri Pembina Pekalongan menerapkan tujuh tahap yaitu: (1) Penataan Lingkungan Main, (2) Penyambutan Anak (3) Main Pembukaan, (4) Transisi 10 Menit, (5) Kegiatan Inti di Tiap-tiap Kelompok, (6) Makan Bekal Bersama, dan (7) Kegiatan Penutup. Problematika dan Solusi dalam Implementasi Model Pembelajaran Sentra Agama terdiri dari (1) Keaktifan Anak, (2) Kreativitas Guru, (3) Sarana dan Prasarana.
Pelaksanaan Metode Cerita dalam Pengembangan Sosial Anak Usia Dini Lestari, Evi Dwi; Rizqiyani, Revina; Hasanah, Uswatun
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1166

Abstract

Metode Cerita merupakan metode pembelajaran yang sangat penting dilakukan dalam pembelajaran anak usia dini. Dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini untuk mengambangkan sosial anak diantaranya dengan kegiatan bercerita atau mendongeng yang bermuatan kisah-kisah moral dalam pergaulan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan sosial anak usia dini di TK Sabillul Huda Marga Mulya Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur, dan mengetahui pelaksanaan metode cerita dalam pengembangan sosial anak usia dini di TK Sabillul Huda Marga Mulya Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang menjelaskan mengenai pelaksanaan metode cerita dalam pengembangan sosial anak usia dini di TK Sabillul Huda Marga Mulya Bumi Agung Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Kemudian teknik analisi data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa pengembangan sosial anak sudah berkembang sesuai harapan sesuai dengan indikator pengembangan sosial anak 5-6 tahun diantaranya, mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya dan transportasi), memiliki prilaku yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain, dan memiliki prilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Teknik Mozaik TK Islam Nahdatul Ulama Palangka Raya Randani, Randani; Zulkarnain, Ali Iskandar; Aghnaitaa, Aghnaita
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1169

Abstract

Keterampilan motorik halus merupakan gerakan yang hanya menggunakan otot-otot kecil, misalnya koordinasi tangan-mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan motorik halus anak melalui teknik mosaik di TK Islam Nahdlatul Ulama Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Menurut hasil penelitian, perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun dapat ditingkatkan dengan menggunakan teknik mozaik untuk mengkoordinasikan gerakan-gerakan yang kompleks, mengekspresikan diri dalam karya seni dengan menggunakan berbagai media, dan melakukan gerakan-gerakan halus. Indikatornya antara lain: pengendalian gerakan tangan menggunakan. Otot dengan teknik mosaik Keberhasilan perkembangan motorik ditentukan oleh hasil penilaian perkembangan motorik halusnya.Hasil evaluasi adalah: 1 anak Mulai Berkembang (MB), 4 anak Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 3 anak Berkembang Sangat Baik (BSB).
Pengembangan Media Interaktif Tema Binatang di Ra Al-Azhar Palangka Raya Muzakki, Muzakki; Saudah, Saudah; Aziz, Abdul; Jennah, Rodhatul; Aghnaita, Aghnaita; Anggraeni, Desy; Vina, Ervina; Nurwie, Nurwie
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1170

Abstract

Media interaktif menjadi salah satu cara untuk mengembangkan media pembelajaran aktif pada anak. Di zaman yang sudah maju seperti sekarang, guru yang profesional diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pengembangan media interaktif bertema binatang di RA Al-Azhar Palangka Raya, 2) mengetahui kelayakan media interaktif bertema binatang di RA Al-Azhar Palangka Raya. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Model yang digunakan adalah ADDIE. Empat tahap pengembangan adalah: 1) analisis, 2) desain, 3) pengembangan, 4) evaluasi. Sedangkan implementasi tidak digunakan karena tidak ada uji coba. Hasil penelitian pengembangan media interaktif menggunakan model ADDIE. 1) Tahapan pengembangannya ada empat, yaitu: analisis, meliputi analisis kebutuhan, analisis karakter, analisis materi. Perancangan, termasuk pembuatan RPPH, perancangan media interaktif. Pengembangan, meliputi tahapan pembuatan media interaktif. Evaluasi, meliputi ahli materi dan ahli media. 2) Berdasarkan hasil validasi ahli materi memperoleh skor 39 dengan total persentase kelayakan sebesar 97,5% termasuk kategori “sangat layak”. Hasil validasi dari ahli media memperoleh skor sebesar 38 dengan total persentase kelayakan sebesar 95% termasuk kategori “sangat layak”. Dari hasil tersebut, pengembangan media interaktif bertema binatang di RA Al-Azhar Palangka Raya direkomendasikan oleh ahli materi dan ahli media layak digunakan sebagai media interaktif untuk anak usia dini.
Empowering Pendidikan Saving Habit (Kebiasaan Menabung) Kaitannya dengan Qur’an Surat Al-Isra Ayat 27 dalam Upaya Pencegahan Perilaku Konsumtif pada Anak Usia Dini Inayah, Anidah; Haerudin, Usep Malik
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1175

Abstract

Masa anak usia dini, merupakan masa yang paling peka dalam rentang kehidupan manusia, disebut juga golden age (masa keemasan) sehingga membutuhkan perhatian dan konsentrasi besar dari orang-orang di sekitarnya. Masa golden age tersebut, manusia dewasa dalam hal ini orang tua dan guru harus berupaya untuk memberikan pendidikan Saving Habits dan kaitannya dengan QS Al-Isra ayat 27 sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif pada anak usia dini. Penelitian ini menggambarkan upaya empowering pendidikan saving habits, selain itu menggambarkan syarah (penjelasan) QS Al-Isra ayat 27 keterkaitannya dengan saving habits sebagai bagian dari upaya pencegahan perilaku konsumtif pada anak usia dini. Penelitan ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa saving habit dapat menghindarkan anak dari sifat konsumtif dalam hal ini empowering-nya adalah Q.S Al-Isra ayat 27. Dalam kegiatan saving habits, maka dalam hal ini anak diajarkan untuk mampu mengelola keuangannya secara mandiri. anak juga akan terhindar dari prilaku konsumeristik karena untuk mendapatkan sesuatu ia harus bersikap sabar dan tidak terburu-buru untuk memenuhi keinginannya. Dan kaitannya dengan Al-Qur’an ayat 27 adalah bahwa ayat tersebut merupakan empowering-nya, karena Allah Swt tidak menyukai orang-orang yang bersikap boros dalam maksiat kepada Allah dan berlebih-lebihan saat membelanjakan uangnya.
Pengembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Melalui Ragam Aktivitas Ramadhan Masturoh, Umi; Abdillah, Nanang
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v3i1.1178

Abstract

Pendidikan anak sejak dini di momentum bulan Ramadhan menjadi bagian penting dari penanaman nilai agama dan moral oleh para pendidik dan orang tua kepada anak. Apalagi setiap anak kerap memiliki kenangan Ramadhan di masa kecil, maka sudah seyogyanya, anak mulai diberikan pemahaman tentang bulan Ramadhan. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan ragam aktivitas Ramadhan, metode pengembangan nilai agama dan moral, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang peneliti pakai adalah jenis metode kualitatif, dengan pendekatan fenomonologi yang cara penggalian datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kepada beberapa sumber data, dan langkah selanjutnya yakni dilakukannya analisis data dari Miles dan Huberman disertai dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam aktivitas Ramadhan dalam rangka mengembangkan nilai agama dan moral pada anak usia dini yakni melalui kegiatan pesantren kilat, pembiasaan berjabat tangan, pembiasaan membaca doa sebelum belajar, kegiatan simak baca doa berwudhu, praktek gerakan sholat, pengenalan bacaan surat dan doa-doa pendek serta hadist sehari-hari, pembiasaan berinfaq dan sedekah, kegiatan read aloud, menonton tayangan religi tentang Ramadhan, berbagi takjil, kunjungan ke panti asuhan, zakat fitrah. Metode yang digunakan dalam pengembangan nilai agama dan moral berupa metode demonstrasi, metode keteladanan, metode bercerita, dan metode pemberian nasihat. Faktor pendukung salah satunya adanya kurikulum terpadu satuan tentang Ramadhan, lingkungan satuan pendidikan yang kondusif, tata tertib dan SOP, dan fasilitas pendukung lainnya yang memadai. Adapun faktor penghambatnya internal (terbatasnya media edukasi) dan eksternal (lingkungan keluarga).

Page 1 of 1 | Total Record : 7