cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 613 Documents
INTERAKSI SOSIAL ANTARA WISATAWAN DAN MASYARAKAT ADAT SAMIN DI DESA SAMBONGREJO Sisilia Ramandhan; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72189

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana interaksi sosial terbentuk antara wisatawan dengan masyarakat adat Samin yang berada di Desa Sambongrejo, Kabupaten Blora, serta bagaimana kedua belah pihak mengartikan nilai kesederhanaan dan rasa hormat dalam interaksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan pengumpulan dokumen. Temuan menunjukkan bahwa interaksi berjalan dalam suasana yang hangat dan saling menghargai, serta berlandaskan pada nilai lokal. Kesederhanaan dipahami sebagai cara hidup yang selaras dengan lingkungan dan menjauhi sikap konsumtif. Sementara itu, rasa hormat diwujudkan melalui bahasa tubuh, kesopanan dalam berbicara, serta keterbukaan dalam berkomunikasi. Interaksi ini menciptakan kesempatan untuk belajar antara budaya yang berbeda dan menunjukkan bahwa wisata budaya dapat berperan dalam melestarikan nilai-nilai lokal serta mempererat hubungan antarbudaya. Hasil penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi antarbudaya dan menyoroti pentingnya pendekatan berbasis nilai dalam pengembangan sektor pariwisata.
ANALISIS DESTINATION BRANDING POKDARWIS DEWANA DALAM MENGEMBANGKAN DESA WISATA BERBASIS BUDAYA DI DESA NGADIWONO, KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR Ratna Ayu Maharani; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis destination branding yang diterapkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewana dalam mengembangkan desa wisata berbasis  budaya di Desa Ngadiwono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini secara spesifik mengkaji tahapan-tahapan destination branding berdasarkan teori Morgan & Pritchard. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis Dewana telah melaksanakan tahapan destination branding yang diusulkan oleh Morgan & Pritchard, meliputi identifikasi segmentasi dan minat pengunjung, pengembangan citra dan brand identity, komunikasi brand, serta monitoring, evaluasi, dan review pengembangan brand yang lebih optimal di masa mendatang. Usaha Pokdarwis Dewana dalam melibatkan masyarakat lokal, melestarikan nilai-nilai budaya, serta membangun citra positif desa sebagai destinasi wisata budaya yang autentik, menjadi kunci keberhasilan dalam upaya pengembangan ini. Penerapan strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya tarik dan pengenalan Desa Ngadiwono sebagai destinasi wisata budaya.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN MEDIA NARASI TV DALAM INDUSTRI BISNIS MEDIA DIGITAL DI INDONESIA Ike Angelina Herdiani Oktavia
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Narasi TV dalam menghadapi dinamika industri media digital di Indonesia. Narasi TV sebagai media digital berbasis narasi sosial dan budaya yang mengadopsi pendekatan komunikatif, edukatif, dan menghibur dalam mengembangkan ekosistem medianya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan tim internal Narasi TV, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Narasi TV menerapkan strategi komunikasi pemasaran berbasis transmedia branding, promosi event, konten streaming, kolaborasi brand, serta optimalisasi media sosial untuk meningkatkan keterlibatan audiens pada news dan entertainment yang berkiblat jurnalistik. Prinsip utama yang dijalankan Narasi TV adalah memastikan bahwa seluruh konten dan program mereka berlandaskan riset mendalam, mengikuti kode etik jurnalistik, serta berbasis pada data yang akurat. Narasi TV juga secara aktif menanamkan nilai-nilai sosial dalam setiap kolaborasi dengan brand mitra, menjaga relevansi dan dampak pesan yang disampaikan. Strategi ini sejalan dengan konsep komunikasi pemasaran terpadu (IMC), di mana semua keberhasilan diukur tidak hanya dari aspek komersial, tetapi juga dari loyalitas audiens dan penguatan citra brand. Melalui strategi yang adaptif dan berbasis data, Narasi TV mampu mempertahankan posisinya sebagai media digital independen yang berpengaruh di tengah masyarakat.
Studi Persepsi Perempuan Gen Z Terhadap Personal Branding Trisha Phawta (@cadburylemonade) di TikTok Karisma Tri Wahyuni; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi perempuan Gen Z terhadap strategi personal branding akun TikTok @cadburylemonade dalam menyajikan konten fashion dangdut. TikTok kini menjadi media populer di kalangan Gen Z dalam mengekspresikan identitas, termasuk melalui konten visual. Akun @cadburylemonade menampilkan karakter yang unik, ekspresif, dan konsisten, serta menyisipkan unsur budaya lokal dalam gaya berpakaian yang nyentrik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap sembilan followers perempuan Gen Z yang aktif mengikuti akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memaknai personal branding @cadburylemonade sebagai cerminan dari keberanian tampil beda, keunikan, serta kemampuan menghibur melalui gaya yang lucu dan jenaka. Unsur humor menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat kreator terasa lebih dekat, ringan, dan relevan di mata audiens. Persepsi ini sejalan dengan delapan konsep personal branding menurut Peter Montoya, serta teori Uses and Gratifications, di mana audiens mendapatkan gratifikasi berupa hiburan, pembentukan identitas, dan interaksi sosial. Dengan demikian, akun ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi kreator, tetapi juga berperan sebagai representasi budaya populer lokal yang diterima secara positif oleh Gen Z.
REPRESENTASI KONFLIK KOMUNIKASI KELUARGA MUDA DALAM FILM DUA HATI BIRU Andhini Okta Prasetya Rachmah; Putri Aisyiyah Rachma Dewi
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi konflik komunikasi dalam keluarga yang ditampilkan dalam film Dua Hati Biru (2024) karya Gina S. Noer, dengan fokus pada dinamika relasi antaranggota keluarga yang dipengaruhi oleh faktor budaya, perbedaan nilai, dan ekspektasi peran dalam struktur patriarkal. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske, penelitian ini menelusuri bagaimana simbol, ekspresi, dan gestur visual digunakan untuk merepresentasikan ketegangan komunikasi antara tokoh utama, serta bagaimana konflik tersebut mencerminkan realitas sosial masyarakat urban Indonesia yang tengah mengalami pergeseran nilai dalam institusi keluarga. Temuan menunjukkan bahwa film ini tidak hanya menampilkan konflik sebagai perbedaan pendapat semata, melainkan sebagai bentuk kegagalan komunikasi emosional yang berakar pada kurangnya keterbukaan, dominasi peran gender, dan trauma antar generasi. Dengan demikian, film Dua Hati Biru berfungsi sebagai cermin sosial yang merepresentasikan kompleksitas komunikasi keluarga modern yang sarat akan beban emosional, ketidakseimbangan peran, dan kebutuhan akan rekonsiliasi antaranggota keluarga.
Isu Middle Child Syndrome Pada Tokoh Aurora dalam Film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce) Pandyashiweswara, Deoga Pandyashiweswara; Aditya Fahmi Nurwahid
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72351

Abstract

Penelitian ini membahas representasi middle child syndrome dalam film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus utama terletak pada tokoh Aurora, anak tengah yang merasa kurang dihargai dalam keluarganya. Analisis terhadap simbol visual dan interaksi karakter menunjukkan bahwa Aurora tidak mendapatkan ruang untuk didengarkan, didukung, maupun diakui eksistensinya, baik oleh saudaranya maupun figur ayah. Ketimpangan ini tercermin dalam adegan-adegan kunci yang memperlihatkan isolasi emosional dan konflik internal Aurora akibar pola pengasuhan otoriter serta nilai-nilai patrialkal dalam struktur keluarga Asia. Penelitian ini menunjukkan bahwa film dapat menjadi medium reflektif untuk mengkritik dinamika keluarga yang hierarkis dan memperlihatkan realitas sosial anak tengah yang kerap terpinggirkan.
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI PANWASLU KECAMATAN MULYOREJO PADA PILKADA 2024 Andika Firman Ardiyansa; Putri
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72366

Abstract

Komunikasi berperan penting dalam kehidupan sosial dan organisasi, termasuk dalam pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024 di Indonesia. Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi, masih terjadi kecurangan yang menyebabkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 24 daerah. Bawaslu sebagai lembaga pengawas memegang peran vital dalam mengawasi proses demokrasi dan mendorong partisipasi publik. Pola komunikasi organisasi menjadi aspek penting untuk diteliti karena mencerminkan hubungan antarindividu dan struktur formal-informal. Perspektif ini membantu memahami alur, saluran, dan gaya komunikasi dalam organisasi guna mecapai tujuan bersama secara terkoordinasi dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi Panwaslu Kecamatan Mulyorejo pada Pilkada Serentak 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode fenomenologi yang merupakan penelitian kualitatif deskriptif.  Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan ketua dan anggota Panwaslu Kecamatan Mulyorejo serta anggota Bawaslu Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola Komunikasi yang digunakan oleh Panwaslu Kecamatan Mulyorejo bergantung kepada situasi dan konteks ruang komunikasi yang berlangsung. Komunikasi yang efektif dalam organisasi membutuhkan iklim komunikasi yang terbuka, media yang sesuai, serta keselarasan antara struktur dan budaya organisasi.
ANALISIS SEMIOTIKA FASHION HIJAB MODERN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (KAJIAN PADA INLUENCER HIJAB FIRA ASSEGAF @SASHFIR): Nur Rahma Alfattianis; Putri Aisyiyah Rachma Dewi
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72388

Abstract

Penelitian ini membahas representasi dalam modernitas fashion hijab di media sosial Instagram dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus utama kajian ini adalah pada akun influencer hijab Indonesia, khususnya @sashfir (Fira Assegaf), yang secara aktif menampilkan konten gaya busana hijab modern. mengetahui Fashion hijab modern yang direpresentasikan melalui konten media sosial Instagram dalam modernitas Fashion hijab  oleh Inluencer hijab Indonesia Fira Assegaf.. Pendekata penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Penelitian ini dengan paradigma konstruktivisme, serta metode analisis semiotika model Peirce yang membagi tanda menjadi Sign (tanda), objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fashion hijab modern yang ditampilkan oleh influencer mencerminkan transformasi makna hijab dari simbol religius menjadi bentuk ekspresi gaya hidup, estetika, dan identitas personal. Melalui pendekatan ini, hijab menjadi media komunikasi nonverbal yang memperkuat identitas dan budaya populer di kalangan perempuan Muslim muda.
PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE PADA APLIKASI FORE COFFEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN Dhita Tri Murti; Jauhar Wahyuni
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72389

Abstract

Fore Coffee merupakan Coffeeshop lokal yang menjadi pelopor dalam penggunaan aplikasi untuk pemesanan kopi serta terfokus kepada pengalaman pelanggan yang dipersonalisai. Tujuan adanya penelitian ini untuk mengukur dan mengetahui seberapa signifikan sebuah pengaruh dari Perceived Ease of Use pada sebuah aplikasi Fore Coffee terhadap keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen. Menggunakan jenis pendekatan penelitian kuantitatif dan menggunakan teknik pengambilan sampel yakni non-probability sampling, dengan metode acidental sampling menggunakan angket/kuesioner untuk mengetahui karakteristik dari responden pada penelitian ini merujuk pada pengguna Aplikasi Fore Coffee di Seluruh Indonesia. Mengambil sebanyak 400 responden dengan menggunakan analisa Uji Regresi Linear Sederhana, Uji Normalitas, Uji Linearitas, Uji Regresi Liniear Sederhana, Uji Koefisien Determinasi, Uji T, Uji Autokorelasi dengan bantuan IBM SPSS Version 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya signifikansi Perceived Ease of Use yang ada pada Aplikasi Fore Coffee terhadap Keputusan Pembelian. Nilai R-Square yang terdapat pada Variabel Perceived Ease of Use adalah 47,5% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.
PENGARUH VISUAL MERCHANDISING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI JELITA COSMETIC CABANG HR. MUHAMMAD SURABAYA Syam's, Faza Nuris; Hasna Nur Lina
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72464

Abstract

Persaingan di industri retail kosmetik yang sedang bertumbuh pesat ini membuat para pemilik retail berlomba-lomba menentukan strategi yang tepat untuk menarik pelanggan dengan lebih efektif. Salah satu ritel moderen yaitu Jelita Cosmetic menerapkan strategi visual merchandising dalam membuka peluang untuk meningkatkan penjualannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari elemen visual merchandising terhadap keputusan pembelian pelanggan di Jelita Cosmetik HR Muhammad Kota Surabaya. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan sampel penelitian warga Kota Surabaya khususnya wanita generasi Z dan millenial yang perna berbelanja di toko fisik Jelita Cosmetic HR. Muhammad Surabaya. Adapun metode pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari data primer dengan membagikan link kuesioner kepada 100 responden sesuai kriteria yang telah ditentukan dan data sekunder yang bersumber dari konten podcast di platform YouTube. Analisis data pada penelitian ini melalui uji regresi linear sederhana dengan uji hipotesis menggunakan uji F. Hasil penelitian ini diketahui bahwa visual merchandising memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Jelita Cosmetic HR Muhammad Surabaya sebesar 26,8% kemudian sisanya sebesar 73,2% dipengaruhi oleh aspek lain yang bukan menjadi bagian dalam penelitian ini, sehingga diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber referensi untuk memperkaya literatur terkait pengaruh visual merchandising terhadap keputusan pembelian konsumen.