cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 613 Documents
REPRESENTASI FEMINISME DI AFRIKA PADA ABAD 17 DALAM FILM “THE WOMAN KING” Mohamad Rizal Ramadhana; Putri Aisyiyah Rachma Dewi
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71509

Abstract

Film adalah media yang dapat merepresentasikan berbagai realitas sosial, termasuk isu-isu feminisme. The Woman King (2022) merupakan film yang mengangkat kisah perjuangan pasukan perempuan Agojie dalam melawan kolonialisme dan budaya patriarki di Afrika pada abad ke-17 hingga ke-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana feminisme direpresentasikan dalam film The Woman King menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis tanda yang mencakup representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menampilkan representasi feminisme melalui karakter Nanisca dan pasukan Agojie yang berjuang melawan ketidaksetaraan gender dan eksploitasi perempuan. Film ini juga menggambarkan perlawanan perempuan terhadap dominasi patriarki dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk militer, politik, dan sosial. Dengan demikian, The Woman King dapat dikatakan sebagai representasi feminisme liberal yang menekankan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan.
Logika Desain Pesan Promosi dalam Konten Digital Marketing pada Akun TikTok @rama_property.id Maudy Veny Aulia Arifin; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71589

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa setiap orang memiliki beragam cara berpikir atau logika desain terkait dengan komunikasi, termasuk di dalamnya penyampaian pesan-pesan secara digital, salah satunya melalui melalui media sosial Tiktok. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis logika desain pesan promosi dalam konten digital marketing pada akun TikTok @rama_property.id dan dikaji dengan teori message design logic oleh Barbara O’keefe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Penyampaian pesan-pesan promosi oleh akun Tiktok Rama Property di analisis menggunakan teori desain logika pesan menunjukkan temuan logika ekspresif, logika konvensional dan logika retoris. Temuan logika ekspresif berupa penggunaan dialek arekan dan mataraman wetan. Dalam logika konvensional, peneliti menemukan temuan berupa Rama yang mendeskripsikan sudut rumah dengan fakta dan sebagaimana mestinya. Dalam logika retoris, Rama menggunakan kalimat-kalimat persuasif untuk mendeskripsikan sudut-sudut rumah dan juga menggunakan istilah-istilah tertentu. Penggunaan dialek arekan dan mataraman wetan sebagai representasi dari logika pesan yang disampaikan Rama, menghasilkan pola-pola tertentu pada tiap struktur pesan-pesan promosi koten Tiktok Rama Property.
REPRESENTASI KESEDIHAN DAN KEPUTUSASAAN DALAM FILM “KEMBANG API” (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE) Devara, I Gede Ignatius; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71614

Abstract

Penelitian ini menggambarkan tentang bagaimana seseorang merasakan putus asa dan kesedihan ketika dalam kehidupannya. Empat tokoh menjadi fokus dalam film ini yang memiliki latar belakang, gender, dan usia yang berbeda membuat pengeluaran emosional dalam diri juga berbeda. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana perasaan emosional negatif terkait putus asa dan sedih ini hingga terjadi bunuh diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, melalui tiga tahapan pemaknaan yaitu representamen, object, interpretant karena ketiga kategori ini menjelaskan terkait bagaimana makna terbentuk dan dipahami. Hasil dari penelitian ini dalam film “Kembang Api” merepresentasikan adanya simbol putus asa dan sedih melalui perasaan emosional negatif dalam diri individu. Emosi negatif ditemukan yaitu depresi dan trauma dengan masalah pekerjaan, pendidikan, hingga keluarga yang dialami oleh tokoh, kondisi tersebut menyebabkan mereka tidak kuat dalam menjalani kehidupannya dan lebih memilih untuk bunuh diri. Munculnya putus asa dan kesedihan ini adalah dampak dari seseorang yang tidak dapat mengontrol perasaan emosional yang bersifat negatif dalam dirinya.
Strategi Brand EngagementPerusahaan Ternaknesia Lewat Instagram Annisa Farihatul Hilda; Anam Miftakhul Huda
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71724

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konten yang disajikan berkembang sesuai dengan tren yang sedang dibahas, selalu up to date dengan berita dan isu peternakan yang terjadi di dunia untuk memperbaharui pengetahuan para pengikut dan peternakan yang dibina oleh perusahaan. Hubungan yang tercipta dengan brand engagement juga berpengaruh pada beberapa aktivitas yang akan dilakukan oleh perusahaan, seperti mempengaruhi customer experience atau customer service. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Ternaknesia dalam membangun brand engagement untuk akun Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menyampaikan bahwa efektivitas strategi brand engagement ternaknesia berhasil memanfaatkan Instagram sebagai platform utama untuk meningkatkan engagement audiens melalui konten yang edukatif, interaktif, dan menarik secara visual. Strategi ini telah membangun kepercayaan audiens sekaligus memperkuat posisi Ternaknesia sebagai startup agritech inovatif yang mengedepankan transparansi dan edukasi. Keuntungan dari strategi digital ditambah dengan penggunaan media sosial, analisis data, dan survei telah membantu perusahaan lebih memahami karakteristik audiens mereka. Hal ini memungkinkan Ternaknesia untuk menyusun konten yang sesuai dengan preferensi target pasar utamanya, yaitu generasi milenial dan investor muda. Tantangannya adalah strategi yang diterapkan relevan dan terstruktur, tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi dalam engagement, terutama karena minat audiens yang sangat beragam. Selain itu, ada kebutuhan untuk lebih mengoptimalkan penyampaian pesan yang dipersonalisasi dan relevan untuk menjaga loyalitas audiens
POLA KOMUNIKASI TELESALES P&G PT. BORWITA CITRA PRIMA SURABAYA Lola Pandini; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71725

Abstract

Pandemi Covid yang melanda di seluruh dunia pada tahun 2020 membuat semua harus beradaptasi. Keterbatasan kebebasan beinteraksi juga menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan semua orang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola komunikasi yang dilakukan oleh telesales P&G PT Borwita Citra Prima. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh karyawan telesales serta bapak supervisor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memanfaatkan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola komunikasi yang dilakukan oleh telesales. Penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menjadi bahan evaluasi mengenai pola komunikasi yang efektif bagi telesales dalam berinteraksi dengan pelanggan, serta menjadi acuan perbaikan bagi penelitian selanjutnya.
Peran Brand Strategist Dalam Membangun Brand Image Untuk Meningkatkan Engagement Audiens MOCHAMMAD WILDAN BERLIAN ASHSHOFI; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71849

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji peran brand strategist dalam membentuk brand image guna meningkatkan engagement audiens, dengan studi kasus pada Narasi sebagai media alternatif. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa peran brand strategist di Narasi sangat krusial, tidak hanya dalam aspek teknis komunikasi, tetapi juga dalam membangun identitas merek yang otentik dan selaras dengan nilai-nilai audiens seperti keberanian, empati, dan keberpihakan pada isu sosial. Strategi brand image Narasi difokuskan pada storytelling berbasis nilai, brand personality yang relatable, positioning yang progresif, serta komunikasi yang kontekstual dan lintas platform. Dengan mengedepankan co-creation, community building, dan konten bernilai, Narasi mampu menciptakan emotional engagement di kalangan audiens muda yang kritis. Faktor pendukung strategi ini mencakup konsistensi nilai merek, pendekatan empatik terhadap audiens, dan kekuatan naratif emosional. Namun demikian, tantangan muncul dari dinamika sosial-politik serta sensitivitas isu yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa engagement audiens yang kuat merupakan hasil dari strategi jangka panjang yang mengintegrasikan nilai, identitas, dan partisipasi audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian brand strategy dengan menghadirkan perspektif media alternatif yang menekankan pada human-centric branding dan komunikasi bermakna di era digital.
Implementasi Komunikasi Pemasaran Terpadu English Madany dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Kelas Online Achmadi Yudha Pratama; Anam Miftakhul Huda
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71850

Abstract

Penelitian menganalisis implementasi komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC) yang dilakukan oleh English Madany dalam meningkatkan penjualan kelas online. Strategi IMC yang diterapkan meliputi advertising, sales promotion, direct marketing, public relations, dan personal selling. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advertising menjadi elemen utama dalam mendorong closing, sementara promosi personal dan komunikasi langsung memperkuat hubungan dengan audiens. Public relations dan aktivitas sosial turut membangun citra positif lembaga. Keberhasilan strategi ini didukung oleh penerapan STP (Segmenting, Targeting, Positioning) yang tepat, serta membuka peluang pengembangan seperti program korporat, komunitas alumni, dan produk digital mandiri. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi strategi pemasaran digital yang berbasis data dalam industri pendidikan daring.
PENGARUH KEY OPINION LEADER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN DI TULUNGAGUNG (STUDI SURVEI PADA FOLLOWERS INSTAGRAM @TULUNGAGUNGFOODHUNTER) Iqbal Nafis Musyaffa; Anam Miftakhul Huda
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial kini menjadi bagian penting dalam strategi promosi, termasuk dalam bidang kuliner. Salah satu cara yang banyak digunakan adalah melalui peran Key Opinion Leader (KOL), yaitu individu yang dipercaya dan berpengaruh dalam menyampaikan informasi kepada publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akun Instagram @tulungagungfoodhunter sebagai KOL berpengaruh terhadap keputusan pembelian makanan oleh masyarakat di Kabupaten Tulungagung. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan survei terhadap 400 responden yang pernah melihat atau mengikuti konten dari akun tersebut. Teknik analisis yang digunakan meliputi Regresi Linier Sederhana, Uji T, Korelasi Pearson, dan Koefisien Determinasi. Hasilnya menunjukkan bahwa akun KOL tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan koefisien regresi sebesar 0,830 dan signifikansi 0,000. Sebanyak 57,8% keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel KOL. Keempat indikator dalam teori VisCAP, yaitu visibility, credibility, attraction, dan power, terbukti berperan dalam membentuk pengaruh akun terhadap audiens. Dari temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa akun @tulungagungfoodhunter memiliki pengaruh nyata dalam mendorong keputusan pembelian, terutama karena kedekatannya dengan audiens lokal serta kekuatan konten visual dan naratif yang disajikan secara konsisten.
KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PAGUYUBAN MAMIN SEKKAR POTE DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT SAMPANG Fairuz Nurlaily; Danang Tandyonomanu
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71902

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tentang komunikasi pemberdayaan perempuan Paguyuban Mamin Sekkar Pote dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Sampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan enam informan yang terdiri dari ketua, pengurus, anggota, serta masyarakat yang terlibat dalam program pemberdayaan Paguyuban Mamin Sekkar Pote. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi pemberdayaan perempuan Paguyuban Mamin Sekkar Pote berhasil mencapai empat tujuan komunikasi pemberdayaan melalui pendekatan partisipatif. Selain itu terdapat nilai budaya lokal berupa kearifan lokal song-osong lombhung dan nilai kekeluargaan yang berperan penting dalam keberhasilan komunikasi pemberdayaan perempuan Sekkar Pote. Dampak pemberdayaan terlihat dari meningkatnya pendapatan anggota, bertambahnya jumlah usaha yang berkembang, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi di kalangan anggota paguyuban.
MANAJEMEN KRISIS HUMAS UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DALAM MENGATASI KASUS PELECEHAN SEKSUAL Muhammad Farhan Bachtiar; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.71922

Abstract

Krisis yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi, seperti kasus pelecehan seksual, dapat mengancam reputasi institusi jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi manajemen krisis yang dilakukan oleh Humas Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam menangani kasus pelecehan seksual yang terjadi pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas UNESA menerapkan manajemen krisis melalui lima tahap: identifikasi masalah, persiapan, respon, pemulihan, dan pembelajaran pascakrisis. Strategi komunikasi yang diterapkan menitikberatkan pada transparansi informasi, empati terhadap korban, serta koordinasi lintas unit, terutama dengan Satgas PPKS. Teori yang digunakan dalam analisis adalah Situational Crisis Communication Theory (SCCT), yang menyesuaikan strategi komunikasi berdasarkan atribusi tanggung jawab publik terhadap organisasi. Penanganan dilakukan melalui press release, konferensi pers, dan publikasi tindakan institusional yang mendukung korban.