cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 613 Documents
ANALISIS PENERAPAN NILAI SOSIAL BUDAYA INDONESIA OLEH PENGAJAR BIPA DI CANBERRA, AUSTRALIA (Studi pada Pengajar Penutur Asli Bahasa Inggris dari Australia) Zahra, Fadina; Tandyonomanu, Danang
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75576

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana nilai-nilai sosial budaya Indonesia diterapkan oleh pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Canberra, Australia melalui praktik komunikasi pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologis, yang berfokus pada pengalaman nyata tiga pengajar BIPA penutur asli bahasa Inggris dari St. Clare’s of Assisi Primary School, Canberra Grammar School, dan Trinity Christian School melalui wawancara mendalam untuk memahami pengalaman dan praktik komunikasi mereka dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial budaya Indonesia diinternalisasikan melalui penggunaan bahasa dalam interaksi kelas, praktik kesenian sebagai media pembelajaran, keterlibatan lingkungan sekolah dan komunitas, serta pembiasaan spiritualitas dan sikap hormat. Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran BIPA tidak hanya berfungsi sebagai proses pengajaran bahasa, tetapi juga sebagai ruang pembentukan makna dan nilai sosial budaya. Secara teoretis, temuan penelitian ini sejalan dengan konsep komunikasi pendidikan dan tradisi sosiokultural yang memandang komunikasi sebagai proses sosial dalam membangun realitas dan nilai bersama.
STRATEGI EXPERIENTIAL MARKETING DALAM MEMBANGUN PENGALAMAN WISATAWAN (Studi Kasus di Edutainment Jawa Timur Park 1) Hapsari, Yolanda Puspita; Huda , Anam Miftakhul
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75582

Abstract

Pemasaran pengalaman (experiential marketing) dalam bidang pariwisata memiliki peran penting dalam membangun hubungan emosional yang berkesan antara wisatawan dan destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan memahami strategi experiential marketing yang diterapkan oleh pelaku internal di Edutainment Jawa Timur Park 1 dalam membangun pengalaman wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi sebagai cara memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi experiential marketing di Edutainment Jatim Park 1 berkontribusi dalam membangun pengalaman wisatawan melalui interaksi, pelayanan, dan atmosfer yang mendukung konsep edutainment. Strategi tersebut mampu menciptakan pengalaman wisata yang positif, memperkuat citra destinasi edutainment, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan layanan pariwisata di masa mendatang.
Pola Komunikasi Anak Keluarga Disfungsional di Surabaya Harien Martatotu, Nancy Afresya; Maya Setianingrum, Vinda
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi anak dalam keluarga disfungsional di Kota Surabaya serta bagaimana pengalaman komunikasi tersebut memengaruhi cara anak berinteraksi di dalam dan di luar lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan subjek penelitian anak yang berasal dari keluarga disfungsional yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi di dalam keluarga disfungsional ditandai oleh komunikasi satu arah, minim empati, dan kurangnya ruang dialog yang aman bagi anak, sehingga anak cenderung menahan emosi, menghindari konflik, dan membangun jarak emosional dengan orang tua. Sementara itu, di luar rumah anak menunjukkan pola komunikasi yang adaptif namun defensif, seperti selektif dalam membuka diri, kecenderungan menjadi pendengar, serta sensitivitas emosional yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola komunikasi keluarga disfungsional memiliki pengaruh jangka panjang terhadap pembentukan pola komunikasi anak, sehingga diperlukan upaya perbaikan komunikasi keluarga yang lebih empatik dan dialogis untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial anak.
STRATEGI KREATIF DAN VISUAL DALAM PRODUKSI IKLAN DIGITAL BROTH SERIES CRYSTAL OF THE SEA UNTUK PENGUATAN PRODUCT AWARENESS Qatrunada, Allisa; Lina, Hasna Nur
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75590

Abstract

Perkembangan media digital telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi komunikasi pemasaran, khususnya di bidang periklanan. Media digital memiliki peran penting sebagai kanal strategis dalam menyampaikan pesan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kreatif dan visual dalam perancangan serta produksi iklan digital Broth Series dari Crystal of the Sea sebagai upaya penguatan product awareness. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menelaah terhadap proses pengembangan pesan iklan, alur cerita, serta elemen visual yang diterapkan. Iklan dirancang melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi dengan melibatkan peran creative dan art director. Hierarchy of Effects Model digunakan sebagai kerangka konseptual dengan fokus pada tahap kognitif dan afektif untuk memahami bagaimana pesan iklan membangun kesadaran dan sikap audiens terhadap produk. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan storyline berbasis aktivitas keseharian, disertai pengelolaan elemen visual yang konsisten, mampu menyampaikan informasi produk secara jelas sekaligus membangun keterlibatan emosional audiens. Keterpaduan antara strategi kreatif dan visual tersebut memengaruhi cara audiens merespons iklan, baik pada tingkat perhatian maupun keterlibatan. Hal ini tercermin dari jangkauan dan interaksi iklan pada media digital yang digunakan, yang menunjukkan adanya respons audiens terhadap pesan yang disampaikan.
REPRESENTASI MITOS WHITE SAVIOR DALAM FILM GREEN BOOK (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Ariananda, Ihza Risqi; Rachma Dewi, Putri Aisyiyah
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75594

Abstract

Film Green Book (2018) kerap diposisikan sebagai film humanis yang mengangkat persahabatan lintas ras dan kritik terhadap rasisme di Amerika Serikat. Namun, narasi tersebut tidak terlepas dari persoalan representasi ideologis, khususnya terkait dengan mitos white savior. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mitos white savior direpresentasikan dan dinaturalisasi dalam film Green Book melalui relasi kuasa antara karakter Tony Vallelonga dan Dr. Don Shirley. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang mencakup tingkat makna denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian berupa adegan dan dialog terpilih yang merepresentasikan dominasi naratif, pengambilan keputusan, serta tindakan penyelamatan dalam konteks diskriminasi rasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Book membangun mitos white savior dengan menempatkan karakter kulit putih sebagai subjek aktif dan solutif, sementara karakter kulit hitam direpresentasikan sebagai pihak yang bergantung pada intervensi tersebut. Mitos ini berfungsi mengaburkan sifat struktural rasisme dan menormalisasi superioritas moral kulit putih dalam narasi sinema populer.
Pengaruh Kredibilitas NewJeans Terhadap Sikap Konsumen Pada Produk Indomie Ramyeon Series Di Surabaya Nazilatul Maghfiroh; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75617

Abstract

Fenomena budaya Korea atau K-Pop yang semakin marak dan loyalitas dari para penggemar menarik perhatian brand di Indonesia untuk melakukan kolaborasi dengan Idol Korea, salah satunya Indomie yang menjadikan idol K-Pop, NewJeans sebagai global brand ambassador. Akan tetapi, di tengah kesuksesan kolaborasi tersebut muncul konflik antara NewJeans dengan agensinya, ADOR. Kondisi ini menarik diteliti untuk menganalisis pengaruh kredibilitas global brand ambassador NewJeans terhadap sikap konsumen pada produk Indomie Ramyeon Series, dengan menyoroti kondisi unik terkait konflik internal antara NewJeans dengan ADOR. Di tengah ketidakpastian industri, posisi NewJeans sebagai brand ambassador perlu dipertimbangkan mengingat perannya dalam menyampaikan informasi terkait produk Indomie yang mampu mempengrauhi sikap konsumen. Penelitian menggunakan metode kuantitatif pada 400 responden yang ditentukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas NewJeans secara signifikan berpengaruh terhadap sikap konsumen dengan dimensi attractive menjadi kontributor terbesar dalam menarik konsumen. Meskipun, secara umum NewJeans sebagai global brand ambassador memiliki kesan positif, namun pada dimensi afektif sikap konsumen menunjukkan adanya respon kecewa atas pemilihan NewJeans sebagai global brand ambassador Indomie. Kondisi ini menunjukkan bahwa kredibilitas brand ambassador mampu membangun sikap positif pada konsumen. Akan tetapi, konflik yang melibatkan brand ambassador dapat secara tidak langsung mempengaruhi persepsi konsumen pada suatu produk.
ANALISIS INTERAKSI SOSIAL DALAM KOMUNITAS FANS WINDAH BASUDARA DI PLATFORM X MELALUI PERSPEKTIF INTERAKSIONISME SIMBOLIK Irvana, Aisyah Aulia; Sari Sukardani, Puspita
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika interaksi sosial terbentuk dan dipertahankan dalam komunitas Fans Windah Basudara (FWB) di platform X melalui perspektif Interaksionisme Simbolik. Komunitas FWB merupakan kelompok penggemar yang aktif membangun komunikasi sehari-hari meggunakan bahasa khas, humor, serta pola interaksi yang berkembang secara alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang merupakan anggota aktif komunitas FWB di platform X serta observasi interaksi di komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses interaksi antaranggota membentuk makna bersama yang menjadi dasar munculnya tatanan sosial dalam kelompok. Simbol-simbol digunakan sebagai landasan anggota dalam berperilaku meliputi bahasa khas, gaya ketik, gaya bicara nonverbal seperti meme dan emotikon, serta solidaritas antaranggota untuk saling mengingatkan dan melindungi. Interaksi yang berulang meciptakan norma komunikasi, memperkuat solidaritas, dan menjaga keharmonisan antaranggota. Dengan demikian, komunitas FWB di platform X bukan hanya sebatas ruang hiburan virtual saja melainkan sebagai ruang sosial yang dibentuk, dinegosiasikan bersama, dan dipertahankan melalui praktik interaksi simbolik
ANALISIS ISI POSTINGAN INSTAGRAM @DISBUDPARJATIMPROV alhawa miadinar, nabilla; Norhabiba, Fitri
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk isi postingan akun Instagram @disbudparjatimprov pada periode Juni hingga Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan teori Uses and Gratification sebagai landasan teori. Data diperoleh dari enam postingan festival budaya yang dikode oleh enam coder menggunakan 26 indikator yang terbagi ke dalam kategori gratification sought dan gratification obtained. Hasil penelitian menunjuckkan bahwa postingan dengan konten visual kuat dan ajakan partisipatif memiliki pengaruh lebih tinggi. Uji reliabilitas Holsti menunjukkan tingkat kesepakatan antar coder yang tinggi, dengan nilai tertinggi sebesar 97% pada postingan “Pekan Kebudayaan Daerah”, dan nilai terendah sebesar 80% pada postingan “Reog Ponorogo”. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam bidang komunikasi digital serta rekomendasi praktis bagi pengelola akun @disbudparjatimprov dalam merancang strategi konten yang lebih interaktif dan menarik.
Persepsi Perempuan Lajang Kota Surabaya terkait Konten Feminine Energy Akun Tiktok @nmaliccaa Hapsari, Alifia Priyayitha; Prasetyo, Dwi
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75675

Abstract

Media sosial TikTok sebagai salah satu wadah baru dalam pembentukan makna dan identitas, khususnya bagi perempuan muda. Salah satu konten yang beredar adalah kampanye feminine energy yang dipopulerkan oleh influencer TikTok Nashatra Malicca. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis bagaimana perempuan lajang di Kota Surabaya memersepsikan kampanye feminine energy yang dipopulerkan olehnya. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode fenomenologi, serta pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terhadap perempuan lajang Kota Surabaya yang aktif sebagai pengguna TikTok dan terpapar konten Nashatra Malicca mengenai feminine energy. Informan dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemaknaan terhadap kampanye feminine energy di kalangan informan. Berdasarkan teori resepsi Stuart Hall, pemaknaan informan terbagi ke dalam tiga posisi, yaitu dominant reading, negotiated reading, dan oppositional reading. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan single di Kota Surabaya tidak bersifat pasif dalam menerima pesan media, melainkan aktif menafsirkan dan menegosiasikan makna kampanye feminine energy sesuai dengan pengalaman, nilai, dan konteks sosial budaya mereka.
Interaksi Komunitas Virtual di Sosial Media X terhadap Keterlibatan Penonton Tayangan Clash of Champions Firdaus, Farisa Amalina; Herma Retno Prabayanti
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75693

Abstract

Perkembangan web 2.0 apabila dikaitkan dengan strategi pemasaran dapat menghasilkan suatu kolaborasi Bersama pelanggan melalui sosial media. Tayangan Clash of Champions yang dirilis oleh Aplikasi Ruangguru menyediakan Komunitas Virtual pada sosial media X untuk menyediakan wadah penontonnya untuk berinteraksi dengan sesama yang memberi dampak bagi Ruangguru. Penelitian ini bertunjuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh interaksi dalam komunitas virtual tersebut dengan keterlibatan penonton pada tayangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner dalam komunitas virtual “Clash of Champions & AoC” pada sosial media X. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif dari interaksi penonton pada komunitas virtual terhadap keterlibatan pada tayangan dengan hasil T hitung 8,060 dan T table 1,660.