cover
Contact Name
Muhammad Zeki
Contact Email
jis.industri@gmail.com
Phone
+6282362981984
Journal Mail Official
jis.industri@gmail.com
Editorial Address
Universitas Samudra Jl, Prof. Dr. Syarief Thayeb, Meurandeh Langsa Lama, Langsa City, Aceh 24354 Hp.082362981984
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Industri Samudra
Published by Universitas Samudra
ISSN : -     EISSN : 27977730     DOI : https://doi.org/10.55377/jis.v5i1
Fokus Jurnal ini adalah Teknik Industri tetapi tidak terbatas pada aspek Desain dan Pengukuran Kerja, Penelitian dan Analisis Operasi, Analisis Ekonomi Teknik, Teknik Fasilitas dan Manajemen Energi, Rekayasa Kualitas & Realibilitas, Faktor Ergonomi dan Manusia, Teknik dan Manajemen Operasi, Manajemen Rantai Pasokan, Teknik Manajemen, Keselamatan, Rekayasa Informasi, Desain dan Pengembangan Produk, dan Desain dan Rekayasa Sistem.
Articles 65 Documents
ANALISIS TINGKAT KELELAHAN PEKERJA BERDASARKAN BEBAN KERJA PADA STASIUN PEREBUSAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV BAH JAMBI Amri; Meutia, Sri
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v3i2.6527

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu produk perkebunan yang memiliki nilai tinggi dan industrinya termasuk padat karya Proses produksi di Pabrik kelapa sawit PT Perkebunan Nusantara IV Bah Jambi dimulai dengan mengolah bahan baku sampai menjadi produk, yang bahan bakunya adalah (TBS) Tanda Buah Segar kelapa sawit Salah satu stasiun yang banyak membutuhkan tenaga kerja manusia adalah stasiun perebusan, dimana pada stasiun perebusan ini masih menggunaan pekerjaan secara manual. Pekerjaan yang dilakukan pada aktivitas perebusan membutuhkan tenaga (fisik) dan konsentrasi tinggi serta bersifat bergerak dan berpindah-pindah. Jenis pekerjaan ini dapat menimbulkan stress pada sekelompok otot rangka dan menyebabkan terjadinya kelelahan otot. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan yaitu para pekerja sering mengalami kelelahan yang disebabkan oleh bahan material yang berat dan peralatan kerja kurang mendukung pada aktivitas perebusan. Berdasarkan permasalahan diatas maka diperlukan adanya analisis untuk mengetahui tingkat kelelahan dan bagian tubuh yang sering mengalami keluhan pada saat bekerja menggunakan metode Nordic Body Map yaitu pengukuran subyektif untuk mengukur rasa sakit otot para pekerja. Berdasarkan hasil pengukuran tingkat kelelahan kerja menggunakan metode Nordic Body Map didapatkan pada pekerja 1 yaitu sarni mengalami keluhan sakit pinggang dan sakit pada betis kiri dengan tingkat kelelahan 55,08%, Pekerja 2 yaitu Pospan Batubara mengalami keluhan sakit pinggang dan sakit pada kedua betis dengan tingkat kelelahan 59,53%, Pekerja 3 yaitu M. Sinaga mengalami keluhan sakit pada kedua bahu, sakit pinggang dan sakit pada kedua betis dengan tingkat kelelahan 61,77%, pekerja 4 yaitu Samsul mengalami keluhan sakit pada punggung dan betis kiri dengan tingkat kelelahan (52,42%).
PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN QSPM DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMESANAN (Studi Kasus: Si Way Delivery Kota Langsa) Noor, Naufal; Dewiyana; Nadya, Yusri
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v3i2.6528

Abstract

Si Way Delivery merupakan usaha yang bergerak dalam bidang jasa pesan antar yang berlokasi di Kota Langsa, Provinsi Aceh. Dengan banyaknya pesaing dalam bidang yang sama merupakan alasan bagi Si Way Delivery untuk membuat strategi agar dapat meningkatkan pemesanan. Dimana jumlah pemesanan Si Way Delivery tidak mencapai target yang sudah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan posisi Si Way Delivery berdasarkan kondisi terkini internal dan eksternal dengan menggunakan matrik IE serta mengetahui usulan strategi pengembangan yang menjadi prioritas untuk meningkatkan pemesanan dengan menggunakan matrik QSPM. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan matrik IFE, matrik EFE, matrik IE, matrik SWOT, dan QSPM. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada pengolahan matrik IFE didapat nilai sebesar 3,85 dan matrik EFE sebesar 3,78. Hal tersebut menempatkan posisi pada matrik IE dikuadran I yang artinya kondisi Si Way Delivery berada pada tahap pertumbuhan dan membangun (growth and build). Hasil penilaian melalui QSPM adalah strategi yang dijadikan prioritas. Dalam hal ini dipilih 3 strategi teratas yang diprioritaskan yaitu, strategi WO-1 dengan total nilai skor TAS sebesar 5,93, strategi SO-1 dengan total nilai skor TAS sebesar 5,63, dan strategi ST-2 dengan total nilai skor TAS sebesar 5,27.
ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN SPAREPART DENGAN PENDEKATAN METODE SIMULASI MONTECARLO PADA PT PUPUK ISKANDAR MUDA Dini Syahriza; Mohammad Zaky; Aghniyatun Nadifa
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pupuk Iskandar Muda merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia yang didirikan pada tanggal 24 Februari 1982 dihadapan Notaris Soelaiman Ardjasasmita, SH sesuai akte No. 54 dengan nama PT Pupuk Iskandar Muda, yang merupakan suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan Meneg. Pendayagunaan BUMN. Pembangunan proyek pabrik PIM ini awalnya dirintis oleh PT PUSRI Palembang sejak 1981, didukung dekat dengan sumber alam dan air yang merupakan bahan baku utama pembuatan pupuk urea, lokasi pembangunan pabrik ditetapkan di Krueng Geukueh, Kabupaten Aceh Utara.Bearing dan Gasket pada PT Pupuk Iskandar Muda direncanakan oleh bagian perencanaan dalam memenuhi stok barang. Jumlah perencanaan Bearing yang dilakukan oleh PT Pupuk Iskandar muda sebesar 6 EA sedangkan Gasket sebesar 7 EA dengan begitu jika terjadi kendala maka bagian perencanaan akan memaksimalkan perencanaan untuk kedepannya. Bagian perencanaan melakukan perencanaan persediaan dengan cara melihat jumlah permintaan data tahun sebelumnya. Pada perhitungan dengan menggunkan metode Montecarlo pada tahun 2021 permintaan Bearing (6138081) dengan rata-rata permintaan sebesar 9 EA sedangkan Gasket (6140120) dengan permintaan sebesar 11 EA. Agar persediaan Gasket dan Bearing bisa sesuai dengan yang diharapkan maka perencanaan yang dilakukan harus lebih teliti dengan menguji metode yang paling tepat agar bisa mengefesien
PENERAPAN DANA INSENTIF PEMBINAAN GAMPONG DALAM MENDUKUNG KINERJA PEMERINTAHAN GAMPONG DI KABUPATEN BENER MERIAH Dini Syahriza Fahlevi; Muhammad Fery; Muhammad Zaky
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kesesuaian kebijakan DID dalam mendukung tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam UU Pemda dan (2) dampak kebijakan DID terhadap kinerja pemerintahan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Jenis data yang diperoleh adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kebijakan DID yang didasarkan pada UU APBN dan PMK mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam UU Pemda dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata. Aspek penilaian daerah penerima alokasi DID yang meliputi kriteria kinerja keuangan, kriteria kinerja ekonomi dan kesejahteraan selaras/mendukung asas penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya asas tertib penyelenggara negara, kepentingan umum, keterbukaan, profesionalitas, akuntabilitas, dan keadilan. Kebijakan DID berdampak pada (1) peningkatan penerimaan APBD pemerintah Provinsi yang digunakan menambah alokasi belanja daerah untuk fungsi pendidikan dan (2) peningkatan kesejahteraan masyarakat. Indikator kesejahteraan rakyat sebagaimana tercermin dalam peningkatan indikator kesejahteraan masyarakat, khususnya perbaikan tingkat pendidikan, kemiskinan, pengangguran dan Indeks Pembangunan Manusia.
ANALISIS KEGAGALAN MESIN SCREW PRESS SEBAGAI PENENTUAN PRIORITAS TINDAKAN PERAWATAN DENGAN PENDEKATAN FAILURE MODES AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA PT. ANUGERAH PUTRA LANGKAT syarifuddin
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v3i2.7146

Abstract

Mesin Screw Press merupakan salah satu komponen utama pada proses pengepressan Crude Palm Oil (CPO) di PT. Anugerah Putra Langkat. Namun, proses pengepressan tersebut tidak berjalan lancar dikarenakan mesin Screw Press sering mengalami kerusakan terhadap beberapa komponennya. Hal ini diketahui, berdasarkan data manager report dari bulan Januari 2021 sampai dengan Juli 2021 terdapat 23 frekuensi kegagalan yang terjadi pada komponen mesin Screw Press yang mengakibatkan mesin tidak dapat beroperasi, losses pada fiber menjadi tinggi, juga banyaknya ampas yang jatuh ke fyber cyclone. Tentunya hal tersebut akan berdampak pada terganggunya proses produksi dan target produksi yang dihasilkan menjadi tidak tercapai. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlunya dilakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab kegagalan pada komponen mesin sebagai prioritas untuk dilakukannya tindakan perawatan yang baik dan tepat agar nantinya proses produksi dapat berjalan dengan lancar dan dapat menghindari kerugian yang ditimbulkan akibat kegagalan pada mesin tersebut. FMEA merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi skala prioritas dalam perawatan sebuah mesin dengan mengevaluasi skala prioritas yang terjadi pada mesin tersebut. Berdasarkan pengolahan data, komponen yang menjadi resiko kritis pada mesin Screw Press yaitu press cage robek dengan nilai RPN sebesar 320, as long shaft intermedid putus nilai RPN sebesar 288, contractor press terbakar nilai RPN sebesar 240 dan worm screw aus nilai RPN sebesar 210
Penentuan Rute Distribusi Penjualan Tahu Menggunakan Metode Algoritma Clarke & Wright Saving Untuk Meminimumkan Biaya Distribusi (Studi Kasus: UD. Sekar Sari, Kab. Aceh Tamiang) Nadya, Yusri; Sabardi, Wiky; Rivai, Muhammad
Jurnal Industri Samudra Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v4i1.8212

Abstract

UD. Sekar Sari merupakan salah satu usaha yang bergerak dibidang industri pangan pembuatan tahu. Dengan terbatasnya alat angkut pada UD. Sekar Sari, pengemudi UD. Sekar Sari melakukan pendistribusian hanya berdasarkan intuisi acak dan tidak mempertimbangkan keefisienan rute yang ditempuh, dengan jumlah permintaan pelanggan yang mengalami peningkatan, pendistribusian produk tahu dilakukan secara bolak-balik dengan rute yang tidak tetap sehingga berdampak negatif pada biaya distribusi dan dapat menimbulkan kerugian. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penghematan jarak, biaya distribusi minimum dan rute distribusi terbaik. Metode yang digunakan yaitu metode Algoritma Clarke & Wright Saving. Berdasarkan hasil penelitian penentuan rute terbaik yang diperoleh pada rute minggu ketiga di wilayah Kecamatan Kota Kualasimpang dengan menggunakan metode Algoritma Clarke & Wright Saving ditemukan penentuan rute terbaik untuk wilayah Kecamatan Kota Kualasimpang diperoleh total jarak 87,08 Km /minggu dengan total biaya/minggu sebesar Rp. 24.880/minggu, sehingga selisih jarak yang dicapai adalah 39,76 Km/minggu dengan persentase penghematan 31,34 %. Hal ini menunjukkan bahwa metode Algoritma Clarke & Wright Saving dapat mengurangi jarak tempuh dan biaya distribusi produk tahu pada UD. Sekar Sari.
Analisis Nilai Ekonomi Limbah Industri Pengolahan Kelapa Sawit Di PT. Bumi Sama Ganda Meutia, Sri
Jurnal Industri Samudra Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v4i1.8518

Abstract

Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari sebuah aktivitas industri. Limbah menjadi sebuah persoalan yang serius ditangani oleh pihak perusahaan agar tidak mencemari lingkungan.Dalam industri pengolahan kelapa sawit limbah yang dihasilkan berupa limbah padat, cair dan polutan. Limbah padat diantaranya janjangan kosong sekitar 20-22% dari hasil tandan buah segar yang diolah, cangkang sekitar 7%, serabut sekitar 10-13%, solid sebanyak 3% dan limbah cair sebanyak 60%.Limbah yang dihasilkan di PT. Bumi Sama Ganda memiliki jenis dan bentuk yang berbeda yaitu limbah padat, limbah cair dan polutan. Limbah padat terdiri dari limbah janjang kosong, serabut, cangkang dan solid. Limbah cair terdiri dari sludge oil dan condensate, sedangkan polutan dapat berupa padat, cair dan uap.Nilai guna langsung yang diperoleh dari penjualan limbah adalah sebesar Rp 606.002.127/bulan yang berasal dari penjualan limbah cangkang sebesar Rp. 592.233.906 dan penjualan serabut sebesar Rp. 13.768.221. Sedangkan nilai guna tidak langsung sebesar Rp 35.503.593/bulan yang berasal dari limbah janjangan kosong sebesar Rp. 3.783.869, serabut sebesar Rp. 3.887.611, cangkang sebesar Rp. 22.611.267 dan solid sebesar Rp. 5.220.846. Sehingga diperoleh nilai ekonomi nilai guna langsung dan nilai guna tidak langsung dengan total sebesar Rp. 641.505.720/bulan.
Re-Design Alat Pengorek Abu Pada Stasiun Boiler Di Pabrik PKS PT. Asam Jawa Syarifuddin, Syarifuddin; Ramadhanti, Suci; Walad, Muzakir
Jurnal Industri Samudra Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v4i2.8775

Abstract

Boiler merupakan stasiun yang biasa disebut sebagai jantung pabrik, karena stasiun inilah yang berfungsi untuk menghasilkan sumber panas yang diperoleh dari pembakaran. Boiler sendiri digunakan oleh pabrik pada saat pemakaian yang membutuhkan konsumsi tenaga listrik yang besar, seperti pabrik kelapa sawit. Langkah ini dilakukan guna mengefisienkan penggunaan energi listrik sekaligus menghemat biaya. Proses produksi tidak dapat berjalan lancar apabila pekerja pada stasiun boiler tidak dapat menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu. Di stasiun boiler para pekerja masih menggunakan alat manual yang biasa disebut manual material handling. MMH yang digunakan di boiler yaitu biasa disebut dengan alat pengorek abu, alat ini berfungsi untuk mengorek dan menghancurkan abu yang berada didalam dapur boiler. Apabila seorang pekerja telah mengalami ketidaknyamanan pada penggunaan alat yang telah digunakan maka hasil dari ekerjaan tersebut akan kurang maksimal. Dengan demikian, maka digunakan perhitungan antropometri pekerja untuk mengukur kenyaman genggaman tangan pekerja dii stasiun boiler yang menggunakan alat pengorek abu. Hasil dari perhitungan didapat pada ukuran genggaman pekerja dengan diameter alat tidak sesuai sehingga harus dilakukan re-design untuk alat pengorek abu tersebut yang awalnya diameter alat 3 Cm kini diubah menjadi 3,55 Cm yang dibulatkan menjadi 4 Cm. Dengan demikian, pekerja pada Stasiun Boiler dapat berjalan secara optimal.
Analisis Gerakan Dan Pengukuran Waktu Kerja Untuk Mengurangi Pemborosan Gerakan Dengan Metode Most (Maynard Operation Sequence Technique) Meutia, Sri; Fatimah; Tumangger, Nurawalina
Jurnal Industri Samudra Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jis.v4i2.9381

Abstract

Produktivitas kerja merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Pada dasarnya produktivitas adalah hasil kerja yang dapat diperoleh dengan cara meningkatkan kondisi kerja, motivasi, sistem kerja, hasil kerja, efek kerja dan efisiensi. CV. XYZ merupakan usaha yang bergerak di bidang industri mebel. Produk yang dihasilkan seperti dudukan kursi, meja setrika dan sofa. Produk ini diproduksi menggunakan sistem produksi make to order. Permasalahan yang terjadi di CV. XYZ saat ini yaitu waktu operasi yang terlalu lama sehingga perusahaan tidak dapat memenuhi target produksi. Menganalisis situasi ini, dapat dilihat bahwa alasan waktu operasi yang lama disebabkan karena banyaknya tindakan yang tidak memberikan nilai tambah bagi operator.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menentukan waktu kerja untuk mengurangi terjadinya gerakan kerja yang tidak diperlukan dan untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka akan dilakukan pengukuran waktu kerja dari metode kerja sekarang. Kemudian memperbaiki metode kerja dengan membuat metode kerja usulan. Penyempurnaan metode kerja ini didasarkan pada prinsip ekonomi gerakan dan therblig. Setelah memperbaiki metode kerja, maka dilakukan pengukuran metode kerja yang baru. Kemudian menganalisis apakah perbaikan metode kerja berdampak pada waktu operasi dan produktivitas perusahaan. Pengukuran waktu dilakukan dengan metode MOST. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada kegiatan yang dapat digabungkan, namun urutan kerjanya tidak sesuai. Sebelum dilakukan perbaikan waktu kerja diperoleh waktu kerja pada stasiun kerja I yaitu 81,575 menit, stasiun kerja II yaitu 61,054 menit, stasiun kerja III yaitu 84,7 menit dan output produksi yaitu 5 sofa/hari. Setelah dilakukan perbaikan terlihat ada penurunan waktu kerja pada stasiun kerja I menjadi 66,794 menit, stasiun kerja II yaitu 42,574 menit, stasiun kerja III yaitu 73,081 menit dan output produksi yaitu 7 sofa/hari.
ANALISIS KINERJA DAN PRODUKTIVITAS DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PT PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM) ACEH UTARA Pramanda, Ryan; Dewiyana
Jurnal Industri Samudra Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Industri Samudra
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balanced Scorecard adalah salah satu alternatife pengukuran kinerja yang bertujuan menggabungkan ukuran kinerja keuangan dan non keuangan. Data primer diperoleh dari laporan keuangan, data karyawan, data pelanggan, data proses produksi pupuk dan kuesioner dari laporan tahunan PT PIM. Populasinya adalah seluruh pelanggan dan karyawan PT PIM, sedangkan sampel yang diambil masing-masing adalah 38 responden untuk pelanggan dan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja PT PIM dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa perspektif keuangan mengalami peningkatan untuk mencapai laba optimal adalah skor A. Perspektif konsumen tidak dapat meningkatkan market share yaitu skor C. Perspektif bisnis internal menggunakan rasio layanan purna menunjukkan peningkatan efektivitas, efisiensi dan ketepatan proses transaksi yaitu skor A. Kemudian, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan peningkatan produktifitas karyawan hal ini mempengaruhi peningkatan tingkat kepuasan karyawan yang menghasilkan kategori baik yaitu skor B