cover
Contact Name
Herlinda Mawardika
Contact Email
herlinda.mawardika@iik.ac.id
Phone
+6287852768636
Journal Mail Official
pharmabhakta@iik.ac.id
Editorial Address
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Jl KH Wahid Hasyim No. 65, Kediri, Jawa Timur Telp. (0354)773299
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pharma Bhakta
ISSN : -     EISSN : 27971163     DOI : 10.56710
Core Subject : Health,
Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian pada fokus dan bidang : 1. Biologi Farmasi 2. Farmasi Komunitas 3. Teknologi Farmasi 4. Kimia Farmasi 5. Farmakologi dan Farmasi Klinik
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021" : 8 Documents clear
PENETAPAN KADAR BENZOAT PADA SAMPEL MAKANAN SIAP SAJI DAN MIE INSTAN YANG BEREDAR DI WILAYAH KEDIRI Atmira Sariwati
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perkembangan industri pengolahan pangan di Indonesia saat ini cukup berkembang dengan cepat seiring dengan pengunaan zat tambahan pangan yang beragam jenisnya. Salah satu yang sering ditambahkan adalah bahan pengawet atau natrium benzoat. Natrium benzoat disebut juga senyawa anti mikroba, tujuan penambahan bahan ini untuk mengurangi tingkat pertumbuhan bakteri, jamur dan khamir pada makanan. Pengunaan natrium benzoat yang berlebihan dapat menimbulkan penyakit lupus (Systemic Lupus Eritematous/SLE), edema (bengkak) akibat dari retensi atau karena naikknya tekanan darah,serta dapat menyebabkan kanker. Tujuan: Mengetahui kadar benzoat pada sampel makanan siap saji dan mie instan yang beredar di Kota Kediri. Metode: Titrasi Asam Basa secara Alkalimetri. Sampel yang di uji adalah pentol bakso, sarden, sosis dan berbagai merk mie yang beredar di kota Kediri. Hasil: Sampel SM 38,88 ppm, IDM 25,92 ppm, SPM 4,94 ppm, SDP 6,28 ppm, SYG 51,84 ppm,CBA 38,88 ppm, BRD 81,22 ppm, PME 29,37 ppm, MGS 58,72 ppm, BHN 27,07 ppm,Sarden 0,08 ppm, Sosis 0,08 pm, dan Pentol bakso 0,12 ppm Simpulan:  Dari 14 sampel yang diuji, sebanyak 3 sampel tidak melebihi ambang batas dan 11 sampel melebihi ambang batas Standar Nasional Indonesia nomor 01-354-1994untuk Natrium benzoat sebesar 1000 mg/kg atau 1 ppm.
UJI IN SILICO AKTIVITAS SITOTOKSIK DAN TOKSISITAS SENYAWA BIOAKTIF BIJI TREMBESI (Samanea saman (jacq.) Merr) SEBAGAI KANDIDAT OBAT DIABETES MELLITUS Muh. Shofi
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang disebabkan oleh kurangnya produksi hormon insulin dalam tubuh atau penurunan fungsi insulin yang ditandai dengan tidak aktifnya protein GLP-1. Biji trebesi diduga iketahui memiliki efek sebagai anti diabetic yang belum diketahui senyawa aktif tersebut sebagai penurun kadar glukosa dalam darah. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui prediksi sifat fisikokimia dan farmakokinetik serta mekanisme senyawa aktif biji trembesi dengan studi In Silico. Metode: Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental berbasis komputer dengan menggunakan uji in silico atau molecular docking Prosedur kerja pada penelitian ini yaitu memprediksi sifat fisikokimia, farmakokinetik, toksisitas, dan molecular docking dengan membandingakn antara senyawa aktif biji trembesi dan senyawa pembanding berupa omarigliptin dengan target protein GLP-1. Simpulan: Hasil uji in silico menunjukkan bahwa ɑ-spinasterol dan palmitic acid yang terdapat pada biji trembesi memiliki sifat fisikokimia, farmakokinetik (ADME), dan toksisitas yang lebih baik dibandingkan omarigliptin. Berdasarkan uji in silico senyawa aktif biji trembesi memiliki nilai afinitas ikatnya kurang dari 10 dengan residu asam amino yang mengikat sisi aktif protein GLP-1 yaitu Tyr69, Leu123, Trp91, dan Leu89 yang sama dengan residu asam amino senyawa pembanding yaitu omarigliptin. Adanya hal tersebut senyawa yang terkadung pada biji trembesi dapat diprediksi untuk dijadikan obat penyakit diabetes melitus.
AKTIVITAS PENURUNAN LEVEL SERUM KOLESTEROL TOTAL, PENINGKATAN KANDUNGAN TOTAL FENOLIK DAN FLAVONOID PADA EKSTRAK DAUN SRIKAYA Rosa Juwita Hesturini; Dewi Venda Erlina
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Aterosklerosis salah satu faktor resiko penyakit kardiovaskuler dengan jumlah penderita yang semakin meningkat setiap tahunnya. Daun Srikaya (Anonna squamosa) dikenal memiliki aktivitas sebagai antikanker, antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan antiaterosklerosis. Tujuan: untuk mengetahui dosis optimal yang dapat menurunkan kadar kolesterol total pada tikus hiperlipidemia, mengetahui kadar total fenolik dan flavonoid terfermentasi dan non fermentasi dari ekstrak daun srikaya. Metode: Kelompok uji dibagi menjadi 10, masing-masing terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok 1 yaitu kontrol normal, kelompok 2 yaitu kontrol negatif CMC Na 0.5 %, kelompok 3 yaitu kontrol susu fermentasi, kelompok 4 yaitu kontrol positif (simvastatin dosis 0,18 mg/200 gram BB tikus), kelompok 5, 6 dan 7 merupakan kelompok ekstrak daun srikaya dosis 100 mg/KgBB; 200 mg/KgBB dan 400mg/KgBB) kelompok 8, 9 dan 10 merupakan kelompok ekstrak daun srikaya terfermentasi dengan dosis 100 mg/KgBB; 200 mg/KgBB dan 400mg/KgBB. Hasil: Aktivitas penurunan total kolesterol ada pada dosis 400 mg/kgBB ekstrak daun srikaya terfermentasi yaitu sebesar 94,23 mg/dL. Total fenolik yang didapat pada daun srikaya fermentasi dan non fermentasi yaitu 0,9277±0.0146 dan 0.0823±0,0131, sedangkan total flavonoid pada daun srikaya fermentasi dan non fermentasi yaitu diperoleh 0.6793±0.0081 dan 1±0,014. Simpulan: aktivitas optimal ditunjukkan oleh dosis 400 mg/kgBB ekstrak daun srikaya terfermentasi yaitu sebesar 94,23 mg/dL.
PERBANDINGAN KADAR VITAMIN C KULIT BUAH PISANG RAJA (Musa acuminata X Musa balbisiana) HASIL PEMERAMAN KARBID DAN ETHREL Farida Noor Arifah; Eka Risa Febriana
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pada proses pemasakan buah sering dilakukan pemeraman, tidak terkecuali pada pisang raja. Dalam kulit pisang, masih terkandung zat gizi yang salah satunya berupa vitamin C. Tujuan: membandingkan kadar vitamin C kulit buah pisang hasil pemeraman karbid dan pemeraman ethrel. Metode: Penyiapan sampel dalam penelitian ini adalah 1 tandan pisang yang sudah tua namun masih berkulit hijau dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok ditambahkan karbid sedangkan kelompok lain ditambahkan Ethrel kemudian diperamkan selama 2 hari. Uji kualitatif penentuan vitamin C, digunakan 3 perlakuan berbeda, yaitu penambahan NaOH dan FeSO4, Iodin dan KMnO4 sedangkan penetapan kadar ditentukan secara spektrofotometri UV-Vis. Hasil: penyiapan sampel menunjukkan bahwa pisang hasil pemeraman karbid maupun ethrel memiliki kulit buah yang berwarna kuning namun dari segi daging buah dan rasa, pisang hasil pemeraman ethrel lebih lunak dan manis daripada karbid. Semua hasil uji kualitatif menunjukan bahwa filtat sampel mengandung vitamin C. Kesimpulan: kadar Vitamin C diperoleh pemeraman karbid dan ethrel secara berturut-turut yaitu 6,0863 mg/100gram dan 8,5524 mg/100gram. Hasil uji Independent sampel T-test menunjukkan ada perbedaan yang signifikan (P<0,05) pada kadar Vitamin C hasil pemeraman karbid dan ethrel.
UJI EFEKTIVITAS REPELLENT EKSTRAK DAUN JERUKPURUT (Citrus hytrix) TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti Dwi Wahyuni; Sholikatin Nafi'ah
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jeruk purut (Citrus hystrix D.C) merupakan tanaman dari keluarga Rutaceae yang memberikan manfaat bagi kesehatan. Daun jeruk purut mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid yang dapat digunakaan sebagai repellent. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun jeruk purut dalam menolak nyamuk. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji repellent menggunakan enam kelompok perlakuan. Kelompok 1 diberikan alkohol 70% yang merupakan kontrol negatif, kelompok 2,3,4, dan 5 diberikan ekstrak daun jeruk purut dengan kosentrasi 10%, 20%, 30%, dan 40%, kelompok 6 diberikan soffell varian jeruk yang merupakan kontrol positif. Uji repellent dilakukan dalam waktu 30 detik untuk menghitung nyamuk yang hinggap pada lengan probandus. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jeruk purut megandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Ekstrak daun jeruk memiliki daya proteksi dalam menolak nyamuk. Hasil pengamatan terdapat perbedaan pemberian tiap kosentrasi dan kontrol yang bermakna (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak stanol Jerukpurut memiliki efektivitas sebagai penolak nyamuk.
OPTIMASI FORMULA GEL EKSTRAK KASAR BROMELIN KULIT NANAS (Ananas comosus (L.)Merr) MENGGUNAKAN CARBOPOL 940 DAN GLISERIN SECARA SIMPLEX LATTICE DESIGN Anang Setyo Wiyono
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) mengandung enzim bromelin yang merupakan kelompok enzim protease sulfhidril yang dapat menghidrolisis ikatan peptida pada kandungan protein menjadi asam amino. Bromelin dapat ditemukan diseluruh bagian tanaman nanas seperti pada daging buah, bonggol, dan kulit nanas. Tujuan: Penelitian ini memanfaatkan ekstrak kasar bromelin kulit nanas sebagai bahan aktif untuk dibuat sediaan gel yang difungsikan sebagai antimemar. Metode: Ekstrak kasar bromelin kulit nanas diekstrak menggunakan metode Herdyastuti (2006) dan dibuat dalam sediaan gel. Terdapat 3 formulasi gel hasil Simplex Lattice Design dengan perbandingan konsentrasi carbopol 940 : gliserin, yaitu FI (0% : 100%), FII (50% : 50%), dan FIII (100% : 0%). Ketiga formulasi dioptimasi berdasarkan hasil uji pH, daya sebar, dan viskositas untuk mendapatkan formulasi optimum. Simpulan: Kombinasi optimum yang diperoleh antara carbopol 940 : gliserin adalah sebesar 1:1 gram. Hasil pengujian dianalisis menggunakan uji t dan diketahui tidak ada beda signifikan antara hasil formulasi optimum dengan hasil penelitian.
PROFIL MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS SPESIES AVERRHOA (BELIMBING) YANG TUMBUH DI KOTA KEDIRI SEBAGAI BAHAN BAKU HERBAL PENINGKAT SISTEM KEKEBALAN TUBUH Hari Untarto Swandono
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Averrhoa carambola dan A. bilimbi merupakan jenis belimbing yang banyak tumbuh dan ditanam oleh masyarakat Kediri. Belimbing diketahui mempunyai kandungan vitamin C yang tinggi dan berkhasiat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga sangat baik untuk dijadikan sebagai bahan makanan  peningkat ketahanan tubuh terhadap serangan penyakit termasuk virus. Tujuan: penelitian ini ingin mengetahui ciri morfologi dan anatomi pada spesies A. carambola dan A.bilimbi yang tumbuh di Kediri dan dilakukan dengan metode deskriptif dengan menganalisis ciri-ciri morfologi dan anatomi pada kedua jenis tanaman ini. Penelitian ini merupakan langkah awal untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan penyediaan bahan baku belimbing sebagai tanaman obat yang berpotensi untuk meningkatkan sistem ketahanan tubuh. Metode: penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan ciri-ciri morfologi dan anatomi yang ada pada organ daun, bunga, buah, biji, batang dan akar dari A. carambola maupun A. bilimbi yang ada di 3 kecamatan wilayah Kediri. Hasil: menunjukkan adanya perbedaan morfologi dan anatomi pada organ tertentu dari  tanaman ini yang dapat digunakan untuk memastikan identifikasi tanaman ini secara tepat. Simpulan: ciri makroskopis A. bilimbi dan A. carambola menunjukkan perbedaan yang menyolok satu sama lain pada bagian batang, daun, bunga dan buah; sedangkan pada pengamatan mikroskopis diperoleh perbedaan menyolok terdapat pada batang, daun dan bunga.
EVALUASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN METODE ABC UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DI APOTEK PUNJER SANTOSA Indah Srihartini
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ketersediaan obat menjadi kunci utama dalam pelayanan obat pada masyarakat. Pengendalian persediaan penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau bahkan sampai tidak tersedianya obat dan alat kesehatan dalam masa pendemi ini . Tujuan: Untuk melakukan evaluasi persediaan dengan metode ABC di apotek Punjer Santosa. Untuk menganalisa frekuensi item obat kosong dan item obat tidak tersedia dan pengaruhnya terhadap kunjungan pasien ke apotek Punjer Santosa  Metode: Analisa Deskritif kuntitatif. Hasil:.Penurunan Frekuensi item obat kosong dan item obat tidak tersedia sebesar 36,20% dan kenaikan kunjungan pasien sebesar 1,2% selama periode Januari - Desember 2020.  Kesimpulan: Kelompok A sebanyak 125  item obat (16,02 %) yang menggunakan dana sebesar Rp 98.390.716,- (74,92%). Kelompok B  sebanyak 279 item obat (35,76 %)  dana sebesar Rp 26.343.035,- (20,06%), kelompok C  sebanyak 376 item obat (48,20 %) dana sebesar Rp 6.591.357,- ( 5,02 % )dari seluruh dana yang tersedia Kunjungan pasien ke apotek realtif stabil walaupun frekuensi item obat kosong dan item obat tidak tersedia dengan kondisi fluktuatif

Page 1 of 1 | Total Record : 8