cover
Contact Name
Elfina O P Damanik
Contact Email
jurnalmanajemenfeusi@gmail.com
Phone
+6281396573732
Journal Mail Official
jurnalmanajemenfeusi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Manajemen - Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI) Jl. Sisingamangaraja No 1 Pematangsiaantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Manajemen : Jurnal Ekonomi
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 23025964     DOI : https://doi.org/10.36985
Core Subject : Economy,
Manajemen : Jurnal Ekonomi (EISSN: 2302-5964), adalah jurnal online nasional dengan sistem peer-review, yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun, Indonesia. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan. Manajemen : jurnal Ekonomi telah terdaftar di LIPI sejak tahun 2012, SK no.005.096/JI.3.2/SK.ISSN/2012. 10-25 2012. Namun dalam perkembangan nya terjadi masalah teknis sehingga tidak pernah ada publikasi jurnal. Pada tahun 2019 Manjemen : Jurnal Ekonomi telah aktif kembali
Articles 357 Documents
Sinergi Sektor Ekonomi Dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Di SMA Swasta Harapan Pematangsiantar Oliver Hutagalung; Suwingano Suwingano; Rusmayani Tambun
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/agd7hy44

Abstract

Sinergi antara sektor ekonomi dan mutu pendidikan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sinergi sektor ekonomi dan peningkatan mutu pendidikan terhadap pembangunan berkelanjutan di SMA Swasta Harapan Pematangsiantar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei dengan 156 responden yang terdiri dari guru, tenaga kependidikan, anggota komite sekolah, dan pemangku kepentingan. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda dengan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi sektor ekonomi berpengaruh positif signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan (β = 0,487, p < 0,001), dan peningkatan mutu pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan (β = 0,392, p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 72,4% varians pembangunan berkelanjutan (R² = 0,724, F = 198,743, p < 0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi efektif antara pengelolaan ekonomi dan mutu pendidikan menjadi kunci pencapaian keberlanjutan institusional di sekolah swasta. Model ini dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan swasta lainnya dalam mengoptimalkan sumber daya untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan
Model Peningkatan Mutu Berkelanjutan Melalui Penguatan Ekonomi Institusi Pendidikan Di SMP Satu Atap Negeri 3 Nainggolan Kabupaten Samosir Muara Putra Sinaga; Rudy Harto Siringoringo; Rusmayani Tambun
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xwx41z12

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model peningkatan mutu berkelanjutan melalui penguatan ekonomi institusi pendidikan di SMP Satu Atap Negeri 3 Nainggolan Kabupaten Samosir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah 15 orang guru dan 80 orang siswa dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Variabel independen meliputi diversifikasi pendanaan (X1), optimalisasi aset (X2), dan pengelolaan keuangan (X3), sedangkan variabel dependen adalah peningkatan mutu berkelanjutan (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap peningkatan mutu berkelanjutan (p<0,05). Diversifikasi pendanaan berkontribusi 35%, optimalisasi aset 28%, dan pengelolaan keuangan 37% terhadap peningkatan mutu. Model yang diusulkan mengintegrasikan penguatan ekonomi institusi dengan peningkatan mutu akademik, pengembangan infrastruktur, dan pembangunan kapasitas sumber daya manusia. Penelitian ini membuktikan bahwa sekolah dengan keterbatasan sumber daya di daerah terpencil dapat mencapai peningkatan mutu berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi strategis dan partisipasi masyarakat
Etika Profesi Sebagai Instrumen Manajemen Dalam Pengendalian Konflik Internal Dan Optimalisasi Kinerja Ekonomi Di Organisasi Pemerintah Daerah Tapanuli Utara Benry Silaban
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/7t9nf845

Abstract

Konflik internal dalam organisasi pemerintah daerah dapat menghambat kinerja ekonomi dan efektivitas pelayanan publik secara signifikan. Etika profesi aparatur sipil negara menjadi instrumen manajemen yang krusial dalam pengendalian konflik dan peningkatan kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika profesi terhadap pengendalian konflik internal dan kinerja ekonomi organisasi pemerintah daerah di Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan survei yang melibatkan aparatur sipil negara dari 42 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang yang ditentukan berdasarkan formula Slovin. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS 3.0. Variabel yang diukur meliputi etika profesi (variabel independen), pengendalian konflik internal (variabel mediasi), dan kinerja ekonomi organisasi (variabel dependen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika profesi berpengaruh signifikan terhadap pengendalian konflik internal (β = 0,687; t = 8,452; p < 0,001) dan kinerja ekonomi organisasi (β = 0,542; t = 6,783; p < 0,001). Pengendalian konflik internal juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja ekonomi (β = 0,456; t = 5,921; p < 0,001) dan memediasi hubungan antara etika profesi dan kinerja ekonomi (β = 0,324; t = 4,567; p < 0,001) dengan efek mediasi parsial (VAF = 37,4%). Nilai rata-rata etika profesi ASN sebesar 4,12 dari skala 5,0 menunjukkan persepsi yang kuat terhadap implementasi nilai-nilai BerAKHLAK. Model penelitian mampu menjelaskan 68,7% varians pengendalian konflik internal (R² = 0,687) dan 73,2% varians kinerja ekonomi (R² = 0,732). Etika profesi merupakan instrumen manajemen yang efektif dalam mengendalikan konflik internal dan mengoptimalkan kinerja ekonomi organisasi pemerintah daerah. Penguatan nilai - nilai etika melalui sosialisasi berkelanjutan, sistem reward and punishment yang konsisten, pengembangan kepemimpinan transformasional, serta implementasi teknologi e-government dapat meningkatkan efektivitas organisasi dan kualitas pelayanan publik secara signifikan.
Optimalisasi Pengendalian Mutu Komponen Sekolah Melalui Pendekatan Ekonomi Dan Manajemen Strategis Di Kabupaten Tapanuli Utara Heriady Gultom; Benry Silaban; Rolambok Hutasoit
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/bz4bed52

Abstract

Pengendalian mutu pendidikan menjadi isu strategis dalam peningkatan kualitas sekolah menengah di Indonesia, khususnya di daerah dengan tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya seperti Kabupaten Tapanuli Utara. Integrasi pendekatan ekonomi pendidikan dan manajemen strategis diperlukan untuk mengoptimalkan pengendalian mutu komponen sekolah secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan ekonomi pendidikan dan manajemen strategis terhadap optimalisasi pengendalian mutu komponen sekolah menengah di Kabupaten Tapanuli Utara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian kuantitatif dengan desain survei melibatkan 129 kepala sekolah menengah (SMP, SMA, SMK) yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tervalidasi dengan reliabilitas Cronbach's Alpha > 0,91 untuk mengukur tiga variabel utama pendekatan ekonomi pendidikan (15 indikator), pendekatan manajemen strategis (20 indikator), dan pengendalian mutu komponen sekolah (24 indikator). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS 25, didahului uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan linearitas). Analisis deskriptif menunjukkan ketiga variabel berada pada kategori tinggi (mean 3,68-3,89). Hasil uji regresi menghasilkan persamaan Y = 0,521 + 0,385X₁ + 0,548X₂. Pendekatan ekonomi pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian mutu (β = 0,356; t = 4,326; p < 0,001), demikian pula pendekatan manajemen strategis (β = 0,471; t = 5,708; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 60,4% (R² = 0,604; F = 96,218; p < 0,001) terhadap variasi pengendalian mutu komponen sekolah. Pendekatan manajemen strategis memiliki pengaruh dominan dibandingkan pendekatan ekonomi pendidikan, mengindikasikan pentingnya kapasitas manajerial kepala sekolah dalam konteks keterbatasan sumber daya. Pengendalian mutu komponen sekolah menengah di Kabupaten Tapanuli Utara dapat dioptimalkan melalui integrasi pendekatan ekonomi pendidikan yang menekankan efisiensi alokasi sumber daya dan pendekatan manajemen strategis yang menekankan perencanaan sistematis serta implementasi terstruktur. Pendekatan manajemen strategis memiliki pengaruh lebih dominan, sehingga peningkatan kapasitas manajerial kepala sekolah menjadi prioritas utama kebijakan pendidikan daerah, didukung dengan penguatan literasi ekonomi pendidikan untuk optimalisasi sumber daya yang terbatas
Manajemen Transformasi Konflik Organisasi Melalui Mediasi Partisipatif Sebagai Strategi Efisiensi Ekonomi: Studi Kasus Pada Hubungan Masyarakat Dan Pemerintah Desa Sigalogo, Humbang Hasundutan Rolambok Hutasoit
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hg76h014

Abstract

Konflik organisasi antara masyarakat dan pemerintah desa seringkali menimbulkan inefisiensi ekonomi yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya dan pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi mediasi partisipatif sebagai strategi transformasi konflik organisasi untuk meningkatkan efisiensi ekonomi di Desa Sigalogo, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan desain studi kasus, melibatkan 156 responden yang terdiri dari aparatur desa, tokoh masyarakat, dan warga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi partisipatif mampu mentransformasi konflik dari tahap eskalasi menjadi resolusi konstruktif melalui tiga fase, identifikasi akar konflik yang melibatkan ketidakpuasan alokasi anggaran dana desa sebesar 37%, proses dialog inklusif yang melibatkan 78% pemangku kepentingan dan penyusunan kesepakatan bersama yang meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran hingga 42%. Implementasi mediasi partisipatif menghasilkan peningkatan indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dari 2,3 menjadi 4,1 (skala 5), serta mengurangi biaya konflik yang sebelumnya mencapai Rp 127 juta per tahun menjadi Rp 23 juta. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model manajemen konflik berbasis partisipasi yang aplikabel pada konteks pemerintahan desa di Indonesia, dengan menekankan pentingnya pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) dalam transformasi konflik organisasi untuk mencapai efisiensi ekonomi dan keberlanjutan pembangunan desa
Peran Kepemimpinan Dan Teknologi Terhadap Kinerja Dosen Universitas Simalungun Yoan Hendrawan Junpridan Saragih; Elfina O P Damanik; Pirma Simbolon; Johanes Wilfrid Pagihutan Purba
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rmwr5m70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran kepemimpinan dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan kinerja dosen di Universitas Simalungun. Dalam era transformasi digital, perguruan tinggi dituntut untuk mampu beradaptasi melalui penguatan kepemimpinan yang visioner serta pemanfaatan teknologi informasi yang efektif. Kedua aspek tersebut dianggap sebagai faktor strategis yang dapat memengaruhi kualitas pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, meliputi kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, di mana data diperoleh melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada dosen dari berbagai fakultas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan dari variabel kepemimpinan dan teknologi terhadap kinerja dosen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja dosen. Gaya kepemimpinan yang komunikatif, partisipatif, dan mampu memberikan motivasi terbukti meningkatkan kemampuan dosen dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi aktivitas akademik. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung peningkatan kinerja, terutama melalui penggunaan platform pembelajaran digital, sistem informasi akademik, perangkat riset berbasis teknologi, dan media kolaborasi daring. Pemanfaatan teknologi memungkinkan dosen bekerja dengan lebih efisien, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa serta tuntutan akademik. Secara simultan, kedua variabel tersebut—kepemimpinan dan teknologi—terbukti memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan kinerja dosen Universitas Simalungun. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tinggi tidak hanya bertumpu pada kompetensi individu dosen, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang kondusif, kepemimpinan yang mendorong kolaborasi dan inovasi, serta adopsi teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, universitas perlu terus mendorong peningkatan kapasitas pemimpin akademik serta memperkuat infrastruktur dan literasi teknologi untuk mendukung optimalisasi kinerja dosen di masa mendatang
Peran Influencer Marketing Dalam Mempromosikan Dimsum Mentai Bitybite Pematangsiantar Resna Napitu; Pirma Simbolon; Risma Nurhaini Munthe; Naila Isma Harianti; Dwi Nur Azmi; Seiman Krisman Tafonao
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/9wm8ef80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran influencer marketing dalam mempromosikan Dimsum Mentai "BityBite" di Pematangsiantar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode wawancara mendalam dengan pemilik Dimsum Mentai “BityBite” dan observasi di media sosial. Penelitian ini menyoroti bagaimana kolaborasi dengan influencer lokal yang memiliki audiens generasi milenial dan Z dapat memperluas jangkauan pasar, membangun kepercayaan konsumen, serta menguatkan citra merek yang modern dan autentik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing memberikan dampak positif yang sangat signifikan terhadap kinerja bisnis Dimsum Mentai “BityBite”. Secara spesifik, kolaborasi tersebut tidak hanya memperluas jangkauan audiens melalui rekomendasi jujur dan pengalaman nyata yang dibagikan influencer, tetapi juga menciptakan kedekatan emosional dengan konsumen, meningkatkan brand awareness dari tingkat recognition hingga recall, serta mendorong lonjakan penjualan yang memungkinkan transformasi usaha dari kios take away sederhana menjadi gerai dine-in yang lebih representatif. Dampak ini terlihat dari peningkatan interaksi sosial di media digital, loyalitas pelanggan yang lebih kuat, dan posisi kompetitif yang lebih baik di pasar kuliner lokal Siantar