cover
Contact Name
syamsul muqorrobin
Contact Email
syamsulrobin@gmail.com
Phone
+6289603002091
Journal Mail Official
semogaberkahya579@gmail.com
Editorial Address
semogaberkahya579@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 30324890     DOI : -
The Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research stands as a beacon of intellectual exploration and collaboration, providing a scholarly platform for the intersection of diverse fields of study. Rooted in the pursuit of knowledge across a broad spectrum, this esteemed journal fosters a dynamic exchange of ideas, encouraging researchers, scholars, and professionals to contribute to the collective advancement of human understanding.The journal embraces an expansive definition of multidisciplinarity, recognizing the interconnectedness of various academic domains. As a result, Hikamatzu serves as a bridge, facilitating dialogue and collaboration among disciplines ranging from natural sciences, social sciences, and humanities to technology, arts, and beyond. By showcasing research that transcends traditional boundaries, the journal contributes to a richer and more holistic understanding of complex issues facing our world.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 222 Documents
DAMPAK INTERVENSI FISIOTERAPI TERHADAP DUCHENNE MUSCULAR DYSTROPHY (DMD) PADA ANAK UNTUK KUALITAS HIDUP: LITERATURE REVIEW Dini Nur Alpiah; Raihan Hibatullah Puring; Safira Medya Rusdamayanti
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Duchenne muscular dystrophy (DMD) adalah gangguan genetik akibat mutasi gen dystrophin. Fisioterapi terstruktur, seperti active assisted exercise dan peregangan, efektif mempertahankan kekuatan otot dan fungsi pasien. Telerehabilitasi juga menjanjikan dalam meningkatkan kesehatan fisik dan kualitas hidup, mendukung pengelolaan optimal pada pasien DMD. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan dampak intervensi untuk berbagai jenis intervensi fisioterapi yang berbeda dalam meningkatkan kualitas hidup anak - anak pengidap DMD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tinjauan pustaka atau literature review. Hasilnya dari penelitian tersebut adalah efektif untuk mencegah adanya kontraktur otot dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak. Dapat disimpulkan bahwa intervensi fisioterapi menunjukkan efek yang signifikan dalam menjaga rentang gerak dan kualitas hidup pasien.
Manajemen Fisioterapi dalam Meningkatkan Berat Badan Bayi 0-6 Bulan dengan Pemberian Massage pada Bayi Aulia Hafitza Qolbu; Shabana Zarra Azmi; Dini Nur Alpiah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Perkembangan bayi pada usia 0 hingga 6 bulan adalah masa yang sangat penting dan kritis. Selain kebutuhan nutrisi yang memadai, bayi juga sangat memerlukan stimulasi untuk mencapai perkembangan yang optimal. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat Anda berikan adalah pijat bayi, yang dapat membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap penambahan berat badan. Indeks berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB) dapat mencerminkan status gizi anak, yang terkadang dipengaruhi oleh kondisi jangka pendek seperti penurunan nafsu makan akibat sakit atau diare. Dalam situasi ini, berat badan anak dapat menurun dengan cepat dan tidak lagi sebanding dengan tinggi badannya, sehingga anak berisiko mengalami kekurangan gizi. Menurut data, prevalensi bayi berat lahir rendah di tingkat nasional mencapai 7,4%, sementara prevalensi bayi berat lahir rendah secara parah adalah 6,2%. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pencarian melalui database seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Dari pencarian ini, ditemukan 7 jurnal yang memenuhi kriteria dan menyatakan bahwa pijat bayi efektif dalam meningkatkan berat badan. Penelitian pertama menggunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel, dan data dianalisis dengan menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya efek pijat bayi terhadap peningkatan berat badan, dengan nilai p (0,029) yang menunjukkan signifikansi. Selain itu, pada penelitian ke-6 diperoleh nilai P Value = 0,000, yang semakin memperkuat temuan ini.
PENGARUH MASSAGE PADA KASUSCEREBRAL PALSY Vally Priscillia Latuputty; Aulia Hafitza Qolbu; Dini Nur Alpiah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy merupakan masalah kesehatan yang terjadi pada anak dan menyebabkan gangguan pergerakan. Anak-anak dengan cerebral palsy mengalami berbagai gejala, termasuk: Misalnya: refleks yang terlalu aktif, postur tubuh yang tidak normal, ketidakmampuan untuk berjalan dengan baik, dan menyipitkan mata. Pencarian literatur dilakukan menggunakan metode PICO di beberapa basis data termasuk Google Scholar, Scient Direct, dan Pubmed. Lima jurnal memenuhi kriteria, yang menunjukkan bahwa pijat diberikan selama 15 menit, tiga kali seminggu selama periode empat minggu. Dapat disimpulkan bahwa pijat sangat efektif dalam meringankan gejala cerebral palsy pada anak kecil. Cerebral palsy dapat menyebabkan gangguan pada postur, kontrol motorik, dan kekuatan otot, dan biasanya disertai dengan defisit neurologis seperti kelumpuhan, spastisitas, kerusakan pada ganglia basal atau otak kecil, dan gangguan mental. Teknik pijat dan Halliwick ditawarkan untuk perawatan cerebral palsy spastik. Acara ini akan diadakan enam kali selama tiga minggu. Fisioterapi untuk diplegia spastik dan cerebral palsy (pijat dan teknik Halliwick enam kali sehari selama tiga minggu) memungkinkan kami menyesuaikan perawatan dengan masalah pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat gesekan lateral dalam terhadap spastisitas. untuk anak dengan cerebral palsy. Kesimpulan:Terapi pijat dan Teknik Halliwick dapat dilakukan secara konsisten dan setiap hari. Studi tersebut mencatat peningkatan LGS, pengurangan spastisitas, peningkatan kekuatan otot, dan peningkatan kemampuan fungsional. Pasien dianjurkan untuk terus berlatih berdiri, dengan atau tanpa dukungan. Pasien juga didorong untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari, seperti pergi ke toilet dan berdandan
PENGARUH LATIHAN METODE SCHROTH TERHADAP SKOLIOSIS : LITERATURE REVIEW Danu Firmansyah; Tsabitah Ayu Nismara; Dini Nur Alpiah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skoliosis terjadi ketika tulang belakang melengkung ke samping, membentuk kurva berbentuk S atau C dan dapat membuat pinggul serta bahu tidak sejajar. Skoliosis adalah masalah umum pada anak-anak dan remaja, karena mereka tumbuh dengan cepat. Skoliosis bisa disebabkan oleh cacat lahir, kejang otot, peradangan atau perbedaan panjang kaki. Skoliosis idiopatik remaja adalah deformitas struktural tulang belakang dengan deformasi 3 dimensi, termasuk pergeseran lateral dan rotasi vertebra yang mempengaruhi anak-anak pada masa pubertas. Pada populasi umum, prevalensi AIS adalah sekitar 2,5% dengan sudut Cobb >10 derajat. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui seberapa pengaruhnya latihan dengan metode Schroth terhadap skoliosis. Penelitian literature review dilakukan dengan menggunakan PICO di database seperti Google Scholar dan Pubmed. Didapat 5 jurnal yang memenuhi kriteria dan menyatakan bahwa intervensi berbasis Schroth Method menunjukan peningkatan terhadap fungsional tulang belakang dengan skoliosis. Dapat disimpulkan bahwa intervensi berbasis Schroth Method efektif dalam perbaikan postur tubuh dan mengurangi Sudut Cobb serta mencegah perkembangan kelainan
Menerapkan Model Pembelajaran Pbl Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 1 SD Dengan Materi Rukun Iman Intan Agustina
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PBL pada materi rukun iman dimana hanya 7 siswa dari 30 siswa atau 23% siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM(70), sementara sisanya 77% mendapatkan nilai di bawah KKM. Penelitian ini dilaksanakan di kelas I SD Negeri 135910 Tanjungbalai. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini untuk menerapkan model pembelajaran PBL dalam materi rukun iman . Penelitian perbaikan ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus 1 dansiklus 2 dimana setiap siklus diadakan pengamatan dan tes untuk mengukur tingkat keberhasilan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan modelPBL dimulai dari prasiklus, siklus 1sampai siklus 2 hal ini dapat dilihat bahwa saat prasiklus siswa yang memperoleh nilai di atas 70 atau nilai KKM sebanyak 23%, saatsiklus 1 siswa yang memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 56,6 % dan saat siklus 2 siswa memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 86,67%. Darihasil penelitian perbaikan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan materi rukun iman serta membangkitkan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam proses pembelajaran.
Penerapan Model    Pbl Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Kelas III SD Dengan Materi Berbakti Kepada Orang Tua Dan Guru Nurhayati Dewi
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah penerapan model PBL pada materi berbakti kepada orang tua dan guru dimana hanya 7 siswa dari 30 siswa atau 23 % siswa yang mendapatkan nilai diatas KKM (70), sementara sisanya 77 % mendapatkan nilai di bawah KKM. Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SD Negeri 130005 Tanjungbalai. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini untuk menerapkan model pembelajaran PBL dalam materi berbakti kepada orang tua dan guru . Penelitan perbaikan ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2 dimana setiap siklus diadakan pengamatan dan tes untuk mengukur tingkat keberhasilan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL dimulai dari prasiklus, siklus 1 sampai siklus 2 hal ini dapat dilihat bahwa saat prasiklus siswa yang memperoleh nilai di atas 70 atau nilai KKM sebanyak 23%, saat siklus 1 siswa yang memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 56,6 % dan saat siklus 2 siswa memperoleh nilai di atas KKM sebanyak 86,67%. Dari hasil penelitian perbaikan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah dengan materi berbakti kepada orang tua dan guru serta membangkitkan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam proses pembelajaran.
Bantenese Language Maintenance A Sociolinguistic Perspective Erika Rizqiana; Upit Hasanah; Mufidah; Eneng Liah Khoiriyah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the maintenance of the Bantenese language, a Javanese dialect spoken in Banten Province, Indonesia, from a sociolinguistic perspective.  It examines the factors contributing to both the continued use and the potential decline of Bantenese, considering its relationship with standard Javanese and the influence of national Indonesian.  The research investigates the sociolinguistic variables impacting language choice among different age groups and social strata within the Bantenese community.  Findings highlight the role of language attitudes, media exposure, and educational policies in shaping language maintenance strategies and the overall vitality of Bantenese in the face of linguistic globalization.  The study concludes by offering recommendations for effective language preservation initiatives, emphasizing the importance of community involvement and culturally relevant language programs.
Efektifitas Terapi Latihan Massage Pada Kasus Bell’s Palsy: Literatur Review Danu Firmansyah; Cakra Dinata; Dini Nur Alpiah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bell’s palsy adalah kondisi kelumpuhan wajah yang terjadi akibat disfungsi saraf wajah, menyebabkan gangguan pada fungsi motorik dan estetika. Terapi yang umum digunakan untuk mengatasi Bell’s palsy mencakup pendekatan farmakologis dan rehabilitasi fisik. Salah satu terapi yang mendapat perhatian adalah massage therapy, yang dianggap dapat meningkatkan fungsi wajah dan mempercepat pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi massage dalam rehabilitasi Bell’s palsy dengan mengkaji penelitian-penelitian terbaru antara tahun 2020 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan menganalisis studi kasus dan laporan penelitian yang menggunakan terapi massage pada pasien Bell’s palsy. Dari hasil 7 jurnal yang di dapatkan 6 signifikan yang menunjukkan bahwa terapi massage memberikan peningkatan signifikan pada fungsi wajah dan kekuatan otot, terutama bila dikombinasikan dengan modalitas lain seperti electrical stimulation dan latihan penguatan otot. Dan 1 jurnal tidak signifiikat dikerenakan perlu populasi ulang terhadap metode dan durasi terapi. Meskipun demikian, efektivitas terapi massage dapat bervariasi tergantung pada durasi, frekuensi, dan teknik yang digunakan, serta kondisi individu pasien. Terapi massage dapat menjadi alternatif yang efektif dalam rehabilitasi Bell’s palsy, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mendapatkan hasil  yang optimal.
Muhammadiyah Dan Politik : Politik Inklusif Muhammadiyah,Daarul Ahdiwasyahadah Sarida Pulungan; Lisa Anggeraini; Zulfah Marfaung; Nurzannah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran Muhammadiyah dalam politik Indonesia melalui pendekatan politik inklusif yang berlandaskan pada prinsip Daarul Ahdi Wasyahadah. Dengan tidak terlibat langsung dalam politik praktis, Muhammadiyah berfungsi sebagai kekuatan moral yang berkontribusi dalam penguatan civil society, advokasi kebijakan publik, dan pemeliharaan stabilitas nasional. Gagasan Daarul Ahdi Wasyahadah menegaskan Indonesia sebagai negara kesepakatan yang harus dijaga oleh semua pihak, termasuk umat Islam, dalam rangka mencapai keadilan dan kesejahteraan sosial. Meskipun menghadapi tantangan politik identitas dan dinamika politik yang berkembang, Muhammadiyah tetap menegakkan prinsip moderasi Islam dan berkomitmen terhadap demokrasi yang inklusif. Dengan pendekatan tersebut, Muhammadiyah terus berperan aktif dalam menciptakan tatanan politik yang adil, inklusif, dan berkeadaban, sekaligus menjaga relevansinya dalam kehidupan politik Indonesia.
Lintasan Belajar Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Dan Pembelajaran Kontekstual Sarida Pulungan; Lisa Anggeraini; Ellis Mardianan Panggabean; Tua Halomoan Harahap
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a learning trajectory for the topic of curved-surface three-dimensional shapes (e.g., cylinders, cones, and spheres) using the Realistic Mathematics Education (RME) approach and Contextual Teaching and Learning (CTL). The abstract nature of geometric concepts often poses challenges for students, necessitating innovative teaching methods that connect mathematical concepts to real-world contexts. RME emphasizes the use of contextual problems as a starting point for learning, enabling students to construct mathematical knowledge through meaningful experiences. Meanwhile, CTL focuses on linking learning material to students' social, cultural, and environmental contexts, fostering deeper understanding and application of knowledge. By integrating these approaches, this research seeks to design a structured learning trajectory that guides students from basic conceptual understanding to complex problem-solving. The study also explores the impact of this trajectory on students' motivation, engagement, and conceptual mastery. Through a combination of qualitative and quantitative methods, the research examines the effectiveness of the proposed learning trajectory in improving students' mathematical reasoning and spatial visualization skills. The findings are expected to contribute to the development of more effective and contextually relevant mathematics teaching strategies, particularly in the area of geometry, and provide insights for educators and researchers in enhancing mathematics education..