cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
choir.harahap@yahoo.com
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
choir.harahap@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Pancasila, Gg. M. Nur Batangkuis, Deli-Serdang, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital
ISSN : -     EISSN : 28294963     DOI : https://doi.org/10.47709/jebidi
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital adalah Jurnal Nasional dalam bidang ilmu ekonomi bisnis digital. Jurnal Ekonomi Bisnis Digital JEBIDI terbit tiga kali setahun, yaitu pada bulan Maret, Juli dan Nopember. JEBIDI bertujuan untuk mempromosikan hasil penelitian di bidang ekonomi bisnis digital yang berfokus pada penerbitan makalah berkualitas. Artikel yang diserahkan akan ditinjau oleh komite teknis Jurnal. Semua artikel yang dikirimkan harus berupa laporan asli atau hasil kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, eksperimental atau teoritis, dan akan direview oleh reviewer. Artikel yang dikirim ke jurnal JEBIDI tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Naskah harus mengikuti pedoman penulis yang disediakan oleh JEBIDI dan harus ditinjau dan disunting.
Articles 209 Documents
Pengaruh Implementasi Green Accounting, Good Corporate Governance, dan Kinerja Lingkungan terhadap Nilai Perusahaan Valencia Evita Christiana; Kezia Josephine; Margareta Febe; Juan Carlos Pangestu
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2025): Artikel Bulan November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i3.381

Abstract

Isu keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menjadi fokus utama dalam perekonomian modern. Perusahaan tidak hanya dituntut untuk mengejar profit, tetapi juga bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan melalui aktivitas operasionalnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif yang bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh implementasi green accounting, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, serta kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021–2023. Sampel penelitian diperoleh melalui metode purposive sampling berdasarkan laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutan perusahaan tambang selama periode tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, implementasi green accounting dan keberadaan komite audit tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Meski demikian, pengungkapan green accounting tetap menunjukkan arah hubungan positif, sehingga peningkatan penerapannya berpotensi mendorong nilai perusahaan meskipun tidak signifikan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memasukkan variabel eksternal, seperti inflasi, yang kemungkinan turut memengaruhi nilai perusahaan.
ANALISIS PENGARUH BIAYA TERHADAP PROFITABILITAS CV BAYU MULIA LESTARI KAB TAPANULI TENGAH Febbryanti Dwi Anggraini; Yenni Sofiana Tambunan; Sriayu Aritha Panggabean
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2025): Artikel Bulan November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i3.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan biaya dan tingkat profitabilitas pada CV. Bayu Mulia Lestari Kabupaten Tapanuli Tengah selama periode 2020–2024. Profitabilitas dalam penelitian ini diukur menggunakan rasio Net Profit Margin (NPM), yaitu perbandingan antara laba bersih setelah pajak dengan pendapatan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menghitung total biaya yang terdiri dari harga pokok proyek (HPP) serta biaya administrasi dan umum, kemudian menghitung rasio Net Profit Margin untuk mengetahui tingkat profitabilitas perusahaan setiap tahunnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya CV. Bayu Mulia Lestari mengalami peningkatan setiap tahun selama periode penelitian. Total biaya pada tahun 2020 sebesar Rp1.640.000.000 meningkat menjadi Rp2.850.000.000 pada tahun 2024. Peningkatan biaya tersebut dipengaruhi oleh bertambahnya aktivitas usaha serta meningkatnya jumlah proyek yang dikerjakan perusahaan. Meskipun biaya mengalami peningkatan, pendapatan usaha perusahaan juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga mampu menghasilkan laba bersih yang lebih besar. Tingkat profitabilitas yang diukur menggunakan rasio Net Profit Margin menunjukkan kondisi yang relatif stabil dengan kecenderungan meningkat. Nilai NPM pada tahun 2020 sebesar 42,26%, kemudian sedikit menurun menjadi 42,25% pada tahun 2021, dan kembali meningkat hingga mencapai 42,66% pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengelola biaya secara cukup efisien sehingga peningkatan biaya yang terjadi masih sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha. Dengan demikian, kinerja keuangan CV. Bayu Mulia Lestari selama periode penelitian dapat dikatakan berada dalam kondisi yang baik.
Analisis Perkembangan Inflasi Terhadap Rasio Profitabilitas Pada PT. Cahaya Pelita Andhika Kabupaten Tapanuli Tengah Yudi Saputra; Nur Ainun Hasibuan; Yacub Hutabarat
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2025): Artikel Bulan November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i3.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan inflasiterhadap rasio profitabilitas perusahaan, dengan studi kasus pada PTCahaya Pelita Andhika di Kabupaten Tapanuli Tengah, ProvinsiSumatera Utara. Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satusektor strategis yang rentan terhadap fluktuasi harga input produksi,sehingga perubahan tingkat inflasi dapat memengaruhi biaya operasionaldan kinerja keuangan perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitianini meliputi laporan keuangan perusahaan selama periode 2020–2024,khususnya laporan laba rugi dan neraca, serta data inflasi yang diperolehdari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode penelitian yang digunakanadalah pendekatan studi kasus dengan analisis deskriptif, sedangkan rasioprofitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa inflasi di Kabupaten Tapanuli Tengahselama periode penelitian mengalami fluktuasi cukup signifikan, denganrata-rata tahunan sebesar 3,22%. Meski demikian, ROA PT Cahaya PelitaAndhika tetap relatif stabil dengan rata-rata 0,118, menunjukkankemampuan perusahaan dalam menyesuaikan strategi operasional danpengelolaan aset untuk menjaga profitabilitas. Penelitian ini jugamenemukan bahwa pengelolaan internal perusahaan, termasuk efisiensibiaya dan penyesuaian harga produk, lebih menentukan stabilitas labadibandingkan pengaruh inflasi secara langsung. Temuan ini memberikanimplikasi bagi manajemen perusahaan untuk terus menerapkan strategiefisiensi dan adaptasi harga, serta bagi pemerintah daerah untukmendukung sektor perkebunan melalui kebijakan dan program yangdapat mengurangi dampak fluktuasi ekonomi.
Pengaruh Modal Kerja dan Penjualan terhadap Laba Bersih PT. Mega Sakti Permata Feriyanti Gulo; Hadijah Sipahutar; Yacub Hutabarat
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2025): Artikel Bulan November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i3.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja dan penjualan terhadap laba bersih pada PT Mega Sakti Permata Muara Nibung, Kecamatan Pandan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi energi (SPBU), pengelolaan keuangan yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas operasional dan peningkatan keuntungan secara berkelanjutan. Laba bersih menjadi indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dikurangi seluruh beban operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Mega Sakti Permata selama periode 2020–2024 dengan jumlah 20 pengamatan berdasarkan data triwulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi yang berasal dari laporan keuangan PT Mega Sakti Permata Muara Nibung, Kecamatan Pandan, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan kondisi modal kerja, penjualan, dan laba bersih secara sistematis dan terperinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh terhadap laba bersih karena berperan dalam menjaga kelancaran operasional serta stabilitas likuiditas perusahaan. Penjualan juga berpengaruh terhadap laba bersih karena menjadi sumber utama pendapatan yang mampu mendorong peningkatan keuntungan perusahaan. Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan menunjukkan tren yang meningkat meskipun terjadi fluktuasi pada beberapa periode, sehingga mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien.
Pengaruh Pelatihan Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Pegawai pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sibolga Marwani Hafizha Tanjung; Mansur Tanjung; Riwayani Riwayani
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2025): Artikel Bulan November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v4i3.398

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sibolga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan studi literatur kepada pegawai yang menjadi responden penelitian. Analisis data dilakukan melalui pengujian instrumen penelitian yang meliputi uji validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Selanjutnya data dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta pengujian hipotesis untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan pelatihan kerja yang diberikan oleh organisasi, maka kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan pegawai juga akan meningkat sehingga berdampak pada peningkatan kinerja. Selain itu, pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Adanya kesempatan untuk mengembangkan karir mampu meningkatkan motivasi kerja, komitmen organisasi, serta mendorong pegawai untuk bekerja lebih optimal dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Secara bersama-sama, pelatihan kerja dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan serta sistem pengembangan karir yang jelas dan terarah dapat mendukung peningkatan kinerja pegawai dalam organisasi. Oleh karena itu, organisasi diharapkan terus meningkatkan kualitas program pelatihan kerja serta menyediakan sistem pengembangan karir yang transparan dan berbasis kinerja agar kemampuan dan motivasi kerja pegawai dapat berkembang secara optimal.
Annisa Annisa Wahyuni Hutagalung; Zafril Abdi Nasution; Andrian Irsyan
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 1 (2026): Artikel Bulan Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh piutang dagang terhadap laba pada Usaha Fotocopy Mujur Jaya Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Piutang dagang merupakan aset lancar yang timbul dari penjualan kredit, dan pengelolaannya memengaruhi arus kas serta profitabilitas usaha. Populasi penelitian adalah seluruh laporan keuangan usaha, termasuk neraca, laporan laba rugi, dan laporan perubahan modal selama periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pemilihan data laporan keuangan yang lengkap dan relevan dengan tujuan penelitian. Studi ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif, mengolah data sekunder untuk mengetahui tren perkembangan piutang dan laba usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa piutang dagang meningkat setiap tahun, dari Rp2.000.000 pada 2020 menjadi Rp3.500.000 pada 2024, sementara laba usaha mengalami fluktuasi, dengan penurunan pada 2021 dan kembali meningkat hingga mencapai Rp47.959.000 pada 2024. Analisis menunjukkan bahwa piutang dagang memiliki hubungan positif terhadap laba usaha. Hal ini menandakan bahwa peningkatan piutang tidak langsung meningkatkan laba, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain seperti biaya operasional dan efisiensi manajemen. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan piutang yang baik untuk menjaga kelancaran arus kas, sekaligus perlunya perhatian pada faktor-faktor pendukung lain agar profitabilitas usaha tetap optimal. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dalam merumuskan strategi penagihan dan pengelolaan keuangan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi laba, memperluas periode atau jumlah objek penelitian, serta menggunakan metode kuantitatif lain untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan generalisasi lebih luas.
Analisis Pengaruh Dana Desa, Indeks Demokrasi Indonesia, dan Persepsi Korupsi terhadap Kemiskinan di Indonesia Mei Sarah Andriani Tobing; Indra Maipita
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 1 (2026): Artikel Bulan Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i1.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), dan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) terhadap kemiskinan di Indonesia periode 2008–2024 dengan menggunakan pendekatan Error Correction Model (ECM). Penelitian ini menggunakan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Keuangan, dan Transparency International. Metode ECM dipilih karena mampu mengidentifikasi hubungan jangka pendek sekaligus keseimbangan jangka panjang antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Desa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dengan pengaruh yang lebih kuat dalam jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur desa, peningkatan layanan dasar, dan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat. Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) berpengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek, namun tidak signifikan dalam jangka panjang, yang mengindikasikan bahwa kualitas demokrasi di Indonesia masih bersifat prosedural dan belum sepenuhnya memberikan dampak berkelanjutan terhadap pengurangan kemiskinan. Sementara itu, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek, tetapi berpengaruh positif dan signifikan dalam jangka panjang, yang menunjukkan bahwa korupsi memiliki dampak kumulatif yang memperburuk kemiskinan secara struktural melalui kebocoran anggaran dan rendahnya efektivitas kebijakan publik. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, yang menegaskan bahwa kemiskinan merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, dan tata kelola. Oleh karena itu, diperlukan penguatan tata kelola Dana Desa, peningkatan kualitas demokrasi yang lebih substantif, serta pemberantasan korupsi secara sistemik guna mendukung pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan di Indonesia.
Pengaruh Sarana Prasarana dan Pendelegasian Wewenang terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Ira Riswani; Hadijah Sipahutar; Alfansuri Tanjung
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 1 (2026): Artikel Bulan Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i1.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sarana prasarana dan pendelegasian wewenang terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, dan pegawai honorer. Karena jumlah populasi relatif terbatas, seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan sarana prasarana dan pendelegasian wewenang berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai. Secara parsial, sarana prasarana tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Sebaliknya, pendelegasian wewenang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa pegawai lebih merasakan dampak positif dari adanya kepercayaan dan pelimpahan tanggung jawab yang diberikan pimpinan dibandingkan dengan kondisi sarana prasarana yang tersedia. Pendelegasian wewenang yang efektif mampu meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, motivasi kerja, serta perasaan dihargai dalam melaksanakan pekerjaan sehingga berdampak pada meningkatnya kepuasan kerja. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu menerapkan pendelegasian wewenang secara lebih efektif serta tetap menjaga ketersediaan sarana prasarana yang memadai guna mendukung terciptanya kepuasan kerja pegawai dan peningkatan kualitas pelayanan.
Amazing Digital Women Entrepreneurs Theory and The Impact of Artificial Intelligence on Beauty Industry Saurav Kumar
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 1 (2026): Artikel Bulan Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i1.410

Abstract

"Amazing digital women entrepreneur’s theory" was developed by Saurav Kumar. This theory states that digitalization is not an escape way for women entrepreneurs in prominent economic nations from the glass ceiling effect; rather, it is their capability to adopt digitalization more efficiently in comparison to their counterparts, the men. The term "Amazing digital women entrepreneurs" was coined by Saurav Kumar. Worldwide, women as homemakers stand out as the most suited reference of a complete managerial profile, handling purchases, appointments, budget control, and stock inventory with hardly any faults. However, for decades there has not been a prominent number evidencing their contribution as entrepreneurs in the world economy. This condition is changing, with a rise in their numbers in the digitalization age, as digital technology has empowered them to overcome barriers often called the glass ceiling effect. Digitalization is rapidly reshaping business operations by creating new avenues for growth and innovation. Some researchers pose digitalization as an escape way for women entrepreneurs to avoid obstacles, while others argue otherwise. This paper argues whether digitalization serves as an escape way for women entrepreneurs from the glass ceiling effect or reflects their capability to adopt digitalization more efficiently than men, and also examines the impact of artificial intelligence on the beauty industry. This research identifies reasons for the growth of women entrepreneurs in prominent economic nations during the digitalization age by studying them through four leadership theories, while also examining AI's impact on the beauty industry. Evidence confirms the existence of women entrepreneurs across transformative, servant, skill, and situational leadership theories. Additionally, beauty tech, by capitalizing on AI and big data, is becoming a powerful tool for brands to meet consumer expectations while boosting competitiveness in a crowded market.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Stres Kerja Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Medan Dharma Putra; Yusdiana Yusdiana
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 2 (2026): Artikel Bulan Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i2.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap stres kerja mahasiswa perguruan tinggi swasta di Medan. Fenomena yang terjadi saat ini dimana banyak lulusan Siswa Menengah Atas (SMA) yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi namun dapat sambil bekerja. Ada beberapa alasan bagi calon mahasiswa yang memutuskan untuk kuliah sambil bekerja, diantaranya dikarenakan faktor ekonomi, kebutuhan pengalaman kerja, dan tuntutan kemandirian sehingga banyak calon mahasiswa yang berusaha mencari Perguruan Tinggi yang dapat memberikan kesempatan dengan memfasilitasi mereka agar dapat mengikuti jenjang perkuliahan dan juga dapat bekerja salah satunya adalah perguruan tinggi swasta. Penelitian ini menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan metode Hair karena populasi yang tidak diketahui secara pasti dan sampel yang digunakan mengikuti acuan Hair dalam penelitian ini adalah sebanyak 180 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja sedangkan kecerdasan emosional dan dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja yang diterima, semakin tinggi stres kerja yang mereka alami. Semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional dan dukungan yang diterima mahasiswa, maka semakin rendah tingkat stres kerja yang mereka rasakan. Dengan demikian hipotesis pada penelitian ini secara keseluruhan adalah di dukung.