cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
gabbah@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan
ISSN : 30263905     EISSN : 30263913     DOI : https://doi.org/10.62017/gabbah.v2i1
Core Subject : Agriculture,
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil penelitian dan kajian bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, kebijakan pertanian, ilmu tanah dan tanaman, teknologi dan industri pertanian, ekonomi pertanian, dan agribisnis. Jurnal ini adalah jurnal pertanian dan perternakan yang bersifat peer-review dan terbuka. Terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli dan Oktober diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 105 Documents
Formulasi Perbandingan Tepung Ubi Ungu Dan Tepung Kelor Dalam Karakteristik Brownis Munir, Muhammad Misbachul; Palupi, Hapsari Titi
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i1.5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh formulasi perbandingan tepung ubi ungu (Ipomoea batatas L.) dan tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap karakteristik kimia (proksimat) dan kandungan antioksidan pada produk brownies sebagai pangan fungsional. Ubi ungu diketahui mengandung senyawa antosianin yang berperan sebagai antioksidan alami, sedangkan daun kelor mengandung protein nabati, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan tubuh.Penelitian ini menggunakan tiga formulasi proporsi tepung ubi ungu dan tepung kelor, yaitu 100%:0% (kontrol), 90%:10%, dan 80%:20%. Setiap perlakuan dianalisis menggunakan uji proksimat untuk menentukan kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat. Uji antioksidan dilakukan terhadap formula terbaik menggunakan metode DPPH dan dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tepung kelor secara signifikan meningkatkan kadar protein dan abu, namun menurunkan kadar lemak dan karbohidrat. Kadar air juga mengalami peningkatan, namun masih berada dalam batas aman sesuai SNI. Formula terbaik adalah formulasi C (80% tepung ubi ungu : 20% tepung kelor), dengan kadar protein tertinggi sebesar 6,80% dan nilai IC50 sebesar 61,93 ppm, yang dikategorikan sebagai antioksidan kuat.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa substitusi sebagian tepung ubi ungu dengan tepung daun kelor dalam pembuatan brownies mampu meningkatkan nilai gizi dan aktivitas antioksidan produk. Brownies ini berpotensi sebagai alternatif camilan sehat dan merupakan contoh pangan fungsional berbasis bahan lokal yang mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
PERILAKU EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI JAMBU METE (Annacardium Occidentale) DI DESA POLA KECAMATAN PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA Wa Ode Nurlah; Ilma Sarimutaqiyma Rianse; Yusran
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i1.5772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian besar tanaman jambu mete yang dibudidayakan di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, utamanya berfungsi sebagai kebutuhan sehari-hari dan menambah pendapatan rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis modal usahatani jambu mete, tingkat pendapatan usahatani jambu mete, dan menganalisis pengeluaran usahatani jambu mete di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis modal usahatani jambu mete di Desa Pola, yang meliputi parang, tembilang, dan bara api, memiliki rata-rata total biaya penyusutan sebesar Rp39.123. Sementara itu, rata-rata pendapatan rumah tangga responden petani di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, adalah Rp22.345.303/tahun. Usahatani jambu mete menghasilkan rata-rata pendapatan petani sebesar Rp7.228.346/ha/tahun. Kegiatan usahatani lainnya rata-rata menghasilkan total pendapatan sebesar Rp39.123. 8.678.957/ha/tahun dan pertanian non-pertanian dengan total pendapatan rata-rata Rp 6.438.000/tahun. Proporsi pengeluaran pangan terhadap total pengeluaran rumah tangga responden di Desa Pola pada tahun 2022 adalah Rp 1.397.450/bulan dan pengeluaran non-pangan sebesar Rp 672.800/bulan, sehingga totalnya menjadi Rp 2.070.250/bulan.
Analisis Finansial Usaha Tambak Sistem Wanamina (SIlvofishery) Di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang Abdul Chalik; Siti Balqies Indra; Rozalina
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i1.4048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Kelayakan Finansial Usaha Tambak Sistem Wanamina (Silvofishery) di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Probability Sampling dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh (sensus) dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis finansial, menghitung pendapatan, dan R/C Ratio. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mengenai analisis finansial usaha tambak sistem wanamina (silvofishery) di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang, memperoleh rata-rata penerimaan sebesar Rp.87.100.000/tahun, rata-rata biaya produksi Rp.25.945.625/tahun, rata-rata pendapatan sebesar Rp.61.154.375/tahun, rata-rata pendapatan perHa sebesar Rp.7.229.804/tahun. Nilai R/C ratio diperoleh 3,36 sehimgga dapat dilihat nilai R/C ratio > 1, maka usaha tambak sistem wanamina (silvofishery) ini layak untuk dijalankan atau diusahakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha tambak sistem wanamina (silvofishery) di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai keuntungan dan layak untuk diusahakan lebih lanjut.  
Analisis Karakteristik Sensori pada Kue Sus Hasil Subtitusi Tepung Komposit: Sistematik Literatur Review Bayu Meindrawan; Vega Yoesepa Pamela; Zenny Aulia Zahwa; Chairunisa Maharani; Felda Adzra Musyarofah; Karina Aditia Ningrum; Ahmad Azis Nurrahman; Elisha Firli Nurjanah; Tegar Attar Ardiansyah
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i2.6366

Abstract

Kue sus (cream puff ) merupakan produk pastry bertekstur flaky (beremah dan berlapis) yang dibuat dari adonan choux paste.dengan tepung terigu sebagai bahan utama pembentuk struktur. Namun, gandum sebagai bahan baku tepung terigu tidak dibudidayakan di Indonesia sehingga pemenuhannya bergantung pada impor. Salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan tersebut adalah pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai tepung komposit, yakni campuran tepung dari umbi-umbian, kacang-kacangan, atau serealia. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa penggunaan tepung komposit dapat memengaruhi karakteristik kue sus, namun belum ada kajian yang merangkum secara sistematis hasil temuan tersebut. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis berbagai studi mengenai substitusi tepung komposit pada kue sus. Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR) dari database Google Scholar dan Crossref menggunakan protokol PRISMA. Ditemukan 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dengan pendekatan PICOS. Hasil kajian menunjukkan bahwa substitusi tepung komposit memengaruhi parameter organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa) dengan kecenderungan yang bervariasi antar jenis tepung. Rentang substitusi optimal berada pada 10–35%. Substitusi rendah (10–25%) umumnya mampu mempertahankan mutu sensori yang mendekati kue sus konvensional, sedangkan substitusi sedang (25–35%) memberikan hasil terbaik pada penggunaan tepung ganyong, MOCAF, dan oat. Selain tetap diterima secara organoleptik, kue sus berbahan tepung komposit memiliki keunggulan gizi berupa peningkatan kadar serat, protein, vitamin, dan aktivitas antioksidan.
Karakterisasi struktur sel epidermis dan stomata pada tanaman jagung (Zea mays) dan tebu (Sachharum officinarum) Suri Raihan Safriani
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i2.6458

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengkarakterisasi struktur sel epidermis dan stomata famili Poaceae pada tanaman jagung (zea mays) dan tebu (Saccharum officinarum). Metode deskriptif komparatif digunakan untuk menggambarkan struktur sel epidermis dan stomata daun jagung dan tebu. Pengamatan berdasarkan sayatan membujur sel epidermis pada permukaan bawah daun dengan menggunakan mikroskop cahaya binokuler pada pembesaran 100x. Hasil penelitian menunjukkan kedua jenis tanaman ini memiliki karakter sel epidermis dan stomata yang relatif sama. Sel epidermis berbentuk persegi panjang yang tersusun seperti dinding bata, dinding sel bergerigi, tipe stomata graminae, stomata memiliki sel dua tetangga yang tersusun paralel dan sel penjaga berbentuk halter. Akan tetapi daun jagung memiliki ukuran sel epidermis dan stomata yang lebih besar dibandingkan pada daun tebu.

Page 11 of 11 | Total Record : 105