cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unw.ac.id
Phone
+62246925408
Journal Mail Official
lppm@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.186, Ngablak, Gedanganak
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ngudi Waluyo Empowerment : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29617499     EISSN : 29626889     DOI : 10.35473
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah sebuah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang fokus pada bidang pendidikan dan komputer. Jurnal pengabdian ini merupakan jurnal yang diterbitkan dan dikelola oleh Fakultas Pendidikan dan Komputer Universitas Ngudi Waluyo. Focus and Scope jurnal adalah pengabdian kepada masyakarat pada Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Pendidikan Sekolah Dasar, Teknik Informatika dan Pendidikan Vokasional Desain Fashion.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Pelatihan AI bagi Ibu Rumah Tangga: Meningkatkan Peran Orang Tua dalam Mendukung Prestasi Akademik Anak Rakhmawati, Restu; Olivia Wardhani; Suamanda Ika Novochasari; Beta Estri Adiana; Danar Cahyo Prakoso; Fadhila Syahida Wibowo; Zharifa Nur Majidah
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengatasi rendahnya literasi digital dan pemahaman Kecerdasan Buatan (AI) di kalangan ibu rumah tangga Dusun Jerukwangi yang berdampak pada kurang optimalnya pendampingan akademik anak, terutama pada Matematika dan Bahasa Inggris. Mereka juga menghadapi kesulitan struktural berupa tingkat pendidikan yang relatif rendah, beban peran ganda, dan kesenjangan kurikulum. Program pengabdian ini menggunakan metode pelatihan yang mengombinasikan teori dan praktik, dengan fokus pada tutorial penggunaan aplikasi AI yang mudah diakses (ChatGPT dan Photomath) pada smartphone. Untuk keberlanjutan, dibentuk komunitas belajar berbasis WhatsApp. Hasil observasi awal menunjukkan nilai akademik anak rata-rata (50-80). Evaluasi pasca-pelatihan mengonfirmasi bahwa ibu rumah tangga telah mulai memanfaatkan aplikasi AI untuk mendampingi anak mengerjakan pekerjaan rumah. Intervensi terbukti kompatibel, namun temuan menunjukkan bahwa masih ada peserta yang kesulitan implementasi, yang diyakini dipengaruhi oleh faktor struktural tersebut. Disimpulkan bahwa literasi teknologi AI dapat ditingkatkan, namun implementasi praktis memerlukan pendampingan yang lebih intensif untuk menjembatani gap pemahaman dan peran ganda ibu, demi memaksimalkan dampak pada prestasi akademik anak.
Pelatihan Penggunaan Media AR untuk Meningkatkan Pengajaran Matematika di Sekolah MA Al-Bidayah Rini, Zulmi Roestika; Hawa , Anni Malihatul; Wibisono, Iwan Setyawan
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan media pembelajaran inovatif dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran matematika yang banyak memuat konsep abstrak. Salah satu teknologi yang berpotensi mendukung pembelajaran matematika adalah Augmented Reality (AR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan penggunaan media AR dalam meningkatkan kompetensi guru matematika di MA Al-Bidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain pretest–posttest one group. Subjek penelitian adalah guru matematika MA Al-Bidayah yang mengikuti pelatihan penggunaan media AR. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest, angket respon guru, serta observasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji paired sample t-test, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi guru setelah pelatihan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,5 meningkat menjadi 82,5 pada posttest. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa mayoritas guru memberikan respon positif terhadap penggunaan media AR dalam pembelajaran matematika. Guru menilai bahwa media AR mampu mempermudah penyampaian materi, meningkatkan minat belajar siswa, serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penggunaan media AR efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan berpotensi meningkatkan kualitas pengajaran matematika di madrasah aliyah. Kata kunci: augmented reality, pelatihan guru, media pembelajaran, pembelajaran matematika
Peningkatan Kesadaran Peran AI dalam Menangkal Hoaks dan Cyberbullying Prakoso, Danar Cahyo; Rakhmawati, Restu
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan dalam ruang siber terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin masifnya pemanfaatan teknologi informasi dan media digital dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), membuka peluang baru dalam upaya menangkal hoaks dan cyberbullying. Pemanfaatan AI secara tepat dapat membantu meningkatkan kewaspadaan pengguna media digital serta mempercepat proses identifikasi konten bermasalah sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas. Namun demikian, masih banyak masyarakat yang belum memahami peran, cara kerja, dan batasan penggunaan AI dalam konteks keamanan siber dan literasi digital. Kurangnya pemahaman ini menyebabkan potensi AI belum dimanfaatkan secara optimal, padahal peningkatan kesadaran dan literasi AI dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko kejahatan siber dan menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menyasar kalangan akademis, khususnya guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki intensitas tinggi dalam penggunaan teknologi digital. Guru diposisikan sebagai agen literasi digital di lingkungan sekolah, sementara siswa merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan hoaks dan cyberbullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan daring berbentuk ceramah. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan dan hasil yang diperoleh, penyuluhan mampu memberikan pemahaman awal kepada mitra terkait literasi digital, identifikasi hoaks, serta pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif melalui penyuluhan daring dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam meningkatkan kesadaran keamanan siber di lingkungan pendidikan.