cover
Contact Name
Darul Prayogo
Contact Email
darul@pip-semarang.ac.id
Phone
+6285640691182
Journal Mail Official
ijns@pip-semarang.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.pip-semarang.ac.id/ijns/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Nautical Study
ISSN : -     EISSN : 3063752X     DOI : https://doi.org/10.46484/ijns.v1i2
Core Subject : Science, Education,
The Indonesian Journal of Nautical Study will consider papers which examine advances in nautical study, with a particular emphasis on the Indonesian context and global perspective in the fields of; Navigation systems Manoeuvre and handle a ship in all conditions Cargo handling and stowage Cariage of dangerous goods Control trims, stability and stress Safe navigational watch Marine pollution Safety of life at sea Security and protection of the marine environment Seawothiness of the ship Control and fight fires on board Emergency and damage control plans Emergency situations and handled
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2024): August Edition" : 5 Documents clear
Analisis Keterlambatan Proses Bongkar Muatan High Sulfur Fuel Oil (HSFO) dan Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) Secara Ship to Ship di MT. Cendrawasih Pangestu, Bayu Aji; Wibowo, Wahju; Sengadji, Karolus Geleuk; Nugroho, Anicitus Agung; Hariyanti, Retno; Rofik, Mashudi; Anggrahini, Wahyu Prasetya; Riyanto, Budi Cahyo; Purwanti, Purwanti; Suharto, Wakhid; Yuliani, Yuliani
Jurnal Navigsi Maritim Vol 1 No 2 (2024): August Edition
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v1i2.566

Abstract

Abstrak: MT. Cendrawasih merupakan aset milik PT. Pertamina International Shipping. MT. Cendrawasih berfungsi khusus sebagai Mother Ship dalam pelaksanaan kegiatan ship-to-ship transfer. Kasus keterlambatan yang terjadi pada saat kegiatan ship-to-ship dengan SPOB Allvina 03 di OB Balikpapan telah menimbulkan konsekuensi serius, termasuk penerimaan Letter of Protest dari terminal karena melebihi estimasi waktu yang telah ditetapkan. Dampaknya, keterlambatan tersebut mengakibatkan gangguan pada jadwal penyandaran kapal lainnya di pelabuhan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan proses bongkar muatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada analisis kerusakan pompa cargo sebagai penyebab utama dari keterlambatan tersebut.Riset lapangan dilakukan di kapal MT. Cendrawasih dengan melibatkan chief officer dan loading master sebagai informan utama guna mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait permasalahan ini. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keterlambatan yang terjadi disebabkan oleh tidak berfungsinya salah satu cargo pump. Sebagai solusi, penelitian ini menyarankan upaya penanggulangan melalui implementasi perawatan menyeluruh terhadap alat bongkar muatan, termasuk cargo pump, valve cargo, dan manifold. Jenis perawatan yang direkomendasikan mencakup Preventive Maintenance/Periodic Maintenance, Prediktif Maintenance, Corrective Maintenance, dan Breakdown Maintenance sesuai dengan pedoman perawatan kapal.
Faktor Terjadinya Keterlambatan Waktu bongkar muat Kontainer MV. Oriental Jade di Pelabuhan Manokwari Hidayatullah, Mohammad Faizal; Moh. Zaenal Arifin; Latifa Ika Sari
Jurnal Navigsi Maritim Vol 1 No 2 (2024): August Edition
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v1i2.745

Abstract

The purpose of this study is to determine the factors causing delays in loading and unloading time of MV Oriental Jade at Manokwari Port, the impact of delays in loading and unloading time of MV containers. Oriental Jade at Manokwari Port and efforts in order to overcome the late loading and unloading time of containers on MV. Oriental Jade at Manokwari Port. This research uses a qualitative case study method, with data analysis techniques using Fishbone diagrams. The research was conducted on a container ship named MV. Oriental Jade in 2022. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation studies related to efforts to overcome the causes of delays in loading and unloading time of MV Oriental Jade. The interview involved Captain, chief officer and foreman. The results of this study indicate that the factors causing delays in the loading and unloading time of MV Oriental Jade at Manokwari Port are due to the limitations of loading and unloading equipment, namely the cranes available at Manokwari Port are fixed cranes, these cranes do not have wheels so that they hinder the loading and unloading process, other factors because loading and unloading workers often arrive late to the loading and unloading location besides that heavy rain is a factor that hinders container loading and unloading time because for the safety of loading and unloading workers. This has an impact on the delay of the MV Oriental Jade container unloading process at Manokwari Port being delayed, and ship operational losses such as port rental costs. Therefore, the effort made is that the ship communicates with the port to determine the schedule and activities of loading and unloading containers so that the container loading and unloading process runs smoothly.
Analisis Kurang Optimalnya Pembuangan Air Ballast Pada Kapal MV DK 02 Yusuf Adi Pratama; Arya Widiatmaja; Fatimah
Jurnal Navigsi Maritim Vol 1 No 2 (2024): August Edition
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v1i2.787

Abstract

The ballast system is a critical component that ensures a ship's balance on the water.However, if the ballast system does not operate optimally, it can hamper the loading and unloadingprocess and disrupt the stability of the ship. This study aims to identify the factors that lead to sub-optimal ballast water discharge, its impact, and efforts to overcome it. Using a qualitative approach,data were obtained through observation, interviews and documentation, and analysed usingfishbone diagrams and interactive analysis models. The validity of the data was confirmed usingtriangulation method by the first mate responsible for the ballast system. The results showed thatdamage to the ballast pumps, valves and pipes, as well as leaks in the hull were the main causes ofsub-optimal ballast water discharge on the MV. DK 02. This has an impact on hampering theloading and unloading process and disrupting the stability of the ship. Therefore, regular checkson ballast components and adequate availability of spare parts are required to ensure the ballastsystem functions optimally.
Keselamatan Pelayaran : Likuefaksi Muatan Bijih Nikel Fierdaus, Haviez; Sapan, Yustina; Muhammad Choeroni
Jurnal Navigsi Maritim Vol 1 No 2 (2024): August Edition
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v1i2.821

Abstract

Dalam proses muat nikel curah, banyak yang harus diperhatikan sebelum perwira kapal memutuskan untuk menerima dan memuat muatan tersebut. Salah satu yang harus diperhatikan ialah kadar air di dalamnya (Moisture Content). Muatan yang lembap dan mengandung air melebihi dari batas aman yang diizinkan dari TML (Transportable Moisture Limit), harus ditolak dengan tegas untuk dimuat di atas kapal oleh Nakhoda. Banyak kecelakaan–kecelakaan kapal yang terjadi karena kelalaian pihak kapal dalam menerima muatan nikel. Dalam penelitian ini peneliti menjadikan faktor-faktor penyebab terjadinya likuefaksi bijih nikel dan cara-cara pencegahan likuefaksi bijih nikel yang dilakukan oleh awak MV. Lumoso Raya sebagai rumusan masalah. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya likuefaksi pada muatan bijih nikel dan mengetahui langkah-langkah pencegahan yang dilakukan crew MV. Lumoso Raya untuk mencegah terjadinya likuefaksi bijih nikel di atas kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Kemudian dalam proses penelitian, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka yang digunakan sebagai penunjang data penelitian. Setelah mendapatkan data dilakukan pengujian triangulasi untuk mengecek kebenaran data dan informasi yang diperoleh penulis dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penyebab likuefaksi pada bijih nikel dibagi menjadi 2 faktor. Faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal penyebab likuefaksi bijih nikel ialah jumlah kandungan air pada muatan bijih nikel. Pada Faktor eksternal terdiri dari kondisi hatch cover rubber packing, pemanfaatan hatch cover sealing tape pada pertemuan hatch cover, kondisi hatch cover itu sendiri dan penerapan sistem peranginan pada ruang muat. Langkah-langkah pencegahan yang dilakukan oleh crew MV. Lumoso Raya ialah dengan cara melaksanakan cargo test pada bijih nikel yang akan dimuat dan melakukan tindakan untuk mengurangi risiko dari faktor-faktor penyebab likuefaksi bijih nikel.
Peningkatan Efisiensi Proses Bongkar Muat di KM. Nggapulu Melalui Optimalisasi Perawatan Palka Andika Putri, Nabilla; Arifin, Moh. Zaenal; Sari, Ria Hermina
Jurnal Navigsi Maritim Vol 1 No 2 (2024): August Edition
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46484/ijns.v1i2.856

Abstract

Untuk memastikan kelancaran proses bongkar muat, pemeliharaan ruang muat yang efektif, efisien, dan terkoordinasi sangat diperlukan. Pemeliharaan yang baik sangat penting untuk menjaga agar ruang muat tetap dalam kondisi optimal saat menerima muatan, sehingga proses bongkar muat dapat berlangsung tanpa hambatan. Kurangnya perawatan yang optimal pada ruang muat dapat menyebabkan masalah serius, seperti keterlambatan bongkar muat yang mempengaruhi keseluruhan jadwal operasional kapal. Sebagai contoh, pada 6 September 2022, KM Nggapulu mengalami insiden serius di pelabuhan Fak-Fak ketika tutup palka tidak terbuka dengan sempurna. Akibatnya, proses bongkar muat tertunda, yang menyebabkan penundaan keberangkatan kapal dan berdampak pada jadwal pelayaran berikutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis fishbone untuk mengidentifikasi akar masalah. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan kru kapal, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi, menggabungkan berbagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala seperti ketidaktersediaan suku cadang dan keterlambatan dalam jadwal perawatan rutin menyebabkan perawatan palka kurang optimal. Untuk mengatasi masalah ini, langkah optimalisasi yang dapat diambil termasuk memprioritaskan perawatan berdasarkan urgensi, membagi tugas secara efisien di antara kru, dan memastikan ketersediaan suku cadang yang memadai di kapal. Dengan penerapan langkah- langkah ini, diharapkan proses bongkar muat dapat berjalan lebih lancar dan kapal dapat beroperasi sesuai jadwal tanpa gangguan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5