cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024)" : 50 Documents clear
Penerapan Konsep Teori Model Virginia Handerson Pada Asuhan Keprawatan Goat Arthritis Diruangan Rawat Inap Deni Diyanto; Irna Nursanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit asam urat atau dalam dunia medis disebut penyakit pirai atau penyakit gout (arthritis gout) adalah penyakit sendi yang disebabkan oleh tingginya asam urat di dalam darah. Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah melebihi batas normal menyebabkan penumpukan asam urat di dalam persendian dan organ tubuh lainnya. Salah satunya dari factor makanan yang menyebabkan terjadinya asam urat. Salah satu penatalaksaannya dengan modifikasi yaitu terkiat pola hidup atau gaya hidup salah satunya factor yang dikonsumsi terkait individunya. Penatalaksanaan tersebut menggunakan konsep Virginia hendorsen terkenal juga “The Actifities of Living”. Dimana masuk kedalam biologis dimana point kedua dari 14 komponen yang ada di teori virginia handerson yaitu makan dan minum secukupnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan asuhan keperawatan pada Tn T dengan asam urat berdasarkan dengan teori Virginia handerson. Metode Penelitian ini yaitu studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang berdasarkan dengan teori viginia handerson. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu format pengkajian berdasarkan dengan teori keperawatan virginia handerson Dimana menggunakan empat aspek yaitu biologis, psikologis, Rohani dan rekreasi. Hasil pengkajian didapatkan tekait biologis dimana suhu tubuhnya panas dan akral temperature 39, dan nyeri Ketika digerakan,sehingga mobilities fisiknya susah Ketika dalam kehidupan sehari hari. Terdapat dua masalah keperawatan yaitu hipertemi, dan nyeri akut. Intervensi yang dilakukan berdasarkan dengan SLKI dan SIKI. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari didapatkan kesimpulan dua masalah keperawatan sebagian teratasi. Diharapkan perawat mampu memberikan dan meningkatkan kualitas pelayanan dalam memberikan asuhan keperawatan berdasarkan pendekatan Virginia Handerson
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Makanan Yang Mengandung Zat Besi Di Klinik Bidan M. Ginting Pematang Siantar Pratiwi Raptaruli Hutajulu; Rasmi Manullang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia (AKI) masih jauh dari target MDgs. Tahun 2022 tercatat bahwa penyebab kedua penyebab AKI adalah perdarahan. Salah satu penyebab perdarahan pada ibu adalah anemia. Penanganan pada ibu hamil dengan anemia adalah pemberian tablet zat besi selama 90 hari. Selain dari tablet besi ibu hamil juga dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif korelatif dengan pendekatan cross sectional study yaitu untuk melihat hubungan variable dependen dengan independent. Ada pengaruh pengetahuan, pendidikan, pekerjaan dan sumber informasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang makanan yang mengandung zat besi secara signifikan (P<0,05). Sedangkan umur, tidak ada pengaruh umur terhadap pengetahuan ibu hamil tentang makanan yang mengandung zat besi.
Kecemasan Orang Tua Dalam Menghadapi Anak Kecanduan Gadget Lilik Setiawan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak usia sekolah dasar dapat menyebabkan kecanduan yang berdampak pada perkembangan fisik dan emosional anak. Kecanduan gadget pada anak dapat membuat orang tua menjadi cemas karena dampak negatif yang ditimbulkan oleh gadget itu sendiri. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget di Desa Jatipunggur.Desain Penelitian ini yaitu penelitian deskriptif, untuk populasi sebanyak 136 responden, dan sampel sebanyak 33 responden, menggunakan Teknik Purposive Sampling, dengan instrument kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 Maret s/d 08 April 2023, dengan variabel tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi anak yang kecandua gadget di Desa Jatipunggur, Hasil Penelitian dari 33 responden menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden yaitu 11 responden (33%) tidak mengalami kecemasan (normal) dan hampir setengah dari responden yaitu 13 responden (40%) mengalami kecemasan ringan dan hampir setengah dari responden yaitu 9 responden (27%) mengalami kecemasan sedang. Tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, faktor pendukung, pernah atau tidak pernah mendapat informasi tentang anak kecanduan gadget dan kecemasan dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget, beserta sumber mendapat informasi tersebut. Di harapkan kepada responden agar segera mengambil tindakan terkait penggunaan gadget pada anak dengan cara mengawasi anak, mendampingi anak saat bermain gadget, memberikan contoh sikap yang baik dan mengatur batasan waktu, agar anak tidak kecanduan dan orang tua tidak menjadi cemas
Hubungan Suku Dan Kebiasaan Makan Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Juwitriani Alwi; Abdul Fandir; Rajia; Rina Anwar; Besse Dahlia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja sangat membutuhkan zat gizi lebih tinggi karena pertumbuhan fisik dan perkembangan yang terjadi saat peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja. Terdapat faktor langsung dan tidak langsung mempengaruhi status gizi, diantaranya yaitu kebiasaan makan dan suku yang erat kaitannya dengan pemilihan bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan suku dan kebiasaan makan dan status gizi remaja putri. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi adalah siswa/siswi SMA N 1 Batui Selatan sebanyak 440 orang, besar sampel ditentukan menggunakan bantuan tabel Isaac dan Michael dengan kesalahan 5% dan didapatkan 67 orang remaja putri sebagai sampel. Teknik sampel adalah purposive sampling dan penelitian dilakukan bulan Agustus 2023. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui suku, Recall 1x24 jam untuk mengetahui kebiasaan makan, dan untuk mengetahui status gizi dilakukan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoice dan berat badan menggunakan timbangan. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat, menggunakan uji statistik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dari 62 remaja putri terdapat 17 (27.4%) berasal dari suku jawa memiliki status gizi normal dan terdapat pula 45 (72.6%) remaja putri yang memiliki kebiasaan makan 3 kali sehari dengan status gizi normal dan berdasarkan hasil uji Kruskal Wallis didapat nilai p-value = 0.846 untuk hubungan suku dengan status gizi dan nilai p-value =0.494 untuk hubungan kebiasaan makan dengan status gizi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara suku dan kebiasaan makan terhadap status gizi remaja putri di SMAN N 1 Batui Selatan.
Analisis Kualitas Hidup Lansia Yang Tinggal Di Pstw Dan Komunitas Tomi Jepisa; Ririn; Linda Wati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup sebagai persepsi individu sebagai laki-laki atau perempuan dalam hidup, ditinjau dari konteks budaya dan sistem nilai dimana mereka tinggal, dan hubungan dengan standar hidup, harapan, kesenangan, dan perhatian mereka. Hal ini dipadukan secara lengkap mencakup kesehatan fisik, psikologis, tingkat kebebasan, hubungan sosial dan hubungan mereka dengan segi ketenangan dari lingkungan. Kualitas hidup adalah keadaan yang dipersepsikan terhadap keadaan seseorang sesuai konteks budaya dan sistem nilai yang dianutnya, termasuk tujuan hidup, harapan, dan niatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di PSTW dan di Komunitas. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel adalah 92 responden yang dipilih dengan multistage random sampling. Uji Man Whitney dan Kruskal Wallis (alpha 0,05) digunakan untuk analisis data. Terdapat perbedaan kualitas hidup lansia di PSTW dan di Komunitas (p=0,100). Saran dalam penelitian ini diharapkan pada caregiver dan teman sebaya lansia di PSTW dalam membantu lansia yang tinggal di panti harus lebih mengupayakan suatu aktivitas sosial yang dapat mendorong para lansia dalam meningkatkan kualitas hidupnya melalui pemantaun kesehatan fisik, Kesehatan jiwa dan hubungan sosial lansia
Faktor Penyebab Terjadinya Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Heni Anggraini; Fitri Windari; Dwi Rosmawati; Tri Riwayati Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor penyebab Bayi Berat Badan Rendah (BBLR), yang merupakan permasalahan kesehatan serius dengan dampak signifikan terhadap kesejahteraan anak dan masyarakat. Melibatkan analisis mendalam terhadap faktor-faktor biologis dan lingkungan yang dapat berkontribusi terhadap BBLR, penelitian ini membahas pengaruh genetik, kondisi kesehatan ibu, akses terhadap gizi, dan faktor-faktor sosioekonomi yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan janin. Metode penelitian menggunakan study cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR. mencakup tinjauan literatur mendalam, analisis data medis, dan wawancara dengan ibu hamil atau yang baru melahirkan. Hasil penelitian ini menggaris bawahi kompleksitas hubungan antara faktor-faktor tersebut dan risiko BBLR. Faktor genetik ditemukan memiliki peran yang signifikan, sementara kondisi kesehatan ibu, terutama terkait dengan gizi dan kebiasaan makan selama kehamilan, juga menjadi faktor krusial. Pentingnya akses terhadap perawatan medis selama kehamilan dan kesadaran akan dampak negatif dari gaya hidup tertentu, seperti merokok dan konsumsi alkohol, ditunjukkan sebagai faktor yang dapat dimodifikasi untuk mengurangi risiko BBLR. Sosioekonomi juga memainkan peran, dengan adanya stres ekonomi dan akses terbatas terhadap sumber daya yang berkaitan dengan peningkatan risiko BBLR. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang faktor-faktor penyebab BBLR dan menekankan perlunya pendekatan holistik dalam pencegahan dan penanganan kondisi ini. Implikasi klinis dan kebijakan yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan strategi pencegahan, perawatan prenatal, dan dukungan sosial untuk ibu hamil, dengan tujuan akhir mengurangi insidensi BBLR dan meningkatkan kesehatan anak serta ibu secara keseluruhan.
Peran Keluarga Dalam Menjaga Kesehatan Mental Pada Remaja Usia 15 – 18 Tahun Sutiyah Heni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental remaja seringkali menjadi masalah kesehatan yang belum terselesaikan, kurangnya tenaga kesehatan di bidang mental seperti halnya mental healt konselor, psikiater dan psikolog yang membuat keluarga salah mengambil keputusan dalam menangani dan membantu gangguan mental pada remaja. Adanya pengaruh lingkungan baik lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat bisa juga membuat remaja mengalami perubahan dan melakukan kegiatan negatif. Apabila Peran keluarga mengalami kendala terkait hubungan dengan remaja kurang baik akan dapat berdampak pada Kesehatan mental remaja. Tujuan untuk mengetahui bagaimana peran keluarga dalam menjaga kesehatan mental pada remaja usi 15 -18 tahun di Dusun Sumberbendo Desa Sumberbendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Desain penelitian deskriptif, populasi dan sampel 32 responden, dengan teknik total sampling, dan menggunakan instrumen kuesioner. Penelitian dilaksanakan tanggal 4 Desember 2023 – 4 Januari 2024. Variabel peran keluarga dalam menjaga kesehatan mental, data dianalisa dengan rumus persentase dan diinterpretasi secara kuantitatif. Hasil penelitian dari 32 responden, sebagian besar responden (84,3%) memiliki peran baik dan sebagian kecil responden (15,7%) memiliki peran cukup dalam menjaga kesehatan mental remaja. Peran keluarga dalam menjaga kesehatan mental dipengaruhi faktor yaitu jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, hubungan dengan remaja, mendapatkan informasi tentang kesehatan mental, pekerjaan, tinggal bersama. Diharapkan responden untuk lebih aktif mencari informasi mengenai peran keluarga dalam menjaga kesehatan mental pada remaja, salah satunya dengan datang ke pelayanan kesehatan untuk mencegah dampak juga bisa mencari informasi melalui internet dan komplikasi dari terganggunya kesehatan mental.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Daerah Poso Dian Muslimin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor resiko utama penyakit kardiovaskuler yang merupakan penyebab kematian utama di Indonesia. Hipertensi adalah penyakit kardiovaskuler yang masih cukup tinggi, bahkan cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Peningkatan ini disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, proses pengobatan yang berlangsung lama dan memerlukan biaya tinggi. Hipertensi yang tidak ditangani akan menyebabkan beban kerja jantung meningkat, yang akhirnya akan mengakibatkan kerusakan serius pada organ seperti jantung, mata dan bahkan pecahnya pembuluh darah kapiler di otak, atau yang lebih dikenal dengan stroke hemoragic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Poso. Metode Penelitian penelitian ini menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Poso yang disesuikan dengan jumlah pasien pada sebanyak 170 pasien. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 64 responden. Hasil penelitian: menggunakan uji statistik chi square menunjukkan bahwa dukungan keluarga terhadap hipertensi ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Poso dengan hasil uji chi-square p.value. 0,02. Kesimpulan: Penelitian ini adalah Dukungan keluarga terhadap kejadian hipertensi mendapat dukungan keluarga yang tinggi, Kejadian hipertensi lebih bayak yang tidak hipertensi dan Ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Poso
Pengaruh Pemberian Hidroterapi Kaki Terhadap Tingkat Nyeri Asama Urat Pada Lansia Di RT 08 RW 05 Kelurahan Polowijen Malang Lembah Andriani S
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat merupakan jenis peradangan yang disebabkan oleh pengendapan kristal Monosodium Urat (MSU) pada persendian karena terjadi peningkatan kadar asam urat dalam serum (Zhao et al, 2022). Penyakit ini memiliki tanda gejala yang sangat khas yaitu munculnya nyeri yang hebat sehingga dapat mempengaruhi aktivitas dan kualitas hidup para penderitanya, penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi Hidroterapi kaki terhadap Tingkat Nyeri penderita Asam Urat Penelitian ini dilakukan pada 20 November 2023 sampai dengan 10 Desember 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-posttest. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan besar populasi sebanyak 36 responden dan besar sampel sebanyak 36 responden yang mengalami nyeri ringan, sedang, dan berat. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi yaitu Numeric Rating Scale untuk mengukur skala nyeri sebelum dan setelah dilakukan terapi hidroterapi kaki selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 10 – 15 menit dimulai. Hasil dari statistik uji Wilcoxon signed rank test diperoleh nilai ρ value sebesar 0,842 adalah kurang dari α = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh terapi hidroterapi kaki terhadap Tingkat Nyeri penderita Asam Urat Pengaruh hidroterapi kaki pada Tingkat Nyeri penderita Asam Urat terdapat perubahan karena efek analgesik pada bagian yang terserang dengan cara menghambat transmisi saraf lokasi nyeri ke otak. Sehingga nyeri pada lokasi nyeri kaki akan berkurang atau hilang pada lansia di RT 08, RW 05 Kelurahan Polowijen.
Hubungan Peran Orang Tua Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Terhadap Anak Usia Dini Di Lingkungan Masyarakat Desa Ramasari Kec. Haurwangi. Kab Cianjur Nenden Putri Ayu; Siti Kamilah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi kesehatan di institusi pendidikan perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat menjadi perilaku yang cenderung menetap dan mampu mendorong terwujudnya kemandirian masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. PHBS terbukti berkonstribusi secara nyata dalam mencegah terjadinya berbagai penyakit, khususnya penyakit infeksi yang sering kali menyerang anak-anak usia dini. Oleh karena itu, keberhasilan PHBS pada anak-anak usia dini perlu ditunjang oleh berbagai faktor diantaranya pengetahuan dan peran orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan PHBS pada anak usia dini di lingkungan masyarakat Desa Ramasari . Penelitian dilakukan pada bulan 24 Februari 2023. Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan sampel 87 responden .Hasil yang peran orang tua 52 orang baik dan 58 orang phbs baik setelah di lakukan uji chi square di dapatkan nilai peran orang tua 0.01 < 0.05 dan phbs 0.01 < 0.05 yang berarti peran orang tua dan phbs tedapat hubungan yang signifikan.