cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5 (2024)" : 10 Documents clear
Pengaruh Konseling Dengan Metode Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kejadian Insomnia Pada Remaja Mutiara Anggraeny; Ro‘isah; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang dialami remaja kesulitan untuk tidur atau mempertahankan kualitas tidur, gejala tersebut biasanya akan mengganggu aktivitas fisik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konseling dengan Metode Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kejadian Insomnia Pada Remaja di Pondok Mahasiswi Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong.Jenis penelitian ini adalah pra experiment dengan desain one-group pre- post test design. Populasi sebanyak 42 responden dan sampel sebanyak 38 responden sesuai dengan syarat inklusi penelitian dan dipilih dengan cara tekhnik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner kejadian insomnia dengan intervensi konseling yang dilakukan oleh psikolog kemudian data dikumpulkan melalui proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistic dan uji Wilcoxon dari SPSS.Hasil penelitian sebelum diberikan Konseling dengan Metode Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) yaitu mayoritas mengalami insomnia berat sebanyak 27 responden (71,1%) dan setelah diberikan Konseling dengan Metode Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) mayoritas Tidak Ada Keluhan dan insomnia Ringan sebanyak 15 responden (39,5%). Hasil uji analisis didapatkan Ada Pengaruh Konseling dengan Metode Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kejadian Insomnia Pada Remaja di Pondok Mahasiswi Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong dengan nilai (ρ=0,000 0<α=0,05).Konseling dengan Metode Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kejadian Insomnia dapat diterapkan pada responden yang mengalami insomnia. Dan diharapkan responden dapat mengaplikasikan setiap pembahasan yang telah dilakukan bersama konselor.
Penerapan Inhalasi Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Mual Dan Muntah Pada Anak Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Rawat Inap Flamboyan 9 RSUD Dr. Moewardi Indriana Astuti; Sitti Rahma Soleman; Suciana Ratrinaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemoterapi pada anak dapat menimbulkan efek samping salah satunya yaitu mual muntah. Meskipun dengan perkembangan terapi farmakologis mual muntah tetap menjadi masalah utama dari kemoterapi. Dengan bertambahnya terapi nonfarmakologis salah satunya pemberian aromaterapi diharapkan mampu membantu mengurangi mual muntah pada anak kemoterapi. Tujuan : Untuk mengetahui hasil penerapan inhalasi aromaterapi lemon terhadap penurunan mual dan muntah pada anak yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. Moewardi. Metode : Metode penerapan deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan menerapkan dua pasien dengan pre test dan post test, instrument penerapan dengan kuesioner Rhodes Index Of Nausea Vomiting And Retching (INVR). Pemberian intervensi inhalasi aromaterapi lemon selama 1x24 jam. Hasil : Sebelum diberikan inhalasi aromaterapi lemon didapatkan hasil An. Am dengan skor 20 termasuk mual muntah berat dan An. Mf dengan skor 14 termasuk kategori mual muntah sedang. sesudah diberikan inhalasi aromaterapi lemon didapatkan An. Am skor mual muntah 12 termasuk kategori mual muntah sedang dan An. Mf dengan skor mual muntah 8 termasuk kategori mual muntah ringan. Kesimpulan : Hasil penerapan menunjukkan intervensi yang diberikan dapat menurunkan tingkat mual muntah pada anak yang menjalani kemoterapi.
Determinan Tindakan Personal Higiene Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Wilayah Kerja Puskesmas Lapai Afzahul Rahmi; Rischa Hamdanesti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kesehatan anak banyak ditemukan pada periode anak usia sekolah, anak usia sekolah merupakan generasi penerus sebagai sumber daya masa mendatang dengan jumlah sekitar 20% dari jumlah penduduk Indonesia, sehingga merupakan investasi bangsa yang potensial tetapi rawan karena berada dalam periode pertumbuhan dan perkembangan (Dinkes, 2017). Personal Hygiene (kebersihan diri) merupakan kebersihan diri yang dilakukan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan diri sendiri baik secara fisik maupun mental. Data Dinas Kesehatan Kota Padang 2022 menyebutkan, hasil pemeriksaan gigi tersebut menemukan 12.479 murid yang memerlukan perawatan gigi dan yang mendapat perawatan gigi sebanyak 8.964 murid (71,8%) dari target 100%. Faktor yang mempengaruhi personal hygiene adalah pengetahuan, dukungan guru, dan pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan tindakan personal higiene pada anak usia sekolah dasar di Kota Padang Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan metode angket. Variabel yang dikumpulkan meliputi variabel tindakan personel higiene, pengetahuan, peran orang tua, peran guru. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SDN di kota padang berjumlah 192 respoden. Sampel diambil dengan teknik cluster sampling, sebanyak 85 respoden Analisis data menggunakan analsis univariat dan bivariat dan uji yang digunakan adalah chi-square test.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Dengan Kekambuhan Pasien Hipertensi Di Ruang Poli Rumah Sakit Harapan Keluarga Mataram Ernawati; Bidari; Baik Heni Rispawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia yang dapat terjadi akibat dari salah satu masalah yang sering muncul dari perubahan gaya hidup, seperti mengkonsumsi makanan yang kadar garamnya tinggi, hipertensi diperkirakan sebagai penyebab berbagai penyakit berat beserta komplikasinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menjelaskan hubungan kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap kekambuhan pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional menggunakan teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel 62 orang responden. Hasil: Hasil uji chi-sequare menunjukkan nilai probabilitas atau taraf kesalahan (p : 0,000) jauh lebih kecil dari standart signifikan (α: 0,05), maka H1 diterima Ho ditolak yang berarti ada Hubungan kepatuhan minum obat antihipertensi terhadap kekambuhan pada pasien hipertensi di Ruang Poli Rumah Sakit Harapan Keluarga Kesimpulan: Terdapat Hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan kekambuhan hipertensi pada pasien hipertensi di Ruang Poli Rumah Sakit Harapan Keluarga
Pengaruh Senam Tera Terhadap Skala Nyeri Dan Penurunan Kadar Asam Urat Di Desa Triwung Lor Kota Probolinggo Lia Barkatur Rohmniah; Achmad Kusyairi; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit asam urat merupakan suatu penyakit radang sendi yang disebabkan penumpukan kristal asam urat. Masalah umum yang sering di temukan di lingkungan sehari-hari adalah keluhan terkaitn yeri asam urat dan kadar asam urat yang meningkat secara tidak terkontrol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam tera terrhadap skala nyeri dan penurunan kadar asam urat di desa triwung lor. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre-post test. Populasi dalam penelitian berjumlah 50 orang, teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Pengambilan data dengan menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS) dan pengecekan asam urat menggunakan alat glucose cholesterol urid acid (GCU). Pengumpulan data meliputi coding, editing, dan tabulating. Metode analisis menggunakan uji statistik Paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan senam tera mayoritas dari 44 responden mengalami skala nyeri 6-7 dan kadar asam urat melebihi 6,5-7 mg/dL.Kemudian setelah dilakukan intervensi senam tera terjadi perubahan yang cukup baik dari nilai skala nyeri rentang nilai 7 menjadi 5 dan nilai kadar asam urat yang didapat nilai minimal asam urat 5 mg/dL dan nilai maksimal 11.2 mg/dL Analisis hasil penelitian menggunakan uji paired t-test di dapatkan p=0,000 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh senam tera terhadap skala nyeri dan penurunan kadar asam urat. Intervensi senam tera dilakukan selama 8 kali selama 1 bulan dengan waktu selama 15-30 menit. Senam tera merupakan latihan pernapasan yang dipadukan dengan gerakan. Prinsip gerak dalam senam tera ada 3 yaitu peregangan, persendian dan pernafasan.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sekancing Benny Wijaya; Reni Fitria; Dian Eka Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia berusia diatas 60 tahun rawan terhadap serangan penyakit, salah satunya tekanan darah tinggi atau hipertensi pada umumnya tekanan darah pada lansia dianggap tinggi jika melebihi 140/90 mmHg. Hal-hal yang terjadi pada tubuh penderita tekanan darah tinggi pada lansia antara lain sakit kepala hebat, pusing, penglihatan kabur, mual, telinga berdenging, detak jantung tidak teratur, bingung, lelah, nyeri dada, sulit bernapas,. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sekancing Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cros Sectional pada keluarga lansia dengan total populasi 137 orang yang dilakukan pada 58 orang responden diambil dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Kemudian data diolah mengambarkan karakteristik data dan masing-masing variabel melalui tabel distribusi frekuensi. Mengetahui hubungan independent dan dependent dengan uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan P=<0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%. Sesuai hasil analisis secara bivariate bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan manajemen hipertensi yang memperoleh nilai p=0,002. Diharapkan pihak puskesmas untuk memberikan pelayanan pada lansia dengan memberikan edukasi kepada keluarga tentang pentingnya memberikan dukungan emosional, penghargaan, informasi dan istrumental pada lansia untuk kemandiriannya dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari.
Pengaruh Kombinasi Slow Deep Breathing Dan Senam Anti Stroke Terhadaptekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo Diah Oktavia Ningsih; Grido Handoko Sriyono; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan sistolik diatas 140 mmHg, sedangkan distolik diatas 90 mmHg.Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi komplikasi lanjutan khusunya hipertensi yang dapat mengakibatkan stroke adalah dengan aktivitas fisik yang teratur dan terukur seperti relaksasi slow deep breathing dan senam anti stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kombinasi Slow Deep Breathing dan Senam Anti Stroke Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan Pra-Eksperimental dengan pendekatan one grup pre-post test. Populasi sebanyak 22 responden dan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan Alat pengukur Tekanan darah digital Sinocare BA-801. kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tekanan darah sebelum dilakukan latihan slow deep breathing dan senam anti stroke adalah 166.41/100.68 mmHg. Sedangkan setelah dilakukan latihan slow deep breathing dan senam anti stroke nilai rata-rata tekanan darah menjadi 160.86/95.23 mmHg. Hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh kombinasi slow deep breathing dan senam anti stroke terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi dengan ρ-value = 0.000 sehingga <α =0.05 Diharapkan pada penderita hipertensi melakukan latihan secara rutin. Untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan kombinasi tersebut sehingga dapat memantau pada saat masa pemulihan atau jeda pada pemberian intervensi selanjutnya.
Penerapan Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) Yang Mengalami Hospitalisasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Moewardi Andresta Diansari; Sitti Rahma Soleman; Suciana Ratrinaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan yang ditandai dengan perasaan takut dan pertanda sistem saraf otonom yang hiperaktif, dari rasa takut dapat menjadi respon akibat hospitalisasi pada anak. Untuk mengurangi kecemasan anak dapat diberikan terapi bermain. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Metode : Desain penelitian dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden anak yang mengalami kecemasan. Kecemasan diobservasi sebelum dan sesudah terapi bermain puzzle. menggunakan skala FIS (Faces Image Scale). Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah terapi bermain puzzle diberikan pada kedua subjek yaitu terjadi penurunan tingkat kecemasan dari An.A sebelum diberikan mendapat skor 4 kategori cemas sedang, setelah diberikan terapi tingkat kecemasan turun menjadi skor 2 kategori tidak cemas dan An.G sebelum diberikan terapi mendapatkan skor 3 kategori cemas ringan, setelah diberikan terapi tingkat kecemasan turun menjadi skor 1 kategori sangat tidak cemas. Kesimpulan : Setelah dilakukan penerapan terapi bermain puzzle didapatkan hasil bahwa terapi bermain puzzle dapat menurunkan tingkat kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi.
Hubungan Letak Dan Lama Pemasangan Infus Terhadap Kasus Phlebitis Di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang Siti Laelatul Badriah; Alwin Widhiyanto; Mashuri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infus merupakan prosedur invasif yang umum dilakukan di rumah sakit. Namun, terapi cairan intravena terus menerus meningkatkan kemungkinan komplikasi terkait cairan, khususnya flebitis. Flebitis adalah pembengkakan (peradangan) pada pembuluh darah vena. Angka kejadian flebitis terus meningkat dari tahun ke tahun dan angka ini merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan rumah sakit. Faktor penyebab flebitis ada yang bersifat kimia, mekanik, dan bakteri. Pengetahuan staf perawat mengenai pencegahan flebitis sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian flebitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan (mekanisme) lokasi dan durasi infus (bakteri) terhadap kasus flebitis. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cross-sectional. Besar sampel penelitian ini adalah 257 responden. Gunakan analisis data peringkat Spearman. Lembar observasi adalah alat untuk itu. Hasil: Data penelitian menunjukkan bahwa 135 responden (52,5%) menjadi subjek infus 2 hari. Dalam 3 hari dia sebanyak 104 responden (40,5%). Dia juga memiliki 18 responden (7%) pada tanggal 1. Sedangkan hasil vena ceparica ditentukan dari lokasi vena dan berjumlah 149 (58%) responden. Metakarpal sebanyak 79 responden (30,7%). 15 orang (5,8%) menjawab med-cubiti dan 14 orang (5,4%) menjawab bacilika. Studi ini menemukan bahwa hubungan antara lokasi infus dan durasi mempengaruhi kejadian flebitis di rumah sakit. Diskusi Tim kesehatan rumah sakit dianjurkan untuk mengikuti protokol perawatan infus, terutama bagi pasien yang akan menerima infus lebih dari 2 hari, dan menghindari penempatan kepala untuk mencegah flebitis.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang Tahun 2023 Sari Indah Kesuma; Weni Mailita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus ini banyak menyebar baik dikalangan anak-anak maupun dewasa. Penyakit ISPA ini tidak hanya menjadi masalah di Negara berkembang namun juga menjadi masalah global di negara lain. Hal ini dapat dilihat dari angka kematian balita menurut WHO (2018) memperkirakan ± 13 juta anak balita di dunia meninggal dan kematian tersebut terdapat di Negara berkembang di Asia dan Afrika seperti: India (48%), Indonesia (38%), Ethiopia (4,4%), Pakistan (4,3%), China (3,5%), Sudan (1,5%), dan Nepal (0,3%). Pada tahun 2020 WHO melaporkan hampir 6 juta anak meninggal dunia dan 16 % dari jumlah tersebut disebabkan oleh ISPA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2017 terdapat 51,4% rumah tangga bebas asap rokok, dan terdapat 48,6% rumah tangga yang memiliki minimal seorang perokok di dalam rumah. Pada wilayah kerja puskesmas Andalas terdapat 760 (38%) rumah yang bebas asap rokok dari 2.000 rumah tangga dan terdapat 1.240 (62%) rumah tangga yang masih terpapar asap rokok (DKK, 2017). Menurut data PHBS Dinkes Kota Padang tahun 2017 cakupan pemberian ASI eksklusif di Lintau Buo masih sangat rendah yaitu dari 1.828 jumlah bayi pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan pada tahun 2017 yaitu hanya 62 ASI eksklusif, jadi terdapat 1.766 (96%) bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya. Selain ASI eksklusif, imunisasi juga merupakan faktor risiko terjadinya ISPA pada balita. Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh balita terhadap suatu penyakit (Mulati, 2019) Untuk mengurangi angka kematian akibat ISPA pada balita, diupayakan untuk memberikan imunisasi lengkap pada balita. Balita yang mendapatkan imunisasi lengkap dapat memperkecil kemungkinan suatu penyakit tersebut bertambah parah (Fadhilah, 2017). Berdasarkan uraian diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Tahun 2023

Page 1 of 1 | Total Record : 10