cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 8 (2024)" : 46 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketidakpuasan Kerja Pegawai Di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Susi Bita Haryani; Dirhan; Susilo Wulan; S. Effendi; Dini Syavani; Nuche Marlianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpuasan kerja pegawai merupakan salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan oleh organisasi dikarenakan dengan mengetahui tingkat ketidakpuasan kerja pegawai, organisasi dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi melalui perbaikan sikap dan tingkah laku kerja pegawainya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan desain Cross Sectional, dimana variabel independen dan dependen diambil secara bersamaan ketika penelitian dilaksanakan. Secara umum penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur. Hasil penelitian diketahui bahwa 46 orang (57,5%) menyatakan supervisenya telah baik, 47 orang (58,8%) menyatakan gaji yang diterima sudah puas, 43 orang (53,8%) menyatakan rekan sekerjanya mendukung, 44 orang (55,0%) menyatakan puas dalam bekerja, terdapat hubungan yang signifikan antara supervisi dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan sedang, terdapat hubungan yang signifikan antara gaji dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan sedang, terdapat hubungan yang signifikan antara rekan sekerja dengan ketidakpuasan kerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur dengan kategori hubungan lemah
Penerapan Terapi Bermain Ular Tangga Terhadap Perilaku Kooperatif Selama Hospitalisasi Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Ruang Edelweis RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Indah Dwi Rohmandani; Ika Silvitasari; Yohana Ika Prastiwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi menyebabkan seorang anak harus tinggal di rumah sakit untuk menjalani berbagai perawatan, yang sering menimbulkan pengalaman trauma, kecemasan, dan anak menjadi tidak kooperatif. Peningkatkan perilaku kooperatif anak memerlukan adanya hubungan terapeutik anak dengan perawat dibantu dengan upaya intervensi aktivitas bermain, salah satunya terapi bermain ular tangga. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi bermain ular tangga terhadap perilaku kooperatif selama hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di ruang edelweis RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus yang melibatkan 2 pasien anak usia pra sekolah. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan penerapan terapi bermain ular tangga pada An. F didapatkan skor 40 (tidak kooperatif) sedangkan pada An. Z didapatkan skor 36 (tidak kooperatif). Sesudah dilakukan penerapan selama 2 hari pada An. F didapatkan skor 84, sedangkan An. Z didapatkan skor 72, sehingga setelah diberi intervensi kedua pasien dalam kategori kooperatif. Kesimpulan: Setelah dilakukan penerapan terapi bermain ular tangga pada An. F dan An. Z dapat disimpulkan terjadi peningkatan perilaku kooperatif pada kedua pasien.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Ibu Hamil Dalam Melakukan Antenatal Care (ANC) Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu Ratika Dewi Susanti; Dirhan; Sanisahhuri; Susilo Wulan; Dini Syavani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini “ faktor-faktor apa sajakah yang berhubungan dengan keteraturan ibu hamil dalam melakukan antenatal care (ANC) di wilayah kerja puskesmas padang serai kota Bengkulu”. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan keteraturan ibu hamil dalam melakukan Antenatal Care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah survei analitik menggunakan rancangan cross sectional pengambilan sampel secara total sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah semua ibu yang telah melahirkan di bulan januari-februari yang berada diwilayah kerja puskesmas padang serai kota Bengkulu yaitu sebanyak 52 orang ibu. Sampel diambil dengan menggunakan Total Sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square, dan untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan uji Contingency Coefficient. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 52 responden didapatkan Teratur melakukan ANC 29 (55,8%). Pendidikan: dasar 32 (61,5%). Pengetahuan: cukup 28 (53,8%). Sikap: favourable 41 (78,8%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan keteraturan melakukan ANC, pengetahuan dengan keteraturan melakukan ANC, sikap dengan keteraturan melakukan ANC dengan kategori sedang. Oleh karena itu petugas kesehatan dapat memotivasi ibu hamil bahwa pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur serta diperlukan keterampilan yang baik bagi petugas sehingga memberikan pelayanan yang bermutu.
Hubungan Komunikasi Perawat Terhadap Kondisi Psikologis Pasien: Tinjauan Literatur Dan Implikasi Oktia, Vanika; Kheniva Diah Anggita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi perawat memegang peranan penting dalam perawatan pasien dan dapat mempengaruhi kondisi psikologis pasien secara signifikan. Artikel ini membahas hubungan antara komunikasi perawat dengan kondisi psikologis pasien melalui tinjauan literatur yang ada serta implikasi praktis dari temuan tersebut. Fokus utama artikel ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor komunikasi yang berdampak pada kesehatan mental pasien dan memberikan rekomendasi untuk praktik perawatan yang lebih efektif
Pengaruh Jus Jambu Biji Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Siswi Di SMP An Najah Siti Nurrohim; Suparmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi anemia pada wanita di Indonesia yaitu sebesar 23,9%, yang terbagi dari prevalensi anemia pada wanita umur 5-14 tahun sebesar 26,4% dan umur 15-25 tahun sebesar 18,4%. Remaja putriberisiko sepuluh kali untuk menderita anemia dibanding dengan remaja putri. Dampak anemia pada remaja yaitu adanya keterlambatan pertumbuhan pertumbuhan fisik, gangguan prilaku serta emosional yang dapat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan sel otak yang menurunkan daya tahan tubuh, mudah lemas dan lapar, konsentrasi belajar terganggu, dan kurangnya produktivitas. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi. Metode: Desain penelitian ini Pre Experiment dan pendekatan One Group Pretest Posttet, sampel sebanyak 18 siswi di SMP An Najah Gondang Sragen, sampel yang digunakan adalah Simple random. Menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk dan uji analisis menggunakan Uji Paried Simple T-Test. Hasil penelitian: Hasil Uji Paired Simple T-Test berdasarkan nilai Hb sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menunjukan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan nilai rata- rata peningkatan 1,6 gr/dl yang berarti Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat pengaruh Pemberian jus jambu sebanyak 250 ml/hari selama 7 hari dapat meningkatkan kadar HB pada siswi.
Hubungan Pola Makan Dan Kualitas Tidur Dengan Derajat Hipertensi Di Desa Brabe Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo Meigy Dwi Rizka; Rizka Yunita; Ro’isah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah tinggi yaitu suatu peningkatan tekanan darah didalam arteri, dan hal ini sering ditemukan pada usia lanjut atau lansia. Salah satu factor penyebab terjadinya hipertensi pada lansia dikarenakan pola makan yang tidak sehat dan kualitas tidurnya berkurang.penelitan ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada lansia. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 44 responden lansia. Sampel yang digunakan yaitu Sebagian siswa sejumlah 38 responden lansia dengan syarat inklusi dan esklusi diambil dengan cara purpose sampling. Instrument yang digunakan lembar kuisioner pola makan dan kisioner kualitas tidur yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Tehnik analisa data menggunakan spearman rank. Hasil penelitian didapatkan pola makan responden terbanyak adalah pola makan buruk 29 responden (76.3%), kualitas tidur responden terbanyak adalah kualitas tidur buruk 23 responden (60,5%), dan berdasarkan derajat hipertensi yang terbanyak adalah derajat 1 dengan 23 responden (60.5%). Hasil uji statistic menunjukkan ada hubungan pola makan dengan derajat hipertensi dengan nilai (p value 0,048 < 0,05), Dan ada hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi dengan nilai (p value 0,037 < 0,05). Diharapkan bagi petugas Kesehatan dapt meningkatkan upaya pelayanan promotif dan preventif, selain itu juga dapat dilakukan penyuluhan Kesehatan tentang pentingnya pencegahan hipertensi dengan berbagai macam metode dan media.
Hubungan Efikasi Diri Dengan Sikap Dan Perilaku Dalam Mencegah Komplikasi Asam Urat Di Desa Maron Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo Karomia Audina; Ainul Yaqin Salam; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam Urat merupakan suatu penyakit dengan serangan mendadak dan berulang pada sendi, ditandai timbulnya nyeri. Asam urat juga diketahui banyak menimbulkan komplikasi diantaranya adalah penyakit ginjal, jantung coroner, hipertensi, bahkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Efikasi Diri Dengan Sikap Dan Perilaku Dalam Mencegah Komplikasi Asam Urat Di Desa Maron Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi 60 penderita asam urat dan sampel 52 penderita asam urat Di Desa Maron Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi diambil dengan cara purposive sampling. Tehnik analisa data menggunakan spearman rank Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner General Self efficacy Scale (GSES), sikap pencegahan komplikasi asam urat, dan perilaku pencegahan komplikasi asam urat. Dari hasil penelitian ini didapatkan efikasi diri rendah sebanyak 28 responden (53.8%), sikap pencegahan kurang baik sebanyak responden 23 (44.2%), dan perilaku pencegahan kurang baik sebanyak 20 responden (38.5%). Hasil analisa dengan Spearmank Rank didapatkan ada hubungan antara efikasi diri dengan sikap pencegahan komplikasi asam urat dengan nilai p = 0,000 ≤ α=0,05 dan ada Hubungan Efikasi Diri Dengan Perilaku Pencegahan Komplikasi Asam Urat dengan nilai p = 0,000 ≤ α=0,05. Efikasi diri rendah memiliki keyakinan yang rendah tentang kemampuannya. Sehingga sangat perlu untuk dilatih meningkatkan efikasi diri agar dapat mencegah komplikasi.
Efektivitas Abdominal Stretching Exercise Dan Massage Effleurage Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Di Pondok Putri Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Nandini Nursyamsiana; Ro’isah; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore atau nyeri haid adalah rasa nyeri yang menyertai menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari. Salah satu penanganan nonfarmakologis disminore yaitu Abdominal Stretching Exercise dan Massage Effleurage. Tujuan dari penelitian ini untukmenganalisis efektivitas Abdominal Stretching Exercise dan Massage Effleurag terhadappenurunan nyeri dismenorepada remaja di Pondok Putri Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitiantwo group pretest-posttest. Populasi sebanyak 64 responden. Sampel penelitian sebanyak 36 responden yang memenuhi syarat inklusi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi skala nyeri numeric (NRS) kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring dan tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan hipotesis Uji Mann Whitney pada kedua kelompok. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata skala nyeri sebelum diberikan Abdominal Stretching Exercise adalah 4,67 dan sesudah diberikan Abdominal Stretching Exercise Abdominal Stretching Exercise3,78, sedangkan nilai rata-rata skala nyeri sebelum diberikan Massage Effleurage adalah 4,94 dan sesudah diberikan Massage Effleurage 4,83. Hasil uji analisis didapatkan nilai p Value α (asymp. sign. 2 tailed) = 0,000, maka dinyatakan bahwa Abdominal Stretching Exercise lebih efektif terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja di Pondok Putri Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan. Abdominal Stretching Exercise merupakan tindakan non farmakologi yang dapat diterapkan untuk menurunkan nyeri disminore. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk membandingkan Abdominal Stretching Exercise dengan intervensi lain dan menentukan metode mana yang lebih efektif.
Pengaruh Latihan Genggam Bola Karet Gerigiterhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke Di Desa Brabe (Studi Di Maron Probolinggo) Firda Dwi Cahyaningtias; Dodik Hartono; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan masalah kesehatan yang cukup serius dalam kehidupan sehari-hari, stroke juga dapat mengakibatkan kematian. Komplikasi yang bisa terjadi pada strokeyaitu kelumpuhan pada wajah atau sebagian anggota badan sebelah (hemiparesis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan genggam bola karet gerigi terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pasien stroke di desa brabe maron probolinggo.Jenis penelitian in adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-post desaign Populasi seluruh pasien stroke sebanyak 35 responden.Sampel yang sesuai kriteria inklusi peneliti sebanyak 32 responden, dengan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi penilaian kekuatan otot ekstremitas atas otot MMT (Manual Muscle Testing), kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring dan tabulating, dan dianalisis menggunakan hipotesis uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini didapatkan nilai nilai kekuatan otot sebelum diberikan intervensilatihan genggam bola karet gerigi nilai terbanyak yaitu nilai 4 (56,7%) dan setelah diberikan intervensi latihan genggam bola karet gerigi nilai terbanyak adalah nilai 4 (63,3%), hasil uji analisis menggunakan wilcoxon didapatkan ada Pengaruh Latihan Genggam Bola Karet Gerigi Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke dengan nilai ρ valeu= 0.000.Latihan genggam bola bola karet gerigi merupakan suatu rangsangan pada otot dan tekanan untuk meningkatkan kembali kekuatan otot yang hilang pada ekstremitas atas sehingga disarankan untuk pasien stroke melakukan latihan ini untuk proses pemulihan keterbatasan atau kelumpuhan pada anggota gerak pada ekstremitas atas
Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Pengalamanmasalalu Dengantingkat Kecemasan Keluargadi Ruang HCU RSUD Dr. Soedarsono Kota Pasuruan Siti Lestyawati Ningrum; Nafolion Nur Rahmat; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan sebagai gangguan dalam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, tidak mengalami gangguan dalam menilai realitas, kepribadian masih tetap utuh, perilaku dapat terganggu tetapi masih dalam batas-batas normal..Pnelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pendidikan keluarga. mengidentifikasi pengalaman masa lalu keluarga, mengidentifikasi tingkat kecemasan keluarga, menganalisis tingkat pendidikan dan pengalaman masa lalu dengan tingkat kecemasan keluarga di Ruang HCURSUD. Dr. Soedarsono, Kota Pasuruan.Metode yang digunakan adalah kualitatif dan analitik menggunakan desain observasional. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik non-probability sampling yang diambil di ruang HCU RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan uji SPSS koefisien korelasi Spearman’s Rank. Hasil analisis pada penelitian menunjukkan tingkat pendidikan dan pengalaman masa lalu dengan tingkat kecemasan dengan hasil (p=0,000). Maka kesimpulannya terdapat hubungan tingkat pendidikan dan pengalaman masa lalu dengan tingkat kecemasan di ruang HCU RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan.Sejalan dengan kesimpulan di atas maka diharapkan adanya peran pendidikan yang tinggi dan pengalaman masa lalu keluarga, agar bisa mengurangi tingkat kecemasan keluarga