cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 9 (2025)" : 39 Documents clear
Hubungan Pengetahuan Anastesi Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menghadapi Intra Operasi SC Di RS Ar Bunda Prabumulih Tahun 2025 Lusi Fitriani; Tuti Rohani; Danur Azissah Roesliana Sofais
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1905

Abstract

Sectio Caesarea (SC) adalah persalinan yang dilakukan dengan proses pembedahan pada perut dan Rahim untuk mengeluarkan janin (Cunningham et al., 2018). Pada ibu hamil, kecemasan menjelang operasi SC sering kali terjadi akibat ketidaktahuan, ketidakpastian hasil operasi, dan kekhawatiran terhadap keselamatan diri dan bayi yang dikandung. Kecemasan yang dirasakan ibu hamil dapat menimbulkan dampak fisiologis dan psikologis, seperti peningkatan denyut jantung, tekanan darah, gangguan tidur, bahkan gangguan dalam proses penyembuhan pascaoperasi (Rahmah et al., 2023). Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara variabel dependen dan variabel independen dengan model point time approach (Notoatmodjo, 2012). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM3 yang akan menghadapi operasi SC di RS AR Bunda Prabumulih dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian responden memiliki pengetahuan kurang, Lebih sebagian responden memiliki kecemasan ibu hamil berat dan ada hubungan pengetahuan anastesi terhadap kecemasan ibu hamil menghadapi intra operasi SC di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 (p=0,015) Peneliti menyarankan kepada pihak pihak Rumah Sakit untuk dapat menyusun program edukasi Pra SC terstruktur, melaksanakan kelas antenatal dengan topik SC dan pemberdayaan tenaga kesehatan dalam komunikasi terapeutik untuk memberikan penanganan terhadap pencegahan kecemasan pada ibu hamil menghadapi operasi
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Perawatan Luka Episiotomi Di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 Sri Willidiawati; Danur Azissah Roesliana Sofais; Erlina Panca Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1906

Abstract

Episiotomi merupakan tindakan insisi pada perineum yang dilakukan untuk memperlebar jalan lahir guna memperlancar proses persalinan, terutama pada persalinan pervaginam. Perawatan luka episiotomi yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko infeksi, memperpanjang masa penyembuhan, bahkan menimbulkan trauma psikologis pada ibu. Oleh karena itu, pengetahuan ibu mengenai perawatan luka episiotomi memiliki peran penting dalam mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi .(Sulstyawati, 2017). Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara variabel dependen dan variabel independen dengan model point time approach (Notoatmodjo, 2012). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang mengalami luka episiotomi di RS AR Bunda prabumulih dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki pengetahuan kurang, lebih sebagian responden memiliki perawatan luka episiotomy cukup dan ada hubungan pengetahuan ibu dengan perawatan luka episiotomi di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 (p=0,030.) Peneliti menyarankan kepada pihak pihak Rumah Sakit untuk dapat menyusun program peningkatan kualitas hidup ibu bersalin setelah persalinan dan pencegahan risiko komplikasi luka episiotomi melalui peningkatan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan pada ibu bersalin dan nifas
Hubungan Pelaksanaan Pelayanan Obstetri Neonatal Terhadap Kegawatdaruratan Maternal Di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 Nisa Susila; Danur Azissah Roesliana Sofais; Erlina Panca Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1907

Abstract

Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) tingkat Puskesmas.(Kemenkes RI, 2022). Pelayanan obstetri dan neonatal yang optimal memiliki peran penting dalam menurunkan kejadian kegawatdaruratan maternal. Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara variabel dependen dan variabel independen dengan model point time approach (Notoatmodjo, 2012). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan (dokter, perawat dan bidan) yang bertugas di Ruang Ponek, IGD, ICU dan HCU di RS AR Bunda Prabumulih dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian responden memiliki pelayanan obstetri neonatal sangat baik, Lebih sebagian responden tidak mengalami kegawatdaruratan maternal, dan ada hubungan pelaksanaan pelayanan obstetri neonatal terhadap kegawatdaruratan maternal di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 (p=0,018). Peneliti menyarankan kepada pihak Rumah Sakit dapat meningkatkan program PONEK dan memberikan peningkatan penanganan terhadap pelayanan kegawatdaruratan obstetric neonatal dalam Upaya mencegah resiko maternal dan meningkatkan keselamatan ibu dan bayi melalui peningkatan kualitas hidup setelah persalinan
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Dini Kejadian Wasting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Semanding Kab.Tuban Tety Fajiro; Minarti; Sri Utami; Titik Sumiatin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1908

Abstract

Wasting merupakan bentuk malnutrisi akut tandanya BB jauh rendah disandinglan TB (BB/TB). Deteksi dini kondisi ini fundamental guna mitigasi efek panjang berpeluang menghambat pertumbuhan anak. Kasus balita dengan wasting di wilayah kerja Puskesmas Semanding pada periode 2022 hingga 2024 menunjukkan angka peningkatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menilai tingkat pengetahuan ibu mengenai deteksi dini kejadian wasting pada balita. Studi mempergunakan model deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi studi mencakup semua ibu mempunyai balita pada Desa Boto, daerah Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban, dengan jumlah 78 orang. Sampel penelitian terdiri dari 65 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen studi berbentuk kuesioner, sedangkan data dikaji deskriptif mempergunakan tabel, distribusi frekuensi, serta persentase. Temuan studi menggambarkan hampir setengah (46%) ibu berpendidikan SMA, sebagian besar (58%) ibu tidak memperoleh informasi wasting, Sebagian besar (54%) ibu bekerja, serta hampir setengahnya (45%) berumur 26-35 tahun. Sebagian besar (75%) ibu memiliki pengetahuan baik mengenai Deteksi Dini kejadian Wasting pada Balita. Berdasarkan Karakteristik, hampir seluruhnya ibu yang berpengetahuan baik memiliki Pendidikan di Perguruan Tinggi, pernah mendapatkan informasi tentang wasting, tidak bekerja, dan berusia 26-35 tahun. Pentingnya peran ibu dalam mendeteksi dini kejadian wasting sangat krusial, mengingat pengetahuan yang baik dapat mempengaruhi keputusan dalam mencari bantuan medis dan memberikan nutrisi yang tepat. Sehingga peningkatan akses informasi seperti program edukasi atau penyuluhan dan pendidikan bagi ibu sangat diperlukan untuk mendukung deteksi dini dan penanganan masalah gizi pada balita, guna mencegah dampak jangka panjang dari wasting.
Durasi Penggunaan Gawai Dengan Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Mahasiswa Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga Jiesa Zayyina Zahra; Titik Sumiatin; Su,udi; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1909

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan batas aman penggunaan gawai maksimal 2 jam per hari, untuk mencegah gangguan mata seperti Computer Vision Syndrome (CVS). CVS merupakan kumpulan gejala pada mata akibat penggunaan perangkat digital yang berlebihan. Mahasiswa berisiko tinggi mengalami CVS karena tingginya intensitas penggunaan gawai dalam aktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi penggunaan gawai dengan gejala CVS pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan Crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga TA. 2024/2025 dengan besar sampel sejumlah 136 mahasiswa, teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling. Variabel independen adalah durasi penggunaan gawai, diukur dengan kuesioner durasi penggunaan gawai. Varibel dependen adalah Computer Vision Syndrome, gejala CVS diukur dengan Computer Vision Syndrome Questionnaire (CVS-Q). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa menunjukkan durasi penggunaan gawai yang buruk dan hampir seluruhnya mengalami Computer Vision Syndrome (CVS). Hasil uji Chi-Square didapatkan p-value = < 0,001 yang berarti ada hubungan antara durasi penggunaan gawai dan Computer Vision Syndrome (CVS) pada Mahasiswa Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga. Durasi penggunaan gawai berkaitan erat dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS). Artinya, semakin lama seseorang menggunakan gawai, semakin tinggi pula risiko mengalami gejala CVS. Sebaliknya, jika durasi penggunaan gawai dikendalikan dengan baik, maka risiko terjadinya CVS dapat diminimalkan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Ibu Dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi Dengan Status Gizi Pada Balita Dipuskesmas Semanding Sabila Dhiyaul Auliya; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana N; Binti Yunariyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1910

Abstract

Status gizi balita sangat dipengaruhi oleh peran ibu yang berperan menjadi pengambil keputusan utama pada pemenuhan kebutuhan gizi anak. Pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi gizi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pemenuhan kebutuhan gizi dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Semanding. Penelitian ini menggunakan desain analitik melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini tersusun atas ibu yang mempunyai balita, yang diambil mempunyai metode purposive sampling, yang bisa diperoleh sampel sejumlah 114. Data diambil melalui kuesioner dan pengukuran status gizi balita. Analisis data dilangsungkan melalui uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Temuan penelitian menjabarkan Sebagian besar ibu tingkat pengetahuan baik mempunyai balita dengan berat badan kurang (87%) hasil uji chi square diperoleh (p value=0,008) terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita, temuan menunjukkan mayoritas ibu dengan sikap cukup mempunyai balita dengan berat badan kurang (73%) temuan uji chi square menunjukkan skor (p value =0,016), mengindikasikan terdapat hubungan sikap ibu dengan status gizi balita,hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar ibu dengan perilaku cukup mempunyai balita dengan berat badan kurang (75%) temuan uji chi square diperoleh(p value=0,012) terdapat hubungan perilaku ibu dengan status gizi balita. Terdapat hubungan yang signifikansi antara tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dengan status gizi pada balita. Upaya peningkatan edukasi gizi kepada ibu sangat diperlukan untuk mencegah masalah gizi pada balita.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Hubungan Soisal Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Tuban Argo Tyas Asmatilar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1911

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan remaja telah menimbulkan berbagai dampak, salah satunya adalah penurunan kualitas hubungan sosial. Perubahan pola interaksi remaja dari tatap muka ke interaksi daring turut memengaruhi dinamika sosial mereka di lingkungan sekolah maupun keluarga. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap hubungan sosial pada remaja di SMA negeri 4 Tuban. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas X SMAN 4 Tuban sebanyak 250 orang, dengan sampel sebanyak 156 remaja yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SAS-SV untuk mengukur penggunaan gadget dan sosiometri untuk hubungan sosial. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori penggunaan gadget tinggi (68,6%) dan memiliki hubungan sosial yang rendah (64,1%). Analisis statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan gadget dengan hubungan sosial pada remaja di SMAN 4 Tuban (p = 0,001, r = 0,271). Penggunaan gadget yang tinggi berkorelasi dengan menurunnya kualitas hubungan sosial. Diperlukan upaya dari remaja, orang tua, dan pihak sekolah untuk membatasi penggunaan gadget dan mendorong interaksi sosial secara langsung guna memperbaiki hubungan sosial remaja.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Hubungan Soisal Pada Remaja Di SMA Negeri 4 Tuban Antony Alip Utomo; Zulfa Mahdiatur Rasyida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1912

Abstract

Lansia merupakan seorang yang berusia lebih dari 60 tahun yang mengalami perubahan salah satunya perubahan pada gangguan muskuloskeletal. Nyeri sendi merupakan gejala yang mengganggu persendian karena berkurangnya cairan sinovial sehingga tulang terjadi gesekan pada lapisan antar sendi. Penderita nyeri sendi di Indonesia mencapai 81% dari 80juta lansia. Pengobatan pada nyeri sendi dilakukan dengan pengobatan non farmakologi, terapi non farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah Senam Lansia. Tujuan : Mengetahui perubahan skala nyeri sendi pada lansia sebelum dan sesudah melakukan senam lansia. Metode : Penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan melakukan wawancara 2 (dua) responden lansia yang mengalami nyeri sendi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan senam lansia selama 3 kali dalam 1 minggu setiap pagi hari. Intrumen yang digunakan adalah Skala Numerical Scale Rating (NRS) untuk mengukur nyeri sendi. Hasil : Sebelum dilakukan senam lansia pada kedua responden mengalami nyeri lutut kanan dan kiri dengan skala 4 (nyeri sedaang) dan skala 1 (nyeri ringan). Setelah dilakukan senam lansia pada kedua responden terdapat penurunan skala nyeri sendi dengan skala 1 (nyeri ringan). Kesimpulan : Penerapan ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan senam lansia pada kedua responden terjadi penurunan nyeri sendi pada lansia.
Perilaku Konsumsi Makanan Ibu Hamil Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Di Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Kema Azzahra; Teresia Retna P; Yasin Wahyurianto; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1913

Abstract

Kekurangan Energi Kronis ialah keadaan kurang gizi akibat rendahnya asupan makanan yang mengandung makronutrien sebagai sumber energi. Ibu hamil KEK dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu maupun janin. Salah satu faktor penyebabnya adalah perilaku konsumsi yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Perilaku konsumsi mencerminkan sikap, perilaku, dan tindakan dalam menjaga kesehatan serta mencegah penyakit, termasuk KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku konsumsi makanan ibu hamil dan kejadian KEK di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding. Penelitian ini menggunakan desain studi korelasional. Populasi penelitian berjumlah 52 orang ibu hamil yang berada di Kelurahaan Gedongombo, Kecamatan Semanding. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan metode total sampling, dimana semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner, serta analisis data dilakukan dengan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) menunjukkan perilaku konsumsi makanan yang kurang baik. Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,003, yang berada di bawah batas signifikansi 0,05. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan yang bermakna antara perilaku konsumsi makanan pada ibu hamil dengan kejadian KEK. Perilaku konsumsi makanan ibu hamil memiliki keterkaitan yang kuat dengan kejadian KEK. Semakin baik perilaku konsumsi makanan yang diterapkan, maka semakin kecil risiko KEK, yang akhirnya dapat menurunkan kemungkinan ibu lahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.
Aktivitas Fisik Dan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Di Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga Khoirunnisa; Teresia Retna Puspitadewi; Yasin Wahyurianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1914

Abstract

Hipertensi adalah isu kesehatan yang penting di seluruh dunia, termasuk di kalangan anak muda. Peralihan ke gaya hidup modern yang lebih maju disertai dengan kebiasaan buruk yang umum di antara remaja saat ini. Perilaku ini bisa menyebabkan terjadinya hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki lebih dalam hubungan antara aktivitas fisik dan kejadian hipertensi pada remaja di Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga. Penelitian ini mengambil desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini meliputi semua mahasiswa Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga tahun akademik 2024/2025, dengan total sampel sebanyak 138 remaja. Sampel diambil secara acak. Kuesioner Aktivitas Fisik Baecke digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh remaja melakukan aktivitas fisik ringan dan tidak mengalami hipertensi. Uji potong lintang menghasilkan nilai p sebesar 0,012, yang menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan kejadian hipertensi di kalangan remaja di Program Studi Keperawatan Tuban Program Diploma Tiga. Aktivitas fisik berhubungan dengan fluktuasi tekanan darah. Gaya hidup yang aktif memiliki risiko hipertensi yang lebih rendah, dan sebaliknya. Menjalani gaya hidup yang sehat memberikan banyak keuntungan. Dengan mengubah perilaku saat ini, kita akan mendapatkan manfatnya di kemudian hari.

Page 3 of 4 | Total Record : 39