Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles
887 Documents
Penerapan Relaksasi Otot Progresif Pada Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi
Choirotun Nisak;
Norman Wijaya Gati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1840
Lansia rentan mengalami hipertensi akibat proses penuaan yang menurunkan fungsi kardiovaskuler. Kasus hipertensi di Puskesmas Gambirsari terus meningkat meskipun layanan pengobatan dan pemeriksaan rutin telah diberikan. Karena penggunaan obat jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, maka terapi nonfarmakologi seperti relaksasi otot progresif diperlukan sebagai alternatif yang efektif untuk menurunkan tekanan darah melalui relaksasi otot dan penurunan aktivitas saraf simpatis. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi teknik relaksasi otot progresif pada tekanan darah lansia dengan hipertensi. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yaitu dengan melakukan observasi pada 2 responden. Intervensi dilakukan 2 kali sehari setiap pagi dan sore selama 3 hari. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua responden. Dari hasil yang telah didapatkan oleh peneliti tekanan darah pada Ny. L yang sebelumnya 161/97 mmHg menurun menjadi 141/83 mmHg Dan Ny. N yang sebelumnya 161/82 mmHg menurun menjadi 135/76 mmHg. Kesimpulan: Teknik relaksasi otot progresif dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologi yang mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan Darah, Teknik Relaksasi Otot Progresif
Penerapan Foothbath Treatment Terhadap Nyeri Ibu Post Sectio Caesarea Di Ruang Ponek RSUD Dr. Soeratno Gemolong Sragen
Levyna Zahryne;
Anjar Nurrohmah;
Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1841
Sectio caesarea (SC) merupakan metode persalinan dengan angka kejadian yang terus meningkat dan sering disertai keluhan nyeri pascaoperasi. Nyeri ini dapat mengganggu pemulihan ibu, termasuk keterlambatan mobilisasi dini dan gangguan istirahat. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam mengurangi nyeri adalah footbath treatment. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penerapan Footbath treatment terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea di ruang Ponek RSUD dr. Soeratno Gemolong Sragen. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada dua responden post SC. Intervensi Footbath treatment dilakukan di hari ke 2 sebanyak 2 kali dalam 2 hari, selama 15 menit dengan air bersuhu 38–40°C. Skala nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Sebelum intervensi, kedua responden menunjukkan nyeri berat (skor 7). Setelah intervensi, skor nyeri menurun menjadi 3 (nyeri ringan), menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri sebesar 4 poin pada masing-masing responden. Kesimpulan: Footbath treatment efektif dalam menurunkan skala nyeri pada ibu post sectio caesarea dan dapat menjadi pilihan terapi non-farmakologis yang mudah dan murah untuk diterapkan.
Penerapan Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Tanda Dan Gejala Halusinasi Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Provinsi Jawa Tengah
Nuky Ramandhani Pertiwi;
Norman Wijaya Gati;
Wahyu Yuniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1842
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan persepsi sensori, seperti halusinasi pendengaran. Terapi dzikir sebagai pendekatan psikospiritual diyakini mampu mengurangi intensitas gejala tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia di RSJD dr. Arif Zainudin Provinsi Jawa Tengah. Metode: Menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua responden yang mengalami halusinasi pendengaran. Intervensi dilakukan selama 3 hari, dua kali sehari dengan durasi waktu 10–15 menit. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pretest dan posttest untuk menilai tingkat halusinasi. Hasil: Menunjukkan bahwa skor halusinasi pada responden pertama menurun dari 28 (kategori berat) menjadi 19 (sedang), dan pada responden kedua dari 14 (sedang) menjadi 7 (ringan). Terapi dzikir memberikan efek menenangkan secara emosional dan spiritual, serta membantu pasien lebih mampu mengontrol respons terhadap halusinasi. Kesimpulan: Terapi dzikir efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan tanda dan gejala halusinasi pendengaran, serta dapat dijadikan alternatif dalam praktik keperawatan jiwa berbasis spiritual.
Penerapan Range of Motion (ROM) Aktif Kaki Untuk Meningkatkan Sensitivitas Kaki Pada Penderita Diabetes Mellitus
Syerlita Eka Rahmawati;
Norman Wijaya Gati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1843
Pada era globalisasi mulai terjadi pergeseran penyakit menular ke penyakit tidak menular, semakin banyak penyakit degeneratif salah satunya yaitu Diabetes Mellitus yang merupakan penyakit metabolik ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi akibat adanya gangguan sekresi insulin. Hiperglikemia yang berlangsung lama akan mengakibatkan berbagai komplikasi, salah satu komplikasi yang paling sering terjadi yaitu Neuropati Perifer yang mengakibatkan penurunan sensitivitas kaki. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Range Of Motion (ROM) Aktif Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki Pada Penderita DM Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Ngoresan. Metode Penelitian: Menggunakan rancangan penelitian Diskriptif dengan pendekatan studi kasus, sampel yang digunakan sebanyak 2 orang. Instrument penilaian skor sensitivitas kaki menggunakan Monofilament Test 10g. ROM Aktif Kaki dilakukan setiap hari selama 7 hari dengan 2 kali pertemuan (pagi, sore) dengan durasi 25 menit. Hasil: Sebelum dilakukan penerapan ROM Aktif Kaki kedua responden mengalami penurunan sensitivitas kaki dilihat dari hasil pengukuran skor sensitivitas kaki rendah, Setelah dilakukan penerapan ROM Aktif Kaki skor sensitivitas kaki kedua responden mengalami peningkatan. Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh ROM Aktif Kaki terhadap tingkat sensitivitas kaki pada penderita DM. Kesimpulan: Range Of Motion (ROM) Aktif Kaki dapat meningkatkan sensitivitas kaki pada penderita Diabetes Mellitus
Asuhan Kebidanan Esensial Pada Ny. A Di PMB Bidan L Desa Cikuntul Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang
Kartini Febriyanti;
Irma Hamdayani Pasaribu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1844
Kehamilan merupakan proses alamiah yang terjadi pada perempuan, proses ini membutuhkan peran penting bidan dalam memberikan asuhan sesuai kebutuhan klien dengan memberikan asuhan kebidanan esensial. Jumlah kematian Ibu sebanyak 52 kasus di Kabupaten Karawang tahun 2022. Asuhan kebidanan esensial sebagai upaya untuk menurunkan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Melaksanakan manajemen asuhan kebidanan Esensial dengan pendekatan 7 langkah varney dituangkan dalam metode SOAP, dilakukan dengan melakukan pengkajian data sekunder dari buku KIA dan data primer yang didapatkan dari hasil pengkajian dan pemeriksaan langsung dengan pasien sejak usia kehamilan 35 minggu. Pada kehamilan 36 minggu terdapat masalah anemia ringan, pada saat proses persalinan dilakukan amniotomi dan terdapat liitan tali pusat sebanyak 1 lilitan, pada masa nifas klien mengalami ganguan pola istirhat, bayi baru lahir masih menggunakan gurita karena dipercaya untuk kesehatan bayi. Klien telah mendapatkan asuhan kebidanan sesuai dengan kebutuhan. Diharapkan klien dan keluarga menerapkan asuhan yang telah diberikan oleh bidan sehingga permasalahan dan ketidaknyamanan yang dialami klien dapat diatasi
Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibela Surakarta
Septya Wahyu Nur Aini;
Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1847
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang berdampak tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dapat memperburuk kondisi klinis penderita DM. Intervensi untuk mengatasi kecemasan dapat dilakukan melalui pengobatan farmakologi dan non-farmakologi. Salah satu terapi non-farmakologi adalah seperti mendengarkan Murottal Al-Qur'an.Tujuan : Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi terapi Murottal Al-Qur’an terhadap tingkat kecemasan pada penderita DM. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan desain pre-test dan post-test terhadap dua responden yang memenuhi kriteria inklusi. Terapi Murottal menggunakan lantunan Surah Ar-Rahman oleh Muzammil Hasballah dengan durasi 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil : Hasil penilaian skor menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden setelah diberikan terapi Murottal Al-Qur’an, dari kecemasan berat dan sedang menjadi kecemasan sedang dan ringan. Kesimpulan: Terapi Murottal Al-Qur’an efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada penderita DM, sehingga dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan tanpa efek samping dalam penanganan kecemasan.
Penerapan Film Dressing Terhadap Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Pada Ibu Nifas Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar
Bunga Alviana;
Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1848
Sectio caesarea adalah prosedur bedah yang sering dilakukan ketika persalinan normal tidak memungkinkan, dengan risiko infeksi dan komplikasi. Tingginya angka penyampaian dengan metode ini di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, menunjukkan perlunya perhatian dalam perawatan luka pasca operasi. Tujuan: Penelitian ini menganalisis penerapan film dressing dalam penyembuhan luka post sectio caesarea pada ibu nifas di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode: Desain studi kasus dengan pendekatan pre dan post melibatkan dua responden yang menjalani operasi sectio caesarea. Penerapan film dressing dilakukan sebanyak dua kali dalam waktu tujuh hari. Pengukuran penyembuhan luka menggunakan instrumen REEDA yang meliputi Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, dan Approximation. Hasil: Sebelum penerapan film dressing, skor REEDA responden adalah 5 dan 7, menunjukkan inflamasi ringan hingga sedang. Setelah tujuh hari penerapan film dressing, skor menurun menjadi 1 dan 3, menunjukkan perbaikan yang signifikan. Kesimpulan: Film dressing efektif dalam mendukung penyembuhan luka pasca operasi caesar dengan menciptakan lingkungan lembap yang optimal dan mengurangi risiko infeksi. Disarankan agar tenaga kesehatan mempertimbangkan penggunaan film dressing dan memberikan edukasi kepada pasien mengenai perawatan luka.
Penerapan Hydrocolloid Dalam Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetik
Ratno Yuliyanto;
Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1849
Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi serius pada penderita diabetes melitus yang berisiko tinggi menyebabkan amputasi dan meningkatkan morbiditas. Maka sangat penting dilakukannya perawatan luka. Salah satu perawatan luka ulkus diabetik adalah penggunaan balutan modern, seperti hydrocolloid, yang mampu menciptakan lingkungan lembap yang optimal dan mendukung regenerasi jaringan. Tujuan; mendeskripsikan hasil penerapan perawatan luka menggunakan hydrocolloid terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode; menggunakan rancangan studi kasus dengan metode deskriptif terhadap dua responden di Klinik Salud Wound Care selama satu minggu dua kali terapan. Pengamatan pre dan post menggunakan instrumen BWAT (Bates-Jensen Wound Assessment Tool). Hasil; menunjukkan bahwa sebelum penerapan skor BWAT pasien pertama 26 dan pasien kedua 24 yang menunjukkan keduanya termasuk kategori Wound Regeneration, hasil Setelah penerapan skor responden pertama turun 7 skor menjadi 19 dan responden kedua turun 11 skor menjadi 13 skor. Perbandingan ini menunjukkan bahwa hydrocolloid efektif mempercepat proses penyembuhan luka melalui pengurangan jaringan nekrotik dan peningkatan granulasi serta epitelisasi. Kesimpulan; perawatan luka ulkus diabetik dengan hydrocolloid dapat mempercepat penyembuhan dan meningkatkan kualitas perawatan luka dengan mmenurunkan skor BWAT (Bates-Jensen Wound Assessment Tool).
Penerapan Terapi Murottal Sebagai Upaya Menurunkan Tingkat Nyeri Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di RSU Assalam Gemolong
Farah Shafira Chairunnisa;
Ika Silvitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1856
Di Jawa Tengah pevalensi angka kelahiran secara sectio caesarea sebanyak 17,1% dari total persalinan yang ditangani oleh tenaga kesehatan. Data nyeri Post SC paling banyak ada dalam skala nyeri sedang 66,6 %, nyeri ringan 25,7% dan nyeri berat 7,7%. Sehingga dibutuhkan penanganan nyeri dengan pemberian murottal Al-Quran. Tujuan : Mendiskripsikan hasil penerapan terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan tingkat nyeri pada ibu post sc. Metode: Studi kasus pendekatan pre post test pada pasien post SC yang diberikan terapi murottal dan diukur nyeri menggunakan NRS. Hasil : Sebelum dilakukannya terapi murotal Ar-Rahman didapatkan hasil Responden 1 dan Responden 2 yaitu nyeri sedang. Setelah dilakukan terapi 6 jam pasca operasi SC. Terapi diberikan 1 kali sehari dalam waktu 15 menit selama 2 hari, responden 1 dan Responden 2 nyeri ringan. Perbandingan skala nyeri sebelum dan setelah terapi murottal Al-Quran antara Responden 1 dan Responden 2 mengalami penurunan menjadi nyeri ringan. Kesimpulan : Terdapat pengaruh terapi murrotal Al-Quran terhadap penurunan intensitas nyeri pada Responden 1 dan Responden 2 dari kategori nyeri sedang menjadi kategori nyeri ringan.
Kualitas Makanan Ibu Hamil Dengan Kejadian Anemia Di Daerah Pesisir (Palang)
Satria Jesicka Kurnia Dini;
Teresia Retna P;
Yasin Wahyurianto;
Binti Yunariyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1857
Dalam kasus di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah ibu hamil kurang dari 11 g/dL, 63.522, atau sekitar 10,76% dari 590.205 ibu hamil di Provinsi Jawa Timur, mengalami anemia kehamilan, menurut data profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitasmakanan ibu hamil dengan kejadian Anemia di di daerah pesisir (Palang). Desain penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu sebagian Ibu Hamil yang berada di daerah pesisir sebanyak 112 Ibu Hamil.Teknik sampling yang digunakan simple random sampling.Variabel independen adalah kualitas makanan ibu hamil.Variabel dependen adalah kejadian Anemia. Cara pengambilan data dengan kuisioner dan Observasi buku KIA kemudian dilakukan pengolahan data dan analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (68.75%) ibu hamil memiliki kategori kualitas makanan yang baik, sebagian kecil (10,71%) ibu hamil menderita anemia. Setelah dilakukan uji Chi – Square antara kualitas makananibu hamil dengan kejadian anemia didapatkan nilai P-value = 0,005 dimana nilai P – value<α(0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas makanan ibu hamil dengan kejadian anemia. Upaya menangani Ibu Hamil dengan Anemia oleh bidan desa yaitu dengan pemeriksaan rutin untuk mengetahui kadar Hemoglobin, pemberian tablet tambah darah 2x dalam satu hari, dan edukasi gizi yang seimbang untuk kesehatan ibu dan janin.